Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : polynom journal in mathematics education

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII Pada Materi Persegi dan Persegi Panjang Alifa, Vina Noer; Ersa Nurhaliza; Iqbal Ramadani
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2025.51.22-30

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika. Sebab kemampuan berpikir kritis dapat melatih siswa untuk berpikir lebih logis, sistematis, dan analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di MTs Negeri 9 Sleman pada materi persegi dan persegi panjang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melalui subjek penelitian sebanyak 61 siswa. Adapun hasil jawaban siswa dikategorikan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang, dan tinggi. Prosedur dalam penelitian ini meliputi penyusunan instrumen tes, validasi instrumen tes, revisi instrumen tes, uji coba lapangan, analisis data, dan terakhir mendeskripsikan hasil kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data yang digunakan berupa tes uraian yang mengacu pada lima indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, inference, evaluation, dan explanation. Teknik analisis data dalam penelitian dimulai dari pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan yang terkahir menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 13 siswa berketegori tinggi, 34 siwa berkategori sedang, dan 14 siswa berkategori rendah dengan masing-masing kategori memiliki pencapaian yang berbeda-beda
Memahami Statistics Anxiety pada Mahasiswa Non-STEM: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Triliana; Ramadani, Iqbal
Polynom: Journal in Mathematics Education Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/polynom.2026.61.1-9

Abstract

Literasi statistik merupakan kompetensi fundamental dalam penelitian pendidikan, namun kecemasan statistik (statistics anxiety) tetap menjadi hambatan signifikan bagi mahasiswa non-STEM, khususnya di lingkungan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manifestasi, faktor pemicu, dan dampak kecemasan statistik pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan dari 10 mahasiswa PAI yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen multidimensi dari total 34 responden. Temuan penelitian mengungkapkan adanya fenomena "disonansi identitas keilmuan", di mana mahasiswa merasa statistik tidak selaras dengan latar belakang keilmuan agama mereka. Kecemasan ini dipicu oleh persepsi diri negatif, pengalaman matematika masa lalu yang kurang memadai, kompleksitas konten prosedural, dan desain pedagogis. Manifestasi kecemasan muncul dalam dimensi emosional-kognitif (seperti cognitive freezing), fisik-somatik, serta perilaku, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai strategi coping adaptif. Dampak dari kecemasan ini bersifat multidimensional, memengaruhi efektivitas proses belajar, performa evaluasi, dan relasi sosial akademik. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik melalui intervensi individual, reframing materi statistik dalam konteks keilmuan PAI, serta integrasi teknologi AI yang terarah (scaffolded) untuk meminimalkan ketergantungan dan memperkuat pemahaman konseptual.