Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Implementation of PHBS among Students of Modern and Traditional Islamic Islamic Boarding Schools in Aceh Hayati, Ledya; Kamil, Hajjul; Wardani, Elly
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 3 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.639 KB)

Abstract

In 2018 only 35.8% of schools in Indonesia had implemented PHBS, and in 2019 only 22.5% of schools in Aceh had implemented Clean and Healthy Behaviors. This study aims to compare the implementation of PHBS in santri of modern pesantren with traditional Islamic boarding schools in Aceh. This study uses a quantitative method with a comparative study and a total sampling method with 368 students. The data collection tool used was the standard PHBS questionnaire—data analysis using Mann Whitney test and multiple linear regression. The results of this study indicate that there are differences in knowledge (p-value = 0.613), attitudes (p-value = 0.377), PHBS (p-value = 0.094), basic sanitation, have received counseling when to get counseling. There is a difference in action (p-value = 0.000) for santri of modern pesantren with traditional pesantren in Aceh. Knowledge, attitudes, and actions affect PHBS behavior, which means that there is no most dominant factor affecting the PHBS of santri in modern and traditional Islamic boarding schools.
Aktivitas Antihipertrigliserida Dan Antihiperglikemik Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Pada Tikus Hipertrigliserida Diabetes Wardani, Elly; Sunaryo, Hadi; Sopiani, Muhammad Zaki; Fatahillah, Mulki
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 12 No. 2: September 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v12i2.3759

Abstract

Gaya hidup yang tidak sehat (obesitas) menjadi pemicu utama meningkatnya prevalensi diabetes mellitus dan aterosklerosis atau bahkan komplikasi keduanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian ekstrak etanol 70% daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap penurunan kadar trigliserida dan glukosa darah pada tikus putih hipertrigliseridemia dan diabetes. Penelitian ini menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi 6 kelompok. Sebagai bahan pembanding digunakan Fenofibrat dengan dosis 9 mg/KgBB dan Glibenklamid dosis 0,9 mg/KgBB. Bahan uji diberikan selama 21 hari menggunakan 3 variasi dosis, yaitu 150 mg, 300 mg dan 600 mg/KgBB. Berdasarkan hasil uji analisa statistik ANOVA satu arah disimpulkan bahwa dosis 300 mg/KgBB dan dosis 600 mg/KgBB mempunyai aktivitas yang sama dalam menurunkan kadar trigliserida darah dibandingkan dengan kontrol positif Fenofibrat dosis 9 mg/KgBB. Sedangkan ekstrak etanol 70% daun kelor dosis 150 mg/KgBB, 300 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB mempunyai kemampuan menurunkan kadar glukosa darah tikus yang diinduksi aloksan dan pakan tinggi trigliserida sebanding dengan Glibenklamid dosis 0,9 mg/Kgbb.  
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN SIRIH MERAH (Piper cf. fragile. Benth ) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA TERBUKA PADA TIKUS Wardani, Elly; Rachmania, Rizky Arcinthya
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 14 No. 1: Maret 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v14i1.9825

Abstract

Luka terbuka adalah luka yang melibatkan robekan pada kulit atau membran mukosa. Apabila terjadi luka dan diabaikan, maka dapat terjadi infeksi. Tanaman obat yang telah diteliti dan dimanfaatkan untuk penyembuhan luka terbuka salah satunya adalah daun sirih merah (Piper cf. fragile, Benth). Penelitian ini akan mengkaji pengaruh ekstrak etanol dan etil asetat daun sirih merah dalam proses penyembuhan luka pada tikus. Hewan coba dibagi menjadi 8 kelompok yaitu kelompok positif (povidon iodine 10%), negatif, 3 kelompok perlakuan ekstrak etanol daun sirih merah  masing-masing dengan konsentrasi 15%, 20% dan 25% serta 3 kelompok perlakuan ekstrak etil asetat konsentrasi 15%, 20% dan 25%. Luka terbuka dibuat dengan menggunakan metode Morton yang telah dimodifikasi yaitu tikus dicukur bulunya di daerah punggung bagian atas kemudian dibius dengan ketamine pada saat akan dibuat luka berbentuk lingkaran dengan diameter 2 cm. Pemberian ekstrak etanol dan etil asetat daun sirih merah diberikan sekali sehari dengan cara menggunakan syringe sebanyak 0,5 mL/200 g BB tikus. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kelompok ekstrak etanol lebih baik dibandingkan dengan kelompok ekstrak etil asetat dalam menyembuhkan luka terbuka pada tikus.
PEMANFAATAN EKSTRAK ETANOL DAUN SOSOR BEBEK DALAM SEDIAAN PASTA GIGI Elfiyani, Rahmah; Wardani, Elly; Wardiyani, Umi
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14, No 2 : September 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v14i2.11235

Abstract

Daun sosor bebek merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional, karena memiliki khasiat sebagai antipiretik, diuretik, insektisida dan antibakteri.Tujuan penelitian ini untuk melihat aktivitas antibakteri sediaan pasta gigi ekstrak etanol 96% daun sosor bebek terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Dilanjutkan pembuatan sediaan pasta gigi ekstrak daun sosor bebek pada konsentrasi ekstrak 0%, 5%, 10%, 20% dan dilakukan evaluasi fisik serta uji aktivitas antibakteri dengan metode dilusi. Data yang didapat dianalisis secara statistik dengan uji one way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Tukey.  Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada konsentrasi ekstrak 5% memiliki rata-rata koloni sebesar 84, ekstrak 10%; 69,67, ekstrak 20%; 44,33, plasebo 366 dan pasta gigi pembanding 43,33. Ekstrak etanol 96% daun sosor bebek sebesar 10% dan 20% dalam sediaan pasta gigi dapat menghambat pertumbuhan koloni S.mutans sebaik produk komersial.
Aktivitas Yoghurt Kacang Komak (Lablab Purpureus (L.) Sweet) Sebagai Antihiperglikemia Wardani, Elly; Pahriyani, Ani
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v3i1.45

Abstract

Kacang komak (Lablab purpureus (L.) Sweet) dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan kacang komak sebagai antihiperglikemia yang dibentuk dalam sediaan yoghurt kacang komak. Sediaan yoghurt kacang komak diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional pada penderita hiperglikemia. Hewan uji hamster Syrian jantan dibagi 5 kelompok perlakuan, masing-masing terdiri dari 4 ekor hamster. Kelompok I (kontrol negatif), kelompok II (kontrol positif) diberi metformin HCl, kelompok III, IV, dan V (kelompok uji) diberi sediaan yoghurt kacang komak dosis 2.7 g/kg BB, 5.4 g/kg BB dan 10.8 g/kg BB secara peroral. Hewan uji diberi pakan tinggi kolesterol selama 28 hari dan hari ke-21 diinduksi aloksan, kemudian diberi perlakuan sediaan uji selama 14 hari. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-29 dan ke-44, untuk menghitung kadar glukosa darah menggunakan fotometer klinikal. Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan adanya perbedaan antar kelompok perlakuan. Semua kelompok sediaan uji yoghurt kacang komak memiliki aktivitas menurunkan kadar glukosa darah terhadap hamster diabetes hiperkolesterolemia. Hasil uji Tukey penurunan kadar glukosa darah menunjukan kelompok uji sediaan yoghurt dosis 10.8 g/kg BB sebanding dengan kelompok positif yang diberikan Metformin HCl.
Pembuatan Obat Kumur Alami Daun Sirih Bagi Anggota Aisyiyah di PRA Cabang Perumnas I dan Jakasampurna Rahmi, Hanifah; Rachmania, Rizky Arcinthya; Wardani, Elly
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v8i1.3102

Abstract

Daun sirih merupakan tanaman obat tradisional yang erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut. Daun sirih diketahui sebagai salah satu Bahan alami yang memiliki kemampuan sebagai obat kumur karena aktivitasnya sebagai antibakteri penyebab plak gigi. Meskipun telah banyak diketahui khasiatnya, pemanfaatan dan pembuatan daun sirih sebagai obat kumur bagi masyarakat perlu disosialisasikan untuk menjaga kesehatan mulut. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan bau mulut dengan obat kumur alami dan cara pembuatannya dengan sederhana kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya secara mandiri serta meningkatkan pendapatan ekonomi. Mitra yang dipilih menjadi lokasi pengabdian masyarakat didasarkan pada pertimbangan berdasarkan kepatutan sumber data dan informasi yang dikumpulkan melalui kunjungan serta diskusi. Target yang dicapai adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergolong masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Profil masyarakat di sebagian warga ini tepat untuk mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk peningkatan kualitas hidup. Pengabdian masyarakat ini dibagi menjadi 2 hari, hari pertama berupa pemaparan materi dan hari kedua berupa pelatihan pembuatan obat kumur. Hasil yang diperoleh yaitu formula obat kumur yang sesuai dengan evaluasi rasa, warna, dan bau dari orientasi formula. Formula yang terpilih yaitu menggunakan daun sirih dan daun mint (1:1). Dari pelatihan ini diharapkan anggota Aisyiyah Cabang Perumnas I sebagai stake holder dapat menyebarkan informasi resep pembuatan obat kumur yang sederhana dan harga terjangkau kepada anggota masyarakat lainnya. Kata kunci: Obat Kumur, Daun Sirih, Aisyiyah, Perumnas I