Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perspektif Guru tentang Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pembelajaran: Studi Kasus: Teachers' Perspectives on the Implementation of Differentiated Learning in Learning: A Case Study Dewi, Febiola Chintya Dewi; Faizah, Alifiyah Nur Faizah; Muniroh, Durotul Muniroh; Hermawan, Candra Hermawan; Maisyaroh, Maisyaroh
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v5i1.401

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang holistik dengan memperhatikan minat, gaya belajar, serta profil afektif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perspektif guru biologi di tingkat SMA terhadap penerapan pembelajaran berdiferensiasi, terutama dalam mengakomodasi perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa. Pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam guru biologi di Kabupaten Banyuwangi digunakan untuk menggali pemahaman konsep, keyakinan, serta pengalaman praktis mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyadari pentingnya pembelajaran berdiferensiasi sebagai upaya mengakomodasi keragaman siswa. Mereka melakukan identifikasi kebutuhan siswa melalui asesmen diagnostik, pre-test, observasi perilaku, serta analisis kecenderungan gaya belajar. Strategi yang digunakan antara lain pengelompokan heterogen, penyesuaian konten, proses, dan produk pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi (misalnya Augmented Reality) dan pembelajaran berbasis masalah (PBL). Meskipun demikian tantangan dalam penerapan mencakup keterbatasan sumber daya, kesiapan infrastruktur, serta motivasi siswa yang beragam. Guru membutuhkan persiapan yang matang, kreativitas tinggi, dan dukungan institusional untuk mengoptimalkan diferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman guru tentang konsep, kesiapan pedagogis, serta dukungan sumber daya sangat berpengaruh pada efektifitas pembelajaran berdiferensiasi. Pelatihan guru yang relevan, peningkatan infrastruktur, serta budaya profesional yang mendukung inovasi pedagogis diperlukan guna mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap keragaman siswa.
Integrasi Nilai-Nilai Karakter dalam Rencana Pembelajaran: Studi Kasus: Integration of Character Values in Lesson Plan: A Case Study Kusuma, Aulia Dwi Kusuma; Febrianti, Putri Febrianti; Purwati, Destha Natalia Wulan Purwati; Hermawan, Candra Hermawan; Abidah, Yiyin Abidah
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v5i1.402

Abstract

Perspektif guru tentang integrasi nilai-nilai karakter dalam perencanaan pembelajaran merupakan dimensi penting yang perlu dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perspektif guru biologi dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam perencanaan pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus kolektif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam orang guru Biologi dari enam SMA berbeda di Kabupaten Banyuwangi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menggali pemahaman, strategi, tantangan, serta dampak integrasi nilai karakter dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan berbagai strategi, seperti menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat nilai-nilai karakter, pengamatan perilaku siswa dalam praktikum, pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari, diskusi kelompok, pembiasaan budaya positif di sekolah, serta keteladanan guru. Tantangan yang dihadapi meliputi kesulitan menyeimbangkan aspek kognitif dan karakter, dampak negatif media sosial, serta dominasi kurikulum pada pencapaian akademis. Meski demikian upaya integrasi nilai karakter terbukti efektif meningkatkan disiplin, kepedulian, kesopanan, kemampuan bekerja sama, motivasi belajar, dan prestasi akademik siswa. Integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Biologi tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga membentuk siswa menjadi pribadi yang berintegritas, bermoral, dan berdaya saing.
Strategi Guru dalam Merancang Rencana Pembelajaran yang Efektif: Studi Kasus: Teacher Strategies in Designing Effective Lesson Plans: A Case Study Wijayanti, Dewinta Wijayanti; Rahayu, Anit Puji Rahayu; Fikriati, Najwa Salsa Fikriati; Hermawan, Candra Hermawan; Anista, Winda Anista
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v5i1.403

Abstract

Perencanaan dalam pembelajaran di sekolah tidak hanya mencakup penentuan tujuan pembelajaran, tetapi juga penyusunan langkah-langkah strategis untuk mencapainya, termasuk pemilihan media dan metode yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi perspektif guru biologi SMA dalam merancang rencana pembelajaran yang efektif pada era Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap enam guru biologi dari enam sekolah berbeda di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini mengungkap strategi, referensi, dan tantangan yang dihadapi guru dalam menyusun rencana pembelajaran. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa penyusunan rencana pembelajaran membutuhkan pemahaman kurikulum yang mendalam, analisis kebutuhan siswa yang beragam, dan pengelolaan waktu yang tepat. Selain itu pemanfaatan sumber daya digital serta koordinasi internal sekolah menjadi elemen penting untuk memperkaya materi dan meningkatkan relevansi pembelajaran. Meskipun praktik baik tampak pada meningkatnya pemahaman dan keterlibatan siswa, guru juga menghadapi kendala seperti motivasi siswa yang menurun pada jam pembelajaran tertentu, keterbatasan infrastruktur, dan variasi karakteristik kelas. Integrasi teknologi dipandang sebagai solusi potensial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan guru serta dukungan sistem pendidikan. Penelitian ini menutup kesenjangan literatur terkait pendekatan praktis dalam perencanaan pembelajaran dan memberikan implikasi bagi peningkatan kapasitas guru agar lebih adaptif, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan siswa.
Pentingnya Fleksibilitas dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran: Perspektif Guru: The Importance of Flexibility in Learning Planning and Implementation: A Teacher's Perspective Marsellinda, Amanda Sherly Marsellinda; Safitri, Ayu Nabila Safitri; Permatasari, Serli Indah Permatasari; Hermawan, Candra Hermawan; Oktaviana, Safira Risqy Oktaviana
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v5i1.404

Abstract

Perencanaan pembelajaran menjadi elemen yang sangat penting dalam menjamin keberhasilan proses belajar-mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya fleksibilitas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dari perspektif guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan melibatkan 6 guru biologi SMA dari sekolah yang berbeda di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai situasi tak terduga seperti perubahan jadwal, kendala teknis, dan kondisi kelas yang tidak kondusif. Untuk menghadapi tantangan tersebut, guru menerapkan strategi adaptif seperti memadatkan materi, memberikan tugas mandiri, memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan rencana alternatif. Fleksibilitas dalam pembelajaran memungkinkan tujuan pembelajaran tetap tercapai meskipun terjadi perubahan rencana. Penelitian ini menegaskan pentingnya kemampuan guru untuk berpikir kreatif, beradaptasi, serta mempersiapkan rencana cadangan dalam menjaga kontinuitas dan efektivitas proses belajar-mengajar. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi guru dan pembuat kebijakan pendidikan dalam mengembangkan strategi penguatan fleksibilitas dalam konteks pembelajaran modern.
Perspektif Guru Tentang Rancangan Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa (Student Centered Learning): Teacher Perspectives on Student Centered Learning Design Ramadani, Aryandi Ramadani; Rohmaniah, Haura Fathin Rohmaniah; Syafitri, Dwi Linda Syafitri; Hermawan, Candra Hermawan; Mustikawati, Ani Mustikawati
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v5i1.406

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perspektif guru biologi terhadap perencanaan pembelajaran yang berpusat pada siswa di tingkat SMA/MA di Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru biologi dari enam sekolahSMA/MA yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi strategi dan tantangan guru dalam menerapkan pembelaajran yang berpusat pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru umumnya memahami konsep pembelajaran berpusat pada siswa dan berupaya menerapkannya melalui berbagai pendekatan aktif seperti praktikum, pembelajaran berbasis proyek, problem-based learning, serta metode kooperatif. Metode-metode tersebut dinilai mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Namun dalam implementasinya tidak lepas dari kendala dan tantangan. Guru menghadapi kesulitan dalam menjaga fokus siswa, mengelola dinamika kelompok, memanfaatkan waktu yang terbatas, serta memotivasi siswa yang terbiasa dengan pola belajar pasif.Penelitian ini juga menekankan pentingnya dukungan institusi, kolaborasi antarguru, serta pelatihan yang berkelanjutan untuk membantu guru mengatasi tantangan dalam merencanakan dan menerapkanpembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan demikian hasil penelitian ini menawarkan wawasan tentang bagaimana perspektif dan perencanaan guru menjadi kunci dalam membentuk pembelajaran yang lebih inklusif, bermakna, dan efektif bagi siswa.
Exploring Obstacles and Solutions in the Implementation of Problem-Based Learning in Online Education: Eksplorasi Hambatan dan Solusi dalam Penerapan Problem-Based Learning pada Pembelajaran Daring Hermawan, Candra
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 5 No 1 (2021): Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v5i1.4607

Abstract

This study aims to identify and analyze the main obstacles and solutions in the implementation of Problem-Based Learning (PBL) in online learning. The importance of this research lies in its effort to enhance the effectiveness of PBL in an online environment, which faces unique challenges related to interaction, collaboration, and the limitations of technology and student motivation. The research method used is a qualitative approach with a case study design, involving eight biology teachers experienced in online PBL. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis to identify key themes regarding the obstacles and solutions encountered. The results show technical obstacles, such as unstable internet connections and limited devices, which affect student participation. Other challenges include difficulties in collaboration and interaction, limited understanding of the material due to the lack of direct guidance, and decreased student motivation. Teachers addressed these challenges by implementing various strategies, such as using breakout rooms, assigning roles within groups, providing structured guidance, and segmenting tasks to increase student engagement and understanding. The conclusion of this study is that although there are significant challenges in implementing online PBL, the use of adaptive strategies can improve the effectiveness of learning. This study highlights the importance of technological support and methodological adjustments to overcome barriers in online PBL. The limitations of this study include the inability to objectively measure student engagement and the difficulty in equalizing technological access across the research area. Further research is recommended to develop a hybrid approach to learning to enhance face-to-face interaction.
The Role of Lesson Study in Enhancing Faculty Collaboration: A Case Study in Higher Education Institutions: Peran Lesson Study dalam Meningkatkan Kolaborasi Dosen: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Hermawan, Candra; Mahfud; Dian Arief Pradana
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 4 No 2 (2020): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v4i2.4608

Abstract

This study aims to analyze the role of lesson study in enhancing collaboration among faculty members in a higher education setting, specifically within the Study Program at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP). A qualitative research method was employed, using in-depth interviews with five faculty members involved in lesson study activities. The findings indicate that lesson study provides a positive experience for faculty in sharing teaching ideas and practices, as well as increasing their engagement and motivation. Despite challenges such as time constraints and differing viewpoints, faculty reported significant changes in their teaching practices, such as improved responsiveness to student feedback and greater willingness to experiment with new methods. The study concludes that lesson study is an effective strategy for strengthening faculty collaboration and enhancing the quality of learning. Further support from the institution and additional training for faculty are needed to address existing challenges. Limitations of the study include the small sample size and specific context, which may limit the generalizability of the findings across all study programs.
Structure-Based Identification of Sanketan Heliotropium indicum as a RANK-RANKL Inhibitor: A Bioinformatics Approach for Osteoporosis Therapy rizkita, aden; Sintia Ayu Dewi; Taufik Muhammad Fakih; Candra Hermawan; Vivi Amalia Dwi Pratiwi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 14 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v14i3.25933

Abstract

Heliotropium indicum, a traditional medicinal plant, contains a variety of bioactive compounds with potential therapeutic effects. This study employed a structure-based virtual screening approach to evaluate the inhibitory potential of selected compounds from H. indicum against RANKL (Receptor Activator of Nuclear Factor κB Ligand), a key regulator in osteoclastogenesis and osteoporosis. Molecular docking simulations were performed using AutoDockTools integrated with PyRx, targeting the RANKL crystal structure (PDB ID: 3QBQ). The binding free energy (ΔG) values were used to assess ligand affinity, with Indicine (–5.6 kcal/mol), Heliotrine (–6.0 kcal/mol), and 24-Methylenecholesterol (–6.6 kcal/mol) demonstrating the strongest binding affinities. Interaction analyses revealed stable hydrogen bonding and hydrophobic contacts with key residues such as SER296, ARG222, and GLY96. Further ADME-Tox profiling and Lipinski’s Rule of Five filtration indicated that most compounds possess favorable pharmacokinetic properties, including high gastrointestinal absorption, non-substrate behavior toward P-glycoprotein, minimal CYP450 inhibition, and low toxicity risks. Notably, Indicine and Heliotrine exhibited superior drug-likeness and safety profiles, while 24-Methylenecholesterol also emerged as a promising lead despite slightly lower binding affinity. These findings suggest that specific bioactive constituents of H. indicum could serve as potential RANKL inhibitors for osteoporosis therapy. The combined computational evaluations provide a strong foundation for future in vitro and in vivo validation, supporting the development of novel phytopharmaceuticals targeting bone resorption pathways