Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

LEVEL KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI STATISTIKA Farid Hidayat
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/linear.v3i2.5737

Abstract

Kemampuan literasi siswa Indonesia pada tahun 2018 masih berada di bawah nilai rata-rata internasional berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment. Masih rendahnya kemampuan matematika tersebut dikarenakan siswa saat belajar di kelas hanya terbiasa mengerjakan soal prosedural. Guru memiliki peranan besar dalam membantu membangun kemampuan literasi siswa. Dapat dianologikan bahwa sebelum mahasiswa menjadi seorang guru harus memiliki kemampuan literasi matematika yang baik. Mahasiswa harus terbiasa mengerjakan soal literasi yang sesuai dengan kemampuan mereka. Perlu dilakukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui level kemampuan literasi mahasiswa dalam menyelesaikan soal PISA. Indikator atau aspek literasi matematika yang digunakan dalam peneltian ini dikategorikan ke dalam 5 level. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian terdiri atas peneliti sendiri dan soal tes kemampuan literasi matematika yang diadopsi dari soal PISA. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas NU Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahawa dari keseluruhan mahasiswa dapat dikelompokkan ke dalam tiga level berbeda. Satu orang masuk level 6, lima orang berada di level 4, dan 3 orang hanya memenuhi level 1. Hal ini menunjukkan secara garis besar level literasi mahasiswa prodi Pendidikan Matematika Universitas NU Kalimantan Selatan hanya sampai menjelaskan pendapatnya berdasarkan pada pemahaman, alasan dan rumusan mereka sendiri namun belum masuk ke tahap menjabarkan dan merumuskan jawabannya berdasarkan pada pemahaman dan data yang tersedia.
Analysis of understanding mathematics concepts of junior high school students on the subject of coordinate systems Rini Ariyanti; Rolina Amriyanti Ferita; Farid Hidayat
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2021): September - Desember 2021
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v7i3.1319

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman konsep matematika siswa SMP pada pokok bahasan sistem koordinat, dan dilaksanakan di SMPN 1 Gambut tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII H yang berjumlah 28 orang yang kemudian dipilih sembilan orang dengan pembagian masing-masing tiga siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan kemampuan akademik siswa tersebut. Data penelitian diperoleh dari lembar tes tertulis jenis uraian yang sudah divalidasi dan hasil wawancara. Dari tujuh indikator pemahaman konsep yang dibuat kemudian dianalisis agar diperoleh gambaran konsep matematika mana yang sudah dikuasai dan yang belum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan akademik tinggi belum menguasai tentang memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, siswa berkemampuan akademik sedang belum menguasai tiga indikator selain indikator yang sama dengan siswa berkemampuan akademik tinggi yaitu tentang mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai konsepnya, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah, sedangkan siswa berkemampuan akademik rendah belum menguasai satu indikator tambahan selain seperti siswa berkemampuan akademik sedang yaitu tentang menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu.
Description of junior high school students' mathematical reasoning ability in sequence and series competence Mia Fitria; Rolina Amriyanti Ferita; M. Roniannor; Williza Yanti; Farid Hidayat
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i2.2303

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada kompetensi barisan dan deret, khususnya aritmetika. Indikator yang digunakan terdiri dari empat yaitu kemampuan mengajukan dugaan, menyajikan pernyataan matematika melalui lisan atau tulisan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gambut, dengan subjek siswa kelas VIIIG. Dari 29 siswa yang ada, dipilih secara purposive sampling masing-masing 3 siswa dengan kategori kelompok skor tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan triangulasi teknik (tes dan wawancara) serta triangulasi sumber (siswa dan guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator yang paling banyak muncul adalah kemampuan melakukan manipulasi matematika, sedangkan yang paling sedikit muncul adalah kemampuan menyajikan pernyataan matematika melalui lisan atau tulisan. Disarankan agar siswa tidak hanya fokus pada kemampuan perhitungan teknis tetapi harus mampu mengubah soal cerita ke dalam pernyataan matematika yang sesuai.
LEVEL KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI STATISTIKA Farid Hidayat
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/linear.v3i2.5737

Abstract

Kemampuan literasi siswa Indonesia pada tahun 2018 masih berada di bawah nilai rata-rata internasional berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment. Masih rendahnya kemampuan matematika tersebut dikarenakan siswa saat belajar di kelas hanya terbiasa mengerjakan soal prosedural. Guru memiliki peranan besar dalam membantu membangun kemampuan literasi siswa. Dapat dianologikan bahwa sebelum mahasiswa menjadi seorang guru harus memiliki kemampuan literasi matematika yang baik. Mahasiswa harus terbiasa mengerjakan soal literasi yang sesuai dengan kemampuan mereka. Perlu dilakukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui level kemampuan literasi mahasiswa dalam menyelesaikan soal PISA. Indikator atau aspek literasi matematika yang digunakan dalam peneltian ini dikategorikan ke dalam 5 level. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian terdiri atas peneliti sendiri dan soal tes kemampuan literasi matematika yang diadopsi dari soal PISA. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas NU Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahawa dari keseluruhan mahasiswa dapat dikelompokkan ke dalam tiga level berbeda. Satu orang masuk level 6, lima orang berada di level 4, dan 3 orang hanya memenuhi level 1. Hal ini menunjukkan secara garis besar level literasi mahasiswa prodi Pendidikan Matematika Universitas NU Kalimantan Selatan hanya sampai menjelaskan pendapatnya berdasarkan pada pemahaman, alasan dan rumusan mereka sendiri namun belum masuk ke tahap menjabarkan dan merumuskan jawabannya berdasarkan pada pemahaman dan data yang tersedia.
PENALARAN VISUAL SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Maulida, Dina; Hidayat, Farid; Yanti, Williza; Muslim, Azis; Fitria, Mia
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.518

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penalaran visual siswa dalam materi bangun ruang berdasarkan indikator penalaran matematis ditinjau dari gaya belajar Honey–Mumford. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang telah mempelajari tentang bangun ruang. Peneliti memberikan angket untuk mengklasifikasikan siswa yang memiliki gaya belajar reflektif dan pragmatis dan siswa-siswa tersebut diberikan tes penalaran visual tentang bangun ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis deskriptif-naratif. Berdasarkan hasil kuesioner gaya belajar yang telah diberikan, dipilihlah masing-masing satu orang siswa yang mewakili gaya belajar reflektif dan pragmatis. Siswa yang terpilih adalah siswa yang mampu mencapai indikator penalaran visual lebih tinggi dibanding siswa lainnya. Kemudian, siswa dari masing-masing kelompok gaya belajar diwawancarai untuk mendapatkan informasi tentang penalaran visual saat menyelesaikan soal TPV yang telah diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa reflektif mencapai semua indikator penalaran visual, pada level memproses masalah, sesuai dengan karakteristik gaya belajar reflektif, ia lebih berhati-hati dalam membuat kesimpulan. Siswa reflektif lebih baik dalam memahami representasi bangun ruang dan mampu memaparkannya secara tepat serta cenderung mengumpulkan informasi data secara mendasar dan keseluruhan sebelum beraksi dengan menuliskan informasi dengan kata-kata yang lengkap. (2) Siswa pragmatis hanya mencapai dua dari tiga indikator penalaran visual, dalam memproses masalah siswa pragmatis cenderung menulis informasi numerik pada soal dengan menggunakan simbol dan lebih dominan menggunakan langkah prosedural. Fenomena ini sesuai dengan karakteristik siswa pragmatis yang lebih mementingkan cara yang praktis untuk menyelesaikan sesuatu.
Description of junior high school students' mathematical reasoning ability in sequence and series competence Fitria, Mia; Ferita, Rolina Amriyanti; Roniannor, M.; Yanti, Williza; Hidayat, Farid
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i2.2303

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada kompetensi barisan dan deret, khususnya aritmetika. Indikator yang digunakan terdiri dari empat yaitu kemampuan mengajukan dugaan, menyajikan pernyataan matematika melalui lisan atau tulisan, melakukan manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gambut, dengan subjek siswa kelas VIIIG. Dari 29 siswa yang ada, dipilih secara purposive sampling masing-masing 3 siswa dengan kategori kelompok skor tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan triangulasi teknik (tes dan wawancara) serta triangulasi sumber (siswa dan guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator yang paling banyak muncul adalah kemampuan melakukan manipulasi matematika, sedangkan yang paling sedikit muncul adalah kemampuan menyajikan pernyataan matematika melalui lisan atau tulisan. Disarankan agar siswa tidak hanya fokus pada kemampuan perhitungan teknis tetapi harus mampu mengubah soal cerita ke dalam pernyataan matematika yang sesuai.
Analisis Kualitas Butir Soal Asesmen Sumatif Matematika Pilihan Ganda Semester Genap Kelas VIII MTs Baitul Ma’mur Tahun Ajaran 2023/2024: Analysis of the Quality of Multiple-Choice Mathematics Summative Assessment Items for the Even Semester of Grade VIII at MTs Baitul Ma'mur in the 2023/2024 Academic Year Abdullah, Ikhsan; Listyotami, Mega Kusuma; Ferita, Rolina Amriyanti; Lisa, Lisa; Maulida, Dina; Yanti, Williza; Hidayat, Farid
Nusantara Journal of Education and Social Science Vol 2 No 1 (2025): Terbitan Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/nujess.v2i1.49

Abstract

The goal of this study was to evaluate the quality of multiple-choice summative assessment questions in mathematics at MTs Baitul Ma'mur, even semester, grade VIII, academic year 2023/2024, using a validity test, difficulty level test, reliability test, distractor test, and discriminating power test. This study strategy employs a quantitative approach in the form of a descriptive analysis of 20 pupils. Data are supplied as question sheets, answer sheets, and answer keys. The data were analyzed using percentage description approaches obtained from Excel data processing. According to the findings of this study, the validity test contained three questions with low validity and eight questions with very poor validity. However, the results of the reliability test on the question showed a high level of consistency, and the difficulty level of the test on the question was moderate, indicating that the level of difficulty was in the good range. Furthermore, the findings of the discriminating power test on the question were incorporated into the good and useful category. Furthermore, the results of the distraction effectiveness test on the question were factored into the functional criteria. So, the multiple-choice summative assessment questions for mathematics topics at MTs Baitul Ma'mur, even semester, grade VIII, 2023/2024 academic year are deemed satisfactory, although the validity portion might be enhanced.
Pelatihan Microsoft Excel untuk Meningkatkan Keterampilan Digital Siswa dalam Pengelolaan Data di SMA Negeri 1 Gambut Yanti, Williza; Maulida, Dina; Fitria, Mia; Hidayat, Farid; Muslim, Azis; Ferita, Rolina Amriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2758

Abstract

Keterampilan digital, khususnya dalam pengelolaan data, merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki siswa di era revolusi industri 4.0. Namun, masih banyak siswa yang belum menguasai perangkat lunak seperti Microsoft Excel secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa SMA Negeri 1 Gambut melalui pelatihan Microsoft Excel. Metode pelatihan dilakukan secara bertahap melalui praktik langsung di laboratorium komputer. Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar Excel, penggunaan rumus-rumus seperti SUM, AVERAGE, VLOOKUP, HLOOKUP, dan IF, serta praktik pembuatan output berupa kartu ujian dan kartu alumni berbasis data. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 50% siswa mengalami peningkatan dalam penguasaan fitur dan rumus dasar Excel. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong peningkatan minat siswa dalam pengelolaan data dan kemampuan berpikir logis. Temuan ini memperkuat peran penting pelatihan berbasis praktik sebagai strategi efektif untuk meningkatkan literasi digital siswa dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja
Penguatan Literasi Numerasi dan Berpikir Kritis Matematika Siswa di SMK Ma’arif NU Martapura Maulida, Dina; Yanti, Williza; Fitria, Mia; Hidayat, Farid; Muslim, Azis; Ferita, Rolina Amriyanti; Khalizah, Ismi Ardiandari Nur; Dani, Ahmad
Kayuh Baimbai: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Januari : Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/kbjpm.v1i1.4

Abstract

Students' lack of ability to answer questions that do not match the examples is the background for carrying out community service activities in addition to students' lack of motivation in learning. Students' fixation on examples causes students to have difficulty when given questions that are slightly different. There are several causes of students' difficulties in answering questions based on the results of analysis with the teacher, namely students' critical thinking abilities and students' numeracy literacy. These two abilities are the basis for students to solve problems using the information provided from the questions and concepts they have studied. This community service activity is carried out with the aim of providing stimulus to students to strengthen students' critical thinking and numeracy literacy skills. The stimulus is provided in the form of simple and non-routine questions using Pisa questions and questions related to third-dimensional material in the form of essays. Apart from that, it is also interspersed with math games to motivate students to learn.This activity was carried out at SMK Ma'arif NU Martapura.The results of the service show that there are five indicators of critical thinking skills and three indicators of numeracy literacy that are met. Apart from that, students also begin to have the courage to speak and show a positive attitude in learning. This can be a recommendation for teachers to provide more stimulus for non-routine questions so that students' critical thinking skills and numeracy literacy are further honed.
Deskripsi Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa Berdasarkan Teori APOS Dalam Perkuliahan Daring Materi Turunan: Description of Understanding Student Mathematical Concepts Based on APOS Theory in Online Lectures Derivative Material Fitria, Mia; Yanti, Williza; Hidayat, Farid
Nusantara Journal of Education and Social Science Vol 1 No 1 (2024): Terbitan Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/nujess.v1i1.17

Abstract

Lectures conducted online still require students to be able to understand concepts with all existing limitations. The description of students' conceptual understanding carried out in this research uses Apos theory, namely action, process, object and scheme. The results of this research are expected to provide an overview or description of students' understanding of concepts based on APOS theory in derivative material. This research is descriptive research with a qualitative approach. The main instrument in this research is the researcher himself and the supporting instruments are test questions on derivative material and interview guidelines. The research subjects were students taking Mathematics courses from the Hospital Administration Study Program at STIKES Intan Martapura. The results of this research are that students who fulfill all APOS stages are in the high ability group of three people. None of the process and object stages were fulfilled by the low ability group. None of the scheme stages were fulfilled by the medium and low ability groups.