Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Role of Competitive Advantage as a Mediator of the Influence of Financial Aspects, Human Capital, and Innovation Capability on the Business Performance of SMEs (Empirical Study of SMEs in Manokwari Regency) Yertas, Maria; Ansar, Ansar; Gunawan, Gunawan; Kurniawaty, Kurniawaty
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 1 (2024): Devotion: Journal of Research and Community Service
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i1.686

Abstract

This research aims to analyze the direct and indirect influence of financial aspects, human capital, innovation capabilities and competitive advantage on the performance of MSME businesses in Manokwari Regency. This type of research is quantitative research using Structural Equation Modeling (SEM) analysis with the AMOS program version 25. The research population is all MSMEs in Manokwari district, totaling 1344 people. The sample in this research was 230 MSMEs. Data collection was carried out through distributing questionnaires online and offline. The research results show that the direct relationship between financial aspects, human capital, innovation capability has a positive and significant effect on competitive advantage and business performance. Competitive advantage has a positive and significant effect on business performance. For indirect relationships, financial aspects and human capital have a significant effect on business performance through competitive advantage, while innovation capability does not have a significant effect on business performance through competitive advantage.
The Role of Training and Continuous Development in Improving Employee Productivity and its Impact on Company Financial Performance Yertas, Maria
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2024): September
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v7i2.1047

Abstract

This study investigates the role of training and continuous development in enhancing employee productivity and its impact on organizational financial performance. It aims to explore how tailored training initiatives, underpinned by the Resource-Based View (RBV) and employee motivation theories, can align employee competencies with strategic business objectives. This study synthesizes findings from recent research across multiple industries using a qualitative systematic literature review. The framework integrates insights from RBV and motivational theories, focusing on the interplay between training, employee development, and organizational outcomes. Data were critically analyzed to identify patterns and gaps, emphasizing the influence of digital transformation and organizational culture on training effectiveness. The study reveals that training improves technical and soft skills, fostering employee adaptability and productivity. Digital transformation tools, such as e-learning and virtual simulations, enhance the scalability and relevance of training programs. Additionally, a supportive organizational culture amplifies the impact of training, while leadership engagement ensures alignment with strategic goals. Findings also underscore the direct correlation between productivity improvements and financial outcomes, including cost efficiency, revenue growth, and operational resilience. This research emphasizes the strategic importance of training as an investment in achieving long-term sustainability and competitiveness. Practical implications highlight the need for personalized training, technology adoption, and cultural support for continuous learning. Managers are encouraged to integrate training into broader business strategies, ensuring that development initiatives align with employee needs and organizational objectives.
The Role of Intellectual Capital In Enhancing The Value Added of The Creative Indus-try In Indonesia In The Digital Era Yertas, Maria
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i1.1034

Abstract

The digital era brings significant changes across various sectors, including the creative industry. In this era, the creative industry in Indonesia has great opportunities to thrive and enhance its value-added. Intellectual Capital (IC) can be a valuable resource for creating innovative products and services that can increase the value-added of the creative industry. The purpose of this research is to determine the role of Intellectual Capital in enhancing the value-added of the creative industry in Indonesia in the digital era. This research uses a qualitative descriptive method. Data were collected through literature review. The collected data were then analyzed in three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that intellectual capital plays a role in various important aspects of enhancing the value-added of the creative industry, including enhancing creativity and innovation within the industry, strengthening the competitiveness of the creative industry, assisting in expanding market reach, and improving operational efficiency and effectiveness. Creative industries that effectively manage intellectual capital can achieve significant value-added and success in the continually evolving global market.
Pengaruh Ketaatan Terhadap Disiplin Pegawai Pada Kantor Distrik Warmare Kabupaten Manokwari Mandacan, Novi Nemis; Yertas, Maria; Tampang, Benyamin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketaatan terhadap disiplin pegawai pada Kantor Distrik Warmare Kabupaten Manokwari. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kedisiplinan dalam menunjang kinerja pelayanan publik, serta kebutuhan untuk mengidentifikasi faktor internal seperti ketaatan yang dapat mempengaruhi perilaku disiplin pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 32 responden yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketaatan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap disiplin pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,653 (p = 0,000) dan koefisien determinasi R² sebesar 0,531 yang menunjukkan kontribusi sebesar 53,1% terhadap kedisiplinan pegawai. Pegawai dengan tingkat ketaatan tinggi cenderung menunjukkan kehadiran lebih baik, kepatuhan terhadap prosedur kerja, dan pelaksanaan tugas yang lebih optimal. Selain itu, keteladanan pimpinan ditemukan sebagai faktor penguat yang berkontribusi pada pembentukan budaya ketaatan dalam organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembinaan ketaatan melalui pengawasan positif, pelatihan, dan pemberian penghargaan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai. Kesimpulannya, ketaatan berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin kerja, dan penguatan ketaatan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Distrik.
Pengaruh Sentimen Investor Dan Antesedennya Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Maria Yertas, Zeny Hendria Berhitu,
YUME : Journal of Management Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v6i3.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sentimen investor dan faktor-faktor antecedent (anteseden) terhadap pengambilan keputusan investasi. Dalam konteks pasar keuangan yang dinamis, sentimen investor memainkan peran krusial dalam memengaruhi keputusan investasi, baik secara individu maupun kolektif.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada investor di pasar modal. Sebanyak 250 responden dilibatkan dalam penelitian ini, dan data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode regresi untuk menguji hubungan antara variabel yang diteliti. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa memahami sentimen investor dan faktor-faktor yang mempengaruhinya sangat penting bagi investor dan pelaku pasar untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Penelitian ini memberikan wawasan bagi praktisi dan akademisi untuk mengembangkan strategi investasi yang lebih efektif. Kata kunci: sentimen investor, keputusan investasi, faktor antecedent, informasi pasar, pengaruh sosial.
Budaya Organisasi Sebagai Fondasi Peningkatan Kinerja Pegawai Di Lembaga Pengembangan SDM Pemerintah Daerah Papua Barat Annifa Kapitan; Roberth Kurniawan Ruslak Hammar; Maria Yertas
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam membangun kapasitas aparatur sipil negara, namun efektivitasnya masih menghadapi tantangan terutama dalam aspek koordinasi, inovasi pelatihan, dan konsistensi kinerja pegawai. Penguatan budaya organisasi menjadi kunci penting bagi peningkatan efektivitas lembaga, karena nilai-nilai bersama yang kuat dapat membentuk perilaku kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Seluruh populasi sebanyak 53 pegawai BPSDM dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner berbasis skala Likert yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,721 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,520. Artinya, 52% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh budaya organisasi, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti gaya kepemimpinan, motivasi, dan sistem penghargaan. Temuan ini memperkuat teori Robbins dan Judge (2011) serta Schein (2010) bahwa budaya organisasi berfungsi sebagai pedoman perilaku kolektif yang membentuk karakter kerja dan komitmen pegawai. Budaya kerja yang berorientasi hasil, disiplin, dan kolaboratif terbukti mampu meningkatkan efisiensi, tanggung jawab, serta adaptabilitas terhadap perubahan sistem kerja di lingkungan birokrasi daerah. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen BPSDM Papua Barat memperkuat internalisasi nilai-nilai inti organisasi melalui pelatihan perilaku kerja, pembinaan berkelanjutan, dan sistem penghargaan berbasis budaya kinerja. Pengembangan budaya inovatif dan digitalisasi pelatihan juga perlu diintegrasikan untuk mendukung percepatan reformasi birokrasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi empiris bagi lembaga pemerintah lain di Indonesia Timur dalam membangun budaya organisasi yang efektif untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur.
Peran Kualitas Pelayanan Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Jasa Ekspedisi JNE Manokwari Nopenas Sinaga; Erni Yanti Toansiba; Maria Yertas
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2725

Abstract

Pertumbuhan industri jasa ekspedisi di Indonesia meningkat pesat seiring dengan perkembangan e-commerce dan digitalisasi logistik. Kondisi ini menuntut perusahaan ekspedisi untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga unggul dalam hal kualitas dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Sampel penelitian terdiri atas 30 pelanggan aktif JNE Ayen Manokwari yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert lima poin, dan data dianalisis dengan regresi linear sederhana yang didahului uji validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,524 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dimensi keandalan (reliability) dan daya tanggap (responsiveness) menjadi faktor paling dominan dalam membentuk loyalitas pelanggan, diikuti dimensi empati (empathy) dan jaminan (assurance). Hasil ini memperkuat model SERVQUAL serta mendukung penelitian Kristianto (2022), Syafira (2024), dan Desri (2024). Secara praktis, peningkatan kualitas pelayanan yang responsif, komunikatif, dan berorientasi pada empati direkomendasikan untuk memperkuat loyalitas pelanggan JNE di Papua Barat.
The Effect of Service Quality on Employee Performance at the UPT Revenue Office Manokwari Balia, Nikolina; Yertas, Maria; Ratag, Heidy Oktariany
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.873

Abstract

Employee performance plays a vital role in determining organizational success, especially in public service institutions where effectiveness and service delivery directly influence public satisfaction. This study aims to analyze the influence of service quality on employee performance. The research applies a quantitative approach with a saturated sampling technique, involving all 45 civil servants as respondents. Primary data were collected through a structured questionnaire, and statistical analysis was performed using SPSS version 25. The analysis included validity and reliability tests, classical assumption testing, and simple linear regression supported by t-tests and coefficient of determination (R²) analysis. The findings reveal that service quality has a significant positive effect on employee performance, with the R² value showing that 48.1% of the variation in performance is explained by service quality. The results highlight that improving service quality can effectively enhance employee productivity and accountability. Therefore, public institutions should strengthen their service-oriented culture and management practices to optimize employee performance and ensure better public service outcomes.