Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

HIDROPONIK SEBAGAI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI MASA PANDEMI Aya Mamlu’ah
Al-Umron : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): AL UMRON: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alumron.v2i2.710

Abstract

Hidroponik merupakan salahsatu kegiatan yang sedang marak dilakukan masyarakat di masa pandemi. Melihat perkembagan kondisi pandemi, masyarakat dituntut untuk lebih kreatif dan innovatif di rumah. Dimasa pandemi masyarakat dibatasi kegiatan di luar ruangan dan berkumpul dengan banyak orang. Karena kegiatan di luar rumah dan berkumpul dengan banyak orang dapat meningkatkan resiko penyebaran virus. Kegiatan hidroponik sangat bermanfaat dilakukan dimasa pandemi. Kegiatan hidroponik dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi. Masyarakat dapat memperoleh hasil sayur segar yang bisa diolah sendiri tanpa harus membeli di pasar. Selain itu hasil sayur juga dapat dibagikan atau dijual belikan ke masyarakat sekitar. Keunggulan dari kegiatan hidropoik yaitu dapat dilakukan dilahan yang sempit. Kegiatan hidroponik juga tidak membutuhkan tanah sebagai media tanam. Sehigga sangat cocok dikembangkan di desa Sukorejo. Dengan adanya pelatihan hidroponik dibalai desa Sukorejo yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unugiri bekerjasama dengan pemerintah desa, serta karang taruna dan ibu-ibu PKK diharapakan dapat meningkatkan perekonomian didesa Sukorejo pada masa Pandemi Covid 19 ini.
PELATIHAN PEGON KEYBOARD DAN RUMAH KITAB SEBAGAI KETERAMPILAN DASAR SANTRI DALAM MENINGKATKAN DIGITALISASI PESANTREN Aya Mamlu’ah; Abdul Jalil
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pegon keybard dab rumah kitab dini dilatarbelakangi dengan adanya suatu keharusan dan kesiapan pesantren dalam menyeimbangkan proses pembelajaran pesantren dengan kemajuan digitalisasi yang ada, fokus pelatihan ini di kecamatan Senori yang merupakan daerah dengan banyak jumlah pesantren yang ada, namun tidak semua pesantren mampu dan siap dalam penerapan digitalisasi yang ada oleh karenanya memerlukan perhatian untuk pemeliharaan baik sarana prasarana maupun kegiatan-kegiatan yang positif yang diadakan pesantren-pesantren tersebut. Sementara itu pesantren kurang mendapatkan perhatian dari Lembaga Pendidikan terlebih dalam penerapan digitalisasi pesantren sehingga pesantren tertinggal jauh dengan penerapan digitalisasi tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali dan mengedukasi pesantren agar siap dan mampu mengembangkan dan membranding pesantrennya dalam hal meningkatkan kualitas pembelajaran dari segi media pembelajaran dengan memanfaatkan pegon keyboard dan rumah kitab sebagai Upaya menumbuhkan digitalisasi pesantren. Pelatihan ini dilakukan di Kecamatan Senori dengan jumlah 20 pesantren dengan peserta 40 yang diambil dari ustadz-ustadzah pesantren itu sendiri. Metode yang digunakan adalah ABCD yaitu dengan mengembangkan asset yang dimiliki oleh Pesantren-pesantren di Kec. Senori, salah satu asset yaitu Ustadz-Ustadzah yang memiliki kemampuan dalam menerapkan pegon keyboard dan rumah kitab sebagai ketreampilan dasar dalam meningkatkan digitalisasi pesantren. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara pada pihak-pihak yang terkait dengan Pesantren. Hasil pelatihan ini adalah para pihak pesantren (pengasuh, ustadz-ustadzah dan santri) mengetahui penerapan pegon keyboard dan rumah kitab sebagai keterampilan dasar santri dalam meningkatkan digitalisasi. Kesimpulan dari pelatihan ini hampir 99% pihak pesantren sudah mampu menerapkan aplikasi pegon keyboard dan rumah kitab sesuai dengan aturannya, dengan penerapan pegon keyboard dan rumah kitab mulai dari caranya penggunaan aplikasi, alur pembelajarannya bagaimana dengan fokus pada kitab tentang apa dan sampai pada berhasil serta mahir dalam menerapkan aplikasi pegon keyboard dan rumah kitab.
INTERNALISASI NILAI TAUHID MELALUI BERMAIN EDUKATIF: STRATEGI GURU PIAUD DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK USIA DINI Mamluah, Aya; Abu Siri
WALADI Vol. 2 No. 2 (2024): Desember,Wawasan Belajar Anak Usia Dini
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v2i2.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi guru PIAUD dalam menginternalisasikan nilai tauhid melalui bermain edukatif sebagai upaya pembentukan karakter religius anak usia dini. Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena menurunnya sensitivitas spiritual anak di tengah derasnya arus digitalisasi yang menggeser nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan di salah satu lembaga PIAUD di Madura. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif interpretatif dengan pendekatan phenomenological hermeneutics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengintegrasikan nilai tauhid melalui permainan simbolik, lagu islami, dan aktivitas eksploratif alam yang menumbuhkan kesadaran ketuhanan secara natural. Nilai tauhid tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dihayati melalui pengalaman emosional dan sosial anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan bermain edukatif berpotensi menjadi paradigma baru pendidikan Islam anak usia dini yang holistik, kreatif, dan berakar pada nilai spiritual.
Metode Resitasi sebagai stimulus Kemandirian Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. MAMLUAH, AYA; Ulva Badi’ Rohmawati; Wahyu Muqorrobin
Mu'allim Vol 6 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v6i1.4303

Abstract

This research aims to explore the implemention of the recitation methodas a stimulus to enhance students' self-directed learning in the teaching of IslamicCultural History. The recitation method involves assigning tasks to students,which are then completed outside the classroom, and the results are presentedin the form of presentations or reports. This research adopts a qualitativeapproach, utilizing interviews, observations, and document analysis as datacollection techniques. The findings indicate that the recitation method is effectivein stimulating students' self-directed learning, reinforcing understanding of thematerial, and enhancing interaction in the learning process. The implications ofthis research may contribute to the development of teaching strategies that aremore oriented toward students' self-directed learning in the field of IslamicCultural History.
Coaching Klinik Psikologi & Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Preventif Perilaku Kenakalan Remaja di Yayasan Al-Fatimah Khoirotus Silfiyah; Aya Mamlu’ah; Sitti Atiyatul Mahfudoh; Siti Ulin Ni’mah Muzayyamah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 2 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychological coaching and Islamic religious education represent one form of community service motivated by several issues occurring at the Al Fatimah Foundation in Bojonegoro. These issues include behavioral deviations among female students (santri), such as lying, using inappropriate (negative) language, leaving the boarding school without permission, and violating the established rules and norms. Ideally, an Islamic boarding school (pesantren) is a place where individuals reside to deepen their knowledge of religion and other disciplines. However, in reality, behavioral deviations have been observed that negatively impact both the psychological and spiritual well-being of the students. This community service activity was carried out at the Al Fatimah Islamic Boarding School Foundation, involving 36 participants who are female teachers (ustadzah) from various educational levels: RA (Kindergarten), MI Plus (Elementary), SMA Plus (High School), and Madin Unggulan (Islamic Supplementary School). The method employed was the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which focuses on developing the existing potential of the institution. The first focus of the activity was psychological clinical coaching, aimed at equipping the teachers with preventive strategies and psychological understanding of the positive and negative impacts of students’ behaviors. The second focus centered on Islamic religious education, offering a comprehensive explanation from the perspective of Islamic teachings and law regarding the consequences of deviant behavior. The results of the mentoring program showed that 85% of the psychological and Islamic education coaching was understood and could be effectively applied by the participants to guide adolescent students, particularly at the Al Fatimah Islamic Boarding School Foundation in Bojonegoro.
IMPLEMENTASI MEDIA GAME BOOK GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (Q&A) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VII DI SMPN 1 SUMBERREJO Nurul Laily Nilam Rahmawati; Khoirotus Silfiyah; Aya Mamlu’ah
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/salimiya.v6i3.2641

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Game Book media based on the Giving Question and Getting Answer (Q&A) model in improving student learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI) for seventh-grade students at SMPN 1 Sumberrejo, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its application. This research used a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation.The results show that the use of Game Book Q&A media has a positive impact on increasing students' engagement and understanding of the subject matter on rukhsah. The media integrates engaging visual elements with an active learning approach, encouraging students to ask and answer questions, thereby creating a fun, communicative, and participatory learning environment. Students are not merely passive recipients but are actively involved in thinking, discussing, and expressing their ideas independently.The success of this implementation is supported by several factors such as teacher creativity in designing the media, high student enthusiasm, availability of supporting facilities, and the relevance of the material to daily life. Nevertheless, there are challenges that need attention, including varying levels of digital literacy, limited instructional time, and difficulties in maintaining classroom focus and effective interaction. Overall, the Game Book Giving Question and Getting Answer media has great potential to be further developed as an innovative and inspiring learning method in religious education at schools.
IMPLEMENTATION OF SOCIAL REALITY INTERPRETATION OF THE QUR'AN SURAT ALI IMRON verse 190-191 AS A SOCIO-CULTURAL EDUCATION IN PREVENTING CORRUPTION Nurul Musyafa’ah; Aya Mamlu’ah; Muhammad Afthon Ulin Nuha
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v7i1.1166

Abstract

In general, corruption fulfils elements such as unlawful acts, abuse of authority, and opportunities, enriching oneself, and harming the finances or economy of the State. One of the contents contained in Surah Ali Imron Verse 190-191 is dhikr praising Allah SWT with His noble names; it should be done on various occasions to always remember and connect with Allah SWT. This study uses qualitative, and this type of research is descriptive-analytic research; the purpose of this research is to determine what factors make the corrupt actions of government officials in Leran village, Senori district, and Tuban regency getting more minor and almost non-existent and how to implement the interpretation of the social reality of the Qur'an. Surah Ali Imron verses 190-191 as a socio-cultural education in preventing corrupt actions in all levels of government officials in the Leran village, Senori district, Tuban regency. In addition to interviews, data collection also uses documentation and observations with government officials in Leran village, Senori district, and Tuban regency. The results of the research on the Implementation of the Interpretation of Social Reality of the Al-Qur'an Surah Ali Imron Verse 190-191 as a Socio-Cultural Education to Prevent Corrupt Actions in Leran village, Senori district, Tuban regency, namely istighotsah together once a week this is often carried out by the Tuban regency government by instructing, involving and inviting all villages in the Tuban area including the ranks of government officials from Leran village, Senori district, Tuban regency. Another activity that is also running is reciting the Qur'an together at the Leran Village Hall every three months on Kliwon Fridays from 07.00 to 11.00. This is a separate encouragement for the ranks of government officials in the Leran village, Senori district, Tuban regency, because, in this activity, the village officials also participate in reading the Qur'an, besides some listening to the reading of the Qur'an.
Optimization of Digital Media in Islamic Religious Education Learning to Enhance Joyful Learning Ulva Badi’ Rohmawati; Aya Mamlu’ah; Moh. Miftahul Choiri; Abdul Jalil; Sitti Atiyatul Mahfudoh
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 2 (2026): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v15i2.2974

Abstract

This study examines the optimization of digital media in Islamic Religious Education (PAI) to enhance joyful learning at SMK YPM Bojonegoro. The main problem addressed in this research is the low level of student engagement due to teacher-centered learning practices. This study aims to analyze the role of digital media integration in creating an interactive, meaningful, and enjoyable learning environment. This issue is important given the growing need for innovative learning strategies that align with advances in educational technology. This research employs a qualitative case study design, using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that the use of digital media such as multimedia, interactive platforms, and audiovisual content is able to create a more enjoyable, engaging, and active classroom atmosphere. It also helps students better understand the material, provides more varied learning experiences, improves teacher–student relationships, encourages active participation, and enhances students’ understanding of PAI content. This study contributes to the development of innovative, technology-based teaching strategies in Islamic education. In conclusion, optimising digital media is essential for transforming learning into a more engaging, student-centred process and for improving both cognitive and affective learning outcomes.
Pendampingan Digitalisasi Al-Qur'an dalam Meningkatkan Literasi Membaca Dan Literasi Digital Pada Santri Tahfidz Al-Qur'an Aya Mamlu’ah; Ulva Badi’ Rohmawati; Fahmi Khumaini; Abdul Jalil
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28405

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatan pengabdian masyarakat selama kurang lebih enam bulan. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 santri melalui pelatihan digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital menggunakan aplikasi Memo Qur'an. Metode implementasi termasuk sosialisasi melalui pembelajaran dan diskusi untuk meningkatkan pengetahuan peserta, pelatihan praktis menggunakan simulasi untuk meningkatkan keterampilan aplikasi, dan implementasi teknologi untuk membantu santri menerapkan Al-Qur'an digital dalam proses pembelajaran mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan Al-Qur'an digital. Skor pra-tes, awalnya antara 50% dan 55%, menunjukkan pemahaman awal yang terbatas. Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% -90%, Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan internalisasi nilai terkait penggunaan aplikasi Memo Qur'an untuk digitalisasi Al-Qur'an . Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam menghafal Al-Qur'an, secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca dan literasi digital santri tahfidz Al-Qur’an melalui pelatihan praktis dan bimbingan berkelanjutan.