Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kepemimpinan, Manajerial, dan Komitmen Ermiyati, Ermiyati; Giatman, M.; Ernawati, Ernawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14062

Abstract

Kepemimpinan adalah kemampuan individu untuk membangun orang lain untuk mengikuti secara individu ataupun tim. Manajerial adalah sifat yang asal adalah manajem, yang bertanggung jawab secara langsung untuk memastikan kegiatan dalam sebuah organisasi. Komitmen organisasi adalah keadaaan dimana seorang karyawan berada dalam organisasi dengan niat dan keinginannya untuk menjadi anggota organisasi instansi. Pendekatan yang dilakukan dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep yang berkaitan dengan materi yang dibahas pada artikel ini. Bahan hukum yang diperoleh dari data sekunder yaitu bersumber dari penelitian kepustakaan (Library Research). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik studi dokumen yaitu data yang dipereloh dari kepustakaan yang relevan. Keseluruhan data yang telah didapatkan akan dianalisis secara kualitatif atau dikenal dengan analisis deskriptif kualitatif. Dimana keseluruhan data yang terkumpul akan dianalisis secara sistematis.
Pengaruh Penambahan Bestmittel Sebanyak 0,4% dan Pengurangan Air 10% Terhadap Kuat Tekan Beton Novan, Andre; Ermiyati, Ermiyati; Morena, Yenita; ‘Audah, Safridatul; Wahyuni, Widya; Gussyafri, Haji; Fakhri, Fakhri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.310

Abstract

Salah satu aditif pada beton adalah Bestmittel dimana termasuk bahan tambah golongan type E (water reducing and accelerating admixture) yang berfungsi mempercepat pengerasan, mengurangi pemakaian air dan meningkatkan workability. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bestmittel terhadap kuat tekan beton dan mengetahui persentase kenaikan kuat tekan beton normal terhadap kuat tekan beton Bestmittel dengan nilai koefisien menggunakan Peraturan Beton Indonesia (PBI 1971). Benda uji berbentuk silinder dan jumlah 30 buah, variasi umur pengujian beton yaitu 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variasi dosis penambahan Bestmittel yang digunakan 0,4% dari jumlah semen, serta pengurangan jumlah air 10%. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari sebesar 25,653 MPa dan kuat tekan beton Bestmittel sebesar 29,615 MPa. Persentase kuat tekan beton Bestmittel umur 14 hari sudah mencapai sebesar 96%. Berdasarkan nilai Koefesian PBI 1971 bahwa kuat tekan beton mencapai 100% jika umur beton 28 hari, sedangkan Beton menggunakan bahan tambah Bestmittel pada umur 21 hari dan 28 hari berturut-turut 105% dan 115%. Hal ini membuktikan bahwa dengan penambahan aditif Bestmittel 0,4% dan pengurangan jumlah air 10% meningkatkan kuat tekan beton, dan mempercepat proses pengerasan beton di umur muda dengan arti bahwa Bestmittel memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kuat tekan beton.