Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAN TINGKAT INSIDENSI PENYAKIT LUKA API (Ustilago sp) PADA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L) di PTPN XIV TAKALAR Mahardika, Siti Suci; Jahuddin, rahmat; Suriani
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen penyebab penyakit luka api pada tebu secara morfologi dan tingkat insidensinya di lokasi pertanaman tebu PTPN XIV Takalar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini berlangsung pada Mei sampai oktober 2024. Pengamatan insidensi penyakit luka api dilakukan di 3 lahan PTPN XIV Takalar dan identifikasi patogennya dilakukan di laboratorium penyakit Universitas Islam Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyakit luka api yang ditemukan di 3 lahan tebu milik PTPN XIV Takalar disebabkan oleh cendawan Ustilago sp. dengan insidensi bervariasi berkisar antara 13% sampai 33% dan insidensi tertinggi ditemukan pada lahan pertama saat pengamatan.
UJI EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN PATOGEN (Alternaria sp.) PENYEBAB PENYAKIT BERCAK COKELAT PADA TANAMAN TOMAT: Effectiveness Test of Moringa Leaf Extract (Moringa oleifera lam.) In Inhibiting Growth of Alternaria sp. Causal of Brown Spot Disease in Tomato Plants Intan jayanti; Jahuddin, Rahmat; Irawanti Azis, Asti
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brown spot disease Alternaria sp. It is a big obstacle because it can reduce the production of tomato plants by 5-78%. This study aims to determine the most effective concentration of moringa leaf extract in inhibiting growth (Alternaria sp.). This research was carried out from November 2024 to March 2025. This study used a complete random design (RAL) consisting of 2.5% moringa leaf extract (P1), 5% moringa leaf extract (P2), moringa leaf extract 7.5% (P3), moringa leaf extract 10% (P4), and Control (P0). The results showed that moringa leaf extract with a concentration of 10% which had a better effect in suppressing the growth of mushrooms (Alternaria sp.).
The UJI PREFERENSI MAKAN HAMA LARVA GRAYAK FRUGIPERDA (Spodoptera frugiperda) PADA BEBERAPA JENIS VARIETAS JAGUNG (Zea mays) Nur, Muh.Ichzan Ashar; Jahuddin, Rahmat; Suriani
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jai.v5i1.250

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis preferensi makan hama larva grayak Spodoptera frugiperda pada beberapa varietas jagung (Zea mays), meliputi jagung manis Na1, pulut, Lamuru, Sukmaraga, BISI-18, NK Sumo, dan NK Perkasa. Kegiatan penelitian berlangsung di Laboratorium Proteksi Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar pada bulan Februari 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tujuh perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah larva yang menyerang, indeks preferensi makan, serta laju konsumsi larva. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa varietas NK Perkasa menunjukkan tingkat serangan tertinggi dengan rata-rata jumlah larva menyerang sebesar 1,97 ekor, indeks preferensi makan 1,46, dan laju konsumsi 0,95. Sebaliknya, varietas NK Sumo menunjukkan jumlah serangan terendah (1,46 ekor), sedangkan varietas jagung manis Na1 memiliki indeks preferensi makan (1,14) dan laju konsumsi (0,76) paling rendah. Analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan antar varietas tidak berpengaruh nyata, meskipun terdapat kecenderungan pola preferensi makan yang bervariasi. Hal ini mengindikasikan bahwa varietas tertentu, seperti NK Perkasa, lebih rentan terhadap serangan S. frugiperda, sedangkan NK Sumo dan jagung manis Na1 relatif lebih tahan.