Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KAJIAN KERUSAKAN PADA PENANGANAN RUAS JALAN (STUDI KASUS DI JALAN PARAPAT KM. 4,5 PEMATAGSIANTAR, SUMATERA UTARA) Novdin M. Sianturi; Virgo Erlando Purba; Sampe Rufius
Jurnal Santeksipil Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v1i2.16

Abstract

Karena meningkatnya jumlah kendaraan setiap tahun, mengakibatkan umur jalan pun akan semakin berkurang dan akan semakin diperlukan konstruksi jalan yang kuat, aman, nyaman dan bermanfaat bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat, dimana salah satunya yaitu kualitas konstruksi jalan harus selalu ditingkatkan. Maka Program Pemeliharaan jalan pun harus dilakukan pada setiap ruas jalan secara rutin dan terpadu mulai dari perencanaan perkerasan jalan, pelaksanaan pembangunan jalan, pengawasan pelaksanaan pembangunan jalan, pengawasan masa layan, sampai dengan pemeliharaan perbaikan jalan sesudah selesai umur manfaat jalan. Kondisi jalan dapat digolongkan menjadi dua yaitu: kondisi fungsional ( kondisi jalan sesuai fungsinya ) dan kondisi struktural ( kondisi konstruksi tiap lapisan perkerasan jalan + kondisi konstruksi total lapisan perkerasan jalan ). Pada saat ini baik evaluasi kondisi fungsional maupun kondisi struktural pada tingkat ruas jalan maupun jaringan jalan belum dilakukan secara konsisten dan terpadu. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya program pemeliharaan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti Mengkaji kerusakan jalan dengan metode Rigid Pavement, menghitung Data LHR dan Perkerasan jalan. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan evaluasi pemeliharaan jalan yang bagus, sistemik, dan terpadu dan dapat digunakan oleh stakeholder jalan di Indonesia.
PERENCANAAN JALAN DAN ANGGARAN BIAYA SESUAI SPESIFIKASI UMUM TAHUN 2018 PADA RUAS JALAN SIMPANG TIGA – TAMBUN REA KABUPATEN SIMALUNGUN Novdin Sianturi; Dermina Damanik; Hendra Munthe
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.477

Abstract

Perencanaan suatu bangunan harus sesuai dengan bentuk dan dapat bermanfaat dalam penggunaannya, serta besar biaya sesuai dengan perhitungan awal. Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau proyek tersebut (Dr. Ir. Tri Joko, M.Si,kendari 2018). Langkah yang dilakukan untuk perencanaan jalan serta menghitung rencana anggaran biaya adalah mengidentifikasi setiap item pekerjaan yang ada dalam proyek yang sedang di hitung. Dalam penelitian ini penulis melakukan perhitungan rencana anggaran biaya dengan analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) Bidang Bina Marga No.28/PRT/M/2018. Dan melakukan perhitungan perencanaan perkerasan jalan menggunakan metode perkerasan lentur dengan analisa komponen. Perencanaan Jalan ini bertujuan merencanakan pembangunan peningkatan jalan dan untuk mengetahui tebal lapis perkerasan jalan serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan pada proyek peningkatan ruas jalan Sta. 1600 – 3250 Simpang Tiga – Tambun Rea Kabupaten Simalungun.
ANALISIS MANAJEMEN WAKTU KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN 2 GEDUNG NURSE STATION COVID-19 Novdin M Sianturi; Ira Modifa; Krisna Deavid
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.529

Abstract

Manajemen Konstruksi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dan perlu menguasai dalam menjalankan suatu proyek. Salah satu bagian dari manajemen proyek itu sendiri adalah waktu pengelolaan. Sistem manajemen waktu merupakan salah satu penentu keberhasilan kontraktor dalam mengelola proyek terutama dari segi waktu. Pekerjaan yang sesuai pengaturan jadwal dapat meminimalisir kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan proyek. Dalam setiap penjadwalan harus memperhatikan urutan pekerjaan masing-masing agar pengalaman terpisah diperlukan untuk perencana. Salah satu bagian penting dari manajemen waktu itu sendiri adalah pengukuran prestasi kerja. Hal ini dilakukan agar pelaksana dapat mengetahui berapa berat pekerjaan yang telah diselesaikan berdasarkan Jadwal Waktu. Diperoleh Metode Nilai Menjadi salah satu pilihan sebagai indikator dalam mengukur kemajuan pekerjaan yang dilakukan di Gedung Nurse Satation Covid-19. Penggunaan Earned Value dapat dilihat dari progres pekerjaan proyek yang dilaksanakan dan dapat diprediksi penyelesaiannya waktu proyek pembangunan 2 Gedung Nurse Station Covid – 19
EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KELAS SMP NEGERI 2 JALAN RADJAMIN PURBA Virgo E Purba; Novdin M Sianturi; Goklas D Panjaitan
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.530

Abstract

Keadaan ini diperlukan manajemen waktu agar membantu menyelesaikan proyek dengan tepat waktu, mencapai produktivitas dan efisisensi yang lebih besar dan memiliki reputasi professional baik. Semuanya itu dilakukan untuk mencapai kesuksesan dan memenuhi kriteria waktu, biaya dan mutu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Penerapan manajemen waktu, proses dan hasil evaluasi, Untuk mengetahui tindak lanjut hasil Evaluasi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode observasi lapangan, dan survey. Sumber data yaitu data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data yaitu: Wawancara, Observasi lapangan dan Dokumentasi. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan yaitu Penerapan manajemen waktu yang dilakukan CV. DIAN FRITS pada proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SMP Negeri 2 jalan Radjamin Purba. Proses dan hasil penerapan manajemen waktu yaitu dengan melakukan evaluasi setelah proyek mulai berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan (Time Schedule) dan pada saat evaluasi dilapangan CV. DIAN FRITS mencatat hasil kerja, pemakaian sumber daya dan kualitas hasil kerja. Pencatatan dilakukan mulai dari harian, mingguan, bulanan. Tindak lanjut hasil evaluasi penerapan Manajemen Waktu CV. DIAN FRITS tidak Memperbaharui jadwal (Update Schedule), karena sudah memiliki jadwal yang telah direncanakan
Manajemen Dan Rekayasa Lalu Lintas Untuk Menanggulangi Kemacetan Di Kawasan Jalan Dolok Sanggul Bakkara Kabupaten Humbang Hasudutan Penerangan Sinaga; Novdin M Sianturi; Ira Modifa
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i2.541

Abstract

Kemacetan menjadi salah satu masalah yang dapat mengganggu ketertiban umum dari ketentraman masyarakat. Berbagai aktivitas kegiatan yang terjadi di Kabupaten humbang hasundutan terkonsentrasi dikawasan pusat kota yang menyebabkan terjadinya pembebanan lalu lintas pada jaringan jalan yang menimbulkan kemacetan kendaraan khususnya di pusat kegiatan hari dengan kegiatan puncak seperti hari pecan dan jam sibuk. Penelitian ini bertujuan merekayasa perubahan arus lalu lintas di simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang agar dapat mengatasi kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan perlu dilakukan rekayasa perubahan lalu lintas, dimana rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk merekayasa arus lalu lintas ruas simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang seperti mendesain alat kendali arus lalu lintas sesuai kebutuhan lalu lintas terkini, mengatur debit lalu lintas, pengubahan jalur jalan sementara maupun permanen. Menerapkan ilmu dari bidang keteknikan seperti teknik sipil, teknik lalu lintas ataupun teknik computer, membuat perlengkapan jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, lampu lintas, pulau jalan dan berbagai upaya lainnya. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Kabupaten Humbang Hasundutan
Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rekonstruksi Jalan Lumban Pande -Tanjungan Kecamatan Palipi (DID M Ade K Harahap; Novdin M Sianturi; Ira Modifa; Deardo Samuel Saragih; Sandytia F Situmorang
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i1.881

Abstract

Padatnya jumlah penduduk bersamaan dengan banyaknya pengguna kendaraan di jalan raya mengakibatkan ruas jalan sering mengalami kerusakan Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus, sehingga perlu adanya perbaikan dengan cara perancangan dan modifikasi untuk kelancaraan dan keamanan berlalu - lintas. Ruas Jalan Lumban Pande-Tanjungan merupakan salah satu contoh ruas jalan yang memerlukan perhatian. Berkategori kelas jalan kolektor IIIA, pembangunan ruas jalan ini menggunakan jenis perkerasan flexibalepavement dengan bentang jalan 3m Dengan adanya perencanaan yang matang dari segi teknis dapat membantu merealisasikan pembangunan jalan tersebut, salah satunya adalah perencanaan anggaran biaya. Dalam merencanakan anggaran biaya perlu adanya analisis yang tepat, sehingga tidak terjadi over budget pada saat pelaksanaan. Analisis dilakukan dengan mengurai beberapa aspek sehingga dapat menemukan harga yang sesuai baik itu harga bahan, upah tenaga peralatan dan overhead yang digunakan pada saat pekerjaan konstruksi dilaksanakan. Selain itu dalam pelaksanaannya kegiatan lelang pekerjaan juga berperan penting sehingga pada saat proses lelang selesai mendapatkan kontraktor yang mumpuni baik dari segi kualitas pekerjaan maupun finansial. Data penelitian didapatkan dari hasil survey pada lokasi tersebut dan dari kontraktor pelaksana pekerjaan juga dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir. Dalam pelaksanaan proses lelang pekerjaan ini berpedoman pada Perpresno.16 tahun 2018 pasal 44 ayat 2. Tanggal dimulainya lelang ini sejak 20 September 2021 hingga penandatanganan kontrak pada tanggal 21 November 2021 dan yang ditunjuk sebagai pemenang adalah CV. TRUST dengan harga penawaran sebesar Rp.791.451.000,00.- (Tujuh Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Empat Ratus Lima Puluh Satu Ribu Rupiah)
Analisis Manajemen Waktu Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Dua Gedung Nurse Station COVID-19 RS. Djasamen Kota Pematang Siantar Novdin Sianturi; Ira Modifa; Asril Nizar; Rolando Sihombing; Krisna D Simarmata
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i1.882

Abstract

Manajemen Konstruksi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dan perlu menguasai dalam menjalankan suatu proyek. Salah satu bagian dari manajemen proyek itu sendiri adalah waktu pengelolaan. Sistem manajemen waktu merupakan salah satu penentu keberhasilan kontraktor dalam mengelola proyek terutama dari segi waktu. Pekerjaan yang sesuai pengaturan jadwal dapat meminimalisir kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan proyek. Dalam setiap penjadwalan harus memperhatikan urutan pekerjaan masing-masing agar pengalaman terpisah diperlukan untuk perencana. Salah satu bagian penting dari manajemen waktu itu sendiri adalah pengukuran prestasi kerja. Hal ini dilakukan agar pelaksana dapat mengetahui berapa berat pekerjaan yang telah diselesaikan berdasarkan Jadwal Waktu. Diperoleh Metode Nilai Menjadi salah satu pilihan sebaga indikator dalam mengukur kemajuan pekerjaan yang dilakukan di Gedung Nurse Satatio Covid - 19. Penggunaan Earned Value dapat dilihat dari progres proyek yan dilaksanakan dan dapat diprediksi penyelesaiannya waktu proyek pembangunan 2 Gedun Nurse Station Covid - 19
Evaluasi Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Badan Jalan (Main Road) STA 41+325 – 41+375, Seksi 4 Zona 3, Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematangsiantar Dengan Metode SNI 03 - 6797-2002 (AASHTO M145-91 2004) Deardo S Saragih; Dermina Damanik; Novdin M Sianturi; Asril Nizar; Gabriel F Damero Siringoringo
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i2.902

Abstract

Penggunaan tanah sebagai bahan bangunan konstruksi banyak digunakan pada proyek pembangunan jalan. Pada pembuatan badan jalan, ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk lapisan tanah dasar, yaitu tanah galian sebagai tanah dasar, tanah asli sebagai tanah dasar, dan tanah timbunan sebagai tanah dasar. Untuk mengetahui parameter kekuatan dan kepadatan dapat dilakukan langsung di lapangan pada tanah timbunan (subgrade) yang telah dipadatkan dengan melakukan uji Uji DCP (Dynamic Cone Penetrator Test) untuk mendapatkan nilai CBR dan Uji Kepadatan Lapangan (Sandcone Methode) untuk mendapatkan berat kering maksimum (Max Dry Density, MDD) dan kadar air optimum (Optimum Moisture Content, OMC). Sedangkan untuk proses pemadatan pelaksanaan timbunan untuk pekerjaan jalan mengacu pada Pedoman Pekerjaan Tanah untuk Jalan, Divisi 3, PUPR. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Metode pengujian yang digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kepadatan tanah pada pekerjaan timbunan badan jalan (Main Road) Pada Proyek pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – PematangSiantar. Metode Pelaksanaan pekerjaan timbunan badan jalan (Main Road) pada Proyek pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar. Dengan tujuan penelitian Mengetahui pengujian-pengujian yang dilakukan untuk mendapatkan parameter kekuatan dan kepadatan tanah dasar (subgrade) pada Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Badan Jalan (Main Road) pada Proyek pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematangsiantar Sta 41+325 – 41+375, Seksi 4 Zona 3. Mengetahui proses tahapan pelaksanaanTimbunan Badan Jalan (Main Road) pada Proyek pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar Sta 41+325 – 41+375, Seksi 4 Zona 3. Dari hasil data pengujian kepadatan lapangan dengan menggunakan Uji Sand Cone diperoleh Max Dry Density (MDD) sebesar 1,440 gr/cm3 dengan nilai Derajat Kepadatan 100%. Dan dari data pengujian kekuatan tanah dengan Uji DCP diperoleh nilai CBR sebesar 8,75%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa spesifikasi teknis untuk tanah dasar (subgrade) telah memenuhi syarat sebagai tanah timbunan untuk jalan tol atau jalan bebas hambatan sesuai dengan Pedoman Spesifikasi Pekerjaan Tanah untuk Jalan PUPR 2018. Pelaksanaan pekerjaan tanah untuk jalan, khususnya pada pekerjaan timbunan harus dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dengan didukung oleh data-data pengujian yang lengkap agar tercapai kualitas jalan yang direncanakan. Karena kualitas jalan yang baik dapat membantu kelancaran dan keselamatan pengendara ataupun penumpang.
Analisis Waktu Dan Biaya Berdasarkan Produktivitas Kinerja Pada Pekerjaan Perkerasan Jalan Di Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematangsiantar (Zona 2 Ruas Interchange Sinaksak, Sta 2+000 – 2+450) M Ade Kurnia Harahap; Deardo S Saragih; Novdin M Sianturi; Dermina Damanik; Ricardo Two April Silalahi
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i2.945

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mengetahui produktivitas pembangunan konstruksi jalan tol pekerjaan perkerasan jalan sta 2 + 000 – 2 + 450 serta mengetahui selisih waktu dan biaya pada pelaksanaan pekerjaan berdasarkan perencanaan dengan realisasi dilapangan untuk pembangunan konstruksi jalan tol pekerjaan perkerasan jalan Tol sta 2+000 – 2+450. Langkah awal dalam meneliti adalah menetapkan masalah yang akan dipecahkan. Identifikasi ini dimaksudkan sebagai penegasan batas - batas permasalahan, sehingga cakupan penulisan tidak menyimpang dari tujuan. Permasalahan yang diangkat adalah mencari produktivitas tenaga kerja dan alat kerja pada proyek pembangunan yang sedang berlangsung, yaitu Pembangunan konstruksi jalan tol pekerjaan perkerasan jalan Tol Tebing Tinggi – Pematangsiantar Zona II (Ruas Interchange sta 2+000 – 2+450). Hasil penelitian Total biaya pekerjaan yang direncanakan sama dengan biaya pekerjaan yang dikeluarkan sebesar Rp. 1,579,607,611.00,- (Satu Milyar Lima Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Tujuh Enam Ratus Sebelas Rupiah), dikarenakan pembayaran pekerjaan berdasarkan Volume Pekerjaan yang diselesaikan setiap minggu. Pelaksanaan Pekerjaan direncakan selama 36 Hari Kerja (6 Minggu), dan dalam Pelaksanaan Pekerjaan setiap minggu ada beberapa keterlambatan dari yang direncanakan, tetapi dapat diselesaikan sebelum waktu yang ditentukan
Analisis Manejemen Proyek Pondasi Bored Pile Pada Pembangunan Jembatan Bahbolon Pada Ruas Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar Sta 57 + 170 Ira Modifa; Deardo S Saragih; Virgo Erlano Purba; Novdin M Sianturi; Dinarto
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i2.946

Abstract

Tujuan Penelitian menganalisis bagaimanakah produktivitas waktu dan biaya tenaga kerja pada pelaksanaan pekerjaan bore Pile di Sta 57+170. Untuk mengetahui analisa biaya pekerjaan bored pile pada pembangunan jembatan bahbolon pada ruas jalan tol Tebing Tinggi Pematang Siantar, serta untuk mengetahui waktu pekerjaan bored pile pada pembangunan jembatan bahbolon pada ruas jalan tol Tebing Tinggi Pematang Siantar. Adapun permasalahan yang akan timbul dalam pembahasan ini adalah berapa perbedaan biaya pelaksanaan dengan rencana dan berapa lama perbedaan waktu rencana dengan pelaksanaan. Penelitian ini mengelola data yang terkait dengan masalah yang ditinjau. Data - data tersebut berupa data sekunder yang didapat dari tim time control di proyek. Untuk dapat melakukan analisa yang baik memerlukan data - data/informasi yang lengkap dan akurat dan disertai teori dasar yang relevan. Hasil dari penelitian pada pekerjaan galian tanah terjadi penghematan waktu 2 minggu karena adanya penambahan jumlah alat berat untuk mempercepat pekerjaan yang awalnya direncanakan dalam waktu 8 minggu dan terealisasi dalam waktu 6 minggu dengan biaya sebesar Rp. 236.723.710, pada pekerjaan tulangan terealisasi dalam waktu 8 minggu sesuai dengan yang direncanakan dengan biaya sebesar Rp. 2.619.610.300, pada pekerjaan beton terealisasi dalam waktu 8 minggu sesuai dengan yang direncanakan dengan biaya sebesar Rp. 1.690.371.531 dan rencana anggaran biaya pelaksanaan proyek pondasi bored pile pada pembangunan jembatan Bah Bolon sebesar Rp 4,632,565,135.00