Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Konduktivitas thermal panel bulu ayam Faharuddin, Ansarullah; Edar, Ahmad Nadhil; Basalamah, Abdullah; Musda, Gusti Hardyanti
Teknosains Vol 18 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i2.45930

Abstract

Perkembangan penduduk Indonesia setiap tahunnya yang semakin meningkat menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan hunian yang nyaman, membutuhkan material yang ekonomis dan menyerap panas. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dengan memanfaatkan dan mengolah limbah bulu ayam yang pada umumnya tidak dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi material panel. Penelitian bertujuan untuk mengolah limbah bulu ayam, menghasilkan material panel dinding yang mampu menahan panas dengan menganalisis konduktivitas termal panel yang telah dibentuk menjadi material dinding pada penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan merupakan rekayasa eksperimental, sehingga dapat diaplikasikan sebagai material panel dinding dalam bidang arsitektur yang ringan, ekonomis dan ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel mampu menyerap panas sebesar 10°C dengan nilai konduktivitas termal sebesar 0,7317 watt/m°C sehingga material panel bulu ayam dapat digunakan sebagai material tropis dan memenuhi kriteria sebagai material berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Tani Kampoeng Ce’de melalui Edukasi Pemanfaatan Vertical Garden sebagai Sistem Pertanian Terpadu di Kabupaten Maros Musda, Gusti Hardyanti; Faharuddin, Ansarullah; Apriliansi, Fika; Yusuf, Muhammad Djalalullah Karimu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4785

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan dengan dasar permasalahan dan potensi yang di miliki oleh kelompok tani di Galeri Kampoeng Ce’de di Kabupaten Maros, yaitu permasalahan pemanfaatan lahan sebagai suatu sistem pertanian terpadu dan tingkat produktvitas yang tidak tetap. Tujuan kegiatan adalah ini untuk memberikan edukasi dan membagikan modul terkait pemanfaatan vertical garden agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani Kampoeng Ce’de dalam mengoptimalisasikan lahan sebagai suatu sistem pertanian terpadu dan menambah produktvitas hasil tani. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), yaitu metode pemberdayaan berkelanjutan yang dilandaskan pada aset, kekuatan, dan potensi pada suatu kelompok masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kelompok tani kelompok ce’de terkait pemanfaatan vertical garden memanfaatkan lahan pertanian sebagai sistem pertanian terpadu dan produktivitas hasil tani. Hampir semua peserta memhami dengan tingkat presentase 100% terkait definisi dan penerapan vertical garden, manfaat vertical garden, pemeliharaan dan pemilihan, serta pemeliharaan irigasi. Sedangkan hanya 83.3 % yang memahami tentang struktur pada vertcal garden. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mempunyai dampak yang signifikan kepada kelompok tani. Diharapkan kegiatan ini menjadi sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan nyata di lapangan, yang dapat memberikan solusi atas permasalahan lokal dan mempersiapkan para tim PkM yang berkompeten, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Microstructure Characteristics of Chicken Feather Panels As An Alternative Wall Material Faharuddin, Ansarullah; syarkawi, Mukhthar Thahir; Said, Juhana; Altim, Muhammad Zainal; Hamson, Zulkarnain; Aisah, Siti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6317

Abstract

Chicken feather waste, after being finely chopped, is converted into feather panels which can be an alternative material in architecture. Chicken slaughter waste produces 4-9% of live weight in the form of feathers, requiring technology to make it a renewable alternative material. This research aims to process chicken feather waste into alternative materials for room dividers and building walls, reducing environmental impacts. Scanning is carried out to analyze the surface characteristics of the panels before they are applied as environmentally friendly materials. Previous research recorded a chicken feather panel density of 0.38-0.4, categorizing it as a soft stiff fiberboard material. Experimental engineering methods and material scanning in the microstructure laboratory using SEM reveal surface topography and material composition. The test results show that chicken feather panels can be recommended as a new alternative material in architecture. This discovery has the potential to use chicken feather waste in a sustainable manner, providing an environmentally friendly alternative and reducing the burden on the environment. The integration of these materials can enrich innovation in sustainable construction.
RUMAH SEHAT DAN KENYAMANAN TERMAL PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Mustamin, Tayeb; Quraisy, Sayyid; Nasrullah, Nasrullah; Faharuddin, Ansarullah; nasrun, ardi
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.5769

Abstract

Abstract According to Winslow and APHA, a healthy home is defined as a place to live permanently. Serves as a place to live, rest, recreation (relax) and as a shelter from environmental influences that meet physiological, psychological requirements and are free from disease transmission. Too many occupants can increase the risk of transmission of infectious diseases. The house is a physical structure consisting of rooms, courtyards and the surrounding area which is used as a place to live and a means of fostering a family (RI Law No. 4 of 1992). According to WHO, a house is a physical structure or building for shelter, where the environment is useful for physical and spiritual health and social conditions for both the health of families and individuals. (WHO Commission on Health and the Environment, 2001).Objective: Increase the understanding of the people of Tadenas Village regarding the importance of healthy homes and thermal comfort as well as the health effects arising from housing conditions that do not meet predetermined standards. Methods: Conduct situation analysis, problem prioritization, instrument development, and determinant surveys related to healthy homes. The intervention was carried out for the community in the Tadenas Village by measuring temperature, humidity and wind speed. Then an assessment is carried out through the results of measurements and standards that should be so that it becomes a healthy home.Results: The low implementation of healthy housing in Tadenas Village is caused by a lack of knowledge and attitudes of the community towards the importance of meeting housing conditions standards.Conclusion: Based on measurements with lower middle class housing conditions, the knowledge and attitude of the community towards the importance of fulfilling standard housing conditions to achieve a healthy home is still very low