Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS QR-CODE BAGI GURU MGMP OTKP KOTA SURABAYA LIfa Panduwinata; Brilian Rosy; Fitriana Rahmawati; Heny Kusdiyanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.465 KB)

Abstract

Based on a 2021 survey of 346 Governance and Office Automation (OTKP) teachers in Surabaya showed that 47.1% (163 teachers) needed training in developing teaching materials. LKS, which is teaching material, is an important part where teachers must be able to design LKS as a learning resource that integrates four essential things, including Strengthening Character Education (PPK), Literacy, 21st Century Skills, and Higher Order Thinking Skills (HOTS). The application of technology into learning resources can be done one way by integrating Quick Response Code technology, called a QR Code, into worksheets. This PKM activity uses interactive lecture methods, discussions, demonstrations, training, and mentoring. The results of this PKM activity received a very good response which can be seen from the activity evaluation sheet, and the testimonies of the teachers participating in the training, 93% of the participants who took part in this activity stated that they gained more knowledge regarding how to compile good and correct QR-Code Based LKS. As well as 53.7% of the participants who participated in this activity stated that they would develop a QR-Code Based LKS per the subject being taught.
Prakerin: Preparing Vocational School Students for Work Fitriana Rahmawati
Edunusa: Journal of Economics and Business Education Vol. 2 No. 2 (2022): October
Publisher : Edunusa: Journal of Economics and Business Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.739 KB)

Abstract

One of the characteristics of vocational education is preparing students to enter the world of work. Vocational education emphasizes "hands on-experience", one of which is obtained through industrial work practice activities (prakerin). The purpose of this research is to conduct a study to identify internship activities as an effort to prepare Vocational High School or Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) students for work. The research method used is to use a systematic literature review (SLR). 5 articles were obtained from search results on Google Scholar with the password prakerin and work readiness of SMK students in the 2017 -2022 year range. The results of the study show that vocational students' readiness to work can be pursued with internship activities.
Training financial administration bagi pekerja migran di Malaysia untuk menuju ekonomi yang berkelanjutan Brillian Rosy; Farij Ibadil Maula; Novi Trisnawati; Fitriana Rahmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i1.29766

Abstract

Abstrak Pekerja migran Indonesia di Malaysia menghadapi tantangan literasi keuangan, yang mengakibatkan pengelolaan keuangan kurang optimal meski remitansi yang dikirim cukup besar. Hal ini memengaruhi stabilitas ekonomi mereka dan keluarga. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pekerja migran melalui Training Financial Administration yang bekerja sama dengan Aliansi Organisasi Masyarakat Indonesia di Malaysia (AOMI Malaysia). Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta dengan metode pelaksanaan meliputi pretest, pelatihan tatap muka, posttest, dan pendampingan daring. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman keuangan peserta, terutama pada kemampuan pengelolaan aliran kas dan perencanaan investasi. Secara deskriptif kualitatif, 75% peserta menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka, sedangkan secara kuantitatif, hasil posttest menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata sebesar 30% dibandingkan pretest. Program ini diharapkan membantu pekerja migran mencapai kesejahteraan ekonomi yang lebih baik melalui pengelolaan finansial yang berkelanjutan. Kata kunci: administrasi finansial; pekerja migran; AOMI Malaysia Abstract Indonesian migrant workers in Malaysia face financial literacy challenges, which lead to suboptimal financial management despite substantial remittances sent home. This affects their economic stability and that of their families. This community service program aims to improve financial literacy among migrant workers through Financial Administration Training in collaboration with the Alliance of Indonesian Community Organizations in Malaysia (AOMI Malaysia). The training involved 25 participants and included methods such as pre-test, in-person training, post-test, and online mentoring. Results showed a significant increase in participants' financial understanding, particularly in cash flow management and investment planning. Qualitatively, 75% of participants found the training highly relevant to their needs, while quantitatively, post-test scores demonstrated an average improvement of 30% over pre-test results. This program aims to support migrant workers in achieving better economic well-being through sustainable financial management. Keywords: financial administration; migrant workers; AOMI Malaysia
Pengelolaan Arsip Dinamis Pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Insani Fitri Aza; Fitriana Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengelolaan arsip dinamis dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penciptaan arsip, baik surat masuk maupun surat keluar, dilakukan melalui dua mekanisme, yakni menggunakan aplikasi E-Buddy serta secara manual. Pada tahap penggunaan arsip, peminjaman dicatat melalui buku pinjaman, sedangkan penemuan kembali arsip dilakukan dengan memanfaatkan daftar kode klasifikasi dan penelusuran nomor dokumen. Pemeliharaan arsip dilakukan dengan menjaga kebersihan ruang penyimpanan, tetapi kegiatan penyusutan arsip masih belum berjalan secara maksimal. Hambatan utama dalam pengelolaan arsip meliputi keterbatasan anggaran, fasilitas penyimpanan yang belum memadai, serta kurang optimalnya kegiatan pemeliharaan dan penyusutan. Meski demikian, instansi terkait telah melakukan sejumlah upaya, seperti mengajukan kebutuhan pegawai arsiparis, mengusulkan tambahan anggaran untuk fasilitas dan kegiatan penyusutan, menggunakan box container dan kardus sebagai media penyimpanan sementara, melakukan pembersihan rutin, serta mengelompokkan arsip lama agar lebih mudah dikelola.