Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENDAMPINGAN TEKNIS PIJAT BAYI DI PMB ERNITA, STr.Keb Lisviarose; Komaria Susanti; Nurhidaya Fitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 1 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/eyhskv37

Abstract

Pijat bayi adalah pemijatan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus atau rangsangan raba (taktil) yang dilakukan dipermukaan kulit, manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf otot, dan system pernafasan serta memperlancar sirkulasi darah. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 900/ MENKES/SK/VI/2002 tentang registrasi dan praktek bidan menyebutkan bahwa bidan berwenang memantau tumbuh kembang bayi melalui deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang. Salah satu bentuk stimulasi yang selama ini dilakukan masyarakat adalah dengan pijat bayi. Masalah yang terjadi saat ini, sebagian besar ibu yang telah melahirkan tidak melakukan pijat terhadap bayinya. Penyebabnya karena tidak tahu bagaimana cara melakukan pijat bayi, tidak tahu manfaat pijat bayi, dan juga takut terjadi masalah dengan bayinya jika salah memijat (Andriani, 2015). Keterampilan seseorang dapat ditentukan oleh pengetahuan, Pengetahuan, dan ketersedian fasilitas dan perilaku petugas kesehatan sebagai fasilitator keshatan (Notoatmojo, 2014). Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan mengikuti kegiatan pengabdian tentang pijat bayi ini berharap ibu yang mempunyai bayi bisa memijat bayinya secara mandiri di rumah.
PENGARUH HYPNOBREASTFEEDING DAN MASSAGE EFFLEURAGE MENGGUNAKAN CLARY SAGE OIL TERHADAP PRODUKSI ASI (STUDI PRE-EKSPERIMENTAL DI PUSKESMAS BATANG GANSAL) Noviana; Wira Ekdeni Aifa; Rifa Yanti; Nurhidaya Fitria
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i2.1873

Abstract

Laporan terbaru di Kabupaten Indragiri Hulu menerangkan bahwa cakupan pemantauan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6 bulan adalah 35%. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi produksi ASI adalah keadaan psikologis ibu nifas. Upaya alami yang dilakukan untuk menurunkan kecemasan dan rasa ketakutan ibu yakni memberikan teknik Hypnobreastfeeding dan pijat Massage Effleurage untuk meningkatkan produksi ASI. Untuk mengetahui pengaruh Hypnobreastfeeding dan Massage Effleurage dengan Clary Sage Oil untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Jumlah populasi penelitian sebanyak 46 ibu postpartum dan sampel berjumlah 21 orang melalui perhitungan rumus Isaac dan Michael serta kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis bivariat menggunakan wilcoxon signed rank test diperoleh nilai p value produksi ASI bersadarkan frekuensi BAK 0,003 < 0,05 dan p value produksi ASI bersadarkan frekuensi BAB 0,002 < 0,05. Terdapat pengaruh intervensi Hypnobreastfeeding dan Massage Effleurage dengan Clary Sage Oil untuk meningkatkan produksi ASI di Puskesmas Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2025.
Perbedaan Pengaruh Metode Simulasi Game dengan Metode Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di SMPN 1 Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir Nani Hariyani; Rifa Yanti; Hirza Rahmita; Nurhidaya Fitria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47641

Abstract

In Indonesia, reproductive health education is still considered taboo, so many teenagers do not know the dangers of engaging in risky sexual behavior and its impacts. The results of interview in 10 female teenagers at SMPN 1 is 7 of whom stated the importance of conducting counseling on health education because learning in schools about reproductive health is still lacking. Objective: to determine the difference in the effect of game simulation method with audio visual method on inluence reproductive health knowledge of female adolescents at SMPN 1 Pelangiran District, Indragiri Hilir Regency. Method: the research design is true experimental pre test-post test control group design. The population of this study was all female adolescents at SMPN 1 Pelangiran District as many as 140 respondents and the sample used was 28 people. The sample was divided into 2 groups, namely 14 people using the game simulation method and 14 people using the audio visual method with sample selection using the simple random sampling technique. The results of Wilcoxon test, the average pre-post value in the game simulation method group (8.36 : 9.50) with a p value of 0.02 <0.05 and the audio-visual method group is (8.50: 8.93) with a p value of 0.03 <0.05. The results of the Mann Whitney test obtained a p value of 0.04 <0.05 indicating that there is a significant difference in influence reproductive health knowledge between health promotion using game simulation and audio visual.
Pijat Bayi terhadap Durasi Menyusu pada Bayi Anita Ningsih Simangunsong; Rifa Yanti; Fajar Sari Tanberika; Nurhidaya Fitria
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/j7yf7n87

Abstract

This study aimed to determine the effect of infant massage on breastfeeding duration in infants in Danau Rambai Village, within the Batang Gansal Community Health Center (Puskesmas), Indragiri Hulu Regency. The method used was a quantitative approach with a pre-experimental, one-group pretest-posttest design without a control group. The results of the study, using the Wilcoxon signed-rank test, yielded a p-value of 0.000 < 0.05. In conclusion, there is an effect of infant massage intervention on breastfeeding duration in infants in Danau Rambai Village, within the Batang Gansal Community Health Center, Indragiri Hulu Regency, in 2025.   Keywords: Infants, Breastfeeding Duration, Infant Massage
EFEKTIVITAS KONSUMSI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI PMB ROSITA KOTA PEKANBARU Anisca Pratiwi Elpardia; Rika Ruspita; Rifa Yanti; Nurhidaya Fitria
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3685

Abstract

Exclusive breastfeeding is often constrained by low lactation volume among postpartum mothers, necessitating the use of locally available interventions to support successful breastfeeding. Moringa oleifera leaves are known to contain phytoestrogens, vitamins, and minerals that play a role in stimulating breast milk production. This study aimed to analyze the effectiveness of Moringa oleifera leaf extract in increasing breast milk production among postpartum mothers at PMB Rosita, Pekanbaru. This research employed a pre-experimental design with a pretest-posttest approach. A total of 12 postpartum mothers were selected as respondents. Breast milk production was measured before and after the administration of Moringa oleifera extract, and data were analyzed using a independent sample t-test. The results revealed that before the intervention, the mean breast milk production was 53.33 with a standard deviation of 17.23, and most respondents (66.7%) showed no increase. After the intervention, the mean production rose to 74.17 with a standard deviation of 19.28, with almost all respondents (91.7%) experiencing an increase. Statistical analysis showed a p-value of 0.002 (p0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest. In conclusion, Moringa oleifera leaf extract was proven effective in enhancing breast milk production among postpartum mothers. These findings support lactation physiology theory and strengthen recent literature on the use of local plants as natural galactagogues. The intervention has the potential to serve as a complementary strategy to promote exclusive breastfeeding and improve maternal and infant health in Indonesia.Keyword : Moringa oleifera, Breast milk production, Postpartum mothers, Natural, Galactagogue
PENGARUH KONSUMSI PUDING BUAH NAGA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS KAMPUNG BESAR KOTA KABUPATEN INDRAGIRI HULU Endang Sri Wahyuni; Dilgu Meri; Wira Ekdeni Aifa; Nurhidaya Fitria
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 9 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v9i1.151

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak pada proses kehamilan dan persalinan. Upaya peningkatan kadar hemoglobin melalui konsumsi makanan tinggi zat besi merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi puding buah naga terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Kampung Besar Kota Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 21 ibu hamil yang dipilih secara purposive. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan puding buah naga seluruh responden berada pada kategori anemia sedang, sedangkan setelah intervensi sebagian besar responden mengalami peningkatan kadar hemoglobin hingga berada pada kategori normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi puding buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Simpulan penelitian ini adalah puding buah naga efektif meningkatkan kadar hemoglobin. Disarankan pihak Puskesmas untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia melalui konsumsi makanan bergizi serta pemantauan kadar hemoglobin secara berkala.   Anemia in pregnant women remains one of the health problems that can affect the pregnancy and delivery process. Efforts to increase hemoglobin levels through the consumption of foods high in iron are one alternative that can be taken. This study aims to determine the effect of dragon fruit pudding consumption on hemoglobin levels in pregnant women with anemia in the working area of the Kampung Besar Kota Health Center, Indragiri Hulu Regency. The study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 21 pregnant women selected purposively. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention. The results showed that before being given dragon fruit pudding, all respondents were in the moderate anemia category, while after the intervention, most respondents experienced an increase in hemoglobin levels to the normal category. The Wilcoxon test results showed a p-value < 0.05, indicating a significant effect of dragon fruit pudding consumption on increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia. The conclusion of this study is that dragon fruit pudding is effective in increasing hemoglobin levels. It is recommended that the Community Health Center provide education on anemia prevention through the consumption of nutritious foods and regular monitoring of hemoglobin levels.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA DALAM KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENCEGAHAN KEHAMILAN TIDAK DI INGINKAN DI KLINIK DOKTER HABIB KOTO GASIB Windi Kurniawati; Wira Ekdeni Aifa; Nurhidaya Fitria; Rizka Mardiya
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 9 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v9i1.153

Abstract

Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) masih menjadi masalah serius dalam kesehatan reproduksi remaja di Indonesia, termasuk di Kabupaten Siak. KTD berdampak luas terhadap kehidupan remaja, seperti peningkatan risiko putus sekolah, gangguan psikologis, serta komplikasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi dengan upaya pencegahan KTD di Klinik Dokter Habib Koto Gasib tahun 2025. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja yang berkunjung ke klinik tersebut dengan total 44 responden, diperoleh melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang menilai pengetahuan, perilaku, dan tindakan pencegahan KTD. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,3% responden memiliki pengetahuan baik, 63,6% berperilaku baik, dan 54,5% memiliki pencegahan KTD yang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,006) dan perilaku (p=0,001) dengan pencegahan KTD. Kesimpulannya, pengetahuan dan perilaku remaja berpengaruh signifikan terhadap pencegahan KTD. Oleh karena itu, edukasi reproduksi remaja perlu ditingkatkan melalui penyuluhan berkelanjutan agar remaja mampu menerapkan perilaku pencegahan secara konsisten. Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku, KTD, Remaja, Kesehatan Reproduksi
HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI RSUD MINAS KABUPATEN SIAK Kurnia Gusti Utami; Yesi eptina Wati; Rizka Mardiya; Nurhidaya Fitria
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 9 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v9i1.158

Abstract

Paparan asap rokok merupakan faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil. Rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Ibu hamil yang tidak merokok secara aktif tetap berisiko menjadi perokok pasif akibat paparan asap rokok di rumah maupun di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian kehamilan risiko tinggi di RSUD Minas Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Poli KIA RSUD Minas Kabupaten Siak sebanyak 80 orang. Sampel penelitian berjumlah 67 ibu hamil yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang tidak terpapar asap rokok sebanyak 15 orang (22,4%), sedangkan yang terpapar asap rokok sebanyak 52 orang (77,6%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dengan kejadian kehamilan risiko tinggi dengan nilai p value sebesar 0,009 (< 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara paparan asap rokok dan kejadian kehamilan risiko tinggi. Ibu hamil diharapkan dapat menghindari paparan asap rokok untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.   Exposure to cigarette smoke is an environmental factor that affects maternal health during pregnancy. Cigarettes contain more than 7,000 harmful chemical substances that may increase the risk of pregnancy complications. Pregnant women who do not actively smoke can still become passive smokers due to exposure to cigarette smoke at home or in the workplace. This study aimed to determine the relationship between cigarette smoke exposure and the incidence of high-risk pregnancy at RSUD Minas, Siak Regency. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The population consisted of 80 pregnant women attending antenatal care at the Maternal and Child Health Clinic of RSUD Minas, Siak Regency. A total of 67 respondents were selected using the Slovin formula. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square test. The results showed that 15 pregnant women (22.4%) were not exposed to cigarette smoke, while 52 pregnant women (77.6%) were exposed. Statistical analysis indicated a significant relationship between cigarette smoke exposure and high-risk pregnancy, with a p-value of 0.009 (< 0.05). In conclusion, cigarette smoke exposure is significantly associated with high-risk pregnancy. Pregnant women are encouraged to avoid cigarette smoke exposure to protect maternal and fetal health.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PUDING DAUN KELOR UNTUK MELANCARKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Ilsya Zalia; Fajar Sari Tanberika; Wira Ekdeni Aifa; Nurhidaya Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak optimal masih menjadi permasalahan pada ibu menyusui. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan produksi ASI adalah pemberian makanan tambahan yang mengandung zat gizi tinggi, seperti daun kelor yang mengandung senyawa laktagogum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian puding daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di PMB Silvi Ayu, S.Keb, Kota Pekanbaru.Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di PMB Silvi Ayu, S.Keb, Kota Pekanbaru. Sampel berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengukuran volume ASI dilakukan sebelum intervensi dan setelah intervensi selama tujuh hari. Analisis data menggunakan uji paired t-test.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata volume ASI sebelum intervensi sebesar 500,00 ml dan setelah intervensi meningkat menjadi 684,00 ml dengan selisih rerata 184,00 ml. Nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Luaran tugas akhir dari penelitian ini berupa jurnal ilmiah sebagai referensi ilmiah. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian puding daun kelor efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Pengaruh Pemberian Sayur Daun Katuk terhadap Produksi ASI Ibu Menyusui di Desa Air Balui Wilayah Kerja Puskesmas Selensen Kabupaten Indragiri Hilir Tri Evi Jayanti; Wira Ekdeni Aifa; Rizka Mardiya; Nurhidaya Fitria
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Universitas Bhamada Slawi PSDKU D III Kebidanan Kampus Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol13.iss2.532

Abstract

Low breast milk production is one of the factors causing failure of exclusive breastfeeding in infants. One non-pharmacological effort to increase breast milk production is consuming katuk leaves, which contain lactagogue compounds. This study aimed to determine the effect of giving katuk leaf vegetables on breast milk production of breastfeeding mothers in Air Balui Village, working area of Selensen Health Center, Indragiri Hilir Regency. This was a quantitative study with a Pre-Experimental design using a One Group Pretest-Posttest Design. The population was all 33 breastfeeding mothers in Air Balui Village, with a sample of 17 respondents selected using purposive sampling. The study was conducted on April 6-11, 2026. The research instrument was an observation sheet on breast milk production. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Paired Sample T-Test. Univariate results showed that before the intervention the majority of respondents had an inadequate milk production category, while after being given 100 grams of katuk leaf vegetables for 6 days the majority increased to the smooth category. The bivariate test obtained a p-value = 0.000 < α = 0.05, indicating an effect of giving katuk leaf vegetables on breast milk production of breastfeeding mothers in Air Balui Village. Breastfeeding mothers are expected to use katuk leaves as a natural alternative to help increase breast milk production.