Naeila Rifatil Muna, Naeila Rifatil
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PSIKOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Muna, Naeila Rifatil
El-Ibtikar : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 1, No 1 (2012): Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.93 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v1i1.168

Abstract

تكون وظيفة اللغة في عصر العولمة مهمة جدا للغة التكلم، ويجب على كل الشخص أن يتعلمها واللغة الأجنبية أخرى، لأن المجتمع ونشاطاته سيكون هادءا بلا اللغة.السيكولوجي اللغة هو العلم الذي يحاول أن يتعلم اللغة وحقيقاتها وتركيبها وكيف ينالها ويستخدمها وي نشأها. والسيكولوجي اللغة ينمو وينشأ بنمو سيكولوجي الطلاب في معرفتهم إلى اللغة.ولذا كي عملية التعليم تمشي وتجري كما كانت هي المرجوة فتحتاج إلى الأسلوب التعليمية المناسبة بسيكولوجي الطالب ونشأته. كلمات البحث: السيكولوجي اللغة ونظريات اللغة ومشكلات اللغة.
Metode Pelatihan dengan Pendekatan Psikoedukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Selective Attention pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) Muna, Naeila Rifatil; Jatnika, Ratna; Purwono, Urip; Siregar, Juke R.
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p10-24

Abstract

Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas (GPPH) umumnya tidak mampu memfokuskan atensi, mengontrol diri, mengatur diri, dan mengarahkan diri pada tujuan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kemampuan selective attention, yaitu kemampuan untuk mengabaikan distraksi yang menyebabkan tugas-tugas yang dikerjakan cenderung tidak selesai sesuai instruksi dan batas waktu yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pelatihan dengan pendekatan psikoedukasi untuk meningkatkan kemampuan selective attention. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan single case-interrupted time series design. Instrument yang digunakan untuk mengukur selective attention menggunakan The D2 of Attention Test. Subjek penelitian ini adalah anak dengan GPPH predominan inatensi sebanyak satu orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil pengukuran skor TN-E pada tahap pretest diperoleh 290 poin dan meningkat pada tahap posttest menjadi 413 poin. Dibandingkan dengan norma pada GPPH usia delapan tahun, maka terjadi peningkatan dari kategori di bawah rata-rata menjadi kategori di atas rata-rata. Berdasarkan data kuatitatif dan data kualitatif, menunjukkan bahwa metode pelatihan peningkatan selective attention dengan pendekatan psikoedukasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan selective attention pada anak dengan GPPH.
Penerapan Self Management dalam Meningkatkan Aktualisasi Diri Oktapianingsih, Shela; Rafifah, Syifa; Muna, Naeila Rifatil
Merpsy Journal Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v16i1.24452

Abstract

Salah satu kebutuhan tertinggi manusia adalah aktualisasi diri. Namun, kenyataannya masih banyak individu yang memiliki aktualisasi diri rendah, karena mereka tidak mengenali kelebihan yang dimiliki serta ragu untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Padahal aktualisasi diri sangatlah penting agar manusia mencapai kepuasan dan kesejahteraan dalam hidupnya. Maka dari itu manusia harus berupaya untuk meningkatkan aktualisasi dirinya, salah satunya dengan melakukan self-management. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tentang self-management, aktualisasi diri dan memaparkan bagaimana penerapan self management dapat meningkatkan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta studi literatur. Berdasarkan  hasil penelitian diperoleh bahwasanya self-management dapat membantu meningkatkan aktualisasi diri pada individu. Melalui self management individu dapat mengelola diri sendiri, baik itu pengelolaan fisikal, mental, intelektual, spiritual, sosial, manajerial dan sebagainya, serta mengubah perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik.
Penerapan Bimbingan dan Konseling dengan Teknik Psikodrama dalam Lingkup Pendidikan Amanah, Siti Nuraida; Silva, Neng; Muna, Naeila Rifatil
Merpsy Journal Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v16i1.24515

Abstract

Rendahnya kualitas pendidikan diiringi oleh beberapa faktor, seperti halnya permasalahan pembelajaran, rendahnya mutu pendidikan, dan rendahnya prestasi belajar siswa. Bimbingan konseling hadir sebagai salah satu sarana dalam meningkatkan kualitas peserta didik. Salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling adalah psikodrama. Tujuan penelitian ini yakni untuk memahami peranan penerapan psikodrama dalam lingkup pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Psikodrama merupakan suatu metode yang menggabungkan antara drama dan psikologi dalam membantu individu dalam mengembangkan potensi, serta memecahkan permasalahan sosial dan emosional. Psikodrama telah banyak diterapkan dalam dunia pendidikan. Adapun peranan psikodrama yakni meningkatkan kecerdasaan emosional peserta didik,  sarana peningkatan self disclosure (keterbukaan diri), membangun kemandirian belajar, membangun self concept (konsep diri), dan sebagai sarana pelatihan guru dalam meningkatkan pembelajaran yang kreatif.
Efektivitas Konseling Qur'ani terhadap Peningkatan Psychological Well-Being pada Remaja di Panti Asuhan Ashabul Kahfi Faricha, Icha; Muna, Naeila Rifatil; Fuad, Anisul
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i2.5997

Abstract

Kesejahteraan psikologis merupakan evaluasi diri individu yang mencakup kemampuan untuk menerima diri apa adanya, membangun hubungan yang hangat dengan orang lain, memiliki kemandirian, mengontrol lingkungan eksternal, menemukan makna dalam hidup, dan merealisasikan potensi yang dimiliki. Mencapai tingkat kesejahteraan psikologis yang tinggi sangat penting dalam setiap fase kehidupan. Salah satu pendekatan untuk meningkatkannya adalah melalui konseling Qur’ani, yang mengintegrasikan ajaran Al-Qur'an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konseling Qur’ani dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di Panti Asuhan Ashabul Kahfi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 12 remaja di Panti Asuhan Ashabul Kahfi. Data dikumpulkan menggunakan skala kesejahteraan psikologis dan dianalisis menggunakan SPSS versi 28 dengan uji N-Gain Score dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Qur’ani cukup efektif dalam meningkatkan skor kesejahteraan psikologis, dengan nilai signifikansi uji T sebesar 0,001 (p 0,05). Selain itu, hasil uji N-Gain Score menunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,69, yang mengindikasikan peningkatan yang substansial dalam kesejahteraan psikologis.
The Effectiveness of Behavioral Counseling Services Using Self-Management Techniques in Reducing Online Gaming Addiction Behaviors in Adolescents Sholikha, Azmatun; Widiasari, Nadia Ayu; Maulana, Rajip Albar; Muna, Naeila Rifatil; Mabruri, Hamasah Al Maqdis
Al Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 8 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almusyrif.v8i1.2007

Abstract

Adolescence is a phase of transition from childhood to adulthood. At this time, changes usually occur in the form of body, cognitive, and psychology. Today’s teenagers are the generation that understands technology the most because they are raised with technology that is very easily accessible. This can have a bad impact if not addressed properly and correctly. One example is addiction to playing Online Games. Excessive playing of Online Games can cause problems such as loss of ability in time management, withdrawing from social activities, loss of academic value and other important life roles. To deal with the problem of Online Game addiction in adolescents, a counseling program needs to be provided. Counseling services provided can be carried out with a Behavioral Counseling approach. This study aims to identify how behavioral counseling services with a self-management approach can be effective in reducing Online Game addiction in adolescents. With a literature review approach using documentation and content analysis techniques, this study found that Self-management Techniques, both intervened through individual and group counseling, have proven to be effective in reducing Online Game addiction behavior in adolescents from various levels of education (junior and senior high school).
PENTINGNYA PENDEKATAN TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Muna, Naeila Rifatil; Nurazizah, Salsabila Rahma; Nurrahman, Aliza Razwaty; Salsabila, Rifdah
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v7i1.375

Abstract

Pentingnya sumber daya manusia berkualitas dalam pembangunan suatu negara telah menempatkan pendidikan sebagai aspek penting yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Artikel ini membahas peran pendidikan dalam membentuk karakter siswa, khususnya di tingkat SMP, dengan fokus pada pengembangan perilaku belajar mandiri. Merujuk pada literatur dan regulasi pendidikan, penelitian ini menyoroti pentingnya kemandirian belajar siswa sebagai landasan untuk mencapai karakter yang baik. Pendekatan teknik self-management dalam bimbingan dan konseling di sekolah menjadi fokus utama artikel ini, dengan penekanan pada bagaimana teknik ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan tinjauan pustaka untuk mendapatkan landasan teori yang kuat. Hasil dan pembahasan mencakup teknik manajemen mandiri yang dapat diterapkan siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta hambatan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapannya. Artikel ini menunjukkan bahwa motivasi belajar, disiplin belajar, dan dukungan sosial merupakan faktor yang saling terkait dalam pembentukan kemandirian belajar siswa. Untuk mengatasi hambatan dalam penerapan teknik manajemen mandiri, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pelatihan, dukungan sekolah, keterlibatan orangtua, dan pertimbangan konteks budaya. Kesimpulannya, pengelolaan waktu dan kemandirian belajar siswa merupakan aspek krusial dalam membentuk karakter dan keberhasilan belajar.
TEKNIK SELF-MANAGEMENT SEBAGAI UPAYA MEREDUKSI PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA Novramdani, Ceri; Futihat, Futihat; Farhan, Muhammad Haikal; Muna, Naeila Rifatil
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i1.13918

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada pendekatan self-management pada perilaku konsumtif, seperti belanja tanpa mempertimbangkan kebutuhan. Hal tersebut yang akan menyebabkan masalah emosional dan finansial. Untuk mengetahui seberapa efektif metode ini, literatur dari berbagai sumber diperiksa dan dipelajari. Self-management ini membantu siswa mengontrol perilaku konsumtif dengan melalui langkah-langkah seperti pengendalian diri, kontrak dengan diri sendiri, penghargaan diri, dan pemantauan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola perilaku secara mandiri. Siswa mampu mengurangi perilaku konsumtif, meningkatkan kontrol diri, serta memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan. Teknik ini efektif dalam mengubah perilaku negatif menjadi positif, sehingga menjadi pendekatan yang relevan dalam layanan konseling. Kata Kunci: Manajemen Diri, Konsumtif, SiswaAbstract: This research focuses on a self-management approach to consumer behavior, such as shopping without considering needs. This will cause emotional and financial problems. To find out how effective this method is, literature from various sources was examined and studied. This selfmanagement helps students control consumer behavior through steps such as self-control, selfcontract, self-esteem, and self-monitoring. The research results show that using this method can improve students' ability to manage behavior independently. Students are able to reduce consumer behavior, increase self-control, and prioritize needs over desires. This technique is effective in changing negative behavior into positive, making it a relevant approach in counseling services. Keywords: Self-Management, Consumptive, Students
INTERVENSI MBCT DALAM MENGATASI GANGGUAN KECEMASAN AKIBAT KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z: LITERATUR REVIEW Sholikha, Azmatun; Farhan, Muhammad Haikal; Rohim, Abdur; Utma, Putri Safaatul; Nurullida, Alya Sakila; Muna, Naeila Rifatil
Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia Vol 1 No 3 (2025): Oktober
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jkpi.v1i3.88

Abstract

The massive use of social media by Generation Z has a significant impact on their mental health, particularly in triggering anxiety disorders. Generation Z, born and raised in the digital era, has a high level of attachment to social media, which is often used compulsively as a means of escape, a pursuit of social validation, and due to the addictive design of these platforms. This dependency can lead to various forms of anxiety disorders, such as social anxiety, generalized anxiety disorder, and panic attacks. This study aims to examine the effectiveness of Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) in addressing anxiety disorders caused by social media addiction among Generation Z through a literature review approach. The findings indicate that MBCT, which combines mindfulness and cognitive therapy, is effective in reducing anxiety symptoms, improving emotional regulation, and enhancing self-awareness among adolescents. The MBCT intervention is conducted over eight sessions, incorporating techniques such as breath meditation, thought observation, identification of negative thinking patterns, and strengthening awareness of emotional experiences. Literature findings suggest that MBCT is not only effective in clinical settings but can also be flexibly applied in educational environments and digital communities, making it a potential preventive and curative strategy for tackling the mental health crisis in the digital era. The success of this intervention is supported by active participant engagement as well as contextual support from trained facilitators and social environments aligned with Generation Z’s characteristics.