Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Tim : Studi Kajian Literatur Dhika Pramesthi, Dyah Ayu; Athika, Riskania; Almaeda, Lazilla; Sari, Novita; Wardhana, Mada Aditia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/hsvrd340

Abstract

Penelitian ini merupakan systematic literature review yang bertujuan mengevaluasi perkembangan studi komunikasi tim pada periode 2021–2025. Analisis mencakup tren publikasi dan sitasi, kata kunci dominan dalam judul dan abstrak, serta tema utama seperti diversity, shared cognition, dan leadership. Hasil menunjukkan bahwa meskipun topik komunikasi tim tetap relevan, tren publikasi dan sitasi mengalami penurunan di tahun-tahun terakhir. Kata kunci “team communication” masih mendominasi, sementara konteks penelitian meluas ke bidang pendidikan dan kesehatan. Analisis tematik mengungkapkan bahwa hubungan antara faktor internal tim dan outcome seperti efektivitas atau inovasi masih jarang dikaji secara eksplisit. Temuan ini menunjukkan adanya peluang riset lebih lanjut yang menghubungkan dinamika komunikasi internal dengan hasil nyata tim. Implikasi praktisnya adalah perlunya strategi komunikasi berbasis data untuk meningkatkan efektivitas kolaborasi tim lintas konteks.
Studi Kajian: Memahami Teamwork Alfarialda, Elda Riska; Annisa, Annisa; Ahmad, Alisha; Triyana, Tamam Devi; Wardhana, Mada Aditia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/ndv0r405

Abstract

This research analyzes scientific publication trends on teamwork (2016–2025) through a bibliometric approach. Data from 1,420 documents sourced from Scopus, Crossref, and Google Scholar are analyzed quantitatively (descriptive statistics, LDA) and qualitatively (thematic interpretation). Results indicate peak research productivity in 2018 (206 publications), followed by a significant decline until 2023, suspectedly due to the pandemic or research focus shifts. Keyword analysis identifies three dominant clusters: (1) education ("student", "educ", 15.04% occurrence of "teamwork"), (2) healthcare ("care", "patient"), and (3) organization ("leadership", "safeti"). Topic classification reveals six main themes: contextual effectiveness (25%, especially healthcare/IT), team training (18%), interprofessional collaboration (17%), methodological innovation (14%), non-technical skills (13%), and supporting technology (13%). Theoretically, the findings map literature fragmentation and a shift towards applied approaches. Practically, the research highlights the urgency for training based on psychological safety, cross-disciplinary communication, and AI integration. Limitations include Western context bias and the need to investigate causes of the post-2018 publication decline.
MINING COMPANIES AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: LITERATURE REVIEW TO FIND FUTURE RECOMMENDATIONS Musilatin Nikmah; Mada Aditia Wardhana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i2.8043

Abstract

This study explores how mining companies can balance profitability with environmental sustainability and social responsibility to promote long-term economic growth and social stability. This study uses a literature review to examine the impact of mining operations on the environment and local communities, as well as the benefits of sustainable practices and community development initiatives. The results show that mining companies can create win-win situations by implementing sustainable practices, investing in community development, and building strong relationships with stakeholders. The study recommends that mining companies continue to prioritize environmental sustainability and social responsibility, as these efforts not only benefit the regions in which they operate but also increase funding opportunities and support for mutually beneficial projects
Strengthening The Competitiveness of Indonesian Industry Human Resources Through IQF-Based Workplace Learning Wardhana, Mada Aditia; Lestari, Endah; Nikmah, Musilatin
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v9i2.5674

Abstract

This study develops a Workplace Learning (WPL) model based on the Indonesian Qualification Framework (IQF) to enhance workforce competitiveness in Indonesia’s industrial sector. Addressing the existing competency gap between workforce skills and industry demands, this research integrates formal, informal, and experience-based learning approaches. Using grounded theory, data were collected from state-owned fertilizer companies, including annual reports and HR policy documents. The findings reveal that a combination of structured training, mentoring, on-the-job training, job rotation, and industry practice significantly boosts workforce competencies. Certification processes and managerial support, including career planning and competency-based recruitment, emerge as critical elements in aligning learning programs with industry needs. The developed model not only adheres to national standards but also aligns with global demands, fostering innovation, employee engagement, and long-term competitiveness. This study provides practical insights for industries and governments to design sustainable human resource development strategies. The proposed model highlights the importance of integrating WPL with national qualification frameworks, ensuring workforce adaptability and productivity in facing rapid technological advancements. Companies can leverage this model to build a more resilient and agile workforce, while policymakers may use it to bridge skill gaps and drive economic growth. By aligning education, training, and industry practices, the study contributes to improving labor mobility and promoting equitable workforce development, ultimately positioning Indonesia’s industrial sector competitively in the global market.
INDONESIAN QUALIFICATION FRAMEWORKS: DEVELOPING RESEARCH PERSPECTIVES Mada Aditia Wardhana; Pudjiati, Pudjiati
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 11: Juni 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i11.834

Abstract

The Indonesian Qualification Framework (IQF) is a pivotal tool for standardizing qualifications in Indonesia, ensuring that educational outcomes align with the needs of the workforce and industry standards. This study aims to explore the development of research perspectives within the context of the IQF, focusing on its implementation and the challenges faced. Employing a systematic literature review, the study analyzes existing research on the IQF, identifying gaps and areas for further investigation. The findings reveal a need for more empirical research on the practical application of the IQF, particularly in relation to workplace learning and human resource development. The study suggests that future research should address the integration of the IQF with industry requirements and the impact of this framework on lifelong learning and career progression.
Literature Review: Digital Corporate and Communication Kurniasih, Raesya; Meliwati; Nafis, Zerin Elvira; Saputri, Selvira Julita; Wardhana, Mada Aditia
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi literatur ini menganalisis integrasi Transformasi Digital (DT) dan komunikasi korporat untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan, akuntabilitas, dan kepatuhan. Berdasarkan analisis 40 artikel ilmiah dari DOAJ, penelitian ini mengungkap mekanisme integrasi melalui tiga dimensi utama. Pertama, keunggulan kompetitif berkelanjutan dicapai melalui peningkatan kinerja inovasi dan efisiensi operasional yang dimediasi oleh penguatan absorptive capacity dan jaringan kolaboratif. Kedua, akuntabilitas diwujudkan melalui optimalisasi information disclosure yang didukung teknologi blockchain untuk memastikan transparansi dan integritas data. Ketiga, kepatuhan dipenuhi melalui implementasi Compliance Programs (PPC) sebagai instrumen tata kelola informasi yang mengelola risiko regulasi dan mendukung inovasi teknologi yang bertanggung jawab. Temuan studi menunjukkan bahwa integrasi yang sinergis antara DT dan komunikasi menciptakan ekosistem bisnis yang resilient melalui pemanfaatan teknologi digital seperti AI, big data, cloud computing, dan blockchain, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan dan keberlanjutan organisasi dalam menghadapi tantangan era digital.
Studi Kajian : Hubungan Pengembangan Karir dan Kepuasan Karyawan dalam Perusahaan Zahra, Nabilah; Khatimah, Khusnul; Pujinanda, Rizki Aditya; Wulandari, Vika; Wardhana, Mada Aditia
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengembangan karir dan kepuasan karyawan serta perannya dalam membangun keunggulan kompetitif perusahaan. Melalui metode kajian literatur sistematis yang melibatkan empat tahap—perencanaan, pengumpulan dan seleksi data, ekstraksi dan analisis data, serta sintesis dan pelaporan—penelitian ini menganalisis 35 jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas studi empiris menemukan hubungan positif dan signifikan antara pengembangan karir dan kepuasan kerja, di mana pengembangan karir yang terstruktur melalui pelatihan, promosi, dan peningkatan kompetensi mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja yang tinggi selanjutnya mendorong produktivitas, loyalitas, dan kinerja, serta sering berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat dampak pengembangan karir terhadap kinerja organisasi. Namun, efektivitas hubungan ini dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti kejelasan informasi, transparansi, dan keadilan dalam implementasi program. Sinergi antara pengembangan karir yang inklusif dan kepuasan kerja yang berkelanjutan menjadi fondasi strategis bagi perusahaan untuk mempertahankan sumber daya manusia berkualitas, mengurangi turnover, dan mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, investasi berkelanjutan dalam pengembangan karir dan penciptaan lingkungan kerja yang memuaskan merupakan langkah krusial untuk membangun keunggulan organisasi jangka panjang.
LITERATURE REVIEW:  SUSTAINABLE PHARMA LOGISTICS Deya Piana Lorensa; Dewi Sindu Astriningtias; Fileny Zahwa Filerisia; Hanif Dwi Azizah; Qelby Nitara Anggarini; Mada Aditia Wardhana
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi logistik farmasi berkelanjutan dalam kerangka Praktik Farmasi Hijau, dengan fokus pada integrasi kebijakan tingkat perusahaan ke praktik lokal dan identifikasi kesenjangan kompetensi di kalangan profesional farmasi. Kajian literatur sistematis terhadap 40 artikel dari Taylor & Francis Online (2021-2025) mengungkapkan bahwa inisiatif berkelanjutan seperti transportasi bebas fosil dan manajemen inventaris ramah lingkungan sering kali tidak terimplementasi optimal di tingkat apotek komunitas. Hambatan utama meliputi kesenjangan kesadaran apoteker terhadap kebijakan korporat, kurangnya pengetahuan spesifik, serta keterbatasan dukungan operasional. Lebih lanjut, kajian mendeteksi defisit kompetensi yang luas, termasuk dalam penerapan farmakogenetika, pemanfaatan panduan praktik profesional, adopsi teknologi kecerdasan buatan, komunikasi inklusif, dan pemahaman prinsip ekofarmakologi. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan belum terinternalisasi secara memadai dalam kompetensi klinis sehari-hari. Oleh karena itu, optimalisasi peran apoteker memerlukan model pendidikan dan pelatihan yang lebih terstruktur, peningkatan komunikasi dua arah, serta integrasi holistik aspek keberlanjutan ke dalam kurikulum dan pengembangan profesional berkelanjutan.
BLOCKCHAIN DALAM MANAJAMEMEN RANTAI PASOKAN FARMASI Afila Fitriah; Indi Mandaratu; Nadya Putri Regita; Neva Sabilla Hutamal; Nur Aysah; Mada Aditia Wardhana
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Teknologi Blockchain (BCT) dalam Manajemen Rantai Pasokan Farmasi (PSC) didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mengatasi risiko global obat palsu dan di bawah standar—yang diperkirakan mencapai sekitar 10% secara global—serta kurangnya visibilitas dan tekanan regulasi untuk membangun sistem pelacakan elektronik interoperabel. BCT, sebagai ledger digital yang terdesentralisasi dan immutable (tidak dapat diubah), menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keterlacakan end-to-end dari obat-obatan. Aplikasi utamanya berfokus pada memerangi pemalsuan obat melalui sistem verifikasi keaslian dan pengamanan data sensitif seperti rekam medis yang immutable dan pemantauan kondisi rantai dingin (cold chain) dengan integrasi IoT. Model BCT yang dikembangkan menunjukkan peningkatan kinerja operasional yang signifikan, dengan waktu eksekusi rata-rata sekitar 3500 milidetik dan throughput mencapai 55.6 transaksi per detik (tps), melebihi kinerja sistem sebelumnya seperti DrugLedger. Meskipun demikian, adopsi BCT secara luas terhambat oleh masalah skalabilitas yang serius (terutama dalam memproses volume transaksi farmasi yang masif), tingginya biaya implementasi dan operasional, kesulitan integrasi dengan sistem IT yang sudah ada (legacy systems), dan ketidakpastian regulasi untuk kontrak pintar. Tantangan lain termasuk perlunya menyeimbangkan transparansi data dengan tuntutan untuk melindungi privasi data pasien yang sensitif.
DISPENSING DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT Anisa Bahar; Annissa Aprillia; Elsaana Tau; Putri Rahmadani; Siti Nur Fatimah; Mada Aditia Wardhana
PHARMACIA 2026: Edisi Khusus : Manajemen Farmasi
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik dispensing di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), terutama di fasilitas umum di negara-negara berkembang, seringkali di bawah standar yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), meskipun fungsi ini penting untuk keselamatan pasien dan Penggunaan Obat Rasional (RDU). Evaluasi menggunakan indikator WHO/INRUD menunjukkan bahwa kualitas layanan dispensing umumnya suboptimal, dicirikan oleh waktu dispensing yang sangat singkat—misalnya, rata-rata 131,03 detik di rumah sakit sekunder Uganda, yang jauh di bawah standar WHO ?180 detik. Keterbatasan waktu ini berkorelasi langsung dengan rendahnya pengetahuan pasien mengenai dosis dan penggunaan obat yang benar; dalam satu studi, hanya 49,50% pasien yang memiliki pengetahuan dosis yang memadai. Lebih lanjut, fasilitas ini juga menghadapi masalah polypharmacy (rata-rata 3,2 obat per resep) dan tingkat peresepan antibiotik yang tinggi (66,22% peresepan) yang melebihi batas optimal WHO. Masalah ini diperparah oleh pelabelan yang tidak memadai, dengan hanya 59,74% obat yang dilabeli secara memadai. Yang paling krusial, terdapat research gap yang menunjukkan bahwa personel dispensing yang telah dilatih secara formal (Pharmacy-Trained Dispensers/PTD) tidak menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan pada indikator penting dibandingkan staf yang tidak terlatih (NPTD). Fakta ini menegaskan bahwa peningkatan praktik dispensing yang rasional membutuhkan studi kajian mendalam untuk mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor kontekstual dan sistemik di IFRS, seperti dukungan manajerial dan ketersediaan prosedur operasional standar, karena pelatihan saja tidak cukup untuk menjamin kinerja yang baik.
Co-Authors Abiem Bagas Saputra Achmad Yusuf Adzzu Hary Adelia Adelina Adyaloka Rizky Aulia Adellia Agung Budi Pangestu Afila Fitriah Afrian Bintang Putra Agustina, Putri Salwa Ahmad, Alisha Alfarialda, Elda Riska Alika Nur Halisa Alliyah Puteri Selyndra Almaeda, Lazilla Alsuci Qoniliyah Alyssa Ayunda Ningtyas Amalia Amalia Nur Halisa Amelia Putri Amilina, Dwi Andi Mawar Andi Muhammad Farhat Andika Andika Andini Dwi Lestari Angga Jibrilda Syahrial Anindya Azzahra Anisa Bahar Anisa Purnama Sari Annisa Annisa Annissa Aprillia Ariska Amelia Velanda Ashyfa Aulia Albina Rahman Athika, Riskania Audina Fatihah Syakila Aura Belina Sabat Ayla Azzahra Azmil Indillah Suwandi Bintang Taufik Bisri Bunga Bunga Chonita Din Christina Angel Purnomo Clara Claudia Clara Pinky Natasya Damayanti, Dika Davina Meta Mutiara Della Aulia Sasikirana Destri Natania Ruben Deswita Maharani Devia Nurdiana Putri Devin Lolo Padang Dewi Sindu Astriningtias Deya Piana Lorensa Dhika Pramesthi, Dyah Ayu Dhio Gusti Miranda Diandri Nadja Divara Sasyabilla Nur Eka Kumala Retno Elsaana Tau Endah Lestari Endah Lestari Essa Stella Cicilia Eva Mirandha Evan Moreno Farah Khadijah Fathia Sefiyola Fenesia Evelin Fileny Zahwa Filerisia Finda Dwi Restiani Fiora Therinne Gloria Fitri Trisnawati Fitria Nur Nilamsari Ghina Attikah Hairul Hairul Hanif Dwi Azizah Hasna Risa Hastina Ramadhani Hety Devita Imanah, Syafira Anindya Imariana Nur Mutiara Indi Mandaratu Ineez Alex Sangkaropi Irfan Hafidz Muhyiddin Jihan Amanda Salsabila Kayla Naveeza Putri Kayla Zibandani Khairun Najwa Khatimah, Khusnul Kurniasih, Raesya Lailatul Badriyah Lestari, Windah Lula Khalishah Azka Ramadhani M Aziz Ramadhani Marsyahira Putri Maulida Maulana Jauhari May Syaroh Meliwati Meylania Chelsea Aghatta Micen Jessica Beby Listiyo Budi Mitrayani Timoty Muh Jusman Muh Naufal Mahfuuzhoh Muhamad Davy Kemalludin Muhammad Riski Murteza Ahmadinejad Musilatin Nikmah Musilatin Nikmah Musilatin Nikmah Mustamin Mutiah Nabawiya Nabila Khairunnisya Nabila Kurnia Ramadhan Nabila Naswa Rahmadani Nabila Putri Bakri Nabila Suci Ramadani Nadia Putri Salby Nadiatussholikha Nadila Maulida Mahmud Nadya Putri Regita Nafis, Zerin Elvira Nailah Bassama Nasywa Natasya Az Zahra Natasya Priskilla Singal Nayla Ayudhia Lestari Nazhira Harghea Zalianti Nazwa Amanda Az'zahra Neva Sabilla Hutamal Nikmah, Musilatin Nilam, Nur Nindy Aulia Putri Nindy Syera Fortuna Nita Vitriana Novita Angreini Novita Sari Novri Obaja Pratama Nur Afiah Basir Nur Aysah Nur Azizah Salsabila Nur Eka Zahra Nur Hasanah Nurhidaya Nurul Hidayatul Jannah Olivitia Grancia Hesron Pinkan Ade Sefiana Pudjiati, Pudjiati Pujinanda, Rizki Aditya Putri Amanah Putri Andriani Putri Damia Desiavera Putri Rahmadani Qelby Nitara Anggarini Qoonita Nurhasanah Raaja Bayu Prasasti Rahma, Pina Aulia Rai Arial Alexandra Ranum Tri Respati Ningrum Raudattul Munawwarah Raudhatul Noer Apriyanti Regy Dwi Aulia Retno Dwi Apriliana Revalin Dianomo Rifky Gismanyan Rina Pramudya Yolanda Rinda Syaharani Risnawati Eka Deuyanti Rizka Agusti Maharcania Rizma Ayu Pratama Sabilia Agustina Salsa Suci Nurzanah Saputri, Selvira Julita Sarita Diva Aulia Sem Janwar Tampang Shafa Salsabila Sherlly Oktavia Lifat Tufen Sifa Malinda Sintya Putri Devi Indriyani Siti Nur Fatimah Sofiatus Sak Kiyah Soraya Rahmadhani Sri Dia Sari Syahratu Agatha Putri Syakila Putri Alysva Syarifah Nur Azzahra Tri Cintia Bella Triyana, Tamam Devi Ulandari, Novy Dian Tri Vaneshia Auryen Vanessa Koroh Vania Darlene Pella Vera Anatasya Winda Mukhrimatul Hasanah Wiwi Erwina WULANDARI, VIKA Yuniarta Permatahati Widyanti Zahra, Nabilah Zalfaa Aadilah