Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis tata cara penatausahaan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban bendahara penerimaan serta penyampaiannya Jumainah Jumainah; Dwi Risma Deviyanti; Wulan Iyhig Ratna Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 7, No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v7i1.9914

Abstract

Kegiatan pengelolaan keuangan berkepentingan untuk mengendalikan pelaksanaan anggaran dan belanja daerah, mengingat kewenangan diberikan melalui peraturan daerah dan persetujuan pejabat yang berwenang. Perlu dilakukan evaluasi terhadap serangkaian pedoman tentang cara penatausahaan, penyusunan laporan, serta pertanggungjawaban dan penyampaian bendahara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penatausahaan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban bendahara serta penyampaiannya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini data sekunder adalah data atau informasi yang telah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan data penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Bendahara Penerimaan OPD Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara telah sesuai dengan Peraturan yang berlaku. Bendahara telah melakukan penatausahaan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban serta penyampaiannya dengan baik, yang dalam hal ini berpatokan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 55 Tahun 2008.
Implementasi new public management (NPM) badan kepegawaian daerah (studi kasus Kabupaten B) Sri Haryani; Sudiyono; Randhi Akhdiyat; Muhammad Iqbal; Sri Mintarti; Wulan I R Sari
Proceeding of National Conference on Accounting & Finance Volume 5, 2023
Publisher : Master Program in Accounting, Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ncaf.vol5.art38

Abstract

New public management (NPM) dalam tata kelola pelayanan publik menghadirkan perubahan pada administrasi publik tradisional menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik menuju kesejahteraan bersama. Ombudsman RI telah mengumumkan terkait kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Survei dilakukan serentak diantaranya kepada 215 pemerintah kabupaten. Penilaian kepada pemerintah kabupaten menunjukan 26,07% kategori zona merah, 40,47% zona kuning, dan 33,02 zona hijau. Hal ini menjadi dasar permasalahan sejauh mana konsep NPM telah diimplementasikan pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Tujuan penelitian ini untuk menganilisis aplikasi new public management (NPM) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan dokumentasi di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan NPM masih terdapat beberapa kendala terkait sumber daya manusia maupun terkait pokok tugas kepangkatan, kompetensi, data, mutasi, dan penempatan. Sehingga NPM tidak hanya untuk menciptakan akuntabilitas tetapi juga sebagai evaluasi dalam rangka peningkatan kinerja sehingga meningkatkan kualitas pelayanan kepada aparatur dan masyarakat.
Pengambilan keputusan manajerial instansi pemerintah Hasbi Hauli; Farid Dody Darmawan; Setia Rahmi Yasmi; Muhammad Iqbal; Cornelius Rantelangi; Wulan I R Sari
INOVASI Vol 19, No 2 (2023): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i2.12428

Abstract

Data kunjungan pelayanan Hemodialisa di RSUD meningkat sejak tahun 2017 sampai 2021. Kebutuhan investasi alat kesehatan hemodialisa sangat penting untuk peningkatan pelayanan Kesehatan dan optimalisasi potensi pendapatan dari layanan ini. Namun, keputusan manajerial belum didasarkan pada analisis yang komprehensif sehingga perhitungan secara kuantitatif dan evaluasi secara kualitatif perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pertimbangan kepada manajemen dalam pengambilan keputusan manajerial instansi pemerintah yaitu mengenai opsi membeli atau kerjasama operasi pengadaan alat kesehatan hemodialisa di RSUD X. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif  dan evaluasi kualitatif. Unit analisis penelitian adalah  Unit Hemodialisa di Instalasi Rawat Jalan RSUD X. Hasil penelitian bahwa cost benefit analysis untuk nilai NPV opsi kerjasama operasi 0 yaitu sebesar Rp.3.160.603.300,32 dan positif, sedangkan nilai NPV opsi membeli 0 yaitu sebesar (-) Rp.7.751.854.763,93 dan negatif. Analisis cost benefit ratio, CBR opsi kerjasama operasi ≥ 1 yaitu sebesar 1,06, sedangkan CBR opsi membeli 1 yaitu sebesar 0,93. Singkatnya, usulan kerjasama operasi merupakan investasi layak diterima dan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan opsi membeli.
Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Di Desa Gemar Baru Kecamatan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur Junstanley Elroy; Dwi Risma Deviyanti; Wulan Iyhig Ratna Sari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 8, No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jiam.v8i1.10695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan Pemerintah Desa Gemar Baru Kecamtan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2018 hingga tahun 2020. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam pelaksanaan penelitian ini adalah dokumentasi. Dokumentasi yang dipergunakan dalam penelitian ini yaitu belanja operasi dan belanja modal yang terdapat dalam laporan realisasi anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Gemar Baru Kecamatan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur, dan laporan lainnya, laporan pendukung penelitian ini, seperti gambaran umum Desa Gemar Baru Kecamatan Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur, struktur organisasi dan lain-lain. Alat analisis yang akan digunakan untuk mengukur kinerja keuangan Desa Gemar Baru adalah analisis pertumbuhan belanja, rasio keserasian belanja, dan rasio efisiensi belanja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertumbuhan belanja negatif pada tahun 2020, pertumbuhan belanja negatif ini disebabkan karena adanya penurunan anggaran yang diberikan dari pemerintah kepada Desa Gemar Baru sehingga pertumbuhan negatif tersebut seimbang dengan penurunan terhadap anggaran yang diberikan. Hasil analisis keserasian belanja menunjukan bahwa pada tahun 2018 penyerapan dana lebih banyak di serap oleh belanja operasi sedangkan di tahun 2019 dan 2020 dana lebih banyak di serap pada belanja modal, karena digunakan untuk belanja modal dan aset tetap lainnya yang memberi manfaat jangka panjang. Hasil analisis efisiensi menunjukan bahwa kinerja belanja dari tahun 2018 hingga dengan tahun 2020 dikategorikan kurang efisien hal ini dikarenakan daya serap terhadap anggaran yang maksimal agar semua program atau kegiatan yang dilaksanakan dapat tercapai.
Implementasi new public management (NPM) badan kepegawaian daerah Sri Haryani; Sudiyono Sudiyono; Randhi Akhdiyat; Muhammad Iqbal; Sri Mintarti; Wulan I R Sari
FORUM EKONOMI Vol 25, No 2 (2023): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i2.12430

Abstract

New public management (NPM) dalam tata kelola pelayanan publik menghadirkan perubahan pada administrasi publik tradisional menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik menuju kesejahteraan bersama. Ombudsman RI telah mengumumkan terkait kepatuhan terhadap standar pelayanan publik. Survei dilakukan serentak diantaranya kepada 215 pemerintah kabupaten. Penilaian kepada pemerintah kabupaten menunjukan 26,07% kategori zona merah, 40,47% zona kuning, dan 33,02 zona hijau. Hal ini menjadi dasar permasalahan sejauh mana konsep NPM telah diimplementasikan pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Tujuan penelitian ini untuk menganilisis aplikasi new public management (NPM) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan dokumentasi di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan NPM masih terdapat beberapa kendala terkait sumber daya manusia maupun terkait  pokok tugas kepangkatan, kompetensi, data, mutasi, dan penempatan. Sehingga NPM tidak hanya untuk menciptakan akuntabilitas tetapi juga sebagai evaluasi dalam rangka peningkatan kinerja sehingga meningkatkan kualitas pelayanan kepada aparatur dan masyarakat.
Kinerja anggaran bantuan operasional sekolah di satuan pendidikan dasar swasta Anggraini Nuryanti; Dea Stefannie; Khadijah Zhafarina; Dwi Risma Deviyanti; Rande Samben; Wulan I R Sari
AKUNTABEL: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Vol 20, No 2 (2023): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jakt.v20i2.12429

Abstract

Penyerapan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di satuan Pendidikan dasar swasta, SD Y, selama empat tahun terakhir belum maksimal. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang cukup besar di setiap akhir tahun anggaran. Pada penyaluran dana BOS tahap II tahun 2022, SiLPA menjadi pengurang untuk pencairan dana BOS. Meskipun serapan anggaran tidak optimal namun kinerja anggaran belum tentu tidak sesuai ketentuan pemerintah, sehingga perlu digali lebih lanjut penyebab dan penilaian atas hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja BOS di satuan pendidikan dasar yaitu SD Y. Metode pengumpula data digunakan adalah observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pencairan dana menjadi penyebab kinerja dana BOS tidak maksimal. Keterlambatan pencairan dana BOS terjadi karena kurang maksimalnya kerjasama para pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim BOS di SD Y. Sehingga, peningkatan kerjasama dan pemahaman pengelolaan dana BOS oleh Tim BOS dapat menjadi jalan keluar untuk membantu memaksimalkan kinerja anggraan dana BOS di SD Y.
PELATIHAN BUDIDAYA MAGGOT BAGI KLASTER SAPI BERKAH USAHA BERSAMA, DESA TELUK PANDAN BONTANG, KALIMANTAN TIMUR Hetty Manurung; Imam Rosadi; Ari Susandy Sanjaya; Wulan Lyhig Ratna sari; Rudianto Rudianto; Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Andy Nurcahyono
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.102-107.2022

Abstract

Faktor harga pakan terutama komponen protein merupakan salah satu komponen utama yang menjadi masalah karena mahal harganya. Oleh karena itu, para peternak umumnya mencari alternatif sumber protein lain, salah satunya adalah maggot atau larva lalat tentara hitam (Hermetia illucens). Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih budidaya maggot kepada kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur untuk menghasilkan maggot yang berprotein tinggi. Metode yang dilaksanakan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan yang berupa ceramah, tanya jawab, dan praktik budidaya. Hasil pengabdian yaitu, anggota kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan, adanya interaksi tanya jawab dan juga praktek mandiri budidaya maggot. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan pengabdian ini adalah anggota kelompok peternak sapi klaster sapi berkah usaha bersama, desa Teluk Pandan Bontang, Kalimantan Timur telah mengenal dan mampu melakukan budidaya maggot yang akan digunakan sebagai sumber protein untuk menekan harga pakan dalam usaha peternakan. Kata kunci: maggot, peternak sapi, bontang ABSTRACT The price of feed, especially protein, is an important factor because it has an expensive price. For this reason, farmers usually search for other alternative protein sources, one of which is maggot/Black Soldier Fly larvae (Hermetia Illucens). The purpose of this community service is to introduce and train maggot cultivation to the cattle breeder community in a group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan to produce high protein nutrient from maggot. The method implemented was began with preparation stage, implementation in the form of lectures, questions and answers, and cultivation practices. The results of the community service were that members of the group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan actively participated in training activities, question and answer interactions, and performed the maggot cultivation. The conclusion obtained from this community service activity was that members of the group of cow farmer clustered Teluk Pandan Village, Bontang City, East Kalimantan are familiar with and able to cultivate maggot which will be used as a source of protein to reduce feed prices in the livestock business. Keywords: black soldier fly larvae, cow farmer, bontang
PENGENALAN BUDIDAYA MAGGOT PADA PETERNAK SAPI DI DESA SUMBERSARI, LOA KULU KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR Retno Aryani; Rudy Nugroho; Hetty Manurung; Ari Sanjaya; Didit Suprihanto; Wulan Sari; Yanti Sari; Rudianto Rudianto; Widha Prahastika; Nurul Fadila; Iyut Toimsar; Christiano Jhonson
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.233

Abstract

Maggot atau awam mengenal dengan larva lalat tentara hitam/Black Soldier Fly (BSF), akhir-akhir ini menjadi primadona masyarakat. Budidaya maggot sangat mudah, dengan hanya menggunakan substrat limbah organik atau berupa limbah dari peternakan hewan misalnya kotoran sapi, budidaya maggot sudah dapat dilakukan. Namun demikian, bagi sebagian kelompok masyarakat, khususnya peternak sapi di wilayah Desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pengetahuan mengenai budidaya maggot dengan memanfaatkan kotoran sapi sebagai substrat belum pernah diketahui. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan budidaya maggot kepada anggota peternak sapi di desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Kegiatan diikuti oleh 15 orang peternak sapi yang merupakan mitra dari PT Berkah Salama Jaya, Sentral Penggemukan Sapi. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, persiapan dan pelaksanaan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, praktek dan diskusi. Hasil pengabdian ini ada beberapa peserta yang memulai budidaya maggot untuk mengoptimalkan peternakan sapi yang telah ada. Dengan kegiatan ini maka peternak sapi di wilayah desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, mendapatkan pengetahuan baru mengenai budidaya maggot dan prospek untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA LARVA TENTARA LALAT HITAM (HERMETIA ILLUCENS) KOMUNITAS PETERNAK SAPI DI SANGATTA, KALIMANTAN TIMUR Ari Sanjaya; Didit Suprihanto; Wulan Sari; Rudianto Rudianto; Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Hetty Manurung; Muhammad Fauzi Arif; Iyut Jaya Toimsar
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.23750

Abstract

Black Soldier Fly larvae commonly known as maggot (Hermetia illucens), are currently gaining momentum to convert organic waste. Using bioconversion technology of organic waste with maggot, will not only help in decomposing waste but also the results of cultivation can improve the economy of society. This community service aimed to provide assistance in maggot cultivation for the cattle breeder community, Sangatta City, East Kalimantan province, so that they are familiar with and able to cultivate maggot, especially for producing high protein feed ingredients. The present community service activity was attended by a group of cattle breeders from the Sangatta area, East Kalimantan, and accompanied by a community service team from Mulawarman University. The activity lasted for three months and the implementation was carried out using the method of material presentation, discussion, question and answer, and the practice of maggot cultivation. The activity was carried out at the house of the Sangatta cattle farmer, East Kalimantan. As a result of the activity, cattle breeders have been able to start maggot cultivation and provide an evaluation that the activity is very important because it adds new insight and understanding about maggot cultivation, especially for food security in the area around the capital of the archipelago, Indonesia.  ---  Larva lalat tentara hitam atau dikenal awam sebagai belatung atau maggot dengan nama ilmiah (Hermetia illucens), saat ini popular dibudidayakan untuk merombak limbah organik. Dengan adanya teknologi biokonversi limbah organik dengan maggot, maka tidak hanya membantu dalam merombak limbah namun juga hasil budidaya dapat meningkatkan perekonomian. Pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan memberikan pendampingan budidaya maggot bagi komunitas peternak sapi Sangatta, Kalimantan Timur, agar mengenal dan mampu membudidayakan maggot dan menghasilkan larva yang mengandung bahan pakan berprotein tinggi. Pengabdian diikuti oleh kelompok peternak sapi dari wilayah Sangatta, Kalimantan Timur dan didampingi oleh tim pengabdi dari Universitas Mulawarman. Kegiatan berlangsung total selama 3 bulan dan pelaksanaan dilakukan dengan metode presentasi materi, diskusi, tanya jawab dan praktek budidaya maggot. Kegiatan dilaksanakan di rumah peternak sapi Sangatta, Kalimantan Timur. Hasil kegiatan, peternak sapi telah mampu memulai budidaya maggot dan memberikan evaluasi bahwa kegiatan sangat penting karena menambah wawasan dan pemahaman baru tentang budidaya maggot terutama untuk ketahanan pangan di wilayah sekitar Ibukota Negara Nusantara, Indonesia.
Co-Authors Adiwinata Adiwinata Aji Muhammad Mirman Deni Pratama Andy Nurcahyono Anggraini Nuryanti Anggraini Nuryanti Anis Rachma Utary Annisa Abubakar Lahjie Annisa Diah Utami Anur Sholikah Ari Susandi Sanjaya Ari Susandy Sanjaya, Ari Susandy Bambang Purnama Carillya Suwandari Christiano Jhonson Cornelius Rantelangi Dea Stefannie Dea Stefannie Destiana Nurisnaini Dewi Kumalasari Didit Suprihanto Didit Suprihanto, Didit Ditta Saputri Dominggus Paliling Dwi Alfallah Shaladin Hernandi Dwi Risma Deviyanti Esty Rima Selekta Farid Dody Darmawan Farid Dody Darmawan Fatmawati Patang Fitri Dalfiana Fakhri Fitria, Yunita florentina iin ude Hamid Bone Hasbi Hauli Hasbi Hauli HENDRITA RUSMANAWATI Hetty Manurung Hetty Manurung Imam Rosadi Inda Endar Yesti Indah Primaswari Irwansyah Irwansyah IRWANSYAH IRWANSYAH Iyut Jaya Toimsar Iyut Toimsar Jumainah Jumainah Junstanley Elroy Khadijah Zhafarina Khadijah Zhafarina Lisa Evasusanti Silaban Muhammad Fauzi Arif Muhammad Iqbal Nika Wuryani NUR SRI HUSNUL FATIMAH Nurcahyani Handayani Nurita Affan Nurul Fadila Rabiah Rabiah Rahayu Puji Lestari Rande Samben Rande Samben Rande Samben Rande Samben Randhi Akhdiyat Randhi Akhdiyat Retno Aryani Retno Aryani. Rina Parispri Rita Damayanti Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudy Agung Nugroho Rudy Nugroho Set Asmapane Setia Rahmi Yasmi Setia Rahmi Yasmi Siti Fatimah Sofiatul Umaro Sri Haryani Sri Haryani Sri Mintarti Sri Mintarti Sudiyono Sudiyono Sudiyono Widha Prahastika Widha Prahastika Widiani Ramadhayanti Yana Ulfah Yanti Sari Yolanda Bulo Yudi Hartono Yunita Fitria