Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KUALITAS TIDUR WANITA MENOPAUSE Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i1.125

Abstract

Perubahan yang pasti dialami oleh seorang wanita adalah menopause. Padamasa menopause terjadi perubahan-perubahan tertentu akibat penurunan kadarestrogen yang dapat menyebabkan gangguan ringan sampai berat. Pada wanitamenopause terjadi perubahan fisik dan psikologis. Perubahan psikis yang seringterjadi pada masa menopause yaitu depresi, cepat lelah, kurang bersemangat, insomniaatau sulit tidur (Pieter, 2011). Kekurangan tidur ditenggarai dapat memberikan efeknegatif pada kesehatan fisik dan mental dan kadang dapat menimbulkan permasalahankognitif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kualitas tidur wanitamenopause. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalahseluruh anggota WHDI Pura Jagad Dumadi Desa Laban Kecamatan Mengantikabupaten Gresik yang telah menopause. Responden pada penelitian ini sebanyak 35responden yang dikumpulkan dengan teknik simple random sampling. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 22responden (63 %) memiliki kualitas tidur baik dan 13 responden (37 %) memilikikualitas tidur yang buruk. Hal ini disebabkan wanita menopause mengalamiketidaknyamanan akibat penurunan kadar hormon estrogen, maka wanita tersebutberesiko memiliki kualitas tidur yang buruk . Selain itu penurunan kadar estrogenmenyebabkan peningkatan enzim MOA yang dapat menginaktivasi serotonin dannoradrenalin yang menyebabkan stres emosional yang berpengaruh pada kualitastidur.
TINGKAT DEPRESI DAN KETERGANTUNGAN ADL (ACTIVITY OF DAILY LIVING) PADA LANSIA Yustina Kristianingsih; Yhenti Widjayanti; Suryagustina
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2011): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v1i1.134

Abstract

Depresi sering dialami lansia sebagai suatu kondisi medis-psikiatris yang menyebabkan terganggunya aktivitas sosial dan aktivitas kehidupan sehari-hari (Activity of Daily Living/ADL). Lansia yang tidak mengalami keterbatasan fisik, yang sebenarnya mampu melakukan kebutuhan aktivitas sehari-harinya tetapi tidak mau melakukannya, sehingga perawatan dirinya hanya tergantung pada orang lain saja. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mempelajari hubungan tingkat depresi dengan ketergantungan ADL pada lansia. Teknik sampling yang digunakan Simple Random Sampling, dengan besar sampel 31 lansia.Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan lembar inventaris depresi Beck dan observasi menggunakan Indeks ADL’s Barthel.Hasil penelitian didapatkan terbanyak lansia dengan tingkat depresi ringan 35%.tingkat ketergantungan ADL terbanyak ketergantungan ringan 66%. Data dianalisa menggunakan Rank Spearman didapatkan +0,479 dengan p sebesar 0,006< p 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat depresi dengan ketergantungan ADL. Pada lansia di Panti Werdha Bakti Luhur Sidoarjo yang mengalami depresi mengalami penurunan minat untuk memenuhi ADL secara mandiri, semakin tinggi tingkat depresi yang dialami maka tingkat ketergantungan untuk pemenuhan ADLnya juga semakin tinggi.
EFFETIVITAS JUS TOMAT TERHADAP PENINGKATAN KADAR ESTRADIOL Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.138

Abstract

Keadaan hipoestrogen pada masa menopause mengakibatkan atropi vagina dandapat menimbulkan keluhan rasa panas pada vulva, disuria, pruritus, dispareunia dan nyeri.Keluhan menopause dapat dikurangi dengan konsumsi fitoestrogen. Buah tomat merupakanfitoestrogen jenis lignan. Namun pengaruh jus tomat terhadap kadar estrogen, proliferasifibroblas dan ketebalan dinding vagina tikus belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalahmembuktikan pengaruh pemberian jus tomat (Lycopersicum commune) terhadap kadarestradiol tikus Wistar pasca ovariektomi dengan menggunakan teknik ELISA. JenisPenelitian ini adalah eksperimen laboratoris dengan rancangan Post test Only ControlGrupDesign. Penelitian ini menggunakan Rattus norvegicus strain Wistar betina yang telahdiovariektomi sebanyak 24 eko terbagi dalam 4 kelompok secara random yaitu 1 kelompokkontrol dan kelompok perlakuan d pemberian jus tomat 110 mg/kgBB/hari (P1), 220mg/kgBB/hari (P2) dan 330 mg/kgBB/hari (P3) selama 28 hari. Hasil penelitian didapatkanpeningkatan kadar estrogen darah seiring dengan peningkatan pemberian dosis jus tomatdengan rerata terendah pada kelompok kontrol sebesar 40,73± 9,08 pg/ml dan reratatertinggi pada kelompok P3 sebesar 167,33± 13,49pg/ml. Hasil uji Anova satu arahdidapatkan perbedaan yang bermakna antara semua kelompok kontrol dan semua kelompokperlakuan. Pemberian jus tomat terbukti meningkatkan kadar estrogen dalam darah. Perludilakukan uji secara kualitatif tentang kandungan dan jenis fitoestrogen yang ada dalam buahtomat, penelitian dengan dosis yang berbeda dan waktu pemberian yang lebih lama.
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN, KEBIASAAN KONSUMSI SUSU DENGAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v9i1.165

Abstract

Pada masa kehamilan, kebutuhan tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus diperhatikan. Kebutuhan tidur yang terpenuhi akan berdampak pada keseimbangan mental dan emosional juga menjaga keseimbangan fisiologi berbagai sistem tubuh. Keseimbangan psikologis dan fisiologis ini berguna untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan ibu hamil dan janinnya. Namun sebagian ibu hamil memiliki kualitas tidur yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi antara umur kehamilan, kelelahan dan kebiasaan konsumsi susu sebelum tidur dengan kualitas tidur pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah deskriptif, variabel yang diteliti adalah kualitas tidur dan faktor yang berhubungannya antara lain umur kehamilan, kelelahan dan konsumsi susu sebelum tidur. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan PSQI. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari 50% ibu hamil memiliki kualitas tidur buruk, lebih dari 50% ibu hamil mengeluh kelelahan, lebih dari 50%ibu hamil tidak mengkonsumsi susu sebelum tidur, ada hubungan yang signifikan antara kelelahan dan kebiasaan konsumsi minum susu dengan kualitas tidur pada ibu hamil. Ibu hamil disarankan untuk melakukan upaya manajemen kelelahan dan konsumsi susu sebelum tidur guna memperbaiki kualitas tidur.
PERSEPSI KEYAKINAN KESEHATAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i1.184

Abstract

Pada Wanita Usia Subur (WUS), kanker serviks menjadi penyebab kematian terbanyak sehingga perlu dilakukan deteksi dini, salah satunya adalah dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Perilaku melakukan deteksi dini erat kaitan dengan persepsi keyakinan kesehatan (health belief). Tujuan penelitian ini mmengidentifikasi persepsi keyakinan terhadap kesehatan (health belief) WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA untuk mendetksi adanya kanker serviks. Desain penelitian ini adalah studi deskriptif. Subyek penelitian ini 123 wanita usia subur yang memenuhi kriteria inklusi dan teknik samplingnya adalah teknik acak sederhana. Variabel penelitian ini adalah persepsi keyakinan kesehatan terhadap pemeriksaan IVA. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 57,7 % responden memiliki persepsi keyakinan kesehatan (health belief) negativf. Implikasi di keperawatan adalah perlunya kerjasama antara kader kesehatan dan pihak PUSKESMAS untuk meningkatkan sosialisasi tentang IVA kepada wanita usia subur dan keluarga.
TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN TITIK ARYATI AMD, Keb Yhenti Widjayanti; Erisa Briananda Yuriko
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v10i2.209

Abstract

Kecemasan atau perasaan khawatir bisa dirasakan oleh setiap ibu pada masa kehamilan. Kecemasan dapat mempengaruhi proses persalinan dan kondisi janin dalam kandungan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan pada ibu hamil di PMB Titik Ariyati Amd. Keb. Desain penelitian ini deskriptif. Responden sebanyak 30 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel penelitian ini adalah tingkat kecemasan yang diukur menggunakan Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire-Revised 2 (PRAQ-r2). Hasil dari penelitian ini menunjukkan lebih dari 50% (63%) memiliki tingkat kecemasan berat. Peran serta perawat dalam mengatasi kecemasan pada ibu hamil adalah melalui pemberian edukasi kepada keluarga ibu hamil tentang manfaat dukungan sosial keluarga untuk ibu hamil agar dapat menurunkan tingkat kecemasanan ibu hamil dan meningkatkan kesehatan ibu hamil.
CITRA TUBUH (BODY IMAGE) DAN PERILAKU MAKAN PADA REMAJA Wangu, Elisabeth Wasi; Yhenti Widjayanti; Veronica Silalahi
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v13i1.239

Abstract

Citra tubuh seseorang remaja dapat mempengaruhi perilaku makan. Fenomena yang terjadi di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya ialah kebanyakan remaja putri mengurangi mengonsumsi makanan dan mempertahankan bentuk tubuh ideal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan citra tubuh dengan perilaku makan pada remaja. Penelitian ini juga memiliki design penelitian untuk menemukan korelasi dengan pendekatan waktu yang disebut Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini juga menggunakan Instrumen yang digunakan quisioner MBSRQ-AS untuk citra tubuh dan EAT-26 untuk perilaku makan. Hasil penelitian menunjukkan 54% citra tubuh positif dan 56% resiko gangguan makan. Berdasarkan hasil uji statistik Rank Spearman, p = 0,000 dengan p < ? (? = 0,05) yang berarti H1 diterima dengan Correlation Coefficient -0,710. Maka, ditemukan ada hubungan negatif yang kuat antara citra tubuh dengan perilaku makan. Responden yang memiliki penilaian positif terhadap dirinya akan selalu merasa puas dengan bentuk tubuh yang dimiliki dan tidak beresiko terhadap perilaku makan
Interdialytic Weight Gains Dan Kram Otot Selama Penarikan Cairan Pasien Hemodialisis Muhammad Putra Ramadhan; Ahmad Masfi; Ronal Surya Aditya; Eri Yanuar Achmad Budi Sunaryo; Qory Tifani Rahmatika; Yhenti Widjayanti; Nurul Evi; Nurma Afiani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i2.18414

Abstract

Objective:  To identify the relationship of weight gains between two dialysis periods levels with muscle cramps in patients during hemodialysis.Methods:  This was a descriptive analytical study, which 90 patients undergoing HD was recruited using consecutive sampling.Results: There is a relationship between weight gains between two dialysis periods levels and muscle cramps at the 4th hour of hemodialysis (pvalue  < α; α = 0.05). Based on this study, weight gains between two dialysis times was associated with muscle cramps at the 4th hour of hemodialysis.Conclusion:  Based on this study, weight gain between two dialysis times was associated with muscle cramps at the 4th hour of hemodialysis. Hospitals need to establish regulations in the form of clinical guidance on monitoring patient complaints every hour during hemodialysis.
Identifikasi Motivasi Kader Dalam Menjalankan Tugas Di Posyandu Desa Planggiran Kec. Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Achmad Masfi; Muhammad Putra Ramadhan; Ronal Surya Aditya; Eri Yanuar Achmad Budi Sunaryo; Qory Tifani Rahmatika; Yhenti Widjayanti; Nurul Evi; Nurma Afiani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i2.18415

Abstract

Objective:    Posyandu success in facilitating and providing health services is the main goal of Posyandu. The government's efforts have not only increased the coverage of mothers and toddlers, but also increased the knowledge, skills, and motivation of the community, especially Posyandu health cadres. The aim of this research is to identify the motivation of cadres in carrying out posyandu activities.Methods:Research design The type of research used is analytic and the type of approach used is descriptive. The variables used were achievement, responsibility, supervision, mother's wishes, and relationships between friends, while the sample was 138 respondents using simple random sampling. The analysis was carried out univariately using frequency distribution tablesResults:  The results of the study based on the number of samples were 138 respondents, so the achievement variable showed that more than half of the samples had sufficient achievement, namely 79 people (57.2%). The responsibility variable is almost half having less responsibility, 67 people (48.6%). Supervision variable obtained more than half of non-routine supervision as many as 96 people (69.6%). The mother's desire variable has the sufficient category, almost half of 96 people (69.6%). While the relationship variable between friends is obtained, more than half of the cadres have less relationships as many as 75 people (54.3%) Conclusion:  Based on the results of the study, it was found that the motivation of cadres in carrying out posyandu activities could be increased in the variables in this study, namely achievement, responsibility, mother's wishes, relations between cadres and also supervision. The existence of cadres is important in posyandu activities, so there should be regulations and efforts to increase the motivation of cadres in carrying out posyandu activities. In addition, it is necessary to periodically evaluate and monitor the motivation of cadres.
Pendampingan Tim Medis pada Turnamen Bulutangkis Insersio Cup 2023 di Universitas Negeri Malang : Medical Team Assistance at The Badminton Tournament Insersio Cup 2023 at Malang State University Muhammad Putra Ramadhan; Dessy Amelia; Dinta Sugiarto; Ronal Surya Aditya; Qory Tifani Rahmatika; Nurul Evi; Achmad Masfi; Yhenti Widjayanti; Eri Yanuar Akhmad Budi Sunaryo; Nurma Afiani; Putri Nabila; Dewi Fatimah Putri Maulidah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan kualitas bulutangkis di Indonesia dapat dilakukan dengan diselenggarakannya turnamen bulu tangkis, salah satunya Insersio Cup 2023. Pada setiap penyelenggaraan turnamen olahraga wajib melibatkan tim medis. Hal ini karena cedera olahraga dapat terjadi dan tidak dapat diprediksi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memahami proses dukungan tim medis selama pelaksanaan turnamen bulutangkis Insersio Cup 2023. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini meliputi 1) Penyediaan Peralatan Medis dan Obat-obatan; 2) Kerjasama dengan Pihak Terkait; 3) Penempatan Pos Tim Medis; 4) Layanan Medis: dan 5) Edukasi Kesehatan. Turnamen Insersio Cup 2023 diikuti oleh 277 peserta, dimana kategori tunggal anak putra menjadi peserta yang paling banyak (26.4%). Cedera selama turnamen Insersio Cup 2023 yaitu sprain pergelangan kaki, kram otot betis dan kram otot paha, dimana kram otot betis menjadi cedera yang paling banyak (50%). Peran pendampingan tim medis sangat penting dalam turnamen olahraga, terutama dalam memberikan pertolongan pertama cedera olahraga sehingga cedera tidak menjadi lebih parah dan pemulihan dapat melalui proses yang cepat.   Abstract: Enhancing the quality of badminton in Indonesia can be achieved by organizing badminton tournaments, including the Insersio Cup 2023. In every sports tournament, it is mandatory to involve a medical team, as sports injuries can occur and are unpredictable. This community service aims to understand the process of medical team support during the implementation of the badminton tournament Insersio Cup 2023. The methods employed in this community service include 1) Provision of Medical Equipment and Medications, 2) Collaboration with Relevant Parties, 3) Placement of Medical Team Stations, 4) Medical Services, and 5) Health Education. The Insersio Cup 2023 tournament had 277 participants, with the Men's Singles category having the highest number of participants (26.4%). Injuries during the Insersio Cup 2023 tournament included ankle sprains, calf muscle cramps, and thigh muscle cramps, with calf muscle cramps being the most common injury (50%). The medical team's assistance is crucial in sports tournaments, especially in providing first aid for sports injuries to prevent them from worsening and facilitating a speedy recovery process.