Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Hipertensi Di IGD Rs Ibnu Sina YW.UMI Makassar Widiya Satuwo; Sudarman Sudarman; Idelriani Idelriani; Rochfika Rochfika
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v6i1.149

Abstract

Hypertension is a chronic condition characterized by increased blood pressure in the arteries, which can disrupt the supply of oxygen and nutrients to body tissues. One nursing intervention for pain management in hypertensive patients is the slow deep breathing (SDB) technique. This technique can reduce pain intensity, stabilize heart rate and blood pressure, alleviate muscle tension, and improve patient well-being. This study aims to evaluate the effectiveness of SDB in reducing pain levels among hypertensive patients in the Emergency Department of RS Ibnu Sina YW.UMI Makassar. The implementation of this nursing intervention showed significant results, with a reduction in patients' pain levels from moderate (NRS 6) to mild (NRS 4), leading to a decrease in headache complaints. These findings indicate that SDB is an effective and efficient method for alleviating pain in hypertensive patients, making it a practical and applicable non-pharmacological intervention in healthcare settings.
Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Hipertensi Di IGD Rs Ibnu Sina YW.UMI Makassar Widiya Satuwo; Sudarman Sudarman; Idelriani Idelriani; Rochfika Rochfika
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v6i1.149

Abstract

Hypertension is a chronic condition characterized by increased blood pressure in the arteries, which can disrupt the supply of oxygen and nutrients to body tissues. One nursing intervention for pain management in hypertensive patients is the slow deep breathing (SDB) technique. This technique can reduce pain intensity, stabilize heart rate and blood pressure, alleviate muscle tension, and improve patient well-being. This study aims to evaluate the effectiveness of SDB in reducing pain levels among hypertensive patients in the Emergency Department of RS Ibnu Sina YW.UMI Makassar. The implementation of this nursing intervention showed significant results, with a reduction in patients' pain levels from moderate (NRS 6) to mild (NRS 4), leading to a decrease in headache complaints. These findings indicate that SDB is an effective and efficient method for alleviating pain in hypertensive patients, making it a practical and applicable non-pharmacological intervention in healthcare settings.
Optimalisasi Kesiapan Persalinan Aman dan Perawatan Bayi Baru Lahir melalui Edukasi Berbasis Keluarga bagi Ibu Hamil Yusrah Taqiah; Wan Sulastri Emin; Sunarti Sunarti; Nur Ilah Padhilah; Rizqy Iftita Alam; Idelriani Idelriani
Window of Community Dedication Journal Vol. 7 No. 1 (Juni 2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.3287

Abstract

Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai persiapan persalinan aman serta perawatan bayi baru lahir masih menjadi permasalahan yang memengaruhi kesiapan menghadapi persalinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi berbasis keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Mei 2026 di Poli Antenatal Care (ANC) RS Ibnu Sina Makassar dengan melibatkan 30 ibu hamil trimester III yang didampingi anggota keluarga. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi, pre-test, penyampaian materi, demonstrasi dan simulasi, diskusi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 16,7% pada pre-test menjadi 80,0% pada post-test, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 46,6% menjadi 0%. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan keluarga dalam mempersiapkan persalinan dan perawatan bayi baru lahir. Edukasi berbasis keluarga dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesiapan persalinan aman dan mendukung pelayanan antenatal yang berorientasi pada keluarga