Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

INTEGRATING ISLAMIC CULTURAL VALUES IN MATHEMATICS: A HISTORICAL REFLECTION ON THE ISLAMIC GOLDEN AGE Wakib Kurniawan; Resti Fatma Ayuningsih; Ibnu Imam Al Ayyubi; Ari Limay Trisno Putra; Siti Fatinnah binti Ab Rahman
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 1 (2025): Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan (Agustus 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v6i01.215

Abstract

This study examines the implementation of Islamic cultural values in the development of mathematics during the Islamic Golden Age (8th to 13th centuries CE). A historical approach is employed to explore the contributions of Muslim scholars such as Al-Khawarizmi, Al-Battani, and Umar Khayyam in formulating mathematical theories that laid the foundation for modern science. The findings of the research indicate that Islamic cultural values, such as Tawhid (monotheism), Ijtihad (independent reasoning), balance, and responsibility, spurred the emergence of innovations and scientific ideas with universal significance. Institutions like Bayt al-Hikmah became centers of research that integrated spiritual values with the exploration of knowledge. Through these values, mathematics became not only a technical discipline but also one with profound philosophical meaning. This study emphasizes that the integration of Islamic cultural values in science significantly contributed to the advancement of Islamic civilization and the intellectual heritage of the world.
PEMBINAAN KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON DAN E-MODUL Ari Limay Trisno Putra; Firdaus Firdaus; Nofriza Efendi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2254

Abstract

Abstract: Engaging learning will increase students' motivation and numeracy-literacy skills. Teachers' digitalization skills are needed in developing teaching media used in the learning process to achieve learning outcomes. The Teacher Learning Community is a forum for teachers to learn to solve problems faced in the learning process in the classroom. The need for a program to develop digitalization skills in making teaching media in the teacher learning community. The Teacher Learning Community Development Activity in Powtoon-Based Learning Media Development and E-Modules carried out by the community service team with funding from the Ministry of Education and Culture's DRTPM Grant is a solution. The activity was carried out for 4 meetings, namely Introduction to the Powtoon Application, Making or producing Powtoon Learning Media, Introduction to Sigil Software for making E Modules, Making or producing E Modules, Evaluation and mentoring Involvement of members and partner partners. At the evaluation and assistance stage of producing learning media, the results produced by the participants will be used by teachers in the learning process in their respective classes.Keywords: Learning Media, Powtoon, E-Module, Teacher Community Abstrak: Pembelajaran yang menarik akan meningkatkan motivasi dan kemampuan literasi-numerasi siswa. Kemampuan digitalisasi guru sangat dibutuhkan dalam mengembangkan media ajar yang digunakan pada proses pembelajaran untuk mencapai capaian pembelajaran. Komunitas Belajar Guru merupakan wadah guru dalam belajar menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran di kelas. Perlunya program pengembangan kemampuan digitalisasi dalam pembuatan media ajar pada komunitas belajar guru. Kegiatan Pembinaan Komunitas Belajar Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon Dan E-Modul dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan Hibah PKM DRTPM Kemendikbud menjadi sebuah solusi. Kegiatan dilakukan selama 4 kali pertemuan yaitu Pengenalan Aplikasi Powtoon, Pembuatan atau memproduksi Media Pembelajaran Powtoon, Pengenalan Sigil Soffware untuk pembuatan E Modul, Pembuatan atau memproduksi E Modul, Evaluasi dan pedampingan Keterlibatan anggota dan mitra Mitra. Pada tahap evaluasi dan pendampingan memproduksi media pembelajaran,  hasil yang diproduksi oleh peserta akan digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran dikelas masing-masing.Kata kunci: Media Pembelajaran, Powtoon, E-Modul, Komunitas Guru
OPTIMALISASI DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN PENINGKATAN BLUE ECONOMY: INISIATIF KETERLIBATAN MASYARAKAT LOKAL Siti Aisyah; Ari Limay Trisno Putra; Siska Fitrima Sari; Ira Desmiati; Dicky Rustam; Abdullah Munzir
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2258

Abstract

Abstract: The processed products produced by POKLAHSAR BALI are only dried fish products whose skills have been passed down from generation to generation. Dried fish produced by partners has a high-water content so it is easily damaged and partners use a high salt concentration to extend the shelf life of dried fish products. This PkM activity aims to increase the capacity of women processing dried fish through training in hygienic processing techniques, product diversification and business management. This program involves socialization, training in making new processed products such as shredded meat, crackers, nuggets and fish balls, as well as assistance in better business planning and organization. Partners are also equipped with digital marketing skills through e-commerce and social media to expand market reach, increase sales and adapt to technological developments. Apart from that, assistance in obtaining DEPKES permits and partnerships with the Padang City Cooperative strengthen the sustainability of the group's business. The results of the program show an increase in technical, management and marketing skills which are expected to increase income, maintain food security and strengthen POKLAHSAR BALI competitiveness in the dried fish processing industry.Keyword: Hygienic Processing; Product Diversification; Business Management Abstrak: Produk olahan yang dihasilkan oleh POKLAHSAR BALI hanyalah produk ikan kering yang keterampilan didapatkan dari turun temurun. Ikan kering yang dihasilkan oleh mitra memiliki kadar air yang tinggi sehingga mudah rusak dan mitra menggunakan konsentrasi garam yang tinggi untuk memperpanjang umur simpan produk ikan kering. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu-ibu pengolah ikan kering melalui pelatihan teknik pengolahan yang higienis, diversifikasi produk, dan manajemen usaha. Program ini melibatkan sosialisasi, pelatihan pembuatan produk olahan baru seperti abon, kerupuk, nugget, dan bakso ikan, serta pendampingan dalam perencanaan dan pengorganisasian usaha yang lebih baik. Mitra juga dibekali keterampilan pemasaran digital melalui e-commerce dan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, dan adaptasi dengan perkembangan teknologi. Selain itu, pendampingan dalam pengurusan izin DEPKES dan kemitraan dengan Koperasi Kota Padang memperkuat keberlanjutan usaha kelompok. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, manajemen, dan pemasaran yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan, menjaga ketahanan pangan, dan memperkuat daya saing POKLAHSAR BALI dalam industri pengolahan ikan kering.Kata kunci: Pengolahan Higienis; Diversifikasi Produk; Manajemen Usaha