Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar Twi Menggunakan Welding Gauge Di SMKS Budhi Darma Indrapura Sormin, Syariful Hikmah; Manurung, Nelson; Sebayang, Alexander; Siahaan, Sihar
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v3i1.322

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi secara visual hasil pengelasan di SMKS Budhi Darma Indrapura, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Budhi Darma telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu diadakanlah pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Budhi Darma Indrapura ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktik, hasil pengelasan siswa dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional. Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.
Workshop Pengenalan Cacat Las Standar Internasional di LPK Immanuel Provinsi Sumatera Utara Sebayang, Alexander; Tarigan, Efrata; Tarigan, Liwat; Tarigan, Piktor; Bangun, Positron
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 1 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i1.641

Abstract

The Department of Mechanical Engineering of the Medan State Polytechnic (POLMED) has international standard welding practice and laboratory equipment. In line with the progress of this equipment, quite a number of teaching staff in this study program already have teaching certificates in the field of welding. The socialization of welding in this study program has received recognition from the Professional Institute International Welding (IIW) and The Welding Institute (TWI), so that the Mechanical Engineering Department has become a Competency Test Site (TUK) for IIW and TWI international certification. The proponent of this international standard welding defect recognition training program already has a CSWIP (Certificate Scheme Welding Inspection Personnel) 3.0 certificate from The Welding Institute. LPK IMMANUEL MEDAN has a Welding course training field, this is related to making vehicle frames (chassis body). Participants who take part in this program have good achievements and are prepared to enter the world of work after being declared graduated with proof of a certificate. It is very reasonable for LPK IMMANUEL MEDAN to accept the offer of an international standard welding defect identification training program held by a lecturer from the Department of Mechanical Engineering, Medan State Polytechnic (POLMED). especially to hold welding inspection socialization based on TWI standards. This knowledge will prepare prospective LPK Immanuel graduates to enter jobs in the welding field. This program is very relevant to the adult world of work. With this training, LPK participants will gain insight into how welding results meet the TWI standard, which is a standard that is widely used in the international world. This is supported by experienced and certified lecturers who carry out the service above in the CSWIP 3.0 (welding inspector) training in the use of the welding gauge which will be donated to the LPK Immanuel. Through this program, welding inspection modules and welding gauges have also been donated so that LPK participants can use them in the future
Edukasi Dampak Negatif Penggunaan Vape bagi Remaja di Desa Banyumas Stabat, Langkat, Sumatera Utara Miswanda, Dikki; Lestari, Devi; Masriah, Imas; Sebayang, Alexander
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v2i3.90

Abstract

Penggunaan rokok elektrik atau vape semakin meningkat di kalangan remaja di Indonesia termasuk di wilayah pedesaan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya vape menjadi tantangan serius dalam upaya pencegahan dampak kesehatan yang panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman masyarakat Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, terhadap bahaya penggunaan vape bagi kesehatan. Edukasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam ceramah dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar rata-rata 49,8% yang diukur melalui pre-test dan post-test. Selain itu, perubahan sikap positif juga teridentifikasi, dengan 85% remaja menyatakan komitmen untuk menghindari penggunaan vape. Pendekatan partisipatif dan kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran risiko kesehatan di tingkat desa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi edukasi berbasis komunitas dalam upaya pencegahan penggunaan vape di lingkungan masyarakat.
Workshop Inspeksi Visual Hasil Pengelasan Berdasarkan Standar TWI Di SMKS Dwiwarna Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Sormin, Syariful Hikmah; Sebayang, Alexander; Franklin Taruyun Hudeardo Sinaga; Situngkir, Anggiat; Manurung, Nelson
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i1.2018

Abstract

Pelatihan dan Workshop Inspeksi secara visual hasil pengelasan  di SMKS Dwiwarna Medan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendasar tentang metode inspeksi hasil pengelasan secara visual (visual inspection) terhadap standar pengelasan yang baku sekaligus sebagai sarana persiapan untuk siswa bidang keahlian teknik pengelasan mengikuti sertifikasi welder. Pada workshop ini digunakan standar TWI. SMKS Dwiwarna Medan telah mempunyai laboratorium dan peralatan teknik pengelasan yang lengkap dan siswa dengan kemampuan mengelas cukup baik namun belum pernah di inspeksi berdasarkan standar hasil pengelasan yang baku. Untuk itu perlu diadakan pelatihan pada program pengabdian kepada masyarakat di SMKS Dwiwarna Medan ini agar di Jurusan Teknik Pengelasan pada SMK ini mempunyai wawasan yang mendalam tentang kompetensi pengelasan. Dengan adanya modul pelatihan dan peralatan praktek, hasil pengelasan siswa  dapat dievaluasi berdasarkan standar yang berlaku secara internasional dan dengan menggunakan alat uji yang digunakan dalam keadaan sebenarnya di industri ataupun bidang usaha yang berkaitan dengan pengelasan. Siswa yang hasil pengelasannya dapat lolos dari kriteria yang disyaratkan, nantinya dapat mengajukan ke suatu lembaga sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat pengelasan yang berlaku secara Nasional maupun Internasional.Kegiatan ini juga secara tidak langsung menjadi media promosi terhadap Prodi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi Politeknik Negeri Medan, untuk memperkenalkan lebih jauh terhadap SMK yang sesuai bidang keahlian pengelasan.
Implementing an Inquiry-Based Learning Model to Deepen Students’ Conceptual Understanding Hanum, Fida; Sebayang, Alexander; Ariyon, Muhammad; Tarigan, Efrata; Herawati, Ira
Journal La Edusci Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v6i5.2645

Abstract

This study examines the effectiveness of the Inquiry-Based Learning model in enhancing students’ conceptual understanding of the SMAW and GMAW welding processes, an area that remains underexplored in vocational education. The research addresses the gap between the development of procedural skills and the acquisition of conceptual reasoning by investigating whether inquiry-oriented instruction can promote deeper cognitive engagement. A quasi-experimental design was implemented involving two intact groups, with the control group receiving conventional teacher-centered instruction and the experimental group experiencing structured IBL activities. Data were collected through pretests, posttests, observations, and semi-structured interviews, and analyzed using paired-sample and independent-sample t-tests, ANCOVA, effect size calculations, and normalized gain measures. The findings reveal that the experimental group demonstrated a substantial and statistically significant improvement in conceptual understanding compared with the modest gains observed in the control group. The intervention produced a very large effect size and a medium-high normalized gain, indicating strong learning effectiveness. Students exposed to IBL were better able to analyze parameter interactions, interpret defect mechanisms, and connect theoretical principles with laboratory outcomes. Overall, the study provides strong empirical evidence that Inquiry-Based Learning is a highly effective pedagogical approach for strengthening conceptual mastery in welding technology and should be considered for broader integration into vocational curricula.