Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Masa Pandemi: Lansia Kuat dan Tangguh Annaas Budi Setyawan; Rusni Masnina; Nurul Wahdah; Faried Rahman Hidayat; Arief Budiman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian Kuat dan Tangguh disini bukan hanya memiliki tubuh yang sehat baik fisik, mental dan sosial namun juga bersemangat, aktif, produktif dan mandiri serta adaftif untuk menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan termasuk permasalahan dimasa Pandemik. Menghadirkan Lansia Kuat dan Tangguh terhadap COVID-19 agar setiap keluarg membangun Keluarga Berkualitas dengan merajut kasih sayang dan perhatian kepada lansia. Lansia akan merasa lebih bahagia bila hidup dalam lingkungan keluarga yang saling melayani, merawat dan melindungi. Kelompok lanjut usia sering dikaitkan dengan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit oleh karena fungsi fisiologisnya berangsur-angsur akan berkurang termasuk sistem imum tubuh. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode online melalui seminar zoom dengan sasaran adalah masyarakat umum, keluarga yang memiliki lansia serta mahasiswa. Diharapkan dengan seminar online ini meningkatkan pengetahuan masyarakat umum khususnya keluarga yang memiliki lansia untuk menciptakan lansia kuat dan tangguh.
Efektivitas Ekstrak Daun Kejibeling untuk Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Produksi Roi Makrofag “Studi Eksperimental pada mencit Swiss yang diinfeksi Staphylococcus aureus” Annaas Budi Setyawan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i4.39

Abstract

Penelitian ini membuktikan ekstrak daun kejibeling terhadap peningkatan fagositosis dan produksi ROI makrofag pada mencit yang diinfeksi bakteri S.aureus. Mencit dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok kontrol (K), mencit diinfeksi bakteri S.aureus. Kelompok perlakuan (P1, P2, P3), mencit diinfeksi bakteri S.aureus diberi ekstrak daun kejibeling dengan dosis bertingkat 150;300;600mg/kgBB. Pemberian ekstrak daun kejibeling dilakukan selama delapan hari diinjeksi bakteri S.aureus 108 cfu sebanyak 0,2 mL dilakukan hari pertama secara intraperitoneal. Fagositosis makrofag dilakukan uji Annova dilanjutkan uji LDS. Produksi ROI makrofag dilakukan uji Kruskal wallis dilanjutkan uji Mann whitney U. Kedua uji hipotesis didapatkan p<0,05. Fagositosis makrofag uji LSD terdapat perbedaan bermakna kelompok kontrol(K) dengan perlakuan (P1,P2,P3) sedangkan kelompok perlakuan didapatkan perbedaan tidak bermakna yaitu; P1 dengan P3(p=0,150) dan P2 dengan P3(p=0,646). Produksi ROI makrofag pada uji Post Hoc dengan Mann Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok dengan nilai p<0,05. Ekstrak daun kejibeling dosis 150mg/kgBB bermakna meningkatkan fagositosis makrofag dan produksi ROI.
Efektivitas Teh Bawang Dayak untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Annaas Budi Setyawan; Rusni Masnina
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v7i2.159

Abstract

Pasien Diabetes Mellitus tipe 2 mengalami dua masalah utama yang berhubungan dengan insulin, yaitu penurunan sensitivitas terhadap insulin (resistensi insulin) dan gangguan sekresi insulin. Pengetahuan tentang khasiat dan keamanan tanaman obat di Indonesia biasanya hanya berdasarkan pengalaman empiris yang biasanya diwariskan secara turun temurun dan belum teruji secara ilmiah. Untuk itu diperlukan penelitian tentang obat tradisional, sehingga nantinya obat tersebut dapat digunakan dengan aman dan efektif. Rancangan penelitian dengan quasi ekperimental, Besaran sampel 20 orang, kelompok intervensi 10 orang, kelompok kontrol 10. Kelompok intervensi mendapatkan teh bawang dayak yang diminumkan sekali sehari pada pagi hari selama 2 minggu. Analisa data untuk mengetahui perbedaan kelompok kontrol dan intervensi menggunakan uji mann whitney. Hasil Penelitian didapatkan uji mann whitney dengan p value 0,004 (<0,05) yang berarti ada perbedaan bermakna kadar glukosa pada pasien diabetes mellitus yang diberikan teh bawang dayak dengan yang tidak diberikan.
PENERAPAN SENAM SEHAT PADA LANSIA DALAM UPAYA PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KELURAHAN SUKARAME Mavliani, alvinna; Setyawan, Annaas Budi; Nurrahmawati, Alfina; Kurmiantin, Twy; Aldini, Fhauzia Iin; Fitri, Yunisah; Yusnanda, Bunga; Muzaki, Farhan; Irma, Ajeng; Amalia, Lutfi; Ridwan, Muhammad
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan asam urat merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak dikendalikan dengan baik. Aktivitas fisik teratur menjadi salah satu upaya nonfarmakologis yang efektif untuk menjaga kesehatan lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesadaran lansia dalam menjaga kesehatan melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa senam sehat lansia. Kegiatan dilaksanakan di posyandu Azzikra, dengan peserta sebanyak 25 orang lansia yang memiliki riwayat penyakit tidak menular. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan sederhana (tekanan darah dan gula darah sewaktu), pelaksanaan senam sehat berdurasi ±30 menit. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebugaran dan semangat peserta, disertai penurunan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu pada sebagian lansia, walaupun bersifat sementara. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin. Kegiatan TAK senam sehat terbukti memberikan manfaat fisik, sosial, dan psikologis bagi lansia, sehingga dapat dijadikan program berkelanjutan dalam mendukung upaya promotif dan preventif terhadap penyakit tidak menular di masyarakat.
ANALYSIS OF NURSING CLINICAL PRACTICES WITH INNOVATIVE HAND AND FOOT MASSAGE INTERVENTION WITH LEMONGRASS OIL IN LOWERING BLOOD PRESSURE IN EMERGENCY HYPERTENSION PATIENTS WITH DECREASED CONSCIOUSNESS Elsa Nur Janah; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Annaas Budi Setyawan; Taharuddin, Taharuddin
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2026): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.688

Abstract

Hypertensive emergency is an emergency condition characterized by a significant increase in blood pressure accompanied by target organ damage, one of which is decreased consciousness. This condition can cause various nursing problems, including ineffective peripheral perfusion due to hemodynamic disorders and increased vascular resistance. This case study aims to analyze the clinical practice of nursing with the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil in reducing blood pressure in hypertensive emergency patients with decreased consciousness in the ICU of Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Regional Hospital. The method used is a case study with a comprehensive nursing care approach to client Mr. C who is treated in the ICU. The nursing process includes assessment, determination of nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil was given for three consecutive days with a duration of 15–20 minutes per session, accompanied by blood pressure measurements before and after the intervention. After the innovative intervention of Hand and Foot Massage with lemongrass oil showed a decrease in systolic blood pressure with an average value of 15.67 mmHg and diastolic with an average value of 11 mmHg. In conclusion, the innovative hand and foot massage with lemongrass oil effectively lowers blood pressure. Therefore, healthcare workers can implement this innovative hand and foot massage intervention with lemongrass oil to lower blood pressure in hypertensive emergencies.  
Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Perawatan Diri sebagai Prediktor Pengelolaan Diri Pasien DM Annaas Budi Setyawan; Fika Veny Hapsari; Mailin Kristina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2537

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang untuk mencegah komplikasi serius melalui pengelolaan diri yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri sebagai prediktor pengelolaan diri pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pasundan Samarinda. Metode penelitian menggunakan desain dengan pendekatan cross-sectional terhadap 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa seluruh variabel berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga analisis dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan multivariat regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri secara simultan berhubungan signifikan dengan pengelolaan diri (p < 0,05). Variabel perawatan diri ditemukan sebagai prediktor paling dominan dengan nilai odds ratio sebesar 3,473, yang berarti pasien dengan perawatan diri baik memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk melakukan pengelolaan diri secara efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan diri pasien DM sangat ditentukan oleh kemandirian dalam perawatan diri.Kata kunci: Pengelolaan diri, diabetes melitus, perawatan diri, dukungan keluarga
Effectiveness of Slow Stroke Back Massage with Virgin Coconut Oil on Pressure Injury Risk Fathul Maysarah Syahab; Taharuddin; Annaas Budi Setyawan
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i3.415

Abstract

Background: Stroke is a neurological condition that causes nerve paralysis. Patients with hemorrhagic stroke may require a surgical procedure in the form of a craniotomy, which results in limited mobility. This condition can lead to complications, one of which is skin breakdown that may develop into pressure injuries. One of the efforts to reduce the risk of pressure injuries is slow stroke back massage using virgin coconut oil . Objective: This study aimed to implement a slow stroke back massage intervention using virgin coconut oil to reduce the risk of pressure injuries in patients with hemorrhagic stroke. Methods: This study employed a case study design involving a hemorrhagic stroke patient in the ICU of RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. The nursing intervention in the form of slow stroke back massage using virgin coconut oil was administered twice daily for four days. Results: The results showed an improvement in the Braden Score from 8 (very high risk of pressure injury) to 12 (high risk of pressure injury). Conclusion: Slow stroke back massage using virgin coconut oil plays an effective supportive therapy role in reducing the risk of pressure injuries in patients undergoing prolonged bed rest
Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Perawatan Diri sebagai Prediktor Pengelolaan Diri Pasien DM Annaas Budi Setyawan; Fika Veny Hapsari; Mailin Kristina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2537

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang untuk mencegah komplikasi serius melalui pengelolaan diri yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri sebagai prediktor pengelolaan diri pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pasundan Samarinda. Metode penelitian menggunakan desain dengan pendekatan cross-sectional terhadap 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa seluruh variabel berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga analisis dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan multivariat regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri secara simultan berhubungan signifikan dengan pengelolaan diri (p < 0,05). Variabel perawatan diri ditemukan sebagai prediktor paling dominan dengan nilai odds ratio sebesar 3,473, yang berarti pasien dengan perawatan diri baik memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk melakukan pengelolaan diri secara efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan diri pasien DM sangat ditentukan oleh kemandirian dalam perawatan diri.Kata kunci: Pengelolaan diri, diabetes melitus, perawatan diri, dukungan keluarga
APPLICATION OF CLASSICAL INSTRUMENTAL MUSIC THERAPY IN REDUCING PAIN AMONG CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) PATIENTS: A CASE STUDY Intan Mega Pratiwi; Alfi Ari Fakhrur Rizal; Taharuddin Taharudin; Annaas Budi Setyawan
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 2 (2026): April - June
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i2.745

Abstract

Pain is a common clinical problem experienced by patients with Chronic Kidney Disease (CKD), particularly critically ill patients with decreased consciousness in the Intensive Care Unit (ICU). Inadequate pain management may increase physiological stress responses and affect hemodynamic stability. Therefore, safe non-pharmacological nursing interventions are needed, one of which is classical instrumental music therapy. This study aimed to describe the implementation of classical instrumental music therapy and the clinical responses observed in a CKD patient with decreased consciousness in the ICU. This study used a descriptive nursing case study design conducted in one patient with advanced-stage CKD who received structured classical instrumental music therapy for four consecutive days. Pain assessment was performed before and after each intervention using the Critical Care Pain Observation Tool (CPOT), along with monitoring of hemodynamic parameters. The intervention was administered for 20–30 minutes once daily using slow-tempo instrumental classical music (60–80 bpm) without lyrics. The results showed a gradual decrease in pain scores, with CPOT scores declining from 5 on the first day to 2 on the fourth day. This was accompanied by reductions in blood pressure (170/100 to 135/85 mmHg), heart rate (125 to 88 beats/minute), respiratory rate (25 to 16 breaths/minute), and Mean Arterial Pressure (MAP) (123 to 102 mmHg). Oxygen saturation remained stable at 100%, while body temperature showed minimal variation. In this case, classical instrumental music therapy was associated with decreased pain scores and changes in physiological responses. This intervention may be considered a complementary nursing approach for pain management in critically ill CKD patients in the ICU.