Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI BERTAHAN HIDUP MASYARAKAT NELAYAN MELALUI JARINGAN SOSIAL DI DESA CIKOANG, KABUPATEN TAKALAR Saifuddin Saifuddin; Arisnawawi Arisnawawi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 10, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.44455

Abstract

AbstractIndonesia consists of tens of thousands of islands and is known as a maritime country that has a very wide sea territory and enormous marine wealth. However, the living conditions of fishermen are generally relatively poor. In such conditions, social networks are very helpful as a strategy for fishermen to survive. This study aims to look at social networks in fishing communities in Cikoang Village, Takalar Regency. The method used is the mix method, namely a combination of methods by combining qualitative and quantitative analysis. This study found that the social network of fishing communities is divided into internal and external social networks. The internal social network of fellow fishermen, close family and neighbors is the social capital that is often used by the fishing community of Cikoang village in a survival strategy. Some fishermen use external social networks in survival strategies such as assistance from distant relatives who are migrating. Fishermen's external social network is not as strong as fishermen's internal social network. Fishermen who have families who are also neighbors are the most strategic social network for survival in the Cikoang Fishermen's Community, Takalar. 
Dramaturgi Mahasiswa Sosiologi Melalui Aplikasi TikTok Tamrin, Sopian; Idrus, Idham Irwansyah; Arisnawawi, Arisnawawi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 10, No 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.52005

Abstract

Media sosial berperan sebagai platform untuk memamerkan eksistensi diri dalam masyarakat. Salah satu platform populer saat ini di Indonesia adalah TikTok. Tiktok sangat diminati khususnya kalangan muda yang gemar mengekspresikan diri di media social. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati fenomena dramaturgi dalam konteks tujuh mahasiswa Program Studi Sosiologi di UNM melalui penggunaan aplikasi TikTok. Dramaturgi mengemukakan tentang perbedaan antara panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Sebagaimana Goffman, Peneliti memisahkan dua arena sosial sebagai setting yakni; front personal dalam panggung depan, dan dunia keseharian sebagai panggung belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggambarkan dunia kehidupan (life world) melalui pengalaman keseharian di dunia layar. Peneliti observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data baik pada kegiatan media sosialnya sebagai panggung depan dan kesehariannya sebagai panggung belakang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketujuh mahasiswa melakukan impresif manajemen dalam memainkan panggung depan melalui media social tiktok. Impresif manajemen menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengatur apa yang harus ditampilkan pada panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage). Ketujuh mahasiswa tersebut lebih ekspresif dipanggung depan melalui postingan di banding aktivitas langsung di lingkungan nyatanya.