Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SKRINING DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR: UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF DI DUSUN KEDOGAJA, DESA DETUENA, KABUPATEN ENDE Gaharpung, Mediatrix Santi; Sulistiyani, Endah; Nona Eda, Laurentina; Elastriana, Maria Fibro; Tesa, Grasiana
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i2.1070

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, terutama pada masyarakat pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan kesehatan. Dusun Kedogaja di Desa Detuena, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende merupakan wilayah dengan rendahnya tingkat literasi kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendeteksi dini risiko PTM melalui kegiatan penyuluhan dan skrining terhadap warga. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar asam urat, serta edukasi melalui media leaflet dan ceramah interaktif. Hasil skrining menunjukkan beberapa individu berisiko tinggi terhadap PTM, khususnya pada kelompok usia lanjut. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang gejala, penyebab, serta upaya pencegahan hipertensi, diabetes, dan asam urat. Program ini mendapat respon positif dari masyarakat serta dukungan dari tenaga kesehatan setempat. Intervensi lanjutan diharapkan dapat melibatkan pemangku kebijakan desa dan puskesmas dalam membentuk program berkelanjutan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini menegaskan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam penanggulangan PTM di wilayah terpencil.
Peran Orangtua dalam Memberikan Makanan Bergizi Seimbang pada Anak dengan Stunting Gaharpung, Mediatrix Santi; Aga, Maria Sofia Anita; Labot, Helena Kidi; Dina, Mayatrisna Dua
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6979

Abstract

Pemberian makanan dengan gizi seimbang pada balita diperlukan karena tubuh membutuhkan makanan yang mengandung nutrient seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air. Anak yang tidak mendapatkan asupan gizi seimbang karena pola makan yang buruk akan mengalami malnutrisi. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya stunting yaitu penyakit infeksi dan kurangnya asupan gizi. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pencegahan stunting yaitu memperbaiki pola asuh, pola makan, sanitasi dan akses air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orangtua dalam memberi makanan dengan gizi seimbang pada anak dengan stunting di Wilayah Dusun Nilo dan Dusun Kojatada, Desa Wuli Wutik, Kecamatan Nita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat orangtua yang memiliki anak stunting, menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan alat perekam. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi keseimbangan dalam kareteristik umur yaitu dewasa muda dan dewasa tua yang masing-masing berjumlah 2 orang (50%), distribusi tingkat pendidikan terbanyak yaitu SMA berjumlah 2 orang (50%) dan distribusi jenis pekerjaan terbanyak yaitu ibu rumah tangga berjumlah 3 orang (75%). Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa 4 informan menjalankan perannya sebagai fasilitator dengan baik. Peran orangtua dalam pemberian makanan dengan gizi seimbang pada anak dengan stunting sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tingkat pendidikan, usia dan pekerjaan serta beberapa faktor lain seperti tidak memiliki media elektronik untuk mengakses informasi.
Independent Foot Care Implementation for Patients with Type II Diabetes Mellitus Kuwa, Maria Kornelia Ringgi; Mane, Gabriel; Gaharpung, Mediatrix Santi; Soy, Maria Agustina; Aisyah, Siti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5190

Abstract

Food care is a practice for individuals with normal or high blood sugar levels, performed regularly to maintain personal hygiene, especially to kill or inhibit the growth of germs/ bacteria on the skin and other body tissues. Proper food care aims to educate diabetes Mellitus patients about the risk factors for diabetic wounds and reduce the incidence of complications among high-risk patients. Objective to examine and implement independent foot care for patients with type II diabetes mellitus. This study employed a case study design with a single respondent. Data were collected using interview sheets to evaluate the outcomes. The findings indicate that implementing independent foot care is highly effective. According to the researcher’s observations, this intervention helps prevent complications such as gangrene. Post-treatment results showed significant improvements: the respondent’s feet appeared clean and moisturized, nails were neatly trimmed, calluses were reduced, and overall foot health was enhanced.