Anggun Fitri Handayani
Universitas Muhammadiyah Kudus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Penggunaan Kontrasepsi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kalimantan Utara: Descriptive Study Rahmi Padlilah; Elfanda Sholihah; Ika Yulianti; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo; Anggun Fitri Handayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.766

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan penyakit bahwa virus korona (COVID-19) sebagai darurat kesehatan global. Pemerintah Indonesia telah menetapkan bencana non alam penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional dan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan COVID-19. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan kontrasepsi pada masa pandemic COVID-19 di Kalimantan Utara. Penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan di Kalimantan Utara tahun 2021. Sebanyak 1915 akseptor KB yang terdiri atas 883 akseptor KB sebelum pandemi dan 1032 akseptor KB pada masa pandemi. Data dikumpulkan menggunakan laporan bulanan pengendalian lapangan tingkat Desa/Kelurahan sistem informasi kependudukan dan keluarga. Data di analisis secara deskriptif. Terdapat peningkatan penggunakan KB suntik pada masa pandemic COVID-19 (56.4%) dibandingkan sebelum masa pandemic COVID-19 (51.6%), penggunaan pil 24.9%, IUD 6.2%, kondom 4.8%, implant 4.4%, MOW 3.1%, dan MOP 0.2%. Pada masa pandemi COVID-19 jumlah akseptor KB tertinggi adalah KB suntik.
ANALISIS HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN UPAYA PREVENTIF TRANSMISI COVID-19 : Analysis of the Relationship between Age and Parity with Preventive Efforts for Covid-19 Transmission Anggun Fitri Handayani; Karlinda; Santy Irene Putri; Agnis Sabat Kristiana; Arie Jefry Ka’arayeno; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v2i2.63

Abstract

The COVID-19 virus affects the immune system of pregnant women, especially for respiratory infections. So, it is important for pregnant women to take precautions to protect themselves from COVID-19, and to report any symptoms that may appear (including fever, cough, or difficulty breathing) to a healthcare provider. this study aims to investigate the relationship between age and parity with Coronavirus-19 prevention habits in pregnant women. A cross-sectional study design conducted in West Kalimantan from August to September 2020 on 43 pregnant women. The dependent variable in this study is preventive behavior for coronavirus (COVID-19). The Independent variables are age and parity. Interview-based questionnaire were used to obtain data. Pearson correlation was used to analyze the association between age and parity with Coronavirus-19 prevention habits in pregnant women. Age (r=0.44; p=0.015) and parity (r=0.49; p=0.006) has correlation in Coronavirus-19 prevention habits in pregnant women. The more mature the age of the pregnant woman, the behavior in preventing transmission of the COVID-19 virus will be better because she gains more experience. Pregnant women with more than one parity have better knowledge and more experience about pregnancy so that they will protect their pregnancy from the risk of COVID-19 infection.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERIMAAN POST-PLACENTA INTRA UTERINE CONTRACEPTIVE DEVICE (PPIUCD): META-ANALISIS Anggun Fitri Handayani; Santy Irene Putri; Nor Asiyah; Maftuchah Maftuchah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v7i1.2395

Abstract

Post-placenta intra uterine contraceptive device (PPIUCD) merupakan kontrasepsi yang efektif, praktis, dan aman yang dapat dipasang secara langsung setelah proses persalinan. PPIUCD disarankan karena tidak mengganggu proses menyusui, namun metode ini belum banyak digunakan dan diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi faktor yang berhubungan dengan penerimaan PPIUCD dikalangan Perempuan. Jenis penelitian systematic review dan meta-analisis ini dilakukan dengan menggunakan akronim PICO sebagai berikut: = Wanita usia subur, wanita hamil, dan nifas; I= multipara dan konseling pasca-persalinan; C= primipara dan tidak dilakukan konseling pasca persalinan; O= Pemanfaatan/penggunaan PPIUCD di kalangan Perempuan. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan PubMed, Google Cendekia, Scopus, dan ScienceDirect. Artikel yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah artikel full-text dengan desain studi observasional. Artikel dikumpulkan menggunakan diagram alir PRISMA. Data dianalisis menggunakan Review Manager (RevMan 5.4). Forest plot dan Funnel plot digunakan untuk menentukan ukuran pengaruh dan heterogenitas data (I2). Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan multipara (aOR= 1.74; CI95%= 1.17 hingga 2.59; p= 0.006), dan konseling pasca-persalinan (aOR= 2.89; CI 95%= 1.37; p= 0.005) meningkatkan penerimaan dan penggunaan PPIUCD dikalangan perempuan.