Bambang Sugiyarto, Bambang
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Minat Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Semarang Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Sekolah Menengah Kejuruan Ningsih, Melisa Setiya; Kristianto, Virgiawan Adi; Handayani, Sri; Sugiyarto, Bambang
Scaffolding Vol. 13 No. 1 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i1.7766

Abstract

Minat menjadi guru dapat timbul berdasarkan respon positif diri, pengalaman dan keberadaan profesi guru dipandang dari sudut pribadi individu. Ketertarikan kepada suatu profesi dalam hal ini guru, diukur menggunakan indikator fungsi jiwa diantaranya; kognisi (pengetahuan), emosi (perasaan, dan konasi (tindakan). Berdasarkan observasi awal menunjukkan bahwa tingkat minat mahasiswa progam studi Pendidikan Teknik Bangunan belum terukur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial minat terhadap kesiapan menjadi guru pada mahasiswa angkatan 2020 progam studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan menggunakan hipotesis asosiatif untuk melihat hubungan antar variabel. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa progam studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2020 yang berjumlah 55 mahasiswa dengan kriteria telah menempuh mata kuliah kependidikan dan sudah melaksanakan praktik mengajar. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling atau sampel keseluruhan dari populasi penelitian yaitu 55 mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial minat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru sebesar 51,9 % dan taraf signifikansi 0,000 < 0,05.
Produktivitas Kerja Tukang dan Pekerja Memasang Pasangan Bata, Plesteran, dan Acian (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Terintegrasi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro) Hardiyanto, Antonius Erlangga; Sugiyarto, Bambang; Tugino
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.11194

Abstract

Perencanaan sangat penting untuk memahami sejauh mana volume pekerjaan yang perlu diselesaikan serta waktu yang tersedia untuk menyelesaikannya. Agar setiap tugas dapat dilaksanakan sesuai harapan, diperlukan data yang dapat membantu kontraktor dalam menentukan jumlah kelompok pekerja yang akan digunakan untuk menyelesaikan setiap item pekerjaan. Dalam proyek konstruksi, kelompok pekerja berkolaborasi untuk menyelesaikan setiap tugas. Produktivitas adalah data yang memberikan informasi mengenai kemampuan pekerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Data produktivitas ini kemudian diolah menjadi informasi mengenai jumlah kelompok pekerja yang akan direncanakan. Pekerjaan pemasangan bata ringan, plesteran, dan acian merupakan jenis pekerjaan manual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi produktivitas kelompok pekerja dalam melakukan pemasangan bata ringan, plesteran, dan acian. Penelitian tentang produktivitas kelompok pekerja dalam penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen. Peneliti melakukan observasi langsung di lapangan untuk menilai produktivitas kelompok pekerja. Dalam pengumpulan data untuk penelitian ini, peneliti menggunakan metode purposive sampling. Karena bersifat eksperimen, penelitian ini tidak bersifat umum dan hanya menyajikan informasi mengenai produktivitas berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kelompok pekerja yang terlibat dalam pekerjaan pemasangan bata ringan dan plesteran di Proyek Pembangunan Laboratorium Terintegrasi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Hasil penelitian menggambarkan bahwa produktivitas kelompok pekerja dalam pekerjaan pemasangan bata ringan mencapai 15,91 m²/hari. Sementara itu, produktivitas untuk pekerjaan pemasangan plesteran oleh kelompok pekerja adalah 21,33 m²/hari. Adapun untuk pekerjaan acian, produktivitas kelompok pekerja tercatat sebesar 18,24 m²/hari.
Improving The Competence of Batik Craftsmen in Liquid Waste Management Through Electrolysis Technology in Kampung Batik Gedong Qudus, Nur; Harianingsih, Harianingsih; Sugiyarto, Bambang; Kristianto, Virgiawan Adi; Siswoyo, Mohammad Pujo; Pangestu, Indra Sakti; Ubay, Isnina Noor; Erliana, Savira Rinda
Journal of Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jce.v5i1.31593

Abstract

The Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) industry in Kampung Batik Gedong, Semarang, has made a significant contribution to the local economy through the production of Semarang's signature batik. However, this production activity produces liquid waste containing synthetic dyes and heavy metals, which have a negative impact on the environment. The lack of effective waste processing technology and the low knowledge and skills of MSMEs in waste management are major challenges that require immediate solutions. This community service program aims to increase the capacity of MSMEs in managing liquid waste sustainably through the application of electrolysis technology and integrated training. The activities are carried out in five stages: preparation, socialization, application, monitoring, and evaluation. The data collection method involves measuring the level of knowledge using pretests and posttests, as well as assessing skills through direct assessments by the service team. The target of the program's success is to increase the understanding of MSMEs implementer by 80% and skills by 75% after training. Electrolysis technology is applied to reduce the concentration of dyes and heavy metals in liquid waste, while training is provided to improve the understanding and technical skills of MSMEs implementer. The results of this program are expected to include reducing the level of liquid waste pollution, increasing the technical capacity of MSMEs implementer, and increasing awareness of the importance of environmental sustainability. Thus, this program supports environmental conservation, the sustainability of the batik industry, and the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), especially SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), SDGs 12 (Responsible Consumption and Production), SDGs 13 (Action on Climate Change), and SDGs 14 (Life Below Water).
Utilization of Rainwater into Fresh Water through Electrolysis Method for Communities Affected by Tidal Flooding Qudus, Nur; Harianingsih, Harianingsih; Sugiyarto, Bambang; Kristianto, Virgiawan Adi; Siswoyo, Mohammad Pujo; Pangestu, Indra Sakti; Erliana, Savira Rinda; Ubay, Isnina Noor
Journal of Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water is an essential resource, crucial for human survival and well-being. In coastal areas like Sayung District, Demak Regency, Central Java, accessing clean drinking water is a significant challenge. This problem is made worse by environmental issues such as tidal flooding, known locally as "rob," which causes the groundwater to become salty and undrinkable. To address this urgent issue, the UNNES (Universitas Negeri Semarang) community service team has launched a project aimed at using rainwater as a source of safe drinking water. The project follows several key steps: first, assessing the current situation to understand the needs and resources of the community; second, training local residents on how to use electrolysis to convert rainwater into potable water; and third, evaluating the effectiveness of the training and the results achieved. The outcomes of this project have been highly positive. The community has gained valuable knowledge about rainwater treatment technologies, developed skills in building electrolysis equipment, and successfully produced fresh water from rainwater. This initiative not only helps to meet the immediate water needs of the community but also provides them with a sustainable solution for their future water needs.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Augmented Reality dan Program SAP2000 pada Mata Kuliah Struktur Beton Bertulang 2 Budi, Listiyono; Widodo, Aris; Julianto, Eko Nugroho; Sugiyarto, Bambang; Putri, Aulia; Setyari, Fidya Peni; Nasokha, Dicky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Augmented reality adalah salah satu teknologi terbaru yang dapat dimanfaatkan untuk membuat e-modul menjadi lebih interaktif dan inovatif. Kombinasi antara augmented reality dengan program komputer aplikatif yang tepat dalam media pembelajaran sangat cocok diterapkan di mata kuliah bidang teknik sipil, salah satunya adalah mata kuliah Struktur Beton Bertulang 2 dengan program komputer aplikatif yang digunakan adalah SAP2000. Metode penelitian yang digunakan adalah R & D dengan model ADDIE. Tujuan dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah e-modul interaktif berbasis augmented reality dan program SAP2000 pada mata kuliah Struktur Beton Bertulang 2. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah e-modul dengan kualitas yang masuk ke dalam kategori baik dengan hasil penilaian rata-rata dari ahli media 1 dan 2 sebesar 88,50 dan 86,50; dari ahli materi 1 dan 2 sebesar 84,46 dan 88,53; serta nilai rata-rata dari respon mahasiswa saat uji coba terbatas di kelas sebesar 85,10. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah E-modul Mata Kuliah Struktur Beton Bertulang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran Mata Kuliah Struktur Beton Bertulang 2 di kelas.