Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Pengungkapan CSR dan Reputasi Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Izza, Iftitahul; Sunarta, I Nyoman; Arlita, I G. A. Desy; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani
Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Akademi Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/1zzj9r84

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan reputasi perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan 31 perusahaan perbankan (124 observasi) yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi disertai uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR dan reputasi perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara GCG memperkuat pengaruh keduanya terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi CSR, reputasi yang baik, dan penerapan GCG untuk meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan perbankan.
Pengaruh Good Corporate Governance, Leverage dan Risiko Kredit terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan BEI Wididana, I Gede Arta Jaya; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani
INOVASI Vol. 12 No. 2 (2025): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v12i2.p514-524.55778

Abstract

Penurunan kinerja keuangan yang dialami oleh sejumlah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2024 menunjukkan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, kebijakan pendanaan yang tepat, serta pengelolaan risiko kredit yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance, leverage, dan risiko kredit terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 36 perusahaan perbankan dengan total 108 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa good corporate governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang optimal mampu meningkatkan kinerja perbankan. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan risiko kredit tidak berpengaruh signifikan karena tingkat kredit bermasalah berada dalam kategori sehat.
Leverage, Accounting Conservatism, and Tax Avoidance: The Moderating Role of Sales Growth Capability Budiadnyani, Ni Putu; Aprilyani Dewi, Putu Pande R.; Jaya Kusuma, Putu Sri Arta
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 9 No 2 (2025): DECEMBER 2025: Article in Progress
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v9i2.9941

Abstract

The majority of a nation's fiscal revenue comes from taxes, and both the academic and practical communities are paying close attention to tax evasion tactics. Nonetheless, a company's profitability and cash flows can be greatly impacted by tax charges in its accounting, which strongly encourages management to use tax evasion techniques. Understanding how these factors interact to influence a firm's financial decisions, especially with regard to tax tactics, requires analyzing the link between leverage, accounting conservatism, and tax avoidance with sales growth capability as a moderating variable. The study was conducted on all Food and Beverage Subsector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2020 and 2022 using the IDX's official website. Purposive sampling was used to determine the study's sample. The statistical program SPSS for Windows is used in this study to analyze data using both Linear Regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The findings support earlier studies by indicating that leverage has a favorable and significant impact on tax evasion. The study did discover, however, that tax evasion methods are not directly and significantly impacted by accounting conservatism. The findings show that the impact of leverage on tax evasion can be amplified by sales growth, indicating a compounding effect.
Meningkatkan Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Bengkel Sari Dewi, Putu Pande R. Aprilyani
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i3.223

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan pilar strategis dalam transformasi ekonomi perdesaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran BUMDes Sari Praja Utama di Desa Bengkel Sari, Kabupaten Tabanan, sebagai penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah perlunya peningkatan kapasitas tata kelola kelembagaan serta pemberdayaan masyarakat produktif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu sosialisasi penguatan regulasi dan manajemen BUMDes bagi perangkat desa, serta pelatihan keterampilan praktis berupa merias wajah (makeup) dan tata rambut (hairdo) bagi kelompok perempuan atau ibu-ibu desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya tata kelola BUMDes yang profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Selain itu, pelatihan keterampilan praktis berhasil membekali masyarakat dengan kompetensi teknis yang memiliki nilai ekonomi langsung untuk mendukung ketahanan finansial keluarga. Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa sinergi antara kelembagaan desa yang kuat dan sumber daya manusia yang terampil merupakan kunci keberhasilan BUMDes dalam menjalankan fungsinya sebagai motor kesejahteraan. Melalui integrasi program ini, Desa Bengkel Sari memiliki fondasi yang lebih kokoh untuk menciptakan ekosistem ekonomi mikro yang produktif dan berdaya saing bagi seluruh warga desa.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Pajak Perusahaan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Pratiwi, Ni Wayan Candra Satya; Dewi, Putu Pande R. Aprilyani; Diatmika, I Nyoman Gede Arya; Kustina, Ketut Tanti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1369

Abstract

Penelitian ini mengungkap bahwa pada periode pemulihan ekonomi pascapandemi 2021–2023, stabilitas laba tetap menjadi determinan utama return saham, sementara beban pajak korporasi secara signifikan menekan imbal hasil investor pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Temuan ini penting karena sektor barang konsumsi yang secara teoretis bersifat defensif justru mengalami volatilitas tinggi dan kinerja indeks yang tertinggal dibandingkan pasar utama, sehingga memunculkan anomali yang menuntut pengujian ulang relevansi sinyal fundamental dan fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan dan beban pajak terhadap return saham dalam konteks tersebut dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham diperoleh dari situs resmi BEI, dengan sampel 18 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 54 data observasi selama tiga tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, dengan Earnings per Share (EPS) sebagai proksi kinerja keuangan, Effective Tax Rate (ETR) sebagai proksi beban pajak, dan return saham dihitung berdasarkan capital gain serta dividen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan ETR berpengaruh negatif dan signifikan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori sinyal dalam konteks pascakrisis sekaligus memberikan bukti empiris bahwa faktor fiskal memiliki peran yang semakin sensitif dalam pembentukan return saham bahkan pada sektor yang secara tradisional dianggap defensif. Secara praktis, manajemen perusahaan perlu menyeimbangkan strategi peningkatan profitabilitas dan efisiensi pajak guna menjaga serta memulihkan kepercayaan investor.   This study reveals that during the 2021–2023 post-pandemic economic recovery period, earnings stability remains a primary determinant of stock returns, while corporate tax burden significantly suppresses investor returns in consumer goods sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This finding is noteworthy because the consumer goods sector traditionally regarded as defensive and stable experienced heightened volatility and lagging index performance compared to the broader market, creating an anomaly that necessitates a reassessment of the relevance of fundamental and fiscal signals. Accordingly, this study aims to analyze the impact of financial performance and corporate tax burden on stock returns within this context using a quantitative approach. Secondary data consisting of annual financial reports and stock prices were obtained from the official IDX website, with a sample of 18 firms selected through purposive sampling, resulting in 54 observations over three years. Multiple linear regression analysis was employed, using Earnings per Share (EPS) as a proxy for financial performance, Effective Tax Rate (ETR) for corporate tax burden, and stock returns calculated from capital gains and dividends. The results indicate that EPS has a positive and significant effect on stock returns, whereas ETR has a significant negative effect. Theoretically, this study reinforces signaling theory in a post-crisis context and provides empirical evidence that fiscal factors play an increasingly sensitive role in shaping stock returns even within a traditionally defensive sector. Practically, corporate management should balance profitability enhancement strategies with tax efficiency to sustain and restore investor confidence.