Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Jerman pada Mahasiswa Disabilitas Netra melalui Audiobook Cerita Jerman Adam Firdyansyah; Novia Anjani Dewi; Irma Permatawati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.6285

Abstract

Tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa Jerman saat ini adalah kurangnya media pembelajaran yang mendukung. Untuk memberikan solusi atas masalah ini, diperlukan adanya eksplorasi media yang efektif sehingga audiobook dipilih sebagai media pembelajaran inklusif yang sesuai dengan akses kebutuhannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif terhadap mahasiswa disabilitas netra di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan berbagai hambatan yang mahasiswa disabilitas netra alami, seperti keterbatasan sumber belajar yang aksesibel, kesulitan dalam menghadapi pembelajaran dan ujian berbasis visual. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa audiobook ini tidak hanya meningkatkan perbendaharaan kosakata dan pelafalan bahasa Jerman, tetapi juga menumbuhkan ketertarikan terhadap sastra Jerman. Hasil penelitian ini ditujukan untuk memberikan kontribusi dalam advokasi peningkatan akses dan inklusivitas di pendidikan tinggi, mendukung kemandirian dan keterlibatan mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa asing. Manfaat dari penelitian ini juga terbukti signifikan dalam mendukung pemahaman bahasa Jerman mahasiswa disabilitas netra tersebut, yang terdiri dari tiga poin utama yaitu memudahkan aksesibilitas, meningkatkan kemampuan bahasa, dan menambah literasi sastra.
Efektivitas Aktivitas Match-Up Berbasis Educandy dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jerman Zarifa Aida Fauziah; Irma Permatawati; Nur Muthmainah
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas aktivitas Match-Up berbasis Educandy terhadap penguasaan kosakata bahasa Jerman, serta mengidentifikasi respons peserta didik terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode nonequivalent control group design. Sampel penelitian melibatkan lima puluh peserta didik kelas sebelas di SMA Negeri Enam Belas Bandung, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen tes dan angket. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa skor posttest kelompok kontrol secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok eksperimen dengan tingkat perbedaan kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon juga menunjukkan penurunan skor pada mayoritas peserta didik kelompok eksperimen, sementara mayoritas kelompok kontrol mengalami peningkatan. Di sisi lain, hasil kuesioner memperlihatkan tanggapan yang sangat positif dari sebagian besar peserta didik terhadap media Educandy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas Match-Up berbasis Educandy belum terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran non-digital berbasis lembar kerja dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan afektif yang tinggi terhadap media permainan tidak serta-merta berbanding lurus dengan peningkatan hasil belajar, sehingga penggunaannya memerlukan strategi pendampingan yang tepat.
Game-Based Learning melalui Educaplay dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jerman Dea Amanda; Irma Permatawati; Nur Muthmainah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i3.2177

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan penguasaan kosakata bahasa Jerman antara peserta didik yang mengikuti pembelajaran menggunakan aktivitas Educaplay dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran aktif non-Educaplay. Penelitian menggunakan desain kuasi experimen berupa nonequivalent pretest-posttest control group design. Partisipan terdiri atas 19 peserta didik kelompok eksperimen dan 27 peserta didik kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata tema Essen und Trinken dan angket respons peserta didik. Hasil Mann-Whitney menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok tidak berbeda secara signifikan (p=0,623). Setelah pembelajaran, skor posttest kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan daripada kelompok kontrol (p<0,001), dengan besar perbedaan kategori tinggi (r=0,676). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan signifikan. Peserta didik juga memberikan respons positif terhadap Educaplay. Dalam konteks penelitian ini, aktivitas Educaplay dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran kosakata bahasa Jerman. Hasil angket mengindikasikan bahwasannya peserta didik memberikan respons positif terhadap penggunaan aktivitas Educaplay yang memperoleh persentase 85,43% serta tergolong kategori sangat baik. Temuan ini mengisyaratkan bahwa aktivitas Educaplay ini diterima secara positif oleh peserta didik karena dinilai menarik, mudah digunakan, serta mendukung motivasi belajar, pemahaman, dan daya ingat terhadap kosakata bahasa Jerman. Dengan demikian, Educaplay berpeluang menjadi alternatif media pembelajaran berbasis permainan yang dapat mendukung pembelajaran kosakata bahasa Jerman pada tingkat SMA.