Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Pengaruh Lalu Lintas Terhadap Pelebaran Jalan Pdt J. Wismar Saragih Di Kota Pematang Siantar M Ade K Harahap; Novdin M Sianturi; Ira Modifa; Deardo Samuel Saragih; Aniwaty Sirait
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.965

Abstract

Tujuan penelitian ini menghasilkan suatu kajian pengaruh lalu lintas pada pelebaran jalan Pdt. J. Wismar Saragih di Kota Pematangsiantar dari sisi lebar jalan, sisi kondisi arus lalu lintas ( LHR ) dan dari sisi kondisi permukaan jalan. Pengumpulan Jenis dan Sumber Data dilakukan dengan 2 cara yaitu studi lapangan (Data Primer atau Data Teknis) dan studi literatur (Data Sekunder atau Data Non Teknis). Metode Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif. Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif adalah Suatu Metode Penelitian yang menggambarkan kondisi permukaan jalan dan menghitung LHR jalan dan pengaruhnya pada pelebaran jalan. Hasil dari penelitian ini dari hasil perhitungan LHR Rata-rata didapat bahwa LHR Rata-rata selalu meningkat dari tahun ke tahun yaitu LHR Rata - rata Tahun ke 1 = 45600 kendaraan/hari/2jurusan meningkat pada tahun ke 5 menjadi LHR Rata - rata Tahun ke 5 = 235567 kendaraan/hari/2jurusan
Analisa Perkerasan Jalan Wibawa Di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Asril Nizar; Deardo Samuel Saragih; Dermina R S Damanik; Novdin M Sianturi; Yudi Armansyah
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.967

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui umur rencana jalan dan mengetahui  LHR dan tebal   perkerasan   jalan yang sudah dilaksanakan. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan cara deskriptif, yaitu dengan memusatkan pada masalah yang ada pada saat sekarang dimana keadaan jalan yang sebelumnya adalah Telford dengan batu padas 10/15, dan di rencanakan oleh pihak pemerintah/perangkat desa dengan Pada perencanaan jalan desa ini digunakan lapisan penetrasi macadam (LAPEN), yang menghubungkan jalan desa untuk memperlancar hubungan dan komunikasi dengan tempat lain, mempermudah pengirimsn hasil produksi ke pasar, baik yang di desa maupunyang di luar,penelitian dapat diperoleh data yang akurat dan cermat. Dari hasil perencanaan perkerasan pada Jalan Wibawa Nagori Karang Anyar Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun di ruas jalan akses antar lingkungan dalam tersebut dari STA 0 + 000 s/d STA 0 + 265 dengan panjang 265 m dan lebar 3 m, 1. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode Bina Marga diperoleh tebal lapis Macadam (Lapen) adalah 7,5 cm dan tebal lapisan pondasi Telford atas adalah 20 cm. Desain Pekerasan Jalan Wibawa untuk Tebal Pondasi Telford  adalah 15 cm, seharusnya 20 cm dengan nilai ITP yg di dapat 7,2. Dengan melihat dan meninjau secara visual dilapangan untuk lokasi pekerjaaan perkerasan lapis penetrasi macadam (Lapen) sudah sebaiknya menggunakan desain Lapis Pondasi Agregat Kelas A sebagai pondsi dasar dan Laston Lapis Aus (AC - WC) sebagai lapis penutup
Analisa Perbandingan Perhitungan Anggaran Biaya Menggunakan Metode Bow Dan Sni Studi Kasus Pada Proyek Rehabilitasi Total Kantor Camat Tarabintang Virgo E Purba; Ira Modifa; Dermina R S Damanik; Novdin M Sianturi; Astri Febry Sinurat
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.968

Abstract

Estimasi biaya merupakan hal penting dalam proyek konstruksi. Nilai estimasi biaya yang disusun selanjutnya dikenal dengan istilah Rencana Anggaran Biaya (RAB) Proyek, yang mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumber daya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisiensi dan efektivitas. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan suatu proyek diperlukan suatu sarana dasar perhitungan harga satuan terhadap volume suatu pekerjaan yang dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan analisa SNI dan BOW. Peneliti mengumpulkan data primer dan sekunder yang diperoleh dengan cara observasi langsung dan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka dan dokumentasi yang dipakukan dalam proses pelaksanaan proyek Rehabilitasi Total Kantor Camat Tarabintang. Perhitungan anggaran biaya dilakukan dengan menggunakan metode analisa BOW dan SNI. Hasil perhitungan masing - masing analisa rencana anggaran biaya yang ada didapat perbandingan rencana anggaran biaya antara metode BOW dan SNI. Metode Analisa yang paling ekonomis digunakan ada Metode SNI karena dari hasil perhitungan dengan diperoleh hasil metode BOW sebesar Rp. 1,659,633,317.10 dan metode SNI sebesar Rp. 1,406,968,295,95
Analisa Perkerasan Jalan Jambuara Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun Deardo Samuel Saragih; Ira Modifa; M Ade K Harahap; Novdin M Sianturi; Muhammad Yudha Jumhari Purba
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.969

Abstract

Perkerasan jalan dipengaruhi oleh kekuatan tanah dasar, karena tanah dasar merupakan lapisan tanah yang fungsinya sebagai alas perletakan struktur perkerasan, jika daya dukung tanah dasarnya tinggi, perubahan bentuk pada perkerasan tidak akan terjadi dan tidak mudah rusak. Sebaliknya jika daya dukung tanah dasarnya rendah, perubahan bentuk pada perkerasan akan terjadi dan akan memburuk dengan mudah. Penilitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisa struktur perkerasan yang menggunakan tanah dasar asli dan menggunakan tanah dasar yang telah stabilisasi dengana spalbeton. Jalan menghubungkan simpang tusam Aek bontar nagori buntu bayu di mana jalan yang selalu dalam kondisi sangat buruk tersebut akan dipelajarin pada penelitian ini. Jalan simpang tusam – Aek bontar terletak pada tanah rendah atau nilai CBR 1-2% untuk menganalisa struktur perkerasan Perkerasan lentur dan perkerasan kaku keduanya digunakan desain perkerasan oleh AASHTO 1993. Dari hasil yang telah didapatkan menunjukan bahwa struktur perkerasan lentur yang diletakkan diatas tanah dasar yang telah distabilisasi ketebalannya lebih tipis dibandingkan dengan struktur perkerasan lentur yang diletakan didasar asli yaitu 30 cm, dan jika diletakkan diatas tanah dasar yang telah distabilisasi depan aspal beton ketebalan hanya 25 cm. Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan aspal beton mempuyai pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan dan daya dukung tanah dari tanah lempung ekspansif
Kombinasi Abu Dasar Batu Bara dan Abu Vulkanik sebagai Material Beton Virgo Erlando Purba; Novdin Manoktong Sianturi; Deardo Samuel Saragih; Dermina Roni Santika Damanik
Jurnal Permukiman Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2021.16.10-20

Abstract

Beton membutuhkan campuran dari bahan yang optimal ditinjau dari penggunaan bahan yang minimum dengan kekuatan standar dan ekonomis dalam hal biaya total struktur beton. Material alternatif perlu dipertimbangkan, selain untuk mengurangi dampak negatif pada masyarakat juga dapat berdampak dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Abu vulkanik berpotensi mengganti sebagian semen dan limbah bottom ash sebagai pengganti agregat halus, untuk itu perlu penelitian seberapa besar jumlahnya dan seberapa lama waktu yang diperlukan dalam menghasilkan kekuatan tekan yang mendekati beton normal tanpa bahan tambahan. Metode penelitian dilakukan dengan eksperimen di laboratorium menggunakan benda uji beton dengan campuran 5–12,5% kombinasi abu vulkanik dan bottom ash. Campuran ini dicetak membentuk kubus 15 x 15 x 15 cm dan diuji menggunakan alat kekuatan tekan berdasarkan acuan SNI 03-2847-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi campuran AV-BA maksimum 10% dapat meningkatkan kekuatan tekan beton pada umur 28 hari, namun kekuatan tekan beton dengan campuran AV-BA di atas 10% lebih kecil daripada kekuatan tekan beton tanpa AV-BA. Abu vulkanik dan bottom ash dapat digunakan sebagai campuran beton dengan batas penggunaan maksimum sebesar 10% AV-BA untuk mendapatkan mutu beton sedang.