Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Axiology

Strategi Mahasiswa Aktif Raih Talenta Melalui Pelatihan Dengan Bimbingan Intensif PKM (Smart-PKM) Di Jurusan Bahasa Inggris Suci Amaliah; La Sunra; Maemuna Muhayyang; Lely Novia; Fitri Radhiyani
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan untuk merespons rendahnya partisipasi mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS). Meskipun mahasiswa memiliki kemampuan bahasa yang baik, mereka belum mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang terstruktur dalammenyusun proposal yang sesuai standar kompetisi nasional. Tujuan kegiatan ini adalah merancang dan mengimplementasikan model SMART-PKM, yang mencakup: (1) asesmen kebutuhan mahasiswa, (2) analisis pedoman resmi PKM, (3) lokakarya interaktif penulisan proposal dan teknik presentasi, (4) bimbingan individu, dan (5) evaluasi berkelanjutan. Selama dua bulan pelaksanaan, mahasiswa mengikuti empat sesi lokakarya, menerima bimbingan personal, serta menyusun dan merevisi proposal berdasarkan umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan sebesar 40% dalam jumlah proposal yang diajukan, serta peningkatankualitas struktur, metode, dan performa presentasi. Mahasiswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan motivasi untuk berpartisipasi dalam ajang kompetisi nasional. Beberapa masukan dari peserta mencakup perlunya penambahan waktu untuk bimbingan individual dan penerapan sistem tinjau sejawat.
WORKSHOP DEEP LEARNING BAGI GURU SMA: Menciptakan Pembelajaran Berkesadaran, Bermakna dan Menyenangkan La Sunra; Suci Amaliah; Ahmad Talib; Fitri Radhiyani; Maemuna Muhayyang
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data pendidikan nasional dari Kemendikbudristek (2024) dan OECD (2023) menunjukkan bahwa lebih dari 68% guru di Indonesia masih menerapkan pembelajaran berbasis hafalan dan berorientasi ujian, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dan lemahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab kesenjangan pedagogis tersebut melalui penerapan kerangka Deep Learning yang menekankan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning kepada guru-guru Bahasa Inggris SMA di Kota Makassar, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya partisipatif dan berbasis pengalaman yang melibatkan 42 guru dalam sesi refleksi, diskusi kolaboratif, serta perancangan Modul Ajar berbasis Deep Learning. Dengan mengacu pada siklus pembelajaran pengalaman Kolb (1984), guru diajak untuk mengalami, merefleksikan, mengkonseptualisasikan, dan menerapkan strategi pembelajaran mendalam ke dalam modul ajar mereka. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan 78% dalam kemampuan guru merancang modul ajar berpusat pada siswa yang memadukan kesadaran diri, relevansi kontekstual, dan suasana belajar yang menyenangkan, serta tingkat kepuasan 91% terhadap kebermanfaatan pelatihan. Lebih jauh lagi, program ini melahirkan komunitas belajar profesional bernama Makassar EFL Deep Learning Educators Circle (MEDLEC), yaitu jejaring guru reflektif yang berkomitmen menumbuhkan inovasi pembelajaran bermakna dan berkelanjutan. Program ini berhasil memperkuat otonomi pedagogis, kolaborasi guru, dan keselarasan praktik mengajar dengan filosofi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian, relevansi, dan kebahagiaan dalam belajar
Integrasi Teknologi dan Pedagogi: Upaya Peningkatan Kompetensi Digital Mahasiswa Baru Pendidikan Bahasa Inggris Suci Amaliah; Geminastiti Sakkir; Nur Aeni; Muhammad Arham; Ika Yuli Wahyuni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tingkat literasi digital mahasiswa di Indonesia masih tergolong sedang dan belum merata pada berbagai dimensi keterampilan teknologi, informasi, dan berpikir kritis. Analisis dataset terhadap 2.921 mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan skor rata-rata literasi digital sebesar 3,45 dari 5, yang menandakan tahap perkembangan menuju tingkat mahir (Simanjuntak et al., 2025). Sejalan dengan temuan tersebut, Dolezal et al. (2025) menegaskan perlunya program terstruktur yang mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Sebagai respons terhadap hal tersebut, program pengabdian masyarakat bertajuk “Integrasi Teknologi dan Pedagogi: Upaya Peningkatan Kompetensi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris” dilaksanakan pada Agustus 2025 di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Workshop berbasis praktik langsung ini melibatkan 180 mahasiswa baru yang dibagi ke dalam lima kelas, masing-masing terdiri atas 36 mahasiswa dan dipandu oleh satu orang instruktur. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan keterampilan perancangan pembelajaran mahasiswa melalui penerapan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan model SAMR (Substitution–Augmentation–Modification–Redefinition). Melalui kegiatan berbasis pengalaman menggunakan LMS/CMS, alat berbasis AI (ChatGPT, Grammarly), platform e-portfolio, dan aplikasi multimedia (Canva, Padlet), mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemampuan digital mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 88% peserta mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam rancangan pembelajaran dengan lebih efektif. Kegiatan ini juga menghasilkan komunitas kolaboratif bernama English Digital Innovators Community (EDIC) sebagai wadah pengembangan dan inovasi berkelanjutan di kalangan mahasiswa.