Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Pengembangan Desa Wisata Kerta Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dalam New Normal Era Ni Kadek Sri Mirayani; Ni Putu Tiya Paristha; Ni Kadek Ratih Octaviana
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v5i1.6844

Abstract

Wabah Penyakit Virus Corona berdampak pada hampir semua aspek kehidupan, termasuk pada industri pariwisata. Wisata pedesaan merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang membawa dampak ekonomi bagi masyarakat karena masyarakat terlibat langsung dalam pengembangan dan pengelolaan desa wisata. Oleh karena itu, dapat diprediksi bahwa desa wisata memiliki prospek pengembangan yang baik untuk kedepannya, terutama di era pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pengembangan Desa Wisata Kerta sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat di masa new normal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan temuan data yang diperoleh, dirancang empat strategi utama yang dapat digunakan dalam pengembangan Desa Wisata Kerta. Pertama, strategi pengembangan aspek kualitas daya tarik dengan mengoptimalkan pengembangan potensi pertanian dan budaya. Kedua, strategi pengembangan produk industri pariwisata dengan menyediakan akomodasi dan fasilitas berbasis masyarakat setempat. Ketiga, strategi untuk mengembangkan aspek pemasaran pariwisata dengan meningkatkan penggunaan media sosial dan mengoptimalkan kolaborasi triple helix. Keempat, strategi pengembangan aspek pengelolaan desa wisata dengan meningkatkan kapasitas SDM pariwisata dan perhotelan untuk mendukung pariwisata era pasca pandemi dan optimalisasi penerapan protokol kesehatan di Desa Wisata Kerta. Secara praktis, penelitian ini memberikan manfaat terhadap Desa Wisata Kerta terkait penyusunan strategi pengembangan wisata pedesaan yang dapat dilakukan di era new normal, agar kegiatan pariwisata dapat pulih kembali dan mampu bersaing dengan desa wisata lainnya, khususnya yang ada di Kabupaten Gianyar, Bali.
Penyusunan Paket Wisata Edukasi Dan Video Promosi Subak Intaran Desa Sanur Kauh Denpasar Bali Ni Wayan Purnami Rusadi; Pande Made Ari Ananta Paramarta; Ni Putu Tiya Paristha; Gusti Ayu Marnisa Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2337

Abstract

Subak Intaran is one of the agricultural subaks that is still active in Denpasar City, precisely in Sanur Kauh Village, South Denpasar. Which is divided into two parts, namely Subak Intaran Barat and Subak Intaran Timur which have a productive land area of around 98 hectares. This study aims to prepare educational tour packages and make promotional videos for Subak Intaran, Sanur Kauh Village, Denpasar, Bali. Where to apply qualitative methods by means of data collection, observation, in-depth interviews, and literature review. Data collection materials include image attachments, observation sampling to produce any potential there, which can be made into tour packages, interviews to produce this article. The results of the study showed that Subak Intaran is one of the subaks which currently has the potential not only for natural agricultural tourism, jogging tracks, but also tourism potential which can be developed and made into various tour packages including planting packages, harvest packages and shopping packages for self-harvest products.
Penyusunan Paket Wisata Edukasi Dan Video Promosi Subak Intaran Desa Sanur Kauh Denpasar Bali Ni Wayan Purnami Rusadi; Pande Made Ari Ananta Paramarta; Ni Putu Tiya Paristha; Gusti Ayu Marnisa Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2337

Abstract

Subak Intaran is one of the agricultural subaks that is still active in Denpasar City, precisely in Sanur Kauh Village, South Denpasar. Which is divided into two parts, namely Subak Intaran Barat and Subak Intaran Timur which have a productive land area of around 98 hectares. This study aims to prepare educational tour packages and make promotional videos for Subak Intaran, Sanur Kauh Village, Denpasar, Bali. Where to apply qualitative methods by means of data collection, observation, in-depth interviews, and literature review. Data collection materials include image attachments, observation sampling to produce any potential there, which can be made into tour packages, interviews to produce this article. The results of the study showed that Subak Intaran is one of the subaks which currently has the potential not only for natural agricultural tourism, jogging tracks, but also tourism potential which can be developed and made into various tour packages including planting packages, harvest packages and shopping packages for self-harvest products.
Exploring The Strategic Contributions Of Tour Guides To Sustainable Tourism In Bali I Wayan Agus Selamet; Ni Putu Tiya Paristha; Sang Nyoman Bagus Satya Wira; Atabuy Frit Elisa Yonce; Ni Luh Suparwati
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol. 9 No. 1 (2026): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v9i1.396

Abstract

This study explores the strategic contributions of tour guides to sustainable tourism in Bali. The research employed a descriptive qualitative approach using semi-structured interviews with ten certified tour guides in Bali, supported by policy documents and relevant academic literature. Participants were purposively selected based on their professional certification and experience guiding tourists in major destinations such as Ubud, Penglipuran, Tanah Lot, and Nusa Penida. Data were analyzed using thematic content analysis to identify the educational, interpretative, and advocative roles of tour guides in promoting sustainability. The findings reveal that tour guides play a significant role in enhancing tourists’ environmental awareness, encouraging respect for local culture, and advocating responsible tourism practices. Guides were also found to function as cultural mediators who connect tourists with local wisdom and sustainability values through interpretative communication. However, challenges remain, including uneven sustainability competencies, limited institutional support, and economic vulnerability among guides. This study contributes by proposing a strategic framework for strengthening the role of tour guides through sustainability-oriented training, certification improvement, policy integration, and community-based tourism collaboration. The findings provide practical implications for policymakers, tourism stakeholders, and training institutions in advancing sustainable tourism development in Bali.
PENGUATAN SUBAK INTARAN SANUR SEBAGAI DESTINASI AGROWISATA MELALUI PENYUSUNAN PAKET WISATA DAN MEDIA VIDEO PROMOSI Ni Wayan Purnami Rusadi; Ni Putu Tiya Paristha; Komang Satya Permadi; Ni Luh Suparwati
BINA CIPTA Vol 5 No 1 (2026): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v5i1.131

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Subak Intaran Barat dan Subak Intaran Timur di Desa Sanur Kauh sebagai bagian dari kawasan Subak Lestari di Kota Denpasar melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan produk agrowisata berbasis kearifan lokal. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah terwujudnya kemandirian masyarakat dalam mengelola dan mempromosikan agrowisata secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berbasis partisipatif, yang dilaksanakan secara bertahap mulai dari identifikasi potensi, peningkatan pemahaman masyarakat, pelatihan penyusunan paket wisata dan pembuatan video promosi, hingga pendampingan implementasi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yakni tercipta luaran berupa produk agrowisata yang siap dipasarkan, peningkatan keterampilan masyarakat, serta kontribusi akademik dalam bentuk publikasi ilmiah dan pendaftaran hak kekayaan intelektual, sehingga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlanjutan pengembangan agrowisata di Subak Intaran.
Planning Of Walking Tour Packages Bali Harmony Green Tour In Kuta Area At PT. Sebumi Berbagi Rafaela Yohanda; Ni Wayan Purnami Rusadi; I Wayan Agus Selamet; Ni Putu Tiya Paristha
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol. 8 No. 1 (2025): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v8i1.251

Abstract

Bali tourism has become a popular destination in Indonesia, attracting both international and domestic tourists. Therefore, the planning of tour packages is a crucial part of this industry, as it is related to the quality and its impact on tourist satisfaction. The purpose of this research is to understand the planning of the Bali Harmony Green Tour walking tour package in the Kuta area by PT. Sebumi Berbagi. This research uses observation, documentation, literature review, and interviews as methods, followed by data analysis. The findings of this research include the identification of both man-made and natural tourism potentials in the Kuta area, Bali, and the planning product of the Bali Harmony Green Tour walking tour package by PT. Sebumi Berbagi. Additionally, the benefits of the Bali Harmony Green Tour Walking Tour are as follows: health impacts such as cardiovascular training and improved sleep patterns from walking, economic impacts including support for local small and medium enterprises (UMKM) through participant spending, social impacts from interactions between participants and local communities, and environmental impacts by reducing pollution from fuel-powered vehicles.
Festival Semarapura Tahun 2025 sebagai Event Budaya dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Klungkung Ni Kadek Sri Mirayani; I Gusti Ngurah Oka Widjaya; Ni Putu Lilik Widyayanthi; Isvari Ayu Pitanatri; Ni Putu Tiya Paristha
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v4i4.6749

Abstract

The Semarapura Festival is an annual cultural event organized by the Klungkung Regency Government through the Department of Tourism. The 7th Semarapura Festival in 2025 is held with the aim of strengthening local cultural identity while developing the community’s creative economy sector. This study aims to analyze the implementation of the 2025 Semarapura Festival as a cultural and creative economy event. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach through observation, interviews, and documentation. The results show that the Semarapura Festival plays an important role as a medium for cultural preservation through traditional art performances and activities based on local wisdom, as well as serving as a platform for creative economic development for MSME actors in the culinary and craft sectors. In addition, the festival also applies environmentally friendly innovations and digital promotion strategies through social media to expand audience reach. However, challenges such as parking areas, lack of shaded spaces, and waste management still need attention to optimize the festival in the future. Overall, Semarapura Festival in 2025 succeeds in becoming a model cultural event that integrates tradition preservation, creative economy empowerment, and environmental sustainability.
Penguatan Kapasitas SDM Pariwisata Melalui Pembelajaran Bahasa Inggris dan Simulasi Tour Guiding di Jatiluwih Komang Satya Permadi; I Wayan Agus Selamet; Atabuy Frit Elisa Yonce; Ni Putu Tiya Paristha; Edifirmus Jompong
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.289

Abstract

Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali, menghadapi tantangan serius berupa penurunan kunjungan wisatawan dan ketimpangan distribusi manfaat ekonomi akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia lokal, terutama dalam penguasaan Bahasa Inggris dan keterampilan tour guiding. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas SDM pariwisata melalui pelatihan Bahasa Inggris fungsional dan simulasi tour guiding yang kontekstual berbasis nilai budaya subak. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari di Jatiluwih Ecofarm dengan melibatkan 20 peserta dari pemuda desa, pelaku UMKM, dan calon pemandu wisata. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, menggabungkan penyuluhan, latihan komunikasi interaktif, dan praktik lapangan langsung di area sawah terasering. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri, kompetensi linguistik, dan pemahaman budaya lokal. Evaluasi kuesioner menunjukkan 85–95% peserta sangat setuju bahwa kegiatan relevan, bermanfaat, dan layak dilanjutkan. Berdasarkan hasil yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan berbasis keterampilan efektif meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan dan adil di Jatiluwih.