Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pesan Moral Dalam Lirik Lagu Aku Bukan Jodohnya Karya Tri Suaka Abid Nurhuda
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2022): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pedagogi.v22i2.1393

Abstract

Komunikasi merupakan hal penting agar manusia bisa berinteraksi dengan tujuan menciptakan arti maupun pesan kepada perorangan atau kelompok. Dan dalam penyampaian pesan bisa menggunakan media, salah satunya ialah lagu yang terdiri dari music dan lirik karena dianggap sebagai medium yang layak dan memadai untuk menyalurkan pikiran, harapan, ataupun pesan khusus dan moral kepada khalayak. Diantara sekian lagu yang viral pada Januari 2022 adalah Aku Bukan Jodohnya karya Tri Suaka, sehinggan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat lalu dianalisis isinya dan terakhir menyimpulkan. Adapun hasil penelitian mengemukakan bahwa Pesan Moral dalam Lirik Lagu Aku Bukan Jodohnya Karya Tri Suaka antara lain adalah pesan psikologis seperti keihklasan, kepasrahan dan ketegaran hati, lalu pesan kritik sosial yaitu berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita dan terakhir adalah pesan religius yakni percaya akan takdir.
Warisan Al-Attas: Menghidupkan Kembali Islamisasi Ilmu untuk Pendidikan Masa Depan Adhimas Alifian Yuwono; Abid Nurhuda
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v9i2.10261

Abstract

Modern Islamic education must be realised to maintain the existence and purity of Islamic science. The purpose of this research is to discuss the efforts to realise modern Islamic education by understanding the concept of Islamisation of Science offered by Syed Muhammad Nauqib Al-Attas. This type of research is literature, which discusses the thoughts of figures, using heuristic approaches and inherent coherence. The analysis technique used is this analysis, by examining primary sources from the book by Syed Muhammad Nauqib Al-Attas and narrating them, then looking for relevance. The results of this study indicate that, Islamisation of Science in education is the inclusion of key concepts which include the concepts of religion (din), human (Insan), wisdom (hikmah), justice (‘adl), charity (’amal as adab), science ('ilm), and university (Kuliyyah jami'ah). This concept must be conserved in the modern Islamic education to maintain the existence and purity of Islamic science.
KAJIAN TENTANG KOSMOLOGI DAN IMPLIKASI DASAR TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Yassir Lana Amrona; Abid Nurhuda; Dewi Sinta; Anggi Ariska Putri; Anas Assajad
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v19i2.431

Abstract

Penelitian ini mengkaji kosmologi dalam Al-Qur'an, dengan fokus pada ayat 3-4 Surah Al-Mulk [67] dan ayat 2 Surah Al-Furqan [25]. Tujuan utama adalah menganalisis implikasi dasar dari pemahaman kosmologi dalam Al-Qur'an terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan model pendekatan studi pustaka yakni mengumpulkan berbagai sumber yang relevan untuk dianalisis pada bagian isinya sehingga membentuk sebuah pola yang dapat dipertanggung jawabkan saat nanti disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kosmologi dalam Al-qur’an termuat pada surat al-Mulk ayat 3-4 dan surat al-Furqon ayat 2 yang menjelaskan terkait penciptaan tujuh lapis langit yang mana hakikat dari tujuh lapis langit tersebut berbeda pendapat namun memiliki kesaaman inti yakni mengungkap kesempurnaan ciptaan Allah dalam melindungi bumi. Selain itu kedua ayat tersebut secara garis besar, juga memiliki pokok kajian tentang ketauhidan dan kependidikan yang saling berkaitan. kedua ayat tersebut berbicara mengenai materi menjaga dan merawat alam dari kerusakan. Maka berimplikasi pada maksud untuk dapat mengalola dan memanfaatkan alam semesta dan sumber dayanya dengan bijaksana, sekaligus menghindari terjadinya bencana alam dan kekacauan serta ketidakteraturan alam semesta.
PENGUATAN NILAI KEMANUSIAAN MELALUI IMPLEMENTASI GERAKAN JUMAT BERKAH DI INDONESIA Ali Anhar Syi’bul Huda; Abid Nurhuda; Hamdi; Nur Muhammad Lathif; M. Mahbubi
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i1.120

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepentingan mempromosikan nilai kemanusiaan yang senantiasa perlu digaungkan secara terus menerus dikarenakan seiring perkembangan zaman nilai-nilainya kian tergerus oleh ragam problematika satu di antaranya kepekaan sosial. Telaah atas topik tersebut ditinjau secara kualitatif dengan metode penelitiannya yang dipergunakan ialah berbasis studi literatur dengan sumber data berasal dari ragam artikel seperti jurnal, artikel prosiding, makalah, laporan penelitian dan melalui sumber internet valid dengan fokus kajiannya mengenai "Gerakan Jumat Berkah" sebagai sarana bagi penguatan nilai kemanusiaan yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu penguraian dengan kata-kata. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Gerakan Jumat Berkah merupakan sebuah inisiasi yang berasal dari komunitas muslim dimana diyakini sepenuhnya hari Jumat sebagai waktu yang sakral dalam berbuat amal kebaikan, dalam pelaksanaannya gerakan tersebut melalui tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Implikasi dari adanya gerakan jumat berkah tersebut memberikan kontribusi positif bagi banyak kalangan masyarakat tanpa memandang status dengan penguatan nilai kepekaan sosial melalui berbagi sesama sehingga menumbuhkan rasa solidaritas.
Investigating the Influence of Socio-Emotional Learning Intervention on Student Motivation and Academic Self-Efficacy in Indonesian Schools Abid Nurhuda; Fiki Setiawan; Nadine Souheil Hasan Haidar
Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): January: Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/educationaldynamics.v1i1.268

Abstract

This study investigates the impact of a Social and Emotional Learning (SEL) intervention on student motivation and academic self-efficacy in junior high schools in Indonesia. The research utilized a quasi-experimental design with pre-test and post-test assessments to measure changes in intrinsic motivation and academic self-efficacy among the participants. A total of 200 students were divided into an experimental group, which participated in the SEL program, and a control group, which did not receive the intervention. The SEL program, delivered over one semester, focused on improving students' emotional regulation, social skills, and self-awareness, with an emphasis on autonomy, competence, and relatedness. The results demonstrated significant improvements in both intrinsic motivation and academic self-efficacy for the experimental group, with average increases of +19.2 and +17.4 points, respectively. Statistical analysis showed that the SEL intervention had a significant positive effect, with t-values of 7.56 (motivation) and 6.32 (self-efficacy) and p-values less than 0.01. In contrast, the control group exhibited minimal changes in both variables. These findings suggest that SEL interventions can foster a more balanced approach to learning by enhancing both emotional and academic development. The study highlights the importance of incorporating SEL programs into the curriculum to support students' holistic growth and academic success.
Adaptive Algorithmic Simulation for Nonlinear Eigenvalue Problems in Mathematical Physics Abid Nurhuda; Ali Anhar Syi’bul Huda; Syeda Azwa Asif
International Journal of Applied Mathematics and Computing Vol. 2 No. 2 (2025): April: International Journal of Applied Mathematics and Computing
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijamc.v2i2.265

Abstract

Nonlinear eigenvalue problems (NEPs) pose significant challenges in mathematical physics and other computational applications due to their nonlinear nature, which makes analytical solutions difficult to obtain. NEPs are encountered in various scientific and engineering fields, including signal processing, electronic structure calculations, and structural optimization. This study aims to explore the application of adaptive algorithms in solving nonlinear eigenvalue problems, with a primary focus on improving accuracy and computational efficiency. The proposed method combines an iterative solver with adaptive step-size adjustment, where the step size is dynamically adjusted during the iteration based on error estimates calculated at each step. This approach enables faster convergence and significant reductions in computational time without compromising accuracy. In experiments conducted on large-scale problems, the adaptive algorithm reduced computational time by 40% faster compared to fixed-step iterative methods. The comparison between the adaptive algorithm and traditional methods showed that the adaptive algorithm is not only more efficient but also more robust when dealing with high-complexity problems. Additionally, the adaptive algorithm provides more accurate error estimates, allowing better error control throughout the iteration process. Overall, this study concludes that adaptive algorithms offer a more effective and efficient solution for complex nonlinear eigenvalue problems and can be adapted to various types of problems in scientific and engineering applications. Further research could focus on optimizing the implementation of this algorithm for larger and more complex scales.
Kajian Literatur mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Dampaknya bagi Kehidupan Sosial dan Pendidikan Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Hamdi; Dena Sri Anugrah
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan pendidikan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui platform Google Scholar serta didukung oleh artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG merupakan program strategis yang berperan dalam meningkatkan status gizi, konsentrasi belajar, kehadiran, serta prestasi akademik siswa. Dari aspek sosial, program ini berkontribusi dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat interaksi sosial. Namun demikian, implementasi MBG masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, distribusi yang belum optimal, serta lemahnya pengawasan. Secara keseluruhan, MBG memiliki relevansi tinggi dan potensi keberlanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan sumber literatur yang masih terbatas pada satu platform sehingga perlu perluasan kajian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian secara multidisipliner, termasuk dalam bidang hukum, ekonomi, kesehatan, kebijakan publik, dan moral.
Analisis Pemahaman Peserta Didik Jenjang SMP di Lembang terhadap Konsep Tabayun pada Mata Pelajaran PAI dan Upaya Penguatan Sikapnya Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Hamdi; Dena Sri Anugrah
Journal of Golden Generation Religious Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026: Journal of Golden Generation Religious
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggr.v2i2.667

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep tabayun dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital yang sarat informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemahaman peserta didik jenjang SMP di Lembang terhadap konsep tabayun serta mengidentifikasi upaya penguatan sikapnya. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan teknik penganalisisan data secara deskriptif kualitatif. Data utama yang dianalisis dalam penelitian ialah angket pertanyaan yang disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan enam temuan utama: (1) tingkat pemahaman secara umum berada pada kategori sedang (±70%); (2) aspek kehati-hatian dan tidak tergesa-gesa tergolong baik (±70%); (3) aspek ketelitian dalam menerima informasi berada pada kategori sedang (±62%); (4) aspek tidak mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan berada pada kategori baik (±66%); (5) faktor pendukung meliputi peran guru, pembelajaran kontekstual, dan kesadaran awal siswa (±75%); (6) faktor penghambat berupa rendahnya kemampuan verifikasi dan pengaruh media digital (±60%). Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis kasus, penguatan literasi digital, dan pembiasaan nilai tabayun dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan teknik analisis dan belum dikolaborasikannya aplikasi pendukung penganalisisan.
Transformasi Fiqih Minoritas ke Fiqih Mayoritas: Studi Etika Pergaulan dengan Tetangga Non-Muslim dalam Konteks Indonesia Abid Nurhuda; Ali Anhar Syi’bul Huda; Ahmad Hadi Pranoto; Siti Rohmah; Dena Sri Anugrah
Sanaamul Quran: Jurnal Wawasan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Al-Mukmin (STIM) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62096/sq.v6i2.227

Abstract

This study examines the transformation of minority fiqh to majority fiqh with a focus on the ethics of interacting with non-Muslim neighbors in the Indonesian context. Minority fiqh (fiqh al-aqalliyyat) has traditionally emphasized flexibility, tolerance, and maslahah (public interest) for Muslims living as a minority. However, in the Indonesian context, where Muslims are the majority, a new paradigm is needed: majority fiqh that is not trapped in exclusivism, but rather oriented towards inclusiveness and social responsibility. Through a critical-transformative literary approach, this study examines normative texts (the Qur'an, Hadith, classical and contemporary fiqh books) as well as secondary literature (social research, academic works on Islam Nusantara, and theories of coexistence). The analysis is conducted using normative hermeneutics, a historical-sociological approach, and transformative synthesis. The results show that neighborly ethics such as mutual assistance, maintaining collective security, and sharing in social activities are the most tangible practical space for the implementation of inclusive majority fiqh. This study concludes that the transformation of fiqh from minority to majority is a shift from protective fiqh to collaborative fiqh. Majority fiqh is not merely about preserving Islamic identity, but also serves as a social force that strengthens interfaith harmony in a pluralistic society. Thus, majority fiqh can become the foundation for the development of applicable national fiqh in Indonesia.