Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Evaluation Of The Supplementation Of Bitter Melon Flour (Momordica charantia) As A Feed Additive To Physical And Chemical Content Of Broiler Meat Roselin Gultom; Lidya Amallia Ilmania; Korbinianus Feribertus Rinca; Yohana Maria Febrizky Bollyn; Maria Tarsisia Luju; Puspita Cahya Achmadi
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v11i2.p82-93

Abstract

The purpose of this research was to evaluate the supplementation of bitter melon flour as a feed additive on the physical (tenderness and WHC) and chemical (protein and fat content) quality of broiler meat. The material used in this study was a broiler Lohman strain produced by PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk., unsex, and rearing for 35 days. This research method used a field experiment with 6 treatments with 5 replications. Each experimental unit was given basal feed treatment with the addition of antibiotics (Zinc Bacitracin 0.01%) (P0), 0% bitter melon flour (P1), 0.25% bitter melon flour (P2), 0.5% bitter melon flour (P3), 0.75% bitter melon flour (P4), and 1% bitter melon flour (P5). Data were analyzed with Analysis of Variance and continued with Duncan's Multiple Range Test if there were significant differences. The results showed that the addition of bitter melon flour as a feed additive didn't show a significant difference (P>0.05) in tenderness, Water Holding Capacity, protein content, and fat content of broiler meat. The conclusion of this study was that the addition of bitter melon flour as a feed additive showed relatively similar abilities to produce the physical and chemical quality of meat with antibiotics used as a feed additive for broilers.
Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi di Kelurahan Tenda, Nusa Tenggara Timur Maria Tarsisia Luju; Korbinianus Feribertus Rinca; Mateus Jamin; Ambrosius Fandi
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v11i1.5957

Abstract

Pigs have become part of the socio-cultural life of the community, especially in Manggarai Regency, so they have the potential to be developed as meat producers, fund, and improve the social status of the community and support the family economy. The high potential for raising pigs in Manggarai Regency has not been supported by good and correct maintenance management. It is not yet known how the pattern of rearing pigs is carried out by the community. So far, it has only been said that the pattern of rearing pigs is still traditional. For this reason, it is necessary to conduct research to determine the management of pig farming. This exploratory research was carried out for 3 months, from January to April 2023. The research material was in the form of pig farmers as a sample of 37 respondents. The method used in this study is a field survey. Data collection includes primary data and secondary data. The results of the study showed that the management of pig farming is still carried out in a traditional and straightforward manner and can be said to be far from good and correct maintenance standards for pigs. This can be seen from the feeding which uses a lot of kitchen waste and agricultural waste as well as other feed ingredients that contain very high crude fiber. In addition, the housing system is still very simple, so it does not provide a sense of comfort for livestock and affects the growth and development of pigs
Potential Nutrient Content of Pig Feed at various Production Phases in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Roselin Gultom; Korbinianus Feribertus Rinca; Maria Tarsisia Luju; Maria Febrizki Bollyn
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.60-64.2024

Abstract

Pakan babi yang seimbang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ternak dengan proporsi yang tepat. Nutrisi ternak yang sudah terpenuhi di seluruh fase produksi, produksi yang dihasilkan akan mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pakan babi pada berbagai fase produksi berdasarkan hasil analisa kandungan nutrisi pakan babi di berbagai fase produksi. Sampel pakan babi di peroleh dari PT Rembu Tedeng Trinusa, Nusa Tenggara Timur. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu Kadar Air (KA), Abu, Protein Kasar (PK), Lemak Kasar (LK), dan Serat kasar (SK). Data penelitian yang diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisa menunjukkan semua pakan yang dianalisa mengandung PK rebih rendah dibandingkan dengan SNI 2006 tentang Pakan Babi. Sementara kandungan KA, LK, SK pakan sudah sesuai dengan kebutuhan ternak babi di semua fase produksi.
Study of the Implementation of Health Management for Pig Breeding in CV Roku, Manggarai, East Nusa Tenggara Rinca, Korbinianus Feribertus; Gultom, Roselin; Luju, Maria Tarsisia; Febrizki Bollyn, Yohana Maria; Achmadi, Puspita Cahya; Utama, Wigbertus Gaut
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 24, No 1 (2024): June
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v24i1.49077

Abstract

The application of health management is a determining factor for the success of a pig farm business. This research was conducted to find out the implementation of pig health management in CV. Roku, Manggarai, East Nusa Tenggara. The data used in this research was secondary data. The secondary data was reconfirmed to the owner using the direct interview method using questionnaires. Secondary data that has been confirmed using the interview method, was then analyzed descriptively. The practice of health management studied was the application of medication, biosecurity, and vaccination to gilts, sows, and piglets. The results of the study showed that the treatment of gilts reared on the farm was in the form of giving antibiotics, vitamins, and anthelmintics; medical measures performed on sows after giving birth in the form of giving antibiotics, vitamins, and anti-inflammatories while medical measures for sows after weaning are in the form of vitamins and antibiotics; as well as medical measures for piglets reared in the farm in the form of iron (Fe), vitamins, and antibiotics. The results of this study could be concluded that CV. Roku has not properly implemented pig health management, as evidenced by CV. Roku only applies medication but didn't apply biosecurity and vaccination at all to gilts, sows, and piglets in health management.
REVIEW: PEMANFAATAN FERMENTASI TEPUNG TANAMAN AZOLLA (Azolla microphylla) TERHADAP PERFORMA PADA PAKAN UNGGAS: Review: Utilization of Azolla Flour Fermentation (Azolla microphylla) in Poultry Feed Performance Achmadi, Puspita Cahya; Rinca, Korbinianus Feribertus; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 1 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i1.1230

Abstract

Azolla microphylla merupakan tanaman paku air yang banyak ditemukan di atas permukaan air dan banyak ditemukan ditemukan pada lahan persawahan di Indonesia. Tanaman Azolla microphylla banyak dianggap sebagai gulma sehingga tidak dimanfaatkan secara maksimal dan Sebagian tanaman digunakan sebagai pupuk. Potensi produksi Azolla microphylla cukup baik dengan memiliki karakter pertumbuhan yang cepat. Pemanfaatan tepung Azolla microphylla tidak hanya sebagai pupuk, tetapi mulai dikembangkan sebagai salah satu sumber bahan pakan ternak, termasuk unggas. Azolla microphylla kaya dengan protein, serta mengandung asam amino. Analisis kimia Azolla microphylla 80,53%, protein kasar 24,06%, serat kasar 13,44%, lemak kasar 3,27%, abu 19,47%, BETN 37,71%. Azolla microphylla umumnya mengandung keterbatasan dalam protein dan memiliki serat kasar yang cukup tinggi sehingga memerlukan pengolahan teknologi yaitu fermentasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan serta kadar air tinggi. Tanaman azolla dimanfaatakan sebagai salah satu terobosan bahan pakan yang digunakan bagi ternak unggas. Pemanfaatan tepung azolla terfermentasi sebanyak 5-10% memiliki manfaat terhadap performa produksi meliputi konsumsi, pertumbuhan bobot badan (PBB) dan konversi pakan pada ternak unggas broiler, petelur, dan itik.   Kata kunci: Azolla microphyla, manfaat, analisis kimia, ternak unggas
IDENTIFIKASI CEMARAN ESCHERICIA COLI DAN PERHITUNGAN NILAI MOST PROBABLE NUMBER PADA DAGING BABI DI PASAR PUNI NUSA TENGGARA TIMUR: Identification of Eschericia Coli Contamination and Calculation of Most Probable Number Value in Pork Meat at Puni Market East Nusa Tenggara Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Rinca, Korbinianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1617

Abstract

Daging babi di kota Ruteng terbilang mudah ditemukan karena selalu digunakan dalam setiap acara masyarakat Manggarai. Karena itu, daging babi banyak diperdagangkan di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah Pasar Puni. Akan tetapi, pasar tradisional di kota Ruteng sanitasinya masih buruk, begitupun dengan penanganan daging babi oleh para pedagang. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya bakteri pathogen, salah satunya Eschericia coli. Tujuan identifikasi adalah untuk mengetahui adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar di pasar Puni Ruteng. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Identifikasi dilakukan terhadap enam sampel daging babi melalui penanaman pada media EMBA, uji IMViC (uji SIM, uji MRVP, uji SCA) dan perhitungan Most Probable Number (MPN). Hasil identifikasi menunjukkan keenam sampel daging babi positif Escherichia coli. Nilai MPN keenam sampel melebihi ambang batas maksimum cemaran Eschericia coli. Hasil-hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar yang dijual di Pasar Puni.   Kata kunci: Escherichia coli, daging babi, cemaran, Pasar Puni, MPN
Peningkatan Manajemen Pemeliharaan Ternak dengan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording Ternak Luju, Maria Tarsisia; Bollyn, Yohana Maria Febrizky; Rinca, Korbinianus Feribertus
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76719

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Rekording merupakan upaya program studi Peternakan menjawab permasalahan yang dihadapi para peternak. Rekording memiliki peran yang sangat penting dalam suatu usaha peternakan. Namun, masih banyak masyarakat peternak yang belum menyadari dan mengetahui betapa pentingnya melalukan rekording ketika menjalankan suatu usaha peternakan. Rekording tidak selalu dilakukan hanya untuk peternakan dengan skala atau jumlah ternak yang besar. Hal ini menjadi penting karena melalui rekording kita dapat menganalisis perkembangan ternak, meskipun perkembangan itu sangat sederhana. Sehingga dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas manajemen pemeliharaan yang lebih baik. Kurangnya pengetahuan para peternak mengenai tata kelola rekaman atau rekording ternak menyebabkan kurang maksimalnya produktivitas ternak. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan model pemberdayaan melalui tahapan kegiatan tahap survei awal, tahap persiapan dan tahap pelaksanaan.  Subejk yang terlibat dalam penelitian ini adalah masyarakat peternak babi. Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan pemberdayaan melalui sosialisasi mengenai rekording dan pelatihan pembuatan kartu rekording pada ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu peningkatan pengetahuan dan kemampuan peternak dalam manajemen pemeliharaan ternak babi melalui pembuatan kartu recording ternak. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan para peternak dalam membuat kartu rekording ternak. Implikasi penelitian ini adalah peternak lokal dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam manajemen data ternak.