Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

PEMETAAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI WILAYAH KABUPATEN TAKALAR TAHUN 1999 - 2019 MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Buraerah, Muhammad Fikruddin; Rasyidi, Emil Salim; Sandi, Reski
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high population growth implied with increasing of various needs such as residentials, industries, health, education etc. Otherwise, increasing of various life needs causing alteration of city land purpose. This research aimed to determine the extent, describe and analyze land use changes in the areas of Takalar Regency with landsat satellite image interpretation. The study design as quantitative methods. Primary data used were obtained by downloading the maps of Landsat 5 TM, 7 ETM+, and 8 OLI images in the areas of Takalar Regency, the geometric correction, the image cropping and the interpretation. Research data are 3 map of landsat image that is year 1999, 2009 and 2019. The spatial data were analyzed using overlay process (union). The results showed that the settlement has a very significant change increased by 23,137 ha or 35.17%, while the use of forest land / mixed garden was reduced by 12,463 ha or 54.99%. This events is still continues until now. Therefore, it is contributing big impact on environment such as increasing city temperature, which is causing the decrease of Takalar Regency citizen comfortability. Therefore, sustainable development needed, for sustainable environment.
MONITORING PERUBAHAN SUHU IBU KOTA NEGARA TAHUN 1993-2019 MENGGUNAKAN CITRA SATELIT LANDSAT (Studi Kasus: Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur Dan Bangkok) Rasyidi, Emil Salim; Sandi, Reski; Buraerah, Muhammad Fikruddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developments in the Capital territory of a State that is dynamic often creates an impact on the temperature of an area in the urban, it is based on the high demand of the population living in urban areas in terms of both facilities and infrastructure resulted in an urban space less support for the occurrence of such development. Increasing temperatures in urban areas provide a lot of negative effects, such is the potential for fires, air pollution up to comfort of live in the state capital. And the others problems, with the global warming which occurred in the world, such as the melting of ice on most of the north pole, unpredictable Global warming and the number of flora and fauna habitat damaged. Therefore, researchers feel the need for monitoring changes in surface temperature in the Capital City of the South-East Asia, namely Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur and Bangkok from years 1993 -2019, Monitoring changes in surface temperature in the capital city of the State carried out using Landsat 4, Landsat 7 TM, and Landsat 8 OLI with thermal band resolution of 90m, the aim of this study is Monitoring and analysis of Surface Temperature changes in Southeast Asia Capital City form 1993-2019. the result in this research is Surface Temperature changes map of the capital city of Southeast Asia Capital City form 1993-2019 case study: Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur and Bangkok from years 1993-2019
GERAKAN TANAH PADA LOKASI BENDUNGAN KARALLOE KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN Sandi, Reski; Rasyidi, Emil Salim; Fikruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas Budidaya Perikanan Dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Mulyani, Sri; Surya, Batara; Rasyidi, Emil Salim; Saleh, Haeruddin; Marwan, Marwan
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i1.1425

Abstract

Potensi pengembangan budidaya rumput laut di Jeneponto seluas 2.387,15 Ha yang tersebar pada tujuh wilayah kecamatan pesisir dengan produksi budidaya rumput laut tahun 2016 sebesar 17.044 ton kering, Penelitian ini akan dilaksanakan di kawasan pesisir Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas Budidaya Perikanan dan Perikanan Tangkap Masyarakat Sekitar Teluk Laikang Kabupaten Jeneponto Pendekatan penelitian yang digunakan adalah gabungan antara kualitatif dan kuantitatif (mixed method) dan jenis penelitian yang dipilih adalah studi kasus yang mengutamakan kualitas data.  Tahap analisis data dilakukan untuk tujuan perumusan konsep dasar dan analisis data. Pekerjaan analisis data dalam penelitian ini adalah mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode dan mengkatagorikan. Pengorganisasian tersebut dilakukan dengan tujuan menemukan tema penelitian guna diangkat menjadi teori substantif. Analisis data dilakukan dengan cara mengkombinasikan analisis dari data yang bersifat kualitatif dan kuantitatif baik dalam bentuk tabel dan hasil tabulasi data maupun dari hasil professional judgement dan analisis kepakaran Langkah yang dipergunakan untuk penelitian kualitatif disaat yang bersamaan juga digunakan pada penelitian kuantitatif. Dari berbagai kegiatan survey di Kawasan Pesisir Teluk Laikang tahun 2021 dan data perikanan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jeneponto, ditemukan 45 spesies ikan, yang terbagi atas Ikan Pelagis Kecil, Ikan Pelagis Besar, Ikan Demensial, Ikan Karang dan Sumber Daya Udang Penaeid dan Lobster. Dari sejumlah hasil tangkapan ikan dan pengamatan di tahun 2021, Adapun Potensi sumber daya kelautan dan perikanan, antara lain (1) Sumber daya hayati, meliputi berbagai hasil perikanan laut, ekosistem mangrove, terumbu karang dan rumput laut (berpotensi untuk dilakukan pengembangan) serta beragam jenis biota laut lainnya; (2) Sumber daya non hayati, berupa pasir laut. (3) Jasa - jasa lingkungan (environmental services) seperti media transportasi dan komunikasi, serta energi  laut. The potential for the development of seaweed cultivation in Jeneponto is 2,387.15 hectares spread over seven coastal sub-districts, with seaweed cultivation production in 2016 of 17,044 dry tons. This research will be carried out in the coastal area of Laikang Bay, Jeneponto Regency. This study aimed to determine the productivity of Aquaculture and Capture Fisheries of Communities Around Laikang Bay, Jeneponto Regency. The research approach used was a combination of qualitative and quantitative (mixed methods), and the type of research selected was a case study that prioritized data quality. The data analysis phase was carried out to formulate basic concepts and data analysis. The work of data analysis in this research is to organize, sort, classify, code and categorize. The organization is carried out to find a research theme to be appointed as a substantive theory. Data analysis is carried out by combining qualitative and quantitative data in the form of tables and data tabulation results and the results of professional assessments and expert analysis. The steps used for qualitative research are at the same time also used in quantitative research. From various survey activities in the Laikang Bay Coastal Area in 2021 and fishery data from the Fisheries and Marine Service of Jeneponto Regency, 45 species of fish were found, which were divided into Small Pelagic Fish, Large Pelagic Fish, Dental Fish, Coral Fish and Penaeid Shrimp and Lobster Resources.  From many fish catches and observations in 2021, the potential for marine and fishery resources include (1) Biological resources, including various marine fishery products, mangrove ecosystems, coral reefs and seaweed (potential for development) and various other types of marine biota; (2) Non-biological resources, in the form of sea sand. (3) Environmental services such as transportation and communication media and marine energy.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Urban Farming dan Ekonomi Kreatif Surya, Batara; Salim, Agus; Hernita, Hernita; Rasyidi, Emil Salim
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i1.5932

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di Kelurahan Tanjung Merdeka Kota Makassar melalui pengembangan usaha ekonomi berbasis urban farming dan ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan sektor pariwisata lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pengangguran dan kemiskinan, serta rendahnya produktivitas dan daya saing produk usaha masyarakat. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif, pelatihan, workshop, serta penerapan teknologi tepat guna. Fokus utama program adalah peningkatan kapasitas kelembagaan, tata kelola usaha, inovasi produk, akses pasar potensial, serta digitalisasi sistem pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas, daya saing, dan kemandirian pelaku usaha, terutama dalam usaha berbasis hidroponik dan ekonomi kreatif rumah tangga. Analisis regresi menyimpulkan bahwa pemberdayaan ekonomi, penguatan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi berkontribusi secara signifikan terhadap produktivitas usaha masyarakat, dengan nilai koefisien determinasi mencapai 77,79%. Program ini juga menciptakan dampak sosial berupa peningkatan kohesi sosial, partisipasi komunitas, serta pengurangan angka pengangguran