Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Edukasi Literasi Keuangan dan Penyusunan Laporan Keuangan Bagi Siswa-Siswi SMK Sari Dewi, Ririn; Yayah Syahriyah; Aldi Ramadansyah; Ferdi Arifin
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.191

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan penyusunan laporan keuangan sederhana bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang program ini adalah rendahnya tingkat literasi keuangan pelajar serta minimnya kemampuan akuntansi praktis meskipun mereka telah mempelajari teori akuntansi di sekolah. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu seminar literasi keuangan, workshop penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM, pelatihan teknologi akuntansi menggunakan spreadsheet, evaluasi pre-test dan post-test, serta pendampingan lanjutan bagi siswa yang memiliki usaha kecil. Hasil program menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan siswa mengalami peningkatan signifikan sebesar 30–40% setelah mengikuti seminar. Workshop penyusunan laporan keuangan menghasilkan peningkatan keterampilan akuntansi praktis, di mana 90% peserta mampu menyusun jurnal umum, buku besar, neraca saldo, laporan laba rugi, dan neraca secara mandiri. Pengenalan SAK EMKM membuat siswa lebih memahami standar akuntansi sederhana yang relevan untuk usaha mikro dan kecil. Selain itu, pelatihan teknologi akuntansi juga meningkatkan kompetensi digital siswa, yang merupakan kebutuhan penting dalam dunia kerja modern. Pendampingan lanjutan menunjukkan bahwa siswa yang memiliki usaha mulai menerapkan pencatatan keuangan secara lebih tertib dan memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Secara keseluruhan, program PKM ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan, kemampuan akuntansi praktis, serta kesiapan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja maupun menjalankan usaha kecil.
Ecofuture pemberdayaan Ibu PKK Desa Loru Berbasis Zero Waste melalui pengelolaan Jagung Dwijayanto, I Made Rio; Salsabilah, Inayah; Pratiwi, Aning; Arifin, Ferdi; Sarita M.N, Najwa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2189

Abstract

Corn production in Sigi Regency, Central Sulawesi, generates a large amount of agricultural waste in the form of corn cobs, husks, and silk. This condition prompted the EcoFuture-PKM PM community service program in Loru Village. The aim of this program is to improve the knowledge and skills of PKK women in processing corn waste based on the Zero Waste principle. With 15 PKK group members as the main partners, the activities took place over four months at the Loru Village Hall. A participatory descriptive approach was used, allowing participants to be involved in all stages of the program, from planning to evaluation. This method enabled the program to provide participants with practical knowledge and skills so that they could develop sustainable corn waste management practices. The results of the activity showed that participants gained a better understanding of waste management and learned how to make corn silk tea, herbal powder, aromatherapy candles, and corn husk crafts from cobs. The participants' response was very positive, with active participation and a desire to continue production on their own. Additionally, this program raises community awareness about environmental issues and offers opportunities to establish small businesses based on agricultural waste. The results of the activity show that the objectives of community service can be achieved by improving participants' skills and awareness of the Zero Waste principle in utilizing corn waste sustainably.ABSTRAKProduksi jagung di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah menghasilkan limbah pertanian yang sangat besar berupa tongkol, kulit, dan rambut jagung. Kondisi ini mendorong program pengabdian EcoFuture-PKM PM di Desa Loru. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-Ibu PKK dalam pengolahan limbah jagung berdasarkan prinsip Zero Waste. Dengan mitra utama 15 peserta kelompok PKK, kegiatan berlangsung selama empat bulan di Balai Desa Loru. Dalam proses ini, pendekatan deskriptif partisipatif digunakan, yang memungkinkan peserta berpartisipasi dalam semua tahapan program, dari perencanaan hingga evaluasi. Metode ini memungkinkan program memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta sehingga mereka dapat membangun perilaku pengelolaan limbah jagung yang berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami pengelolaan limbah dan belajar membuat teh rambut jagung, bedak herbal, lilin aromaterapi, dan kerajinan kulit jagung dari tongkol. Respon peserta sangat positif, dengan partisipasi aktif dan keinginan untuk melanjutkan produksi sendiri. Selain itu, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah lingkungan dan menawarkan peluang untuk mendirikan usaha kecil berbasis limbah pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tujuan pengabdian dapat dicapai melalui peningkatan kemampuan peserta dan kesadaran tentang prinsip Zero Waste dalam memanfaatkan limbah jagung secara berkelanjutan.
Cara Seru Mengelola Uang yang Bijak dengan Belajar Strategi Keuangan di Sekolah arifin, ferdi; Ramadansyah , Aldi; Sa'adah, Siti; Marisa , Nina; Aprilla, Karina; Sari Dewi S.E., M.Ak, CAP, Ririn; Syahriyah S.Ak, M.Ak, Yayah
TRIDAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): TRIDAYA [In Pres]
Publisher : Prodi Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan keterampilan penting yang sering diabaikan. Mitra sekolah menghadapi masalah rendahnya pemahaman siswa tentang strategi keuangan sederhana, seperti menabung, membuat anggaran, dan membedakan kebutuhan serta keinginan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi keuangan yang menyenangkan dan mudah dipahami melalui pendekatan interaktif di kelas. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, simulasi permainan keuangan, diskusi kelompok, serta praktik membuat rencana anggaran pribadi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang konsep dasar keuangan, kemampuan menyusun anggaran sederhana, serta sikap lebih bijak dalam menggunakan uang saku. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pembelajaran keuangan dengan metode kreatif mampu meningkatkan literasi finansial siswa secara signifikan. Saran yang diberikan adalah perlunya keberlanjutan program dengan dukungan sekolah dan orang tua agar keterampilan keuangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari