Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SOCIAL NETWORK AND LAND CONFLICT IN RURAL COMMUNITIES (CASE STUDY IN SENAMA NENEK VILAGE TAPUNG HULU SUB REGENCY KAMPAR REGENCY) HERLON, MEKI; RESTUHADI, FAJAR; YULIDA, ROZA
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v6i1.21580

Abstract

One of the government effort in accelerated development is believed to be done with maximum natural resource management, sustainable, and without any conflict. This 2800 ha of land conflict happened between rural citizen in sub regency Tapung Hulu and PTPN V Kebun Sei Kencana. The aim of this research is to find out information about social network and land conflict in rural communities in Senama Nenek vilage. This research is done within November 2015 until March 2016. Research method is using survey method and research sample for community leaders (12 people by census) and ordinary citizen (113 people by Snow Ball). The data that needed is primary and secondary data, the analysis used SPSS and UciNet program. The result showed that there are 12 actors involved in this conflict which are : 8 actors that maintain customary land (Ishk, Myya, Mkwr, Frds, Abms, Ahyn, dan Tmsn) and 4 actors uphold interests of the company (Abcn, Sprn, Sjls, dan Srdi).
ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK (Supply Chain) INDUSTRI SAGU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI (Studi Kasus PT. Nasional Sago Prima) Meki Herlon; Riska Dian Oktari; Khairunnas Khairunnas; Zulhamid Ridho
Jurnal Agroteknologi Vol 13, No 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ja.v13i1.14542

Abstract

The research objective was to analyze the supply chain of the sago industry in the Meranti Islands Regency. Case Study PT. Nasional Sago Prima (PT. NSP). The research was carried out in March - October 2020. The research method was a survey. The analysis used: qualitative and quantitative. Qualitative analysis to describe the mechanism and flow pattern of the supply chain for the sago industry. Meanwhile, quantitative analysis is used to analyze components and supply chain activities. The results showed: 1). The supply chain mechanism for the sago industry that occurs is the creation of collaboration and coordination between supply chain actors from upstream to downstream. The flow pattern of the supply chain, which consists of raw material flow, product flow, financial flow and information flow, went smoothly. 2). The resistance of the supply chain for the sago flour industry are: A). 70% of the raw material for sago tual is supplied from outside the company, because the nucleus plantations have not yet entered the full harvest period. B). Inefficient processing costs due to: the cost of using electricity and the high cost of water filtration processes.
KEBERDAYAAN PETANI SAGU DALAM MENANGGULANGI KEBAKARAN LAHAN GAMBUT DI KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU Putri Endang Lestari
Jurnal Sylva Scienteae Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 2 Edisi April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v6i2.8076

Abstract

Lahan gambut di Kecamatan Tebing Tinggi Timur mengalami kritis akibat bencana kebakaran hutan dan lahan. Akibat kebakaran hebat yang terjadi secara sporadis pada awal hingga pertengahan tahun 2014, Kecamatan Tebing Tinggi Timur memiliki arti tersendiri bagi terbentuknya Badan Restorasi Gambut. Kasus kebakaran lahan mendorong adanya keberdayaan petani dalam upaya penanggulangan kebakaran lahan gambut. Keberdayaan petani dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut ditentukan oleh peran individu anggota masyarakat dalam memanfaatkan potensi sosial lokal untuk mengatasi permasalahan yang ada. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis keberdayaan petani sagu dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut, dan (2) menganalisis hubungan antara karakteristik petani sagu terhadap keberdayaan petani. Metode penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling dan analisis data secara deskriptif kualitatif dengan skala likert dan analisis kuantitatif menggunakan analisis korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) keberdayaan petani sagu dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut pada indikator sumber daya manusia berkategori berdaya, ekonomi produktif berkategori berdaya, dan kelembagaan berkategori kurang berdaya. (2) Hasil analisis rank spearman menunjukkan bahwa karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan keberdayaan petani dalam penanggulangan kebakaran lahan adalah pendidikan, luas lahan, kosmopolitan, interaksi dengan instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, media informasi dan komunikasi dan dukungan pemerintah.
Analisis Manajemen Rantai Pasok Industri Kopi Liberika Lahan Gambut di Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti (Studi Kasus: CV. Zaroha) Meki Herlon; Zulhamid Ridho; Khairunnas Khairunnas; Riska Dian Oktari; Tia Sofiani Napitupulu; M. Bayu Fathar Hayatullah
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.149

Abstract

Lahan gambut mempunyai potensi dalam pengembangan tanaman kopi khususnya kopi liberika. CV. Zaroha merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kopi liberika dalam klasifikasi industri ekstraktif. CV. Zaroha memulai bisnis pengolahan kopi liberika sejak tahun 2013 dengan produk kopi green bean, kopi sangrai, dan kopi bubuk. Meningkatkan kapasitas produksi CV. Zaroha ingin mengelola industri kopi secara berkelanjutan. Rantai pasok pada industri kopi bertujuan untuk kelangsungan bisnis dan memberikan nilai maksimal kepada pelanggan utama dengan biaya minimal. Tujuan penelitian adalah: (1) Menganalisis rantai pasok industri kopi CV. Zaroha; dan (2) Menganalisis hambatan/kendala industri kopi CV. Zaroha. Metode penelitian menggunakan metode survei dan teknik pengambilan responden dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan: 1) Rantai pasok di hulu berjalan sangat baik, pasokan kayu gelondongan kopi mentah dihasilkan dari 70% kebun masyarakat dan 30% CV. Zaroha, harga bahan baku kopi (ceri kopi) berkisar Rp 3.000-3.500/kg. CV. Zaroha membutuhkan bahan baku berupa buah kopi sebanyak satu ton/hari; 2) Permasalahan yang dihadapi oleh CV. Zaroha dalam rantai pasoknya adalah harga jual yang tinggi mengakibatkan minimnya permintaan konsumen dalam negeri dan tanaman kopi milik CV. Zaroha yang tidak produktif (20 tahun).
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kepemilikan Lahan di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Meki Herlon; Khairunnas, Khairunnas; Zulhamid Ridho; Wulan Sri Rahayu
Jurnal Agribisnis Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v25i1.16351

Abstract

Tanah merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan ekonomi guna meningkatkan kemakmuran rakyat. Sejalan dengan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dijelaskan bahwa “bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Tanah merupakan asset penting bagi pemilik dan pemerintah karena didalamnya melekat komponen: tanah bernilai manfaat yang tinggi (penghasilan masyarakat produksi dan jasa), tanah bernilai ekonomis (harta benda) dan tanah bernilai sebagai penghubung spasial (ruang untuk transportasi manusia, tumbuhan, binatang). Tujuan penelitian: 1. Menganalisis kondisi kepemilikan aset tanah masyarakat dalam mendukung keberdayaan masyarakat. 2. Merumuskan model pemberdayaan masyarakat berbasis tanah. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Waktu penelitian bulan November 2022 - April 2023. Metode penelitian adalah metode survey. Sampel terdiri dari sektor perkebunan, perikanan, pertanian, peternakan dan UMKM. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Jumlah sampel berjumlah 400 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: 1). Kondisi kepemilikian asset atas tanah terdiri dari bersertifkat dan terdaftar berjumlah 25,25% dan tidak bersertifikat dan tidak terdaftar berjumlah 74,75%. 2). Terdapat tiga model pemberdayaan berbasis tanah yaitu: a). Model pemberdayaan tanah berbasis kemitraan, b). Pemberdayaan tanah masyarakat berbasis penataan tata ruang, c). Pemberdayaan tanah masyarakat berbasis corporate sosial responsibility.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Cair Ramah Lingkungan di Desa Binuang Kampar, Provinsi Riau Pebriandi Pebriandi; Niskan Walid Masruri; Nur Suhada; Imelda Yunita; M Andry Kurniawan; Nur Hasnah; Meki Herlon
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i04.1055

Abstract

Penyuluhan mengenai pembuatan pupuk kompos cair memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Tulisan ini membahas hasil dari kegiatan penyuluhan pembuatan pupuk kompos cair di Desa Binuang Kampar, Provinsi Riau. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi pemberian materi, demonstrasi praktik, dan diskusi interaktif dengan masyarakat. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pupuk kompos cair, serta dampak positifnya terhadap lingkungan dan pertanian lokal.
Persepsi Generasi Muda Terhadap Sektor Pertanian Dalam Penerapan Digital Humanities Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Kausar, Kausar; Arifuddin, Arifuddin; Bakar, Mustaqim Abu; Hidayat, Imam; Khairunnas, Khairunnas
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.209

Abstract

Sektor pertanian sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja. Generasi muda adalah generasi terbesar dalam angkatan kerja. Tantangan regenerasi muda pertanian saat ini: minat generasi muda yang kurang dalam keterlibatan dalam profesi pertanian, adanya pemikiran bidang-bidang selain pertanian lebih menjanjikan secara ekonomi dibanding sebagai petani, petani usia lanjut mendominasi dibanding dengan generasi muda yang berminat menjadi petani dan bertani merupakan adat istiadat, bukan menjadi profesi. Tantangan regerasi pertanian ini sedang di alami di Kota Pekanbaru, dimana jumlah petani muda relative kecil (7,41%) dibandingkan dengan petani usia lanjut (92,59%). Penelitian bertujuan menganalisis persepsi dan pemanfaatan media sosial generasi muda terhadap sektor pertanian dalam penerapan digitalisasi humanities. Penelitian menggunakan metode survey, sampel ditentukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel sebanyak 120 sampel. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan skala Likert’s Summated Rating. Hasil penelitian memperlihatkan dominan pemuda sudah memiliki 2-4 akun jenis faltfoam media sosial. Akun media sosial yang banyak digunakan adalah Whatsapp, Tiktok, Facebook dan Instagram. Dari empat aspek pemanfaatan media sosial, aspek kemudahan penggunaan media sosial memiliki nilai tertinggi dengan kategori sangat baik. Tingkat persepsi generasi muda terhadap sektor pertanian masuk dalam kategori baik. Dilihat dari faktor personal indikator yang memiliki niai tertinggi adalah motifasi terhadap sektor pertanian, sedangkan faktor lingkungan indikator yang memiliki nilai tertinggi adalah indikator penggunaan dan manfaat media sosial.
Persepsi Generasi Muda Terhadap Sektor Pertanian Dalam Penerapan Digital Humanities Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Kausar, Kausar; Arifuddin, Arifuddin; Bakar, Mustaqim Abu; Hidayat, Imam; Khairunnas, Khairunnas
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.209

Abstract

Sektor pertanian sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja. Generasi muda adalah generasi terbesar dalam angkatan kerja. Tantangan regenerasi muda pertanian saat ini: minat generasi muda yang kurang dalam keterlibatan dalam profesi pertanian, adanya pemikiran bidang-bidang selain pertanian lebih menjanjikan secara ekonomi dibanding sebagai petani, petani usia lanjut mendominasi dibanding dengan generasi muda yang berminat menjadi petani dan bertani merupakan adat istiadat, bukan menjadi profesi. Tantangan regerasi pertanian ini sedang di alami di Kota Pekanbaru, dimana jumlah petani muda relative kecil (7,41%) dibandingkan dengan petani usia lanjut (92,59%). Penelitian bertujuan menganalisis persepsi dan pemanfaatan media sosial generasi muda terhadap sektor pertanian dalam penerapan digitalisasi humanities. Penelitian menggunakan metode survey, sampel ditentukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel sebanyak 120 sampel. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan skala Likert’s Summated Rating. Hasil penelitian memperlihatkan dominan pemuda sudah memiliki 2-4 akun jenis faltfoam media sosial. Akun media sosial yang banyak digunakan adalah Whatsapp, Tiktok, Facebook dan Instagram. Dari empat aspek pemanfaatan media sosial, aspek kemudahan penggunaan media sosial memiliki nilai tertinggi dengan kategori sangat baik. Tingkat persepsi generasi muda terhadap sektor pertanian masuk dalam kategori baik. Dilihat dari faktor personal indikator yang memiliki niai tertinggi adalah motifasi terhadap sektor pertanian, sedangkan faktor lingkungan indikator yang memiliki nilai tertinggi adalah indikator penggunaan dan manfaat media sosial.
Approaches to enhancing the resilience and independence of smallholder coffee farmers Mustaqim, Mustaqim; NB, Mudzakkar; Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Nurdin, Ibnu Phonna; Andrina, Hanifaturrahmi
Enrichment : Journal of Management Vol. 15 No. 3 (2025): August: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v15i3.2316

Abstract

This study examines strategies to strengthen the self-reliance of smallholder coffee farmers in the Gayo Highlands, focusing on Bener Meriah and Central Aceh Regencies, which are recognized centers of Gayo Arabica coffee production. A strategic analysis approach was applied using the Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices to assess farmers’ internal strengths and weaknesses alongside external opportunities and threats. The IFE analysis produced a total score of 2.37, indicating a moderate level of internal capacity, driven by long experience in coffee cultivation, strong social cohesion, and favorable agro-climatic conditions. In contrast, the EFE score of 1.98 reflects a relatively weak ability to respond to external dynamics, including global price fluctuations, climate change impacts, and limited market access. Integrating these results into the Internal–External (IE) Matrix places smallholder coffee farmers in Quadrant VI, corresponding to a “Hold and Maintain” strategic posture. This position suggests that empowerment efforts should consolidate existing strengths while addressing vulnerabilities to external pressures. Recommended strategies include upgrading post-harvest technology, expanding direct market access, improving cooperative management, and strengthening climate resilience—steps expected to support sustainable coffee production, reduce dependence on intermediaries, and enhance the competitiveness of Gayo coffee in an increasingly dynamic global market.
Analisis Keberlanjutan Usaha Peternakan Ayam Broiler yang Bermitra dengan PT Charoen Pokphand Jaya Farm di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Tua, Diah Uli; Cepriadi, Cepriadi; Herlon, Meki
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19668

Abstract

Broiler chicken farming has great potential to be developed as a source of animal protein that is increasingly needed along with population growth. The increasing demand for broiler chicken meat requires sustainable business management from various aspects, including economic, ecological, social, technological, and partnership. However, this business still faces a number of challenges, such as inefficient waste management, limited use of technology, and suboptimal partnership patterns. This study aims to analyze the level of sustainability of broiler chicken farming businesses and identify sensitive attributes that affect the sustainability of these livestock businesses. This study involved 5 farmer respondents who were selected by purposive sampling based on three criteria, namely farms that partner with PT. Charoen Pokphand, farmer locations in Tapung District, and have harvested at least the last five periods. Primary data were collected through in-depth interviews using questionnaires and secondary data were obtained through various related agencies and the internet. Data analysis was carried out using Multidimensional Scaling (MDS) with the Rapfish approach and Leverage Analysis to determine the attributes that most influence sustainability. The results of the study indicate that overall, broiler chicken farming in Tapung District is quite sustainable based on the five dimensions analyzed, although there are still dimensions that need to be improved to achieve a better status. Sensitive attributes that most affect business sustainability include the percentage of chicken deaths, farmer income levels, waste management, technology adoption, and the effectiveness of partnership patterns. Therefore, it is necessary to increase the capacity of farmers in waste management, utilization of modern technology, and strengthening partnership patterns so that the sustainability of broiler chicken farming businesses can continue to be improved in the future.
Co-Authors Ahmad Rifai Aisyah Aisyah Amrul Khoiri Andriani, Yulia Andrina, Hanifaturrahmi Angraini, Elisya Arifuddin Arifuddin Arifudin Arifudin Arifudin Cepriadi Dery Alafghani Alim Didi Muwardi Diva Gusti Wira Asmara Early Aprilisa Fajar Restuhadi Fazur Rahman Harahap Fitria Ningsih Gabriella Tiurma Powatu Gian Juliano Gusviani, Annisa Azzahra Hamidi, Rasyid Hanifaturrahmi Andrina Hanifaturrahmi Hanifaturrahmi Ibnu Phonna Ibnu Phonna Nurdin, Ibnu Phonna Icelsea Maderlinau Icin Imam Hidayat Imelda Yunita Indradewa, Rhian Jali, , M. Ridho Jayawarsa, A.A. Ketut Joni Irawan, Joni Kausar Kausar Kausar, Kausar Khairiyansyah Salman Khairunnas Khairunnas Khairunnas Khairunnas Khairunnas Khairunnas, Khairunnas Kurnia, Deby M Andry Kurniawan M. Bayu Fathar Hayatullah M. Rasyid Hamidi Masruri, Niskan Walid Metananda, Arya A. Mitha Aprilia Muhammad Ilham Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nailah Salsabila Rahmadianti NB, Mudzakkar Nofri Sandria Novian Novian, Novian Nur Hasnah Nur Suhada, Nur Nur Wulan Fitriani Nurfitasari, Mimi Pebriandi, Pebriandi Phreti Phreti Puan Maharani Antika Raihanny Fayyaza Shaira Rifa’I, Ahmad Riki Yulianda Riska Dian Oktari, Riska Dian Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Roza Yulida Roza Yulida Sakti Hutabarat Salsabila Sandra, Mentari Dewi Sapitri Sapitri, Sapitri Septya, Fanny Shorea - Khaswarina SISPA PEBRIAN Sofita Maierlin Putri Sulistiowati, Siti Intan Tia Sofiani Napitupulu Tua, Diah Uli Wani Angelia Purba Wulan Sri Rahayu Yazid, Hamdan Yomahanda, Gion Yulia Andriani Yulia Andriani Yulia Andriani, Yulia Yulianda, Riki Yusri, Jum'atri zahra zakia muharomah Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho Zulhamid Ridho