Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Profil Program Penyuluh Dalam Usaha Budidaya Ikan Di Desa Muara Aloh Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara wira anugrah; Muhammad Syafril; Wahyu Fahrizal
Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis Volume 10 No. 1 2023
Publisher : 2339-1324

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jppa.v10i1.59

Abstract

Wira Anugrah Ramadhani, 2021. Profile of Extension Program on Fish Cultivation Business in Muara Aloh Village, Muara Muntai District, Kutai Kartanegara Regency (Advised by Muhammad Syafril and Wahyu Fahrizal).Current research was performed to know the profile of the extension program of fish cultivation business in Muara Aloh Village, Muara Muntai District, Kutai Kartanegara Regency. In this study, the sampling was done using purposive sampling, in which 15 cultivators and 1 extensive worker were selected. Furthermore, the data obtained were further analyzed using descriptive qualitative.Results obtain further show that fishery extension program in Muara AlohVillage includes the aspects of fish cultivator accompaniment, division of facilities and infrastructures, monitoring, as well as evaluation of fish cultivation activities. In the case of fishery extension activities, the method applied by the extensive worker is individual and mass approach. The individual approach was conducted through phone, while the mass approach was conducted through public meeting method. Furthermore, media utilized during the fishery extension activities are printed media, visual media, audio-visual media, and audio media. The printed media are in the forms of brochure and leaflet, the visual media is in the forms of white/black board, the audio-visual is in the forms of slide, and audio media is in the forms of phone. The target of this extension activity is the cultivator, village public figure, and surrounding communities.Keywords: Program Profile, Extension Worker, Fish Cultivator, Muara Aloh
Analisis Kelayakan Usaha Pemasaran Udang Windu pada CV. Surya Indah Perkasa Kabupaten Berau Rahmad Hidayat; Muhammad Syafril; Nurul Ovia Oktawati
Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.471 KB) | DOI: 10.57251/multiverse.v1i3.741

Abstract

The purpose of this study was to measure the amount of net loss/profit resulting from the tiger prawn marketing business and to measure the feasibility based on the indicators of RCR, BEP, and Payback Period, as well as ROI. The types of data collected are primary and secondary according to the research objectives. The sampling technique used was the purposive sampling method with 6 selected samples. The results of this study indicate that the total net profit obtained is Rp. 35,213,401 during the production period in February 2022. The business financial feasibility analysis has an RCR value of 1.04, a production BEP of 676kg, a price BEP of Rp. 98,021, a sales BEP of Rp. 917,039.983, and a payback period of 7 years and 15 days, and the ROI value is 14%, so the effort on CV. Surya Indah Perkasa deserves to be continued.
ANALISIS USAHA PEMASARAN IKAN HIAS TOKO BINTANG BARU AQUARIUM KOTA SAMARINDA Dara Desi Maharani; Helminuddin; Muhammad Syafril
Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis Vol 10 No 2 (2023): edisi online
Publisher : 2339-1324

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jppa.v10i2.224

Abstract

This study aims to analyze the net profit and business feasibility of ornamental fish at the Bintang Baru Aquarium Store seen from the RCR value. The sampling technique used is purposive sampling. The results of this study indicate that the net profit received is Rp. 9,974,510/month. The profit is obtained from the difference between the total revenue (TR) of Rp. 51,074,000/month with the total cost (TC) of Rp. 41,099,490/month. The Feasibility of the Ornamental Fish Shop at Bintang Baru Aquarium seen from the value of the Revenue Cost Ratio (RCR) obtained is 1.24, which means that if there is an expenditure of Rp. 1 million will get an income of Rp. 1.24 million, meaning that the business being carried out is profitable and can be said to be feasible to be continued or developed.
ANALISIS PEMASARAN IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophtalmus) PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA KARYA KELUARGA DI KELURAHAN SUNGAI KAPIH KOTA SAMARINDA Alif Firdaus; Muhammad Syafril; Wahyu Fahrizal
Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis Vol 10 No 2 (2023): edisi online
Publisher : 2339-1324

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jppa.v10i2.226

Abstract

The study aimed to determine marketing channels, margins, marketing profits, farmer's share, and marketing functions of Siamese catfish (Pangasius hypophtalmus) in Sungai Kapih Village, Samarinda City. The research was carried out from October 2021 to August 2022 at the Karya Keluarga Joint Business Group in Sungai Kapih Village, Samarinda City. The samples used in this study were 10 fishermen members of the Karya Keluarga Joint Business Group and 2 Siamese catfish middlemen. The sampling method used purposive sampling, census, and snowball sampling. The results showed that the marketing channel of siamese catfish formed in Sungai Kapih Village only consisted of one marketing channel pattern, namely the second level marketing channel (2) consisting of fishermen, local collector, and retailer. The total marketing margin obtained is Rp. 15,000/kg. The total marketing profit obtained is Rp. 12,910.87/kg. The farmer's share value obtained is 70% classified as efficient marketing. The marketing functions carried out by each marketing agency are the exchange function, the physical function, and the facility function.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DI KELURAHAN PANTAI AMAL KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Aulia Azwati Amri Amir; Eko Sugiharto; Muhammad Syafril
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.394

Abstract

Usaha budidaya rumput laut ini tidaklah terlepas dari aspek finansial yang meliputi biaya investasi, biaya operasional dan pemeliharaan, produksi dan harga jual. Aspek ini sangatlah mempengaruhi kelayakan usaha. Para pembudidaya rumput laut, ketika memulai usaha tidaklah mudah, sehingga memerlukan kemauan yang kuat serta kerja keras untuk menghadapi banyak tantangan dan hambatan seperti kekurangan modal dan tenaga kerja yang ahli atau terampil, kinerja keuangan usaha yang kurang maksimal, dan sebagainya. Tujuan penelitian untuk dapat menganalisis kelayakan finansial dari usaha budidaya rumput laut (Eucheuma cottonii) di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan dengan indikator R/C Ratio, Break Even Point (BEP), Payback Period (PP) dan Return on Investment (ROI). Penelitian ini dilaksanakan sejak Januari 2022 sampai dengan September 2022 di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Sampel yang digunakan sebanyak 24 responden dengan mengacu pada metode pengambilan sampel yang bertujuan (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut di Kelurahan Pantai Amal dengan kondisi produksi maksimum dan minimum pada luas lahan budidaya, yaitu 0,60 ha, 0,70 ha dan 0,78 ha menguntungkan secara ekonomi dan layak untuk dijalankan dengan melihat indikator R/C Ratio, Break Even Point (BEP), Payback Period (PP) dan Return On Investment (ROI). East Tarakan Sub-district, Tarakan. The total sample used in this study was 24 respondents referring to the sampling method known as the purposive sampling method. The result showed that the seaweed cultivation business in Pantai Amal urban village with the maximum and minimum production on the cultivation area sizes of 0.60 ha, 0.70 ha and 0.78 ha was economically profitable and feasible to be undertaken considering the following indicators: R/C Ratio, Break Event Point (BEP), Payback Period (PP) and Return on Investment (ROI).Key words: business feasibility, cultivator, seaweed
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TUNA (Thunnus spp) DI KELURAHAN BERBAS PANTAI KECAMATAN BONTANG SELATAN KOTA BONTANG Tamara Putri Caesari; Helminuddin Helminuddin; Muhammad Syafril
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.503

Abstract

Ikan tuna merupakan komoditi perikanan bernilai ekonomis tinggi yang termasuk kategori produk ekspor dari Indonesia. Usaha penangkapan ikan tuna didukung oleh aspek finansial yaitu modal investasi, modal kerja, dan skala produksi. Nilai ekonomis tinggi sebagai harga jual ikan tuna tidak selalu memberikan keuntungan yang signifikan disebabkan oleh berbagai kendala dan permasalahan seperti cuaca buruk yang tidak menentu berimbas terhadap skala produksi dan penerimaan yang tidak tetap sehingga dibutuhkan analisis finansial untuk keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan tuna (Thunnus spp) di Kelurahan Berbas Pantai Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang dengan indikator kriteria investasi yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), dan Payback Period. Penelitian ini dilaksanakan sejak September 2022 hingga April 2023. Sampel yang digunakan yaitu nelayan yang berjumlah 5 nelayan pemilik dengan menggunakan metode pengambilan sampel yang bertujuan (purposive sampling) dan sensus, sampel pedagang berjumlah 3 pedagang perantara dengan menggunakan metode pengambilan sampel rujukan berantai (snowball sampling). Data akan dianalis dengan menggunakan analisis finansial dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan tuna menguntungkan dan layak untuk diusahakan dengan melihat indikator kriteria investasi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), dan Payback Period.   Kata kunci: Kelayakan usaha, Penangkapan tuna, Pendapatan, Produksi  
ANALISIS USAHA DAN EFISIENSI PEMASARAN PENGOLAHAN IKAN ASIN DI KAWASAN TOKO LIMA KECAMATAN MUARA BADAK Ingrid Maylivia Mangalle; Muhammad Syafril; Heru Susilo
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.526

Abstract

Pengolahan hasil perikanan dilakukan untuk menambah nilai ekonomis komoditi perikanan sehingga dapat meningkatkan harga jual komoditi ini selain untuk menjaga kualitas produk perikanan. Ikan asin merupakan satu diantara produk olahan hasil perikanan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan ikan asin di kawasan Toko Lima Kecamatan Muara Badak berdasarkan indikator Revenue Cost Ratio (RCR), Payback Period (PP) dan Return on Investment (ROI), serta mengetahui pola saluran dan efisiensi pemasaran. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan dan wawancara dengan responden berdasarkan kuesioner yang telah disiapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha pengolahan ikan asin di Kawasan Toko Lima Kecamatan Muara Badak menguntungkan dan berada pada kondisi layak untuk dilaksanakan. Jumlah rata-rata keuntungan yang diperoleh sebesar Rp. 15.579.063/bulan/responden dengan nilai RCR sebesar 1,73, payback period selama 11 bulan, dan ROI sebesar 109%. Pemasaran ikan asin menghasilkan dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran tingkat I dan saluran pemasaran tingkat II. Efisiensi pemasaran setiap jenis komoditi berada diatas 50%, sehingga usaha pemasaran tersebut berada pada kondisi efisien dan layak untuk dilaksanakan.