Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI NON-RUTIN DI SEKOLAH DASAR Sella Safitri; Safrida Napitupulu; Dinda Yarshal; Dara Fitrah Dwi; Nurmairina
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.595

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.
PEMANFAATAN MEDIA AUGMENTED REALLITY DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS MATERI SIKLUS AIR KELAS 5 SD 018479 AIR JOMAN BARU Ahmat Sobirin; Dara Fitrah Dwi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14042

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of Augmented Reality (AR) media using the Problem Based Learning (PBL) model on improving student learning outcomes in the subject of science on the water cycle in grade 5 of SD 018479 Air Joman Baru. The background of this study is based on the low learning outcomes of students caused by the use of conventional learning media, such as textbooks and simple teaching aids, as well as the limited use of innovative learning technology in elementary schools. AR technology allows visualization of abstract concepts in a real and interactive way, while the PBL model encourages students to think critically and solve problems through contextual learning. The research method used is a quantitative method with an experimental approach. This study involved two groups, namely the experimental group using AR media with the PBL model and the control group using conventional methods. The research instrument was in the form of a learning outcome test that was analyzed through validity, reliability, and hypothesis testing. The results showed that the use of AR media with the PBL model significantly improved student learning outcomes compared to conventional methods. Thus, it can be concluded that AR media with the PBL model is effective in using in science learning to improve students' understanding of the water cycle material. This research is expected to be a reference for teachers and schools in developing technology-based learning strategies to improve the quality of education.