Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar Twi Menggunakan Welding Gauge Di SMKS Budhi Darma Indrapura Sormin, Syariful Hikmah; Manurung, Nelson; Sebayang, Alexander; Siahaan, Sihar
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v3i1.322

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi secara visual hasil pengelasan di SMKS Budhi Darma Indrapura, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Budhi Darma telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu diadakanlah pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Budhi Darma Indrapura ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktik, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional. Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.
Workshop Pengenalan Cacat Las Standar Internasional di LPK Immanuel Provinsi Sumatera Utara Sebayang, Alexander; Tarigan, Efrata; Tarigan, Liwat; Tarigan, Piktor; Bangun, Positron
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 1 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i1.641

Abstract

The Department of Mechanical Engineering of the Medan State Polytechnic (POLMED) has international standard welding practice and laboratory equipment. In line with the progress of this equipment, quite a number of teaching staff in this study program already have teaching certificates in the field of welding. The socialization of welding in this study program has received recognition from the Professional Institute International Welding (IIW) and The Welding Institute (TWI), so that the Mechanical Engineering Department has become a Competency Test Site (TUK) for IIW and TWI international certification. The proponent of this international standard welding defect recognition training program already has a CSWIP (Certificate Scheme Welding Inspection Personnel) 3.0 certificate from The Welding Institute. LPK IMMANUEL MEDAN has a Welding course training field, this is related to making vehicle frames (chassis body). Participants who take part in this program have good achievements and are prepared to enter the world of work after being declared graduated with proof of a certificate. It is very reasonable for LPK IMMANUEL MEDAN to accept the offer of an international standard welding defect identification training program held by a lecturer from the Department of Mechanical Engineering, Medan State Polytechnic (POLMED). especially to hold welding inspection socialization based on TWI standards. This knowledge will prepare prospective LPK Immanuel graduates to enter jobs in the welding field. This program is very relevant to the adult world of work. With this training, LPK participants will gain insight into how welding results meet the TWI standard, which is a standard that is widely used in the international world. This is supported by experienced and certified lecturers who carry out the service above in the CSWIP 3.0 (welding inspector) training in the use of the welding gauge which will be donated to the LPK Immanuel. Through this program, welding inspection modules and welding gauges have also been donated so that LPK participants can use them in the future
Pengaruh Transformasi Ketahanan Mekanik Akibat Proses Quenching terhadap Material Pipa Minyak dan Gas pada Pengujian Bending: Penelitian Alexander Sebayang; Fida Hanum; Muhammad Ariyon; Fitriati; Ira Herawati; Efrata Tarigan; Idhamkamil; Liwat Tarigan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v2i4.1610

Abstract

Pada perkembangan dan kemajuan dalam dunia minyak dan gas yang semakin pesat, pemilihan material dan penyambungan pada material tidak bisa dilepaskan. Dengan demikian, pemilihan material dan metode pengelasan pipa penyalur minyak dan gas bumi harus mengacu pada standar yang ada. Proses perlakuan panas quenching merupakan salah satu metode yang efektif untuk meningkatkan sifat mekanik material logam, khususnya pada kekuatan bending. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan bending material dalam kondisi raw material dan setelah melalui proses quenching. Pengujian dilakukan pada dua jenis pembebanan, yaitu root bend dan face bend. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material yang telah mengalami proses quenching memiliki nilai kekuatan bending yang lebih tinggi, masing-masing sebesar 1377,41 MPa untuk root bend dan 1339,43 MPa untuk face bend, dibandingkan dengan raw material yang memiliki kekuatan 1110,63 MPa dan 1141,67 MPa. Peningkatan ini menandakan bahwa proses quenching mampu meningkatkan ketahanan material terhadap beban lentur, baik pada sisi akar maupun permukaan spesimen. Fenomena ini diduga disebabkan oleh terbentuknya struktur martensit yang lebih keras dan padat akibat pendinginan cepat selama proses quenching. Temuan ini sejalan dengan berbagai literatur ilmiah yang menunjukkan bahwa transformasi mikrostruktur menjadi martensit berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kekuatan mekanik material.
Edukasi Dampak Negatif Penggunaan Vape bagi Remaja di Desa Banyumas Stabat, Langkat, Sumatera Utara Miswanda, Dikki; Lestari, Devi; Masriah, Imas; Sebayang, Alexander
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v2i3.90

Abstract

Penggunaan rokok elektrik atau vape semakin meningkat di kalangan remaja di Indonesia termasuk di wilayah pedesaan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya vape menjadi tantangan serius dalam upaya pencegahan dampak kesehatan yang panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman masyarakat Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, terhadap bahaya penggunaan vape bagi kesehatan. Edukasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar rata-rata 49,8% yang diukur melalui pre-test dan post-test. Selain itu, perubahan sikap positif juga teridentifikasi, dengan 85% remaja menyatakan komitmen untuk menghindari penggunaan vape. Pendekatan partisipatif dan kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran risiko kesehatan di tingkat desa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi edukasi berbasis komunitas dalam upaya pencegahan penggunaan vape di lingkungan masyarakat.
Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar TWI Di SMKS Dwiwarna Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Sormin, Syariful Hikmah; Sebayang, Alexander; Franklin Taruyun Hudeardo Sinaga; Situngkir, Anggiat; Manurung, Nelson
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i1.2018

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi secara visual hasil pengelasan  di SMKS Dwiwarna Medan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Dwiwarna Medan telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Dwiwarna Medan ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa  dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional.Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.
Analisis Solar Tracking pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebagai Sumber Tenaga Lampu Jalan: Penelitian Devanta Abraham Tarigan; Alexander Sebayang; Efrata Tarigan; Liwat Tarigan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.2079

Abstract

The utilization of solar energy in Indonesia is still very low despite its huge potential. One of the causes of the low efficiency of solar panels is static installation that does not follow the direction of sunlight. To overcome this, an automatic solar tracker system was designed and built on a 20WP Solar Power Plant (PLTS) as a source of energy for street lights. This research uses a design and experiment method, which involves the development of an ESP32 microcontroller-based system, equipped with a GY-271 compass sensor, INA219 current and voltage sensors, and a DS3231 RTC module. A servo motor is used to automatically adjust the panel's position to follow the direction of the sun. This system is also equipped with an LM2596 Step-Down regulator and is programmed using the Arduino IDE, and can send real-time monitoring data via Wi-Fi to a smartphone. The experimental results show that the solar tracker system is able to increase electrical power up to more than a static panel at the same test time. The panel follows the movement of the sun from east to west, resulting in higher power efficiency throughout the day. Comparison of data between the tracker system and the panel still shows a significant difference in power at each hour of measurement. Testing has begun and has yielded an average power increase of 20.41% compared to static solar panels.
Pengaruh Variasi Arus Pengelasan 120 A, 130 A, 140 A, dan 150 A terhadap Kekuatan Tarik pada Material ST 37 dengan Metode Pengelasan Metal Inert Gas (MIG ) Alexander Sebayang; Efrata Tarigan; Liwat Tarigan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): February - May 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v2i1.58

Abstract

Welding is one of the inseparable parts of manufacturing technology. In the welding process, it is necessary to pay attention to the suitability of the welding construction in order to achieve optimal results. For this reason, welding needs to pay attention to several important things including welding efficiency, energy savings, energy savings, and of course low costs. In the need for high-quality welding such as joints on pressure vessels such as heat exchangers, pressure pipes and bridge construction, other steel structures, welding must be well planned. In this study, the welding method used is Metal Inert Gas (MIG), this is very closely related to electric current, toughness, welding defects, and cracks which generally have a fatal effect on the safety of the welded construction. The purpose of this study was to determine the characteristics of the influence of the welding results using Metal Inert Gas (MIG) using variations of 120 A, 130 A, 140 A, and 150 A currents on tensile strength, on St 37 steel plates. The welding results test used was the destructive test method, namely in the form of a tensile test. The parameters observed were the presence or absence of defects in the test piece of the welding results that were tested for tensile strength. If there is a defect in the form of a crack in the weld metal, referring to the BS EN ISO standard, it is determined whether the welding result is accepted or rejected. Test parameters and matters related to testing refer to the ASTM E8 standard. the greater the MIG welding current on ST 37 steel, the greater the ultimate stress value where the highest ultimate stress value (tu) N / mm2 is at a current of 150 A followed by 140 A, 130 A, 120 A. This is because the greater the welding current, the smoother the microstructure of the welding results will be
Implementing an Inquiry-Based Learning Model to Deepen Students’ Conceptual Understanding Hanum, Fida; Sebayang, Alexander; Ariyon, Muhammad; Tarigan, Efrata; Herawati, Ira
Journal La Edusci Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v6i5.2645

Abstract

This study examines the effectiveness of the Inquiry-Based Learning model in enhancing students’ conceptual understanding of the SMAW and GMAW welding processes, an area that remains underexplored in vocational education. The research addresses the gap between the development of procedural skills and the acquisition of conceptual reasoning by investigating whether inquiry-oriented instruction can promote deeper cognitive engagement. A quasi-experimental design was implemented involving two intact groups, with the control group receiving conventional teacher-centered instruction and the experimental group experiencing structured IBL activities. Data were collected through pretests, posttests, observations, and semi-structured interviews, and analyzed using paired-sample and independent-sample t-tests, ANCOVA, effect size calculations, and normalized gain measures. The findings reveal that the experimental group demonstrated a substantial and statistically significant improvement in conceptual understanding compared with the modest gains observed in the control group. The intervention produced a very large effect size and a medium-high normalized gain, indicating strong learning effectiveness. Students exposed to IBL were better able to analyze parameter interactions, interpret defect mechanisms, and connect theoretical principles with laboratory outcomes. Overall, the study provides strong empirical evidence that Inquiry-Based Learning is a highly effective pedagogical approach for strengthening conceptual mastery in welding technology and should be considered for broader integration into vocational curricula.
Implementasi dan Perbandingan Algoritma Random Forest dan Support Vector Machine untuk Prediksi Penyakit Jantung menggunakan Dataset Heart Disease UCI Devanta Abraham Tarigan; Zakaria Sembiring; Efrata Tarigan; Alexander Sebayang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6942

Abstract

Heart disease is a leading cause of death in Indonesia, with a national prevalence of 0.85% in 2025 and cardiovascular-related deaths reaching 651,481 annually. This study aims to implement and compare Random Forest (RF) and Support Vector Machine (SVM) algorithms for heart disease prediction using the UCI Heart Disease dataset (Cleveland subset, 303 instances). Methods include preprocessing (missing value imputation, one-hot encoding, scaling), model training, and evaluation using accuracy, precision, recall, F1-score, and 5-fold cross-validation. Results show RF achieving 86.89% test set accuracy and 89% recall for Presence, while SVM reaches 85.25%. In cross-validation, SVM is more stable with a mean accuracy of 81.84% compared to RF's 80.18%. Feature importance from RF highlights thal_7.0 (0.129), thalach (0.126), and ca (0.110) as key predictors. Conclusion: RF excels in reducing false negatives for early detection, while SVM is more generalizable. The novelty lies in the comprehensive comparison with feature interpretation in the Indonesian health context, supporting AI-based prediction systems for heart disease prevention.
Workshop Inspeksi Visual Pengelasan Dengan Standar TWI Di SMKS Bina Taruna 1, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara Sebayang, Alexander; Sormin, Syariful Hikmah; Butarbutar, Frans Tomy Syahputra; Juliana, Nova; Andaresta, Windy
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i2.2882

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi visual pengelasan  di SMKS Bina Taruna 1 Medan memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Bina Taruna 1 Medan telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Bina Taruna 1 Medan ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional. Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.