Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ekstraksi Bertingkat Terhadap Kadar Flavonoid Total Ekstrak Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) Fitriyani, Nisa; Haresmita, Perdana Priya; Wardani, Arief Kusuma; Rawar, Ellsya Angeline
Jurnal Kimia Fullerene Vol 9 No 2 (2024): Fullerene Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v9i2.652

Abstract

Binahong ( Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) merupakan tumbuhan yang memiliki banyak khasiat dan sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu kandungan senyawa yang terdapat dalam daun binahong adalah flavonoid yang berfungsi sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstraksi maserasi bertingkat terhadap kadar total flavonoid ekstrak binahong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Daun binahong di ekstraksi secara maserasi bertingkat dengan menggunakan pelarut yang memiliki kepolaran berbeda. Pelarut yang digunakan terdiri atas pelarut n-heksana (nonpolar), etil asetat (semi polar), dan etanol 96% (polar). Analisis kualitatif pada penelitian ini menggunakan uji tabung dan analisis kuantitatif menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 417,5 nm dengan pembanding standar rutin. Hasil analisis kualitatif ekstrak n-heksan, ekstrak etil asetat, dan ekstrak etanol 96% mengandung flavonoid positif. Berdasarkan pengujian kuantitatif diperoleh kadar flavonoid total ekstrak n-heksan, etil asetat, dan etanol 96% berturut-turut yakni sebesar 2,3102%; 3,6124%; dan 1,0264%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstraksi maserasi bertingkat memberikan pengaruh terhadap kadar total flavonoid yang dihasilkan pada masing-masing ekstrak.
Immunomodulator Activity of the n-Hexane Extract of Binahong (Anredera cordifolia (Tenore.) Steenis) Leaves and Determination of Total Flavonoid Content Haresmita, Perdana Priya; Bunga, Cut Dewi; Rianawati, Luluc; Fitriyani, Nisa; Nurkhayati, Nurkhayati; Azizah, Bilqis Rahil; Hermawansyah, Adi; Pradani, Missya Putri Kurnia
Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia Vol. 18 No. 2 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jtoi.v18i2.2802

Abstract

Binahong (Anredera cordifolia (Tenore.) Steenis) is one of the efficacious wild plants among us that has atherapeutic agent in the treatment of various diseases. This is influenced by secondary metabolite compoundsin the plant, especially flavonoids compounds. The purpose of this study was to determine theimmunomodulatory effect of n-hexane extract of Binahong leaves and determine total flavonoid contentcontained in Binahong leaves. The selected test animals were 25 mice divided into 5 different groups, eachgroup had 5 mice with a positive control, solvent control and a dose group of 25mg/kgBW, 50mg/kgBW and75mg/kgBW. One Way ANOVA test was used to compare immunomodulatory activity data with phagocytosiscapacity and phagocytosis index parameters. The research proved that n-hexane extract of Binahong leaves ata dose of 75mg/kgBW provided significant immunomodulatory activity with a significance value of p<0.05.The extract contains components of secondary metabolite flavonoid based on qualitative testing with colourreagents, namely FeCl3, NaOH and HCl with Magnesium (Mg) and the total flavonoid content was 3,370%calculated as quercetin. Keywords: Binahong, Immunomodulator, Macrophage, Phagocytosis, Total Flavonoid Content