Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Pengaruh Art Therapy Menggambar Dalam Layanan Konseling Kelompok Dapat Meningkatkan Pengelolaan Emosi Marah Kartika, Dian; Indiati, Indiati; Yuhenita, Nofi Nur
Borobudur Counseling Review Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bcr.5741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh art therapy menggambar dalam layanan konseling kelompok untuk meningkatkan pengelolaan emosi marah remaja yang dilaksanakan di Panti Pelayanan Sosial Kumuda Putera Puteri Magelang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre eksperimen dengan model One group pretest-posttest design. Subyek penelitian dipilih secara purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 6 remaja yang mempunyai pengelolaan emosi rendah yang mendapatkan perlakuan dengan layanan konseling kelompok melalui penerapan art therapy menggambar. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis parametik Uji Paired Sample T-test.Hasil dari sig menunjukkan p= 0,001 < 0,05, hasil problabilitas menunjukkan 0,05 hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatkan pengelolaan emosi marah antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan art therapy menggambar dalam layanan konseling kelompok. Peningkatan skor tertinggi adalah 21 atau 21,8 % dan skor terendah sebesar 8 atau sekitar 8%, rata-rata peningkatan skor sebesar 13,3 atau sekitar 13,8%. Kesimpulannya art therapy dalam layanan konseling kelompok dapat meningkatkan pengelolaan emosi marah remaja.
PENDAMPINGAN SISWA UNTUK MEREDUKSI STRESS AKADEMIK MELALUI PENERAPAN EXPRESSIVE WRITING Yuhenita, Nofi Nur; Kurniati, Astiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan siswa. Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga guru Bimbingan dan Konseling harus dapat menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik siswa yang dibimbingnya. Beberapa siswa sangat mudah menyampaikan apa yang dirasakan dan dialaminya ketika proses konseling, sebaliknya ada siswa yang sangat sulit menyampaikan permasalahannya. Diperlukan pendekatan dan teknik konseling sehingga guru Bimbingan dan Konseling dapat memberikan layanan konseling secara tepat. Salah satu pendekatan adalah Expresive Writing yang akan membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan. Expresive writing merupakan salah satu pendekatan konseling yang yang efektif untuk membantu menyelesaikan permasalahan terkait stess akademik. Pendampingan siswa untuk mereduksi stress akademik melalui expressive writing ini berdampak signifikan, stress akademik yang dialami siswa dapat menurun dari rerata 21,25 (44%) menjadi 15 (31%), sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan pendampingan melalui kegiatan expressive writing siswa mengalami penurunan stress akademik sebesar 6,25 (13%). Kegiatan expresive writing membantu siswa untuk dapat mengungkapkan perasaannya. Individu yang meluapkan dan menceritakan peristiwa traumatic, stress, ataupun emosinya pada orang lain, cenderung menunjukkan kesehatan yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak terbuka kepada orang lain. Begitu pula dalam menulis ekspresif, hal ini dikarenakan ketika individu menulis tentang pengalaman emosional, banyak ditemukan kondisi fisik dan beberapa kondisi lainnya meningkat dengan signifikan. Kata Kunci: Stres, expressive writing
Exploring Mindfulness Levels and Islamic Religious Manifestations in Early Adolescence Agung Kurniawan, Cahyo; Yuhenita, Nofi Nur; Eko Putro, Hijrah
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v7i1.22090

Abstract

This study examines the level of mindfulness among students at SMP Negeri 13 Magelang, describes its manifestations through the lens of Islamic religious values, and identifies factors that influence students’ mindfulness. Using a quantitative descriptive design, the study involved 88 students as research participants. The instrument was an adaptation of the Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ), modified to suit adolescents’ developmental characteristics and tested for reliability, yielding a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.87. The investigation encompassed five dimensions of mindfulness: Observing, Describing, Acting with Awareness, Non-Judging, and Non-Reacting. Data were analyzed using descriptive statistical techniques, including the computation of means, percentages, and standard deviations. The findings indicate that students’ mindfulness levels fall within the moderate category across all dimensions, suggesting that although students exhibit self-awareness, their attention regulation and emotional management remain suboptimal. From the perspective of Islamic religious values, students’ mindfulness is reflected in the principles of patience, gratitude, trustworthiness, sincerity, reliance on God (tawakal), and open-heartedness. Overall, the results underscore the significant potential of Islamic religious values in fostering mindfulness and enhancing self-awareness, emotional regulation, and psychological well-being among students.