Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Transformasi Perilaku Kelompok Radikal ke Moderat di Era Digital Sabiq, Muhammad; Iskandar, Iskandar; Burhanuddin, Andi; Arisnawawi, Arisnawawi
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.17188

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses transformasi perilaku kelompok radikal menjadi lebih moderat di era digital. Penelitian ini tidak menganggap teknologi digital dan media sosial sebagai satu-satunya faktor yang mempengaruhi seseorang untuk mengambil keputusan dan bergabung dalam kelompok radikalisme. Jenis penelitian ini adalah penelitian sosiologi digital, dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik kepustakaan. Teori yang digunakan untuk menganalisa data adalah teori tranfsormasi sosial masyarakat modern. Temuan penelitian ini adalah: pertama, jumlah warga Indonesia yang terpapar radikalisme sangat besar namun terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Kedua, kelompok radikal ini mulai menerima sekularisme, seperti undang-undang, konsep NKRI, serta Pancasila, dan juga menggunakan produk modernitas seperti teknologi digital dan media sosial. Ketiga, penggunaan teknologi digital dan media sosial menyebabkan fenomena psikologis, yang disebut sebagai depersonalisasi. Pengalaman depersonal ini menguat karena kekecewaan individu dalam ruang fisiknya, baik karena ketidakharmonisan keluarga, kekecewaan kondisis sosial politik, dan lainnya. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengayaan khazanah sosiologi digital dan khususnya kajian depersonalisasi paham radikal dan kelompok teroris.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI TERHADAP URGENSI LITERASI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KRITIS MAHASISWA SEBAGAI GENERASI MUDA [STUDENTS’ PERCEPTIONS OF THE URGENCY OF SOCIAL LITERACY IN ENHANCING CRITICAL AWARENESS AMONG SOCIOLOGY EDUCATION STUDENTS AS YOUNG ADULTS] Alam, Andi Samsul; Nur, Muhammad; Arisnawawi, Arisnawawi; Akhmad, Muhammad Alkhahfi
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1119

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan memperjelas pentingnya penguatan literasi sosial dalam membentuk kesadaran kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang literasi sosial, penelitian ini bertujuan mendorong mahasiswa agar mampu mengaitkan teori sosiologi dengan realitas sosial, menilai fenomena masyarakat secara objektif, serta meningkatkan kemampuan analitis mereka terhadap isu-isu kontemporer seperti intoleransi, ketimpangan, dan misinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menggambarkan secara mendalam persepsi mahasiswa mengenai urgensi literasi sosial dalam membentuk kesadaran kritis. Pendekatan fenomenologis diterapkan untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai literasi sosial dan perannya dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis, yang tidak dapat diukur secara numerik tetapi dipahami melalui eksplorasi makna dari pengalaman belajar, interaksi sosial, dan pemahaman terhadap fenomena sosial di lingkungan sekitar. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar, yang menyediakan konteks akademik yang relevan untuk mengeksplorasi hubungan antara teori sosiologi, dinamika sosial, dan literasi sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai persepsi mahasiswa terhadap literasi sosial sebagai fondasi penting dalam membentuk kesadaran kritis mereka sebagai generasi muda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya literasi sosial sebagai kemampuan untuk membaca, menafsirkan, dan mengevaluasi fenomena sosial secara kritis, termasuk kesadaran terhadap keberagaman, bias, dan ketidakadilan sosial. Namun, terdapat kesenjangan antara pemahaman konseptual dan praktik literasi sosial, karena penerapan dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari belum konsisten. Faktor-faktor seperti keterbatasan model pembelajaran yang aplikatif, minimnya motivasi pribadi, dan kurangnya pengalaman sosial langsung menjadi penghambat internalisasi literasi sosial. Oleh karena itu, penguatan literasi sosial perlu diwujudkan melalui pembelajaran berbasis pengalaman, analisis kasus nyata, diskusi kritis, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan analitis sekaligus membentuk komitmen moral sebagai agen perubahan sosial.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Petani Dalam Pengolahan Rumput Laut Menjadi Produk Penganan Di Desa Punaga Kabupaten Takalar Kaseng, Ernawati S.; Suhaeb, Firdaus W.; Amsal, Bahrul; Hamda, Hamda; Arisnawawi, Arisnawawi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatihan PKM ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga petani rumput laut dalam pengolahan rumput laut menjadi aneka ragam produk penganan olahan rumput laut dalam skala industri rumah. Pendekatan pembelajaran Learning by Doing digunakan agar mitra (ibu rumah tangga petani) sebagai peserta pelatihan ikut berpartisipasi secara aktif terhadap semua tahapan kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan PKM. Pendekatan ini dipilih sehingga dalam demontrasi penerapan IPTEK maka pendampingan dimungkinkan  kepada peserta pelatihan. Pelaknaan pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil pelaksanaan pelatihan PKM menunjukkan bahwa Program pemberdayaan PKM ini berhasil meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga petani dalam mengolah rumput laut menjadi produk penganan seperti Kaki Naga Rumput Laut. Kemudian selama pelatihan peserta memiliki nilai tambah pemahaman ekonomi untuk mengembangkan usaha rintisan olahan rumput laut yang lebih produktif dan berkelanjutan berbasis rumah tangga. Kata kunci: Pemberdayaan, rumput laut, pengolahan, produk penganan.