Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kondisi Emosional Kehilangan dan Kesepian pada Lansia dan Implikasinya bagi Dukungan Sosial: Systematic Literature Review Nurpajriah, Deva; Almarati, Nabila; Rahman, Syahnur
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.6055

Abstract

Kehilangan pasangan pada lansia dapat berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis mereka, yang menyebabkan kesepian dan kesedihan. Penelitian ini mengeksplorasi dampak psikologis kehilangan pasangan pada lansia dan peran dukungan sosial dalam mengurangi kesepian serta membantu proses berduka. Sebuah kajian literatur sistematik (SLR) dilakukan dengan menganalisis 10 studi yang dipublikasikan antara 2015 hingga 2025. Temuan menunjukkan bahwa dukungan sosial yang kuat dari keluarga, teman, dan komunitas berperan penting dalam mengurangi kesepian dan memfasilitasi pemulihan psikologis setelah kehilangan pasangan. Dukungan ini sangat krusial bagi kesejahteraan lansia selama proses berduka.
GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA BARU TAHUN 2023 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Dhea Riskita; Farah Maulida Romadlon; Ahmad Fathi Al Jundy; Syahnur Rahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smartphone adalah media yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas dan sudah menjadi gaya hidup serta kebutuhan di berbagai kelangan khususnya mahasiswa. Penggunaan smartphone dapat menimbulkan dampak baik dan buruk. Salah satu dampak buruk yang disebabkan oleh penggunaan smartphone yang berlebihan adalah fenomena nomophobia. Nomophobia atau “No Mobile Phone Phobia” adalah perilaku atau sikap kecanduan yang dirasakan karena perasaan takut tidak memakai smartphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana fenomena nomophobia pada mahasiswa baru tahun 2023 Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 73 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan alat ukur Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) milik Yildirim dan Correia (2015) yang sudah diadaptasi ke versi Indonesia, untuk mengukur nomophobia terdiri dari 4 dimensi dan 20 butir pernyataan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik survei menggunakan kuesioner dan teknik analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8 (11%) responden mengalami nomophobia rendah, sebanyak 55 responden (75,3%) mengalami nomophobia sedang dan sebanyak 10 (13,7%) responden mengalami nomophobia tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru tahun 2023 Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia mengalami nomophobia.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA BAKU TERHADAP SELF-ESTEEM MAHASISWA PSIKOLOGI UPI Johanna Rebecca Antonietta; Meyta Nisa Handini; Dhafin Razaly Syarif; Syahnur Rahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan bahasa baku terhadap self- esteem mahasiswa. Mahasiswa membutuhkan self-esteem yang cukup untuk menjalankan peran dan fungsinya sebagai mahasiswa dengan baik, salah satu kompetensinya yakni keterampilan berkomunikasi dalam wujud penggunaan bahasa baku yang baik dan benar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dilakukan dengan menyebar angket tertutup pada 45 partisipan secara random, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat pengaruh positif dari penggunaan bahasa baku terhadap self- esteem mahasiswa psikologi Universitas Pendidikan Indonesia, yang ditandai dengan meningkatnya kualitas diri, kepercayaan diri, produktivitas, dan prestasi mahasiswa.
DEPRESI DAN KECEMASAN PADA LANSIA: MEMAHAMI TANTANGAN KESEHATAN MENTAL DI USIA SENJA Ananda Rizka Inova; Rabiatul Zahra; Syahnur Rahman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi dan kecemasan merupakan tantangan utama kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia. Tantangan fisik, emosional dan sosial yang beragam membuat isu ini penting untuk dibahas, penelitian ini bertujuan untuk memahami kecamasan dan depresi pada lansia khusnya pada tantangan perubahan dan penurunan kondisi fisik serta mengekplorasi berbagai strategi intevnesi untuk meningkatkan kesejahteraan mental mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, artikel dan dokumen- dokumen yang relevan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisik, seperti penurunan massa otot dan lainnya dapat menyebabkan ketergantungan pada orang lain dan meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. Oleh karena itu intervensi non- farmakologis seperti terapi musik, relaksasi otot, meditasi, dan Cognitive Behavior Therapy (CBT) diharapkan dapat diterapkan sebagai strategi alternatif untuk mendukung kesehatan mental lansia secara berkelanjutan.
STUDI LITERATUR: STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Kamilah, Safina; Lukman, Zahra Asyifa; Rahman, Syahnur
Journal of Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v1i2.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pada lanjut usia (lansia) melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji delapan artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai intervensi mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup lansia. Latihan keseimbangan, mindfulness, aktivitas fisik, serta kegiatan religius terbukti meningkatkan kondisi fisik dan psikologis lansia. Selain itu, dukungan sosial dan keluarga memainkan peran krusial dalam menunjang kesejahteraan lansia secara menyeluruh, termasuk pada aspek emosional dan sosial. Faktor-faktor seperti usia, pendidikan, pendapatan, dan status kesehatan juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup lansia. Pemberdayaan lansia melalui edukasi dan kegiatan produktif, serta pendekatan holistik yang melibatkan aspek mental, sosial, dan spiritual, menjadi strategi yang direkomendasikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran multi-sektoral dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan lansia yang sehat, mandiri, dan bermakna. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Lansia, Studi Literatur, Dukungan Sosial, Mindfulness, Latihan Keseimbangan
Parent Focused Parentification : Eksplorasi Inversi Peran Anak Sebagai Penopang Emosional dan Fungsional Orang Tua Madina, Saffanah Nur; Sari, Neng Wulan; Rahman, Syahnur; Rugebregt, Joanne Marrijda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4622

Abstract

Parent-focused parentification occurs when children take on emotional and functional responsibilities typically held by parents, especially in families facing structural stress such as chronic illness. This study systematically explores this phenomenon in children using a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA approach. Articles published between 2010 and 2024 were selected from Google Scholar, Scopus, and ScienceDirect using strict inclusion criteria. Data were analyzed thematically and presented in a narrative synthesis. Findings reveal that the effects of parentification depend on role type, family context, and social support. Instrumental parentification can positively influence academic performance when supported by good quality of life. In contrast, emotional parentification is linked to higher risks of stress, depression, and identity issues when lacking adequate support. Tools such as the Parentification Inventory are essential for objectively assessing these experiences. This review underscores the importance of recognizing children's roles in the family and implementing appropriate interventions to prevent negative psychological outcomes and promote healthy adolescent development.  
Pelatihan Emotional Literacy Support Assistant (ELSA) Untuk Mendampingi Pemulihan Sosioemosi Anak Korban Bullying Pada Guru SD Di Garut Emotional Literacy Support Assistant Training to Assist the Socio-Emotional Wulandari, Anastasia; Zulnida, Eka Fauziyya; Musthofa, Muhammad Ariez; Rahman, Syahnur; Chotidjah, Sitti; Baihaqi, Mif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini menyoroti masalah kekerasan dan perundungan yang menjadi ancaman serius bagi anak-anak di lingkungan pendidikan. Berdasarkan data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) tahun 2023, perundungan paling banyak terjadi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), diikuti oleh Sekolah Dasar (SD), dengan dua kasus fatal yang menyebabkan kematian. Fakta ini menegaskan bahwa perundungan bukan hanya sekadar masalah psikologis, tetapi juga berpotensi fatal. Kondisi ini sejalan dengan misi Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, yang mencakup perlindungan anak. Perilaku agresif tersebut dapat menimbulkan dampak jangka panjang, seperti gangguan psikis, penurunan fungsi sosial, dan hambatan dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis psikologi. Sebagai kontribusi nyata, penelitian ini menguji efektivitas pelatihan Emotional Literacy Support Assistant (ELSA) bagi tenaga pendidik dalam mendampingi pemulihan sosioemosional korban perundungan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest (xˉ=21.83) ke posttest (xˉ=22.39). Peningkatan ini menunjukkan tren positif, namun dari hasil uji t-test berpasangan, nilai t-hitung sebesar -1.970 dengan p-value dua arah 0.0615. Karena nilai p-value ini lebih besar dari taraf signifikansi 0.05, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata skor pretest dan posttest. Meskipun ada peningkatan, hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan tersebut belum cukup kuat untuk dianggap sebagai hasil yang signifikan pada populasi.
Happiness Eudaimonia Honorary Teachers Who Teach In Remote Areas (Talango Island, Sumenep) Syahnur Rahman; Fattah Hanurawan; Hetti Rahmawati; Immanuel Hitipeuw
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6 No 3 (2024): Child Education Journal December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v6i3.6888

Abstract

Abstract In the world of education, teacher well-being and happiness play a vital role in creating an effective and positive learning environment for students. Teachers who experience a deep sense of satisfaction and fulfillment in their professional duties are more likely to be motivated, engaged, and emotionally invested in the academic growth and success of their students. This study aims to determine the welfare of honorary teachers in a remote area, namely Talango Elementary School, Sumenep. This study uses a phenomenological approach with participants study This are six honorary teachers from S ekolah Dasar Negeri 1 Talango Sumenep. Eudaimonia and teacher happiness are two important aspects that influence job satisfaction and overall well-being in the field of education. There are several factors that contribute to teacher happiness. Teacher job happiness is very important in the successful implementation of educational reform and has a significant impact on their work performance, commitment, and motivation. Teachers who are satisfied and happy in their jobs are more likely to create positive and effective learning experiences for their students. Teachers in remote areas have close relationships with their students, which is beneficial for teacher well-being. Future research can further explore empirical evidence to support the proposed relationship between teacher well-being and student well-being