Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Fear Of Failure Terhadap Kecemasan Pada Siswa Di SMAN 4 Kendari Untuk Diterima Di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Impian Jabbal Apriawal; La Ode Ahmad Ruvail; Ahsan Qasas; Nurdin Nurdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2083

Abstract

Fear of failure merupakan respon alami tubuh yang timbul pada saat individu menghadapi sebuah tantangan yang dapat menyebabkan individu tersebut memiliki kemungkinan untuk gagal dalam mencapai tujuannya. Fear of failure yang dialami oleh siswa di SMA Negeri 4 Kendari dapat menimbulkan kecemasan pada siswa terutama pada saat siswa memiliki suatu tujuan yang ingin dicapai seperti tujuan untuk diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fear of failure dan kecemasan pada siswa di SMAN 4 Kendari untuk diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel sebesar 95 responden dari 1.780 populasi serta menggunakan uji hipotesis dengan metode pearson’s product moment. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara fear of failure terhadap kecemasan yang artinya semakin tinggi fear of failure sisiwa maka semakin tinggi pula kecemasan dan sebaliknya semakin rendah fear of failure siswa maka rendah pula kecemasan.
Peran Nurse Educator terhadap Paradigma Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahuan Penderita Hipertensidi Daerah Pesisir Desa Soropia Nazaruddin Nazar; Ari Nofitasari; Cece Indriani; Nurdin; Dedi Krismiadi; Hasnia Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/tq9hx608

Abstract

Paradigma masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi di wilayah pesisir Desa Soropia sering kali berkaitan dengan rendahnya akses informasi kesehatan yang relevan dan keterbatasan sumber daya lokal. Banyak masyarakat yang masih memegang paradigma tradisional terkait penyebab dan pengobatan hipertensi, sehingga menghambat penerapan pola hidup sehat yang seharusnya. Dengan peran strategis nurse educator, pendekatan berbasis komunitas yang interaktif dapat dilakukan untuk memberikan edukasi. Tujuan Pengabdian Masyarakat adalah untuk meningkatkan paradigma masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi melalui ceramah dan diskusi, dengan sasaran utama masyarakat pesisir. Mitra kegiatan adalah Desa Soropia, dan media edukasi berupa leaflet digunakan untuk mempermudah penyampaian materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat yang mendapatkan pendidikan kesehatan melalui metode ini patuh dan antusias dalam menyimak materi. Pendidikan kesehatan terbukti mampu mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pencegahan dini hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat pesisir Desa Soropia mampu mengadopsi perilaku yang diajarkan dan mempraktekkannya dengan hasil yang nyata. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam upaya mengubah paradigma masyarakat dalam meningkatkan  pengetahuan penderita hipertensi. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pembangunan program pengelolaan hipertensi berbasis komunitas dan Kerja sama dengan lembaga kesehatan seperti Puskesmas setempat untuk pengembangan program.
Pengaruh Keterampilan Mengelola Emosi terhadap Resiliensi Remaja Awal untuk Mencegah Perilaku Bullying di Kota Kendari : The Effect of Emotional Management Skills on Early Adolescent Resilience to Prevent Bullying Behavior in Kendari City Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nurdin; Abdul Rahim Sya'ban
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.3521

Abstract

Latar belakang: Bullying adalah suatu situasi dimana terjadinya penyalahgunaan kekuatan/kekuasaan yang dilakukan oleh individu atau kelompok. Perilaku bullying dapat diartikan sebagai melukai baik fisik maupun mental yang di lakukan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain secara berulang-ulang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ketrampilan mengelola emosi terhadap resiliensi remaja awal untuk mencegah perilaku bullying. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan 4,31% atau 13 siswa masukpada kategori sangat rendah, 48,1% atau 145 siswa masuk pada kategori rendah. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat keterampilan mengelola emosi siswa SMP masuk pada kategori rendah, yang artinya banyak siswa berpotensi memiliki kecenderungan yang tinggi untuk melakukan bullying.
Pemahaman Remaja dan Keluarga terhadap Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo: Understanding of Adolescents and Families on the Prevention of Drug Abuse in the Village of Kampung Salo Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nurdin; Abdul Rahim Sya'ban
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.3530

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang paling krusial. Penyalahgunaan NAPZA telah menjadi masalah global, yang mewabah hampir di semua negara di dunia, tidak terkecuali dengan Indonesia. KPAI menjabarkan bahwa jumlah pengguna narkoba di Indonesia pada usia remaja mencapai 14 ribu jiwa dengan rentang usia 12 – 21 tahun. Berdasarkan data BNNP Sulawesi Tenggara bahwa, pada tahun 2018 berjumlah 331 orang, tahun 2019 berjumlah 290 orang dan tahun 2020 berjumlah 433 orang. hampir 70% pengguna narkoba remaja yang telah menyelesaikan tahap rehabilitasinya kembali menggunakan narkotika. Hal tersebut terjadi karena adanya stigma negatif yang diterima oleh pengguna serta tidak adanya dukungan lingkungan terdekat, terutama keluarga dan faktor lingkungan pergaulan. Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) mempunyai dampak negatif yang sangat luas baik secara fisik, psikis, ekonomi, sosial, budaya, hankam, dan lain-lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman remaja dan keluarga terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kampung Salo pada bulan Agustus 2022 dengan metode wawancara mendalam terhadap 10 orang partisipan (5 orang keluarga dan 5 orang remaja), dimana partisipan tersebut merupakan keluarga dan remaja yang tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian: Penelitian ini menghasilkan 5 tema, yakni (1) kurang pengetahuan tentang NAPZA, (2) NAPZA dapat merusak masa depan remaja, (3) khawatir dan takut dengan pengedaran NAPZA, (4) tidak berani melaporkan penyalahgunaan NAPZA, (5) tema 5: peran orangtua dirumah sangat dibutuhkan remaja. Kesimpulan: Peran orang tua sangat dibutuhkan remaja sebab proses tumbuh kembang dan pengetahuan remaja tergantung dari pola asuh keluarga dan pengetahuan orang tua yang diberikan kepada remaja.