Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Pengaruh Sinkronisasi Gerakan Pemain Terhadap Kenyamanan Bermain Pada Permainan Multipemain Berbasis Photon PUN Muhammad Faizul Dhuha; Ronggo Alit
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Article In Press(1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Permainan multipemain membutuhkan sinkronisasi gerakan yang baik agar pemain memperoleh pengalaman bermain yang nyaman. Salah satu parameter pada Photon Unity Networking (Photon PUN) yang memengaruhi sinkronisasi adalah Send Rate, yaitu frekuensi pengiriman data permainan melalui jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi nilai Send Rate terhadap sinkronisasi gerakan pemain, mengukur kenyamanan bermain, serta menentukan konfigurasi Send Rate yang memberikan pengalaman bermain terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan pada prototipe permainan First Person Shooter (FPS) berbasis Unity menggunakan Photon PUN dengan tiga variasi Send Rate, yaitu 10, 20, dan 30. Penelitian melibatkan 15 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi Send Rate berada pada kategori Baik. Send Rate 10 memperoleh tingkat kenyamanan bermain tertinggi sebesar 77,17%, diikuti Send Rate 20 sebesar 76,83%, dan Send Rate 30 sebesar 73,67%. Selain itu, sebagian besar responden memilih Send Rate 10 sebagai konfigurasi terbaik dan menyatakan tidak mengalami gangguan sinkronisasi selama pengujian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi Send Rate memengaruhi kualitas sinkronisasi gerakan dan kenyamanan bermain. Pada prototipe permainan yang dikembangkan, Send Rate 10 memberikan pengalaman bermain terbaik. Penelitian selanjutnya disarankan menguji lebih banyak variasi Send Rate, jumlah pemain yang lebih banyak, dan kondisi jaringan yang berbeda. Kata kunci— Photon PUN, Send Rate, sinkronisasi gerakan, permainan multipemain, kenyamanan bermain.
Pengembangan Sistem Informasi Antrean Pelayanan Posyandu Desa Plosobuden Berbasis Web Menggunakan Metode First Come First Served Muhammad Ismatullah Furqon; Ronggo Alit
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Article In Press(1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Posyandu merupakan layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan balita. Pengelolaan pelayanan di Posyandu Desa Plosobuden, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, masih dilakukan secara manual, khususnya pada proses pendaftaran dan pengaturan antrean peserta, sehingga menimbulkan ketidakteraturan urutan pelayanan, penumpukan kartu peserta, dan waktu tunggu yang tidak pasti. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi antrean pelayanan Posyandu berbasis web dengan menerapkan metode First Come First Served (FCFS) agar pelayanan berjalan sesuai urutan kedatangan peserta. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap requirement analysis, system design, implementation, testing, dan maintenance. Metode FCFS diterapkan melalui pencatatan waktu kedatangan peserta secara otomatis yang menjadi dasar pembentukan nomor antrean, sehingga peserta yang datang lebih awal memperoleh pelayanan lebih dahulu. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur login, dashboard, pendaftaran peserta, pengelolaan antrean, pelayanan, pencatatan hasil pemeriksaan, laporan, dan kelola pengguna. Pengujian dengan metode Black Box Testing terhadap 42 skenario pada delapan modul sistem menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan, dengan status sesuai sebesar 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode FCFS mampu mengatur antrean pelayanan Posyandu secara terstruktur, adil, dan transparan, sehingga membantu kader posyandu dalam mengelola pelayanan serta memberikan kepastian urutan pelayanan bagi peserta. Kata Kunci— Sistem Informasi, Antrean, Posyandu, First Come First Served, Waterfall, Black Box Testing.