Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Teknologi Produksi Benih Bawang Merah Sebagai Upaya Kemandirian Benih Kelompok Wanita Tani Makmue Beurata Desa Gampong Ladang, Aceh Barat Jekki Irawan; Dewi Andriani; Mustafa Kamal; Wira Hadianto; Izwar Syafari
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1180

Abstract

Permasalahan utama dalam pengembangan bawang merah di Aceh adalah rendahnya ketersediaan benih berkualitas, keterbatasan pengetahuan petani, serta belum optimalnya penerapan teknologi budidaya dan penyimpanan benih. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian petani dalam produksi benih bawang merah melalui penerapan teknologi sederhana yang adaptif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Participatory Action Research, yang dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan praktik budidaya, penerapan teknologi produksi benih dan penyimpanan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas petani yang signifikan pada seluruh aspek yang dievaluasi. Pemahaman mengenai budidaya calon benih hingga waktu panen yang tepat meningkat dari 40% menjadi 100%, sedangkan pengetahuan tentang seleksi dan sortasi umbi meningkat dari 33% menjadi 95%. Pemahaman terkait penggunaan mulsa jerami padi sebagai teknologi budidaya meningkat dari 53% menjadi 93%, menunjukkan meningkatnya kesadaran petani terhadap pentingnya pengelolaan mikroklimat untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Pada aspek penyimpanan, pemahaman mengenai teknologi pelapisan kaolin meningkat dari 20% menjadi 86%, sementara pengelolaan ventilasi rumah simpan meningkat dari 33% menjadi 90%. Penerapan rumah simpan benih dan pelapisan kaolin terbukti mampu memperbaiki kualitas serta daya simpan benih. Selain itu, seluruh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmue Beurata (100%) menyatakan komitmennya untuk mengadopsi teknologi yang diperkenalkan pada musim tanam berikutnya. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis dan kemandirian petani serta berpotensi mendukung keberlanjutan produksi dan ketersediaan benih bawang merah di Aceh.
Sustainable Derivative Product Innovation as a Strategy to Strengthen Capacity and Independence of Duck Farmers in Suak Sigadeng Village, Aceh Province Izwar; Dian Kristanti; Jekki Irawan; Herri Darsan; Dazrullisa
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i3.21855

Abstract

This community service program aims to strengthen the institutional capacity of duck farmer groups and promote local economic independence through knowledge transfer and the application of appropriate technology to produce value-added livestock products within a zero-waste farming system. The program was implemented in four stages: counseling, training, technology implementation, and mentoring and evaluation, involving the Beujroh Women Farmers' Group (KWT), the Baro Tabina Farmers' Group, and the surrounding community. A total of 40 participants from the Beujroh Women Farmers' Group (KWT) and the Baro Tabina Farmers' Group in Suak Sigadeng Village, West Aceh Regency, Aceh Province, participated in the program. Program effectiveness was evaluated using a pre-test–post-test design involving all participants. Data were analyzed using the Normalized Gain (N-Gain) index, paired t-test, Wilcoxon signed-rank test, and Cohen's d effect size. The results showed that the average empowerment score increased from 1.43 to 3.51, representing a 146.2% improvement, with an average N-Gain score of 0.81 (high category). All seven empowerment indicators achieved high N-Gain values (0.75–0.85), with the highest gain observed in pellet machine operation (0.85) and the lowest in biosecurity practices (0.75). Both the paired t-test and Wilcoxon signed-rank test indicated statistically significant improvements across all indicators (p < 0.001), supported by very large Cohen's d effect sizes (4.03–10.91). These findings suggest that the mentoring program effectively enhanced participants' empowerment in a consistent and practically meaningful manner, supported the adoption of circular economy principles, and contributed to strengthening local economic independence through sustainable duck farming.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MBKM Izwar; Dian Kristanti
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis artikel ilmiah dan efektifitas penerapan metode Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan motivasi belajar dalam penyusunan artikel ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kelas 01 angkatan 2020 Program Studi Agroteknologi berjumlah 18 orang. Ada dua variabel yang dikaji dalam penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan menulis artikel dan motivasi belajar mahasiswa. Ada dua instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu hasil tes kognitif siswa berupa pretest dan posttest untuk melihat peningkatan kemampuan menulis artikel, dan hasil kuesioner untuk melihat peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Perbedaan peningkatan prestasi dalam hal ini kompetensi mahasiswa dengan penerapan metode PJBL didapatkan perbedaan siginifikan pengetahuan mahasiswa dalam proses penyusunan karya ilmiah. Hal ini dilihat dari hasil pretes sebesar 440 dan posttes sampel sebesar 1.440. Sedangkan Penerapan metode PJBL dapat meningkatkan motivasi ARCS dalam penyusunan artikel ilmiah pada sampel didapatkan sebanyak 10 responden/mahasiswa (55%) menyatakan tingkat motivasi mahasiswa dalam kriteria tinggi, sebanyak 8 mahasiswa (44,44%) berada pada tingkat motivasi sedang, dan tidak ada mahasiswa yang termasuk kategori motivasi rendah. Sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata antara motivasi belajar mahasiswa setelah penerapan metode PJBL yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
PERSEPSI PENGUNJUNG EKOWISATA PULAU REUSAM TERHADAP MASYARAKAT PENGELOLA KAWASANEKOWISATA DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA SECARA BERKELANJUTAN Izwar
Jurnal Bionatural Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v9i2.276

Abstract

Ekowisata (ecotourism) merupakan jenis wisata yang mendukung upaya konservasi dan juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap lingkungan, sosial budaya dan partisipasi masyarakat lokal. Pengelolaan kawasan ekowisata di Pulau Reusam sangat dibutuhkan untuk mengetahui potensi dan kendala yang didapat oleh pengunjung Dalam Rangka Pengembangan Kawasan Ekowisata Secara Berkelanjutan. Penelitian tentang Persepsi Pengunjung kawasan Ekowisata Pulau reusam dilaksanakan pada bulan September 2016, tehnik penentuan sampel dengan cara Purposive sampling, sedangkan metode pengumpulan data yang dilakukan antara lain dengan studi pustaka, observasi lapangan, penyebaran koesioner, yang disajikan dalam bentuk closes ended sehingga jawaban responden lansung tertuju pada tujuan penelitian ini. Tehnik analisis data dalam penelitian ini dengan cara Analisis deskriptif. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Persepsi pengujung terhadap fasilitas sarana dan prasarana berada pada tingkatan cukup dengan nilai rata-rata 3,28. tentu dalam hal fasilitas masih banyak yang harus di tingkatkan baik di pulau maupun di daratan. untuk aksebilitas persepsi pengunjung ada pada tingkatan baik dengan nilai rata-rata 4,00, ini dikarenakan untuk menuju pulau reusam tidak terlalu sulit walaupun harus menggunakan speed boat yang sudah stanby di dermaga pelabuhan rigaih. Dalam hal pengelolaan pengunjung berasumsi baik dikarenakan masyarakat sudah berperan aktif secara swadaya dalam mengelola kawasan ekowisata tersebut, sudah dalam katagori cukup dengan nilai rata-rata 3,75.. Sedangkan persepsi pengunjung terhadap masyarakata sekitar sudah pada taraf yang sangat terbuka untuk pengunjung, sehingga ikut mendukung berkembangnya kawasan ekowisata ini.
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI BERBASIS AGROFORESTRI KECAMATAN LINGE KABUPATEN ACEH TENGAH. Maulidil Fajri; Izwar; Iwandika Syah Putra; Jekki Irawan; Abdul Latif
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi sistem pertanian Agroforestri di Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, dengan bidang kajian terdiri dari dimensi ekologi/Lingkungan, dimensi ekonomi, dan dimensi kelembagaan. Penerapan Penelitian ini menggunakan metode survei melalui pengamatan langsung di lapangan, penelitian ini juga menggunakan Rapid Rural Appraisal (RRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan dimensi 3 dimensi atau aspek yang mendukung keberlanjutan usaha tani dengan pola Agroforestri, yaitu: a). Dalam dimensi ekologi ditemukan bahwa penerapan pertanian sistem Agroforestri dapat membantu ketsersediaan air, kesuburan tanah, serta mengurangi penggunaan bahan kimia dan pembakaran, selain itu Agroforestri juga berdampak positif terhadap erosi lahan dan interaksi mutualisme tanaman yang terjadi di dalam lahan, b). dalam dimensi ekonomi, penerapan sistem Agroforestri berdampak positif terhadap alokasi hasil panen, stabilitas harga produk pertanian dan mengurangi biaya perawatan, c). dalam dimensi kelembagaan, penerapan sistem Agroforestri berdampak positif terhadap kelangsungan kelompok tani Agroforestri, walaupun masih perlu penguatan dalam hal pembinaan dan pendampingan kelompok, serta menfasilitasi modal usaha pengembangan usaha tani kelompok.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) Jasmi; Izwar
Jurnal Bionatural Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planting media plays an important role in providing nutrients and water needed by plants to grow. Each type of plant requires certain criteria for its planting media. Plant varieties are a group of plants of a type or species characterized by plant shape, plant growth, leaves, flowers, seeds and expression of genotype characteristics. This study aims to determine the effect of planting media on growth and yield of shallot varieties (Allium ascalonicum L.). This research was conducted at the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Teuku Umar University, Meulaboh, West Aceh from February to April 2024. The materials used were the type of bima shallot seeds and crown varieties, alluvial soil, sand, peat soil with a combination of manure. This study used a factorial randomized block design (RAK). The first factor is the planting media consisting of three treatment levels, namely M₁: alluvial planting media, M₂: peat planting media and M₃: sand planting media + alluvial soil. The second factor is the shallot variety consisting of two levels, namely B₁: crown variety and B₂: bima variety. The parameters observed were plant height, number of leaves, number of bulbs, wet and dry weight of bulbs. The results of the F test of the analysis of variance showed that the treatment of planting media had a very significant effect on plant height, number of leaves, number of bulbs and dry weight of bulbs