Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

“It’s Boring, If I Listen Too Long I’ll Get Sleepy” A Phenomenological Study to Design Educational Media for Pregnancy Women's Class Salsabila, Salma; Urrahman, Dhiya; Baiquni, Fahmi; Sulistyowati, Endang Tri
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): July-December 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i2.4629

Abstract

Prenatal class are conducted to enhance the knowledge of pregnant mothers regarding their pregnancy comprehensively and systematically, and can be carried out continuously. This activity will be effective when pregnant mothers are able to comprehend and implement the health information provided by healthcare personnel. This research aims to examine and design appropriate health promotion media for groups of pregnant women in the effort to participate in prenatal classes in Sukoharjo, Wonosobo. This research is qualitative with a phenomenological approach, involving 18 participants. Data were obtained through Focus Group Discussions and in-depth interviews. The research results indicate that the suitable health promotion media for groups of pregnant women is an animated video with the message of Exclusive Breastfeeding, using the Indonesian language. The desired appearance includes bright colors and comprehensive message content, with the delivery method distributed through group chats and regularly explained repeatedly.
Edukasi Gizi Sehat Lansia (GISELA) pada Kelompok Lansia Mutiara Sejahtera Lansia di Yogyakarta Sulistyowati, Endang Tri; Yunitasari, Pritta; Isnugroho, Hernawan; Hananda, Tiara; Baiquni, Fahmi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4572

Abstract

Asupan nutrisi yang seimbang pada lansia sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit degenerative dan penurunan fungsi fisiologis, untuk itu lansia diharapkan mampu mengonsumsi nutrisi sesuai kebutuhan tubuh dengan cukup dan teratur. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh lansia diatas dan mencapai derajat Kesehatan setinggi-tingginya. Salah satunya dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang status gizi sehat lansia yang disebut GISELA, merupakan upaya untuk meningkatkan gizi lansia agar lansia mampu tetap produktif dan menolong dirinya sendiri.Tujuan penelitian: memberikan edukasi dan pembekalan dalam Kesehatan khususnya bagi lansia guna meningkatkan pengetahuan lansia tentang status gizi sehat lansia (GISELA).Metode: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2024, di Perum Jati Sawit Asri Timur, Balecatur , Gamping Sleman dengan melibatkan tim pengabdian Masyarakat terdiri dari 3 dosen Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta yang berkoordinasi dengan Kepala dukuh dan Ketua RT setempat. Total sasaran sebanyak 53 orang pada kelompok lansia Mutiara Sejahtera. Implementasi dari program pengabdian Masyarakat ini antara lain pemberian edukasi tentang gizi sehat lansia (GISELA) menggunakan powerpoint dilanjutkan dengan diskusi dan permainan tebak kata bersama lansia.Hasil: Pentingnya edukasi gizi bagi lansia tidak hanya terletak pada peningkatan pengetahuan tetapi juga pada perubahan perilaku yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis.Kesimpulan: Penyuluhan ini tidak hanya relevan untuk meningkatkan pemahaman mengenai gizi seimbang, tetapi juga dapat membantu mencegah malnutrisi dan mengurangi risiko penyakit kronis yang sering dialami oleh lansia. Selain itu, program ini turut menciptakan ikatan sosial yang bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik para peserta
Pendikan Anti Bulying Yunitasari, Pritta; Sulistyowati, Endang Tri; Istiqomah, Istiqomah; Iswantingsih, Elisabeth; Nugroho, Hernawan is
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4864

Abstract

Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Bullying yang terjadi biasanya dilakukan dengan 4 cara, yaitu bullying yang dilakukan secara fisik, bullying secara verbal, bullying relasional dan bullying yang dilakukan pada media sosial atau biasa disebut dengan cyberbullying Bullying dapat terjadi di lingkungan sekolah, rumah atau keluarga dan lingkungan sosial masyarakat.Tujuan penelitian: Memberikan edukasi dan pembekalan dalam kesehatan khususnya bagi remaja guna meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya perilaku bullying, Untuk memberdayakan remaja dalam aspek kesehatan pada umumnya dan dapat menjauhi perilaku bullying agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi remaja yang bertanggung jawab dalam berperilaku sosial di lingkungan masyarakat,Metode: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2024, di Pelem, Sleman dengan melibatkan tim pengabdian Masyarakat terdiri dari 2 dosen Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta yang berkoordinasi dengan Kepala dukuh dan Ketua RT setempat. Total sasaran sebanyak 49 orang pada kelompok Remaja. Implementasi dari program pengabdian Masyarakat ini antara lain pemberian edukasi Pendidikan Anti Bullying menggunakan powerpoint dilanjutkan dengan diskusi dan permainan tebak kata bersama lansia.Hasil: Pentingnya edukasi gizi bagi lansia tidak hanya terletak pada peningkatan pengetahuan tetapi juga pada perubahan perilaku yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis.Kesimpulan: Adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah bullying yang bisa terjadi di lingkungan masyarakat, sekolah. Adanya respon yang positif dari peserta mengingat kegiatan pengabdian merupakan kebutuhan remaja, masyarakat dalam rangka mencegah terjadi bullying, Sebagian besar (93%) peserta telah memahami konsep bullying yang mencakup (definisi bullying, jenis bullying, dampak bullying, cara mencegah bullying dan tata cara melaporkan jika melihat atau mengalami kejadian bullying.
REVOLUTIONIZING SLEEP QUALITY: THE ROLE OF BABY MASSAGE IN TREATING PNEUMONIA PATIENTS AT PADMANABA BARAT ROOM, RSUP DR. SARDJITO Afrilia, Duwi; Margaretha, Sumarti Endah Purnamaningsih Maria; Urrahman, Dhiya; Sulistyowati, Endang Tri
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i2.23

Abstract

Introduction : Pneumonia is an acute respiratory tract infection that affects the lung tissue (alveoli). Sleep is a form of adaptation of babies to their environment. Baby massage is a rubbing movement on the baby's body starting from the feet, stomach, chest, face, hands and back of the baby. Based of the register book in Padmanaba Barat room, the incidence of pneumonia in the last 3 months was 22 cases. Purpose: To find out how to improve sleep quality with infant massage in pneumonia patients in the West Padmanaba ward, RSUP Dr SARDJITO Hospital, Yogyakarta. Method: The method used in this research is descriptive in the form of a case study. Results: From the implementation that was carried out for 2 days on one respondent by measuring sleep quality in the first pre-intervention with a score of 5, the first post-intervention with a score of 4 and the second pre-intervention with a score of 4, the second post-intervention with a score of 2. Conclusion: Baby massage can improve sleep quality in pneumonia patients.
Penerapan Terapi Okupasi Menggambar pada Pasien Halusinasi Pendengaran Agusta, Dimas; Yunitasari, Pritta; Istiqomah, Istiqomah; Sulistyowati, Endang Tri; Putri, Novica Ariyanti
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2024
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v5i1.3182

Abstract

Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori dimana seseorang tidak mampu menerima stimulus sensorik pada panca indera dengan baik. Tanda dan gejala halusinasi contohnya adalah mendengar suara yang tidak nyata, curiga, khawatir, berbicara sendiri, dan tertawa sendiri. Angka kejadian Halusinasi di RSJ Ghrasia pada tahun 2022 sebanyak 118 orang. Salah satu penatalaksanaan yang dapat dilakukan adalah terapi non farmakologi dengan terapi okupasi menggambar. Tujuan untuk mengetahui perubahan tingkat halusinasi dan tanda gejala halusinasi setelah dilakukan terapi okupasi menggambar pada pasien halusinasi pendengaran. Dalam studi kasus ini menggunakan studi kasus deskriptif, subyek studi kasus diambil 1 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Instrument yang digunakan dalam studi kasus ini adalah SOP terapi okupasi menggambar, AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale), lembar observasi tanda dan gejala halusinasi. Metode pengumpulan data dengan dilakukan dengan wawancara, observasi, penerapan terapi okupasi menggambar, evaluasi, dan dokumentasi. Penerapan terapi okupasi menggambar dilakukan pada 1 responden yaitu Ny. S. Sebelum dilakukan terapi pasien mendapat skor AHRS 24, dan skor 9 pada observasi tanda gejala halusinasi. Setelah dilakukan terapi didapatkan hasil pasien skor AHRS 17, dan skor 3 pada observasis tanda dan gejala halusinasi. Terapi okupasi menggambar dapat menurunkan tingkat halusinasi dan tanda gejala halusinasi pendengaran.
Penerapan Terapi Musik Mozart pada Pasien Halusinasi Pendengaran Marjanah, Nurul; Sulistyowati, Endang Tri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3181

Abstract

Halusinasi adalah gejala gangguan jiwa yang dialami pasien dengan adanya perubahan persepsi sensori, dan merasakan sensasi palsu seperti suara, penglihatan, pengecapan, perabaan dan penciuman. Tanda dan gejala yang dialami pasien haluninasi yaitu berbicara sendiri, berbicara kacau dan kadang tidak rasional, tertawa sendiri tanpa alasan, ketakutan, ekspresi wajah yang tegang dan bermusuhan, penarikan dan penghindaran diri dari orang lain. Tujuan: Mengimplementasi penerapan terapi musik mozart pada pasien halusinasi pendengaran di bangsal sembodro RSJ GRHASIA Yogyakarta. Metode : Dalam studi kasus ini menggunakan studi kasus deskriptif subyek studi kasus diambil 1 responden dengan kriteria inklusi, instrument yang digunakan adalah SOP penerapan terapi musik klasik mozart dan lembar penilaian AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale), metode pengumpulan data dengan wawancara dan lembar penilaian tanda dan gejala halusinasi. Hasil : Penerapan terapi musik klasik mozart dilakukan pada 1 responden yaitu Ny B yang di dapatkan skor AHRS sebelum diberi terapi berjumlah 28, setelah diberi terapi turun menjadi 15. Penilaian tanda dan gejala halusinasi didapatkan skor 7 pada hari pertama dan hari terakhir 2. Kesimpulan: Terapi music klasik Mozart efektif dalam menurunkan tanda dan gejala halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran.
Kondisi Kesehatan Mental Remaja Sari, Pritta Yunitasari; Sulistyowati, Endang Tri; Istiqomah, Istiqomah; Iswantingsih, Elisabeth; Nugroho, Hernawan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5200

Abstract

Remaja adalah suatu masa perkembangan dalam diri manusia yang memiliki tiga aspek, yaitu biologis, psikologis, dan sosial ekonomi yang memiliki batasan usia 10-20 tahun. Upaya Kesehatan Remaja meliputi perkembangan positif, pencegahan kecelakaan, pencegahan kekerasan, kesehatan reproduksi, pencegahan dan pengendalian penyakit menular dan pencegahan penyakit tidak menular, gizi dan aktifitas fisik; kesehatan Jiwa; dan kesehatan remaja pada situasi krisis. Remaja juga perlu memiliki kesehatan mental dan emosional yang baik, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. Mengetahui kondisi kesehatan mental remaja di dusun Pelem, Sleman. Yogyakarta dan mengetahui karakteritik remaja yang mengalami gangguan mental di dusun Pelem, Sleman. Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakana adalah cross sectional study atau studi potong silang dengan rancangan penelitian yang pengukuran observasi subyek hanya dilakukan satu waktu saja, Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus - Desember di wilayah dusun Pelem, Sleman. Angka kejadian remaja yang mengalami gangguan mental di dusun Pelem, Sleman sebanyak 5,7 persen dan karakteristik tidak berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja. Mengembangkan kerjasama sekolah dan Puskesmas untuk melakukan deteksi dini kesehatan mental siswa/remaja secara berkala dan memberikan terapi kepada siswa/remaja yang mengalami masalah gangguan mental.