Articles
Tingkat Resiliensi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Sekolah dari Rumah pada Masa Pandemi
Nofi Nur Yuhenita;
Indiati Indiati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1583
Pandemi Covid-19 sudah ada di sekitar kita hampir 1,5 tahun. Banyak perubahan yang terjadi dalam berbagai aspek, salah satunya adalah aspek Pendidikan. Sekolah yang semula dilaksanakan secara tatap muka menjadi dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat resiliensi orang tua ketika mendampingi anak menjalani sekolah dari rumah. Penelitian kuantitatif deskriprif menjadi metode untuk mengungkap resiliensi 40 orang tua yang menjadi sampel penelitian. Orang tua yang tidak terbiasa mendampingi anak dalam belajar akan mengalami beban, karena harus terbagi fokus untuk bekerja, menemani belajar dan juga mengurus rumah. Apabila orang tua merasa terbebani maka akan berpengaruh kepada anak, dan meluapkan emosi marah kepada anak. Untuk mengantisipasi rasa terbebani dan menghindari stress dalam mendampimgi anak belajar daring, maka dapat diupayakan untuk menguatkan daya resiliensi orang tua. Skor resiliensi pada sampel penelitian ini berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dalam mendampingi anak sekolah dari rumah mempunyai daya resiliensi yang rendah. Tingkat resiliensi yang rendah akan berdampak pada tingginya tingkat stres
Tingkat Resiliensi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Sekolah dari Rumah pada Masa Pandemi
Nofi Nur Yuhenita;
Indiati Indiati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1583
Pandemi Covid-19 sudah ada di sekitar kita hampir 1,5 tahun. Banyak perubahan yang terjadi dalam berbagai aspek, salah satunya adalah aspek Pendidikan. Sekolah yang semula dilaksanakan secara tatap muka menjadi dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat resiliensi orang tua ketika mendampingi anak menjalani sekolah dari rumah. Penelitian kuantitatif deskriprif menjadi metode untuk mengungkap resiliensi 40 orang tua yang menjadi sampel penelitian. Orang tua yang tidak terbiasa mendampingi anak dalam belajar akan mengalami beban, karena harus terbagi fokus untuk bekerja, menemani belajar dan juga mengurus rumah. Apabila orang tua merasa terbebani maka akan berpengaruh kepada anak, dan meluapkan emosi marah kepada anak. Untuk mengantisipasi rasa terbebani dan menghindari stress dalam mendampimgi anak belajar daring, maka dapat diupayakan untuk menguatkan daya resiliensi orang tua. Skor resiliensi pada sampel penelitian ini berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dalam mendampingi anak sekolah dari rumah mempunyai daya resiliensi yang rendah. Tingkat resiliensi yang rendah akan berdampak pada tingginya tingkat stres
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIORAL CONTRACT UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA REMAJA
Sri Rahayu Setianingrum;
Arie Supriyatno;
Nofi Nur Yuhenita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.423 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas konselingkelompok teknik behavioral contract untuk meningkatkankemandirian belajar remaja.Penelitian ini menggunakan desain OneGroup Pretest Posttest Design .Sampel yang diambil dalampenelitian ini sebanyak 8 remaja sebagai kelompok eksperimen.Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik random samplingcara undian. Metode pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan angket kemandirian belajar. Metode analisis datayang digunakan yaitu analisis parametrik Paired sample t-test.Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok teknikbehavioral contract efektif untuk meningkatkan kemandirian belajarpada remaja. Hal ini dibuktikan dari hasil uji paired sample t-test dengan probabilitas nilai sig (1-tailed) 0,000< 0,05. Berdasarkanhasil analisis dan pembahasan, terdapat perbedaan skor rata-rataangket kemandirian belajar 67% dari hasil pretest angketkemandirian belajar dan hasil posttest angket kemandirian belajar .Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling kelompokteknik behavioral contract efektif untuk meningkatkan kemandirianbelajar pada remaja.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK GESTALT DENGAN TEKNIK PEMBALIKAN UNTUK MENGURANGI INFERIORITAS REMAJA
Nadia Naila Nurazizah;
Muhammad Japar;
Nofi Nur Yuhenita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.963 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konselingkelompok gestalt dengan teknik pembalikan untuk mengurangiinferioritas remaja. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimenmurni menggunakan model Pretest-Posttest Control Group Design.Subjek penelitian ini dipilih secara random. Sampel yang diambildalam penelitian ini sebanyak 10 remaja terdiri dari 5 remajasebagai kelompok eksperimen dan 5 remaja sebagai kelompokkontrol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunaanangket inferioritas remaja. Metode analisis data yang digunakanpada penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis StatisticParametric One Way Anova dengan bantuan SPSS For Windowsversi 24. Hasil penelitian menujukan bahwa konseling kelompokgestalt tenik pembalikan efektif untuk mengurangi inferioritasremaja. Hal ini dibuktian dari hasil uji Statistic Parametric One WayAnova dengan probabilitas sig. (2-tailed) 0,007 < 0,05. Berdasarkanhasil analisis dan pembahasan, terdapat perbedaan skor rata-rataangket inferioritas remaja antara kelompok eksperimen 33,91% dankelompok kontrol sebesar 8,35%. Hasil dari penelitian dapatdisimpulkan bahwa konseling kelompok gestalt dengan teknikpembalikan efektif untuk mengurangi inferioritas remaja.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP PENINGKATAN DISIPLIN BELAJAR SISWA
Bandel Ari Wijaya;
Muhammad Japar;
Nofi Nur Yuhenita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.388 KB)
This study aims to examine the effect of behavioral approach group counseling with modeling techniques on improving student learning discipline. This research is animpure experimental research (Pre-experimental Design (non design)), with the experimental form of One-Group Pretest-Posttest Design. The sample of this study was selected by purposive sampling. The samples taken in this study were 5 students or teenagers as the experimental group. The method of data analysis was confirmed by using a disciplinary questionnaire in learning. Test the validity of the disciplinary questionnaire instrument in learning by using the product moment formula while the reliability test using the Cronbach alpha formula with the help of the SPSS For Windows version 24.00 program. The analysis prerequisite test consists of a normality test and a homogeneity test. Data analysis used parametric statistical techniques, namely the Paired Sample T-Test test with the help of the SPSS For Windows version 24.00 program.The results of this study indicate that behavioral group counseling Modeling techniques have an effect on increasing discipline in student learning. This is evidenced by the results of the paired sample t-test by showing the asymp probability. sig. (2-tailed) < 0.05 then H0 is rejected, Ha is accepted, whereas if the probability is asymp. Sig. (2-tailed)> 0.05 then H0 is accepted and Ha is rejected. In the table above, it can be seen the probability value of asymp. Sig. (2-tailed) <0.05 or 0.000 <0.05 or H0 is rejected and Ha is accepted, then according to the basis of decision making in the paired sample t-test, it can be concluded that there is a significant difference in the pretest and posttest scores in filling out the discipline questionnaire in learning, so that group counseling services with a behavioral approach to improve student learning discipline.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MENULIS EKSPRESIFUNTUK MEREDUKSI KEJENUHAN BELAJAR (BURNOUT) PADA REMAJA
Tio Yoga Pratama;
Subiyanto Subiyanto;
Nofi Nur Yuhenita
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/g.couns.v6i1.2183
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknikmenulis ekspresif untuk mereduksi kejenuhan belajar (burnout) pada remaja. Dalampenelitian ini rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif danmenggunakan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah remajausia 12-24 tahun di Desa Mangunsari, Sawangan. Subjek penelitian ini diambilberdasarkan hasil pra penelitian observasi dan wawancara maka pengambilan sampelmenggunakan purposive sampling dengan pengumpulan data menggunakan angketkejenuhan belajar (burnout) yang akan diambil 5 remaja. Penelitian ini menggunakandesain One GroupPretest dan Posttest, desain tersebut menggunakan satu kelompoksubjek dengan satu macam perlakuan, yaitu kelompok eksperimen. Teknik analisismenggunakan parametrik paired sample t-test.Hasil penelitian ini menunjukan bahwakonseling kelompok dengan teknik menulis ekspresif efektiv terhadap penurunankejenuhan belajar (burnout) pada remaja, hal ini dibuktikan dari hasil uji paired sample ttestdengan probabilitas nilai sig. (2-tailed)0,003<0,05. Serta dengan adanya perbedaanskor rata-rata angket kejenuhan belajar 28,003% dari hasil pretest dan posttest. Kata kunci: Konseling Kelompok, Menulis Ekspresif, Kejenuhan Belajar (Burnout)
EFEKTIVITAS KONSELING REALITAS UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK KORBAN BULLYING
Afan Rif’at Murat;
Muhammad Japar;
Nofi Nur Yuhenita
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v9i1.9424
This study aims to examine the effect of individual counseling with a reality approach on the self-esteem of children who are victims of bullying. This study uses a one group pretest and posttest design. The sampling technique used was purposive sampling, namely the youth of Dusun Gendolsari who had low self-esteem characteristics. The samples taken in this study were 5 people. The method of data collection is done by using a self-esteem questionnaire. The data analysis method used is the paired sample t-test parametric analysis. The results of this study indicate that individual counseling with a reality approach has an effect on increasing self-esteem. This is evidenced by the t-test results of -18,634 paired samples with a probability value of sig(2-tailed) 0.000<0.05. Based on the results of the analysis and discussion, there is a difference in the average score of the self-esteem scale of 31.73% from the results of the pretest and posttest. The results of the study can be concluded that individual counseling with a reality approach has an effect on increasing the self-esteem of children who are victims of bullying.
The Effect of Behavioral Approach Group Counseling with Modeling Techniques on Improving Student Learning Discipline
Bandel Ari Wijaya;
Muhammad Japar;
Nofi Nur Yuhenita
Urecol Journal. Part H: Social, Art, and Humanities Vol. 2 No. 2 (2022): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53017/ujsah.193
This study aims to examine the effect of behavioral approach group counseling with modeling techniques on improving student learning discipline. This research is animpure experimental research (Pre-experimental Design (non design)), with the experimental form of One-Group Pretest-Posttest Design. The sample of this study was selected by purposive sampling. The samples taken in this study were 5 students or teenagers as the experimental group. The method of data analysis was confirmed by using a disciplinary questionnaire in learning. Test the validity of the disciplinary questionnaire instrument in learning by using the product moment formula while the reliability test using the Cronbach alpha formula with the help of the SPSS For Windows version 24.00 program. The analysis prerequisite test consists of a normality test and a homogeneity test. Data analysis used parametric statistical techniques, namely the Paired Sample T-Test test with the help of the SPSS For Windows version 24.00 program. The results of this study indicate that behavioral group counseling Modeling techniques have an effect on increasing discipline in student learning. This is evidenced by the results of the paired sample t-test by showing the asymp probability. sig. (2-tailed) < 0.05 then H0 is rejected, Ha is accepted, whereas if the probability is asymp. Sig. (2- tailed)> 0.05 then H0 is accepted and Ha is rejected. The probability value of asymp. Sig. (2-tailed) <0.05 or 0.000 <0.05 or H0 is rejected and Ha is accepted, then according to the basis of decision making in the paired sample t-test, it can be concluded that there is a significant difference in the pretest and posttest scores in filling out the discipline questionnaire in learning, so that group counseling services with a behavioral approach to improve student learning discipline.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA
Askia Widiyanti;
Nofi Nur Yuhenita;
Sugiyadi Sugiyadi
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jmbkan.v10i1.12498
This study aims to examine the effect of group counseling with behavior contract in improving student discipline at school. This research was conducted on students of Class XII MIPA 2 SMA Negeri 2 Kota Magelang for the 2023/2024 academic year. The type of research used in this study is pre-experiment with the One Group Pretest Posttest Design model. The research subjects were selected by quota sampling. The sample in this study was 7 students as an experimental group. The data collection method was carried out using student discipline questionnaires. The data analysis method uses 26. For Windows. Shapiro Wilk's normality test on the results of the questionnaire showed normal. Data analysis is Paired sample T Test. The results of this study show that group counseling behavior contract has an effect on improving the discipline of Class XII MIPA 2 students at SMA Negeri 2 Kota Magelang. This is evidenced from the results of the analysis of the Paired Sample T Test test with significant values of 0.00 < 0.05. The results of this study concluded that group counseling behavior contract have an effect on improving discipline in Class XII MIPA 2 SMA Negeri 2 Kota Magelang students for the 2023/2024 academic year.
Tingkat Resiliensi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Sekolah dari Rumah pada Masa Pandemi
Yuhenita, Nofi Nur;
Indiati, Indiati
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1583
Pandemi Covid-19 sudah ada di sekitar kita hampir 1,5 tahun. Banyak perubahan yang terjadi dalam berbagai aspek, salah satunya adalah aspek Pendidikan. Sekolah yang semula dilaksanakan secara tatap muka menjadi dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat resiliensi orang tua ketika mendampingi anak menjalani sekolah dari rumah. Penelitian kuantitatif deskriprif menjadi metode untuk mengungkap resiliensi 40 orang tua yang menjadi sampel penelitian. Orang tua yang tidak terbiasa mendampingi anak dalam belajar akan mengalami beban, karena harus terbagi fokus untuk bekerja, menemani belajar dan juga mengurus rumah. Apabila orang tua merasa terbebani maka akan berpengaruh kepada anak, dan meluapkan emosi marah kepada anak. Untuk mengantisipasi rasa terbebani dan menghindari stress dalam mendampimgi anak belajar daring, maka dapat diupayakan untuk menguatkan daya resiliensi orang tua. Skor resiliensi pada sampel penelitian ini berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dalam mendampingi anak sekolah dari rumah mempunyai daya resiliensi yang rendah. Tingkat resiliensi yang rendah akan berdampak pada tingginya tingkat stres