Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MODEL TEMATIK TERHADAP KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI JAGAKARSA 09 PAGI Nurkhayati, Nurkhayati; Santi, Apri Utami Parta
Jurnal Holistika Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims was to find out how much influence of thematic model on teacher creativity in SDN Jagakarsa 09 Pagi. This type of research is quantitative research using survey method with population of all teachers of SDN Jagakarsa 09 Pagi. The sample is all teachers amaunt18 people. Data collection techniques used with observations and questionnaires. Data analysis techniques with the help of SPSS type 15.00. The results showed that there is a significant influence on the thematic model on the creativity of teachers SDN. This can be seen from the results of testing the correlation coefficient obtained for 0.932 and F test results show Fcount of 54.344> Ftable of 4.49. While the value of determination coefficient obtained 77.3%. It can be concluded that the effect of thematic model on teacher creativity is 77,3%. The rest 22,7% teacher creativity is influenced by factors not involved in this research.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model tematik terhadap kreativitas guru di SDN Jagakarsa 09 Pagi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey dengan populasi seluruh guru SDN Jagakarsa 09 Pagi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi dan angket. Teknik analisis data dengan bantuan SPSS tipe 15.00. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model tematik terhadap kreativitas guru SDN. Hal ini terlihat dari hasil pengujian koefisien korelasi yang didapat sebesar 0,932 dan hasil uji F menunjukkan Fhitung sebesar 54,344> Ftabel  sebesar 4,49. Sedangkan nilai koefisien determinasi diperoleh 77,3%. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh model tematik terhadap kreativitas guru sebesar 77,3% sisanya 22,7% kreativitas guru dipengaruhi oleh faktor yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini. 
Factors Influence Entrepreneurial Intention Andika Chandra Prasetyo; Sudibyo, Toto; Miftah, Moh; Nurkhayati, Nurkhayati
Moneter: Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 12 No. 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Ibn Khladun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/moneter.v12i2.919

Abstract

The employment rate in Indonesia in August 2022 reached 5.86%. One of the solutions to overcome unemployment is entrepreneurship. Based on Perpres Nomor 115 Tahun 2021, national priorities one and three in the 2020 RKP are “Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan” and “Nilai Tambah Sektor Riil, Industrialisasi dan Kesempatan Kerja”. To strengthen economic resilience to achieve quality and equitable growth, two indicators are used, namely an increase in the national entrepreneurship ratio 3.9% and the growth of new entrepreneurs of 4% by 2024. In 2022, Indonesia’s entrepreneurship ratio was still around 3.47%. The low ratio of entrepreneurship raises the question, of what factors influence a person’s entrepreneurial intention so that there is a desire for entrepreneurship in the workforce in Indonesia.
ANALISIS BIBLIOMETRIK TUMBUHAN CANGKRING (Erythrina Fusca L.) SEBAGAI ANTIKANKER Syarifuddin, Alfian; Nurkhayati, Nurkhayati; Azzahra, Ni’matun Nada; Putri, Nindya Yunia; Abdillah, Salma Iliyina; Saputri, Isah; Agusta, Herma Fanani; Hidayat, Imron Wahyu
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v4i2.1411

Abstract

Tanaman Erythrina fusca L. dikenal dalam pengobatan tradisional karena beragam manfaat terapinya, termasuk potensi antikanker. Dalam era modern, kebutuhan terhadap obat alami yang efektif dan minim efek samping semakin meningkat, terutama untuk mengatasi tantangan kanker yang terus menjadi salah satu penyebab utama kematian global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bibliometrik tanaman Erythrina fusca L. sebagai antikanker. Metode yang digunakan dengan pendekatan analisis bibliometrik. Basis data Scopus digunakan untuk mencari literatur yang relevan dan database Scopus merupakan literatur ilmiah yang mempunyai cakupan luas dan merupakan basis data yang lebih komprehensif dan ekstensif. Hasil analisis dengan keyword (Erythrina; Anticancer; Mechanism) mengungkap penulis, negara, dan institusi paling produktif dalam cakupan penelitian ini. Hasil visualisasi menggunakan VOSviewer terdeteksi penulis yang paling produktif dalam penelitian ini adalah Kuete, Victor dan Mbaveng, Armelle. Top 7 negara yang paling produktif dalam penelitian ini adalah India, China, United States, Saudi Arabia, Brazil, South Korea, dan Germany. Selain itu, terdapat institusi-institusi yang berkontribusi dalam artikel publikasi sebanyak 983 seperti departemen of biochemistry, department of pharmaceutical, dan institute of molecular biology. Temuan signifikan tersebut antara lain aktivitas antikanker tanaman Erythrina fusca L. yang melibatkan aktivitas Nrf2-ARE dan senyawa pterokarpan yang efektif melawan sel kanker. Ekstrak daun tanaman ini juga menunjukkan penekanan ekspresi COX-2 yang signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman mekanisme antikanker tanaman herbal. Kesimpulan tersebut menyoroti potensi besar tanaman Erythrina fusca L. sebagai sumber senyawa antikanker yang efektif.
EVALUATION OF COMMUNITY DEVELOPMENT IMPLEMENTATION IN PRACTICUM II SOCIAL WELFARE STUDENTS OF UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA IN THE COVID-19 PANDEMIC Nurkhayati, Nurkhayati; Habibie, Fithratullah; Kharima, Nadya
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 10, No 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.26538

Abstract

Abstract. The impact of the COVID-19 pandemic has been acknowledged abruptly changing various systems of human life, including the line of education which is the most important part of the human core. This also includes the line of education in the field of social welfare which has an impact on the implementation of community development which is usually carried out in the midst of the community or commonly referred to as practicum ii (two). Even though in the end, the students of the Social Welfare Study Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta still had to carry out during the COVID-19 pandemic. Therefore, researchers intend to evaluate the implementation of community development in practicum II for social welfare students at Syarif Hidayatullah University Jakarta during the COVID-19 pandemic. Research that uses this approach looks at various informants' perspectives which is carried out by FGD (Focus Group Discussion) consisting of Lecturers, Supervisors, Students as Practitioners and the community or related stakeholders. From the findings obtained, the implementation of community development can still be carried out despite the various differences and obstacles encountered in practicum II in the era of the covid-19 pandemic. The most significant difference is related to the existence of Health protocol rules and also the implementation of practicum II in their respective domiciles. As for the obstacles, it is more a matter of limited time and communication between lecturers and practitioners and vice versa.Keywords: Community Development, Practicum II, Covid-19 PandemicAbstrak. Dampak pandemi covid-19 secara disadari merubah berbagai sistem tatanan kehidupan manusia, tidak terkecuali pada lini pendidikan yang merupakan bagian terpenting dari inti manusia. Hal ini juga termasuk pada lini pendidikan bidang kesejahteraan sosial yang berdampak pada pelaksanaan community development yang biasanya dilakukan di tengah-tengah masyarakat atau yang biasa disebut dengan praktikum ii (dua). Meski pada akhirnya, mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN syarif hidayatullah jakarta tetap harus dijalankan di masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelaksanaan community development pada praktikum II mahasiswa kesejahteraan sosial uin syarif hidayatullah jakarta di masa pandemi covid-19.  Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif ini mencoba melihat dari berbagai sudut pandang informan yang dilakukan dengan cara FGD (Focus Group Discussion) yang terdiri dari Dosen Pengampu, Dosen Pembimbing, Mahasiswa selaku Praktikan dan Masyarakat atau stakeholder yang terkait. Dari temuan yang didapatkan adalah pelaksanaan community development tetap dapat dijalankan meskipun dengan berbagai perbedaan dan kendala yang dihadapi pada praktikum II era pandemi covid-19. Perbedaan yang paling signifikan adalah terkait dengan adanya aturan protokol Kesehatan dan juga pelaksanaan praktikum II di domisili masing-masing. Sedangkan untuk kendala, lebih kepada persoalan waktu yang dirasakan terbatas dan komunikasi baik antara dosen dengan praktikan maupun sebaliknya. Kata kunci: Community Development, Praktikum II, Pandemi Covid-19.
Studi Etnomedisin : Analisa Potensi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional di Desa Tempurejo Bunga, Cut Dewi; Rianawati, Luluc; Nurkhayati, Nurkhayati; Azizah, Bilqis Rahil; Yuliastuti, Fitriana; Lutfiyati, Heni; Azzahra, Adinda Laila
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.760

Abstract

Penggunaan obat tradisional di kalangan masyarakat Indonesia tetap menjadi kepercayaan bagi sebagian orang dalam mengatasi berbagai penyakit. Obat tradisional Indonesia terdiri dari kombinasi berbagai tumbuhan yang telah terbukti secara empiris efektif dalam menjaga kesehatan, serta mencegah dan mengobati penyakit. Studi etnomedisin bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang mendalam mengenai penggunaan tumbuhan obat di masyarakat, manfaat serta potensi ekonominya di pasar, dan keberadaannya dalam konteks ekologi. Tujuan: Membuat database tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat Kecamatan Tempuran khusunya di Desa Tempurejo sehingga dapat dipergunakan sebagai langkah awal dalam upaya penemuan senyawa obat baru guna pembuatan obat-obatan atau pengembangan obat tradisional. Metode: Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam dan teknik pengambilan data menggunakan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan non-parametrik chi-square. Hasil: Hasil etnomedisin diperoleh sebanyak 17 jenis tanaman obat digunakan oleh masyarakat setempat dengan tanaman obat yang paling sering digunakan masyarakat setempat adalah kunyit (Curcuma longa) dan kencur (Kaempferia galanga). Tanaman obat kebanyakan diperoleh dengan cara membeli di pasar. Sebanyak 78% responden mendapatkan obat herbal dari hasil ramuan, dengan bagian tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat adalah rimpang dan daun. Sebanyak 36% responden mengolah tanaman obat dengan teknik direbus dan mayoritas masyarakat menggunakan tanaman obat tradisional dengan cara pemakaian diminum dengan persentase sebesar 96%. : Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Tempurejo masih sangat mengandalkan obat tradisional, terutama kunyit dan kencur, untuk menjaga kesehatan. Temuan tersebut dapat membuka peluang besar untuk pengembangan obat-obatan baru berbasis tanaman dan pelestarian pengetahuan tradisional.
MEMBANGUN KETERAMPILAN UI/UX DESIGNER SISWA SMA/SMK MELALUI PELATIHAN PRAKTIS DENGAN FIGMA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA DIGITAL Andika Chandra Prasetyo; Nurkhayati, Nurkhayati; Moh Miftah; Toto Sudibyo; M. Ujang Adi Setiawan; Syafiq Assyakur Nurdin; Nur Laeli Amaliyah; Dzaky Khoirun Nisa; Jihan Nazihah Kuswanti; Nadia Sofarotun
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i5.11430

Abstract

Transformasi digital yang pesat menuntut keterampilan UI/UX, terutama di wilayah dengan akses terbatas seperti Kabupaten Tegal. Sebagai solusi, program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menyelenggarakan pelatihan UI/UX menggunakan Figma untuk siswa SMA. Tujuannya adalah mengatasi kesenjangan keterampilan, meningkatkan literasi teknologi dan mendukung pengembangan produk digital lokal. Metode hands-on training mencakup materi dasar, praktik langsung dengan Figma dan pendampingan pasca-pelatihan untuk proyek nyata. Target luaran meliputi peningkatan kompetensi peserta, pembuatan desain untuk mitra lokal, modul digital dan pembentukan komunitas berkelanjutan. Evaluasi program mengukur pemahaman Figma, kemampuan membuat wireframe, prototyping serta penerapan desain responsif. Diharapkan program ini dapat meningkatkan literasi digital masyarakat Tegal, memperkuat kolaborasi dan berdampak jangka panjang pada ekosistem digital lokal, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam pendidikan dan inovasi teknologi.
Aktivitas Fagositosis Ekstrak Etil Asetat Daun Binahong dari Borobudur untuk Imunomodulator Pandemi COVID-19 Bunga, Cut Dewi; Haresmita, Perdana Priya; Rianawati, Luluc; Nurkhayati, Nurkhayati; Azizah, Bilqis Rahil; Latifah, Elmiawati; Hermawansyah, Adi
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v10i2.628

Abstract

Kawasan penghasil tanaman herbal ditemukan di daerah Borobudur, Jawa Tengah. Tanaman herbal dapat dimanfaatkan sebagai bahan fitofarmaka yang dapat diolah menjadi bahan dasar obat herbal. Berdasarkan data hingga minggu keempat bulan Juli 2023 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa terdapat 8.245 kasus Covid-19 yang aktif sampai saat ini. Banyak fenomena yang dilakukan oleh masyarakat selama pandemi Covid-19 salah satunya masyarakat Indonesia menggunakan tanaman herbal yang diolah menjadi jamu guna menambah imunitas tubuh pada pandemi Covid-19. Tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah tanaman Binahong (Anredera cordifolia). Penelitian tersebut penting dilakukan karena dapat memberikan alternatif sebagai bahan baku obat imunomodulator dari bahan alam yaitu ekstrak etil asetat daun Binahong dari Borobudur. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui efek imunomodulator ekstrak etil asetat daun Binahong yang terdapat di daerah Borobudur, Jawa Tengah yang menggunakan metode maserasi dengan mengukur aktivitas fagositosis dan indeks fagositosis. Peneliti menggunakan 30 mencit yang terbagi menjadi 6 kelompok, masing-masing kelompok memiliki 5 mencit dengan perlakuan positif, perlakuan pelarut dan kelompok dosis 25mg/kgBB, 50mg/kgBB, 75mg/kgBB dan 100mg/kgBB. Uji ANOVA One Way digunakan untuk menganalisis data penelitian ini. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, aktivitas fagositosis sel makrofag pada parameter indeks fagositosi menunjukkan dosis efektif yang dapat memberikan efek imunomodulator adalah 100 mg/kgBB. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa ekstrak etil asetat daun binahong (Anredera cordifolia) dengan dosis 100mg/kgBB menunjukan aktivitas imunomodulator secara signifikan dan mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid.
EVALUATION OF COMMUNITY DEVELOPMENT IMPLEMENTATION IN PRACTICUM II SOCIAL WELFARE STUDENTS OF UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA IN THE COVID-19 PANDEMIC Nurkhayati, Nurkhayati; Habibie, Fithratullah; Kharima, Nadya
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.26538

Abstract

Abstract. The impact of the COVID-19 pandemic has been acknowledged abruptly changing various systems of human life, including the line of education which is the most important part of the human core. This also includes the line of education in the field of social welfare which has an impact on the implementation of community development which is usually carried out in the midst of the community or commonly referred to as practicum ii (two). Even though in the end, the students of the Social Welfare Study Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta still had to carry out during the COVID-19 pandemic. Therefore, researchers intend to evaluate the implementation of community development in practicum II for social welfare students at Syarif Hidayatullah University Jakarta during the COVID-19 pandemic. Research that uses this approach looks at various informants' perspectives which is carried out by FGD (Focus Group Discussion) consisting of Lecturers, Supervisors, Students as Practitioners and the community or related stakeholders. From the findings obtained, the implementation of community development can still be carried out despite the various differences and obstacles encountered in practicum II in the era of the covid-19 pandemic. The most significant difference is related to the existence of Health protocol rules and also the implementation of practicum II in their respective domiciles. As for the obstacles, it is more a matter of limited time and communication between lecturers and practitioners and vice versa.Keywords: Community Development, Practicum II, Covid-19 PandemicAbstrak. Dampak pandemi covid-19 secara disadari merubah berbagai sistem tatanan kehidupan manusia, tidak terkecuali pada lini pendidikan yang merupakan bagian terpenting dari inti manusia. Hal ini juga termasuk pada lini pendidikan bidang kesejahteraan sosial yang berdampak pada pelaksanaan community development yang biasanya dilakukan di tengah-tengah masyarakat atau yang biasa disebut dengan praktikum ii (dua). Meski pada akhirnya, mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN syarif hidayatullah jakarta tetap harus dijalankan di masa pandemi covid-19. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelaksanaan community development pada praktikum II mahasiswa kesejahteraan sosial uin syarif hidayatullah jakarta di masa pandemi covid-19.  Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif ini mencoba melihat dari berbagai sudut pandang informan yang dilakukan dengan cara FGD (Focus Group Discussion) yang terdiri dari Dosen Pengampu, Dosen Pembimbing, Mahasiswa selaku Praktikan dan Masyarakat atau stakeholder yang terkait. Dari temuan yang didapatkan adalah pelaksanaan community development tetap dapat dijalankan meskipun dengan berbagai perbedaan dan kendala yang dihadapi pada praktikum II era pandemi covid-19. Perbedaan yang paling signifikan adalah terkait dengan adanya aturan protokol Kesehatan dan juga pelaksanaan praktikum II di domisili masing-masing. Sedangkan untuk kendala, lebih kepada persoalan waktu yang dirasakan terbatas dan komunikasi baik antara dosen dengan praktikan maupun sebaliknya. Kata kunci: Community Development, Praktikum II, Pandemi Covid-19.
Formulation and Evaluation of Patchouli Oil Bath Bomb with Citric Acid as an Acidic Component Rochman, M Fatchur; Nurkhayati, Nurkhayati; Shabrina, Ayu
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 15, NUMBER 2, JULY-DECEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conventional bath bombs contain only acidic and basic agents for effervescence, without any antibacterial or pharmacologically active ingredients. This study developed a bath bomb formulation enriched with bioactive compounds to provide antibacterial and therapeutic benefits beyond conventional cosmetic use. Patchouli alcohol is contained in the essential oil present in patchouli leaves, which is known to have antibacterial activity. Bath bomb is a spa product that can provide a relaxing atmosphere during bathing, which is used by soaking. Bath bombs were made using the mixing method with citric acid variations FI 26.3%, F2 33.3% and F3 38.5%. Evaluation of characteristics included organoleptic properties, weight uniformity, pH, hardness, dissolution effectiveness, foam height and stability test, water content, and geometric surface area test. The results of the characteristics bath bombs showed that three formulas gave good evaluations. The formulas did not significantly affect the pH of the bath bomb formulations. However, higher citric acid levels influenced organoleptic properties, weight uniformity, hardness, dissolution time, moisture content, geometric surface area, and foam height stability.