Siti Lamusiah, Siti
Faculty of Teachers Training and Education (FKIP), Muhammadiyah University of Mataram

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

AN ANALYSIS OF DIFFERENT POLITENESS EXPRESSION IN SHOWING APOLOGIZING ., Humaira; Lamusiah, Siti
JURNAL SMART Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL SMART

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study supposes to know the different expression of the students when they showing apologizing and also analyze more deeply about their culture background. It is affected their apologizing expression or not. It analyzed by descriptive qualitative approach with 19 students from different culture as participant in Postgraduate State University of Semarang. The results of analysis are; every culture differs from each other in their politeness of showing apologizing even though not really significant. Different background of culture is one of the important things that make people differ in particular expression.Key words: politeness, apologizing, expression, and expressive speech act.
Konflik Sosial Penanganan Covid-19 dalam Kajian Kesantunan Habiburrahman, habiburrahman; Mus, Ahmad H; Arrahman, Rudi; Lamusiah, Siti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 6, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v6i2.5303

Abstract

Abstrak: Pada hakikatnya, realisasi prinsip kesantunan digunakan untuk menunjukkan citra baik aparatur desa sebagai orang yang santun di tengah masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, aparatur desa mengendalikan percakapan dengan cara mengatur pola tutur, memberikan, mengambil giliran tutur, mengatasi penyimpangan, dan mengatasi kesalahpahaman.  Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunanaan kesantuanan tindak tutur penyelesaian konflik sosial penanganan covid-19. Penelitian kesantunan ini merupakan salah satu penelitian dalam kajian sosiopragmatik. Sesuai dengan pandangan tersebut, penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut: (1) persiapan pengumpulan data, (2) teknik observasi, dan (3) teknik wawancara. Analisis. Hasil peneltian menunjukkan bahwa aparatur desa bajur merealisasikan enam maksim kesantunan untuk menyelesaikan masalah konflik sosial penanganan covid-19. Keenam maksim tersebut yaitu, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan atau kecocokan, dan maksim kesimpatian. Keenam maksim tersebut sangat erat kaitannya dengan jiwa besar seorang pemimpin yang patut diteladani dan dihormati dalam bertutur sehingga permasalahan dalam masyarakat dapat terselesaikan dengan baik dan pemimpin tersebut dikategorikan sebagai seorang yang santun. Selain itu, keenam maksim tersebut cocok untuk diterapkan di tengah masyarakat pedesaan dalam menciptakan keharmonisasian antar warga masyarakat dan tokoh masyarakat.   Abstract: In essence, the realization of the principle of politeness is used to show a good image of the village apparatus as a polite person in the community. To achieve this goal, village officials control the conversation by regulating speech patterns, giving, taking turns, overcoming deviations, and overcoming misunderstandings. The purpose of this study is to describe the use of politeness speech acts to resolve social conflicts in the handling of COVID-19. This politeness research is one of the studies in sociopragmatic studies. In accordance with this view, this research is classified as a qualitative descriptive study. The data collection in this study relates to the following matters: (1) preparation of data collection, (2) observation techniques, and (3) interview techniques. Analysis. The results of the study show that the Bajur village apparatus realizes the six maxims of politeness to solve the problem of social conflict in handling COVID-19. The six maxims are the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of appreciation, the maxim of simplicity, the maxim of agreement or compatibility, and the maxim of sympathy. The six maxims are closely related to the great spirit of a leader who should be imitated and respected in speaking so that problems in society can be resolved properly and the leader is categorized as a polite person. In addition, the six maxims are suitable to be applied in rural communities in creating harmony between community members and community leaders.
PELATIHAN DRAMATISASI PUISI SEBAGAI UPAYA MEMEPERTAHANKAN EKSISTENSI SASTRA DAN BUDAYA DI SMP Darmurtika, Linda Ayu; Lamusiah, Siti; Akhmad, Akhmad; Suyasa, I Made; Nurmiwati, Nurmiwati; Ihsan, Baiq Yuliatin; Niswariyana, Ahyati Kurniamala; Bilal, Arpan Islami; Rezkillah, Inang Irma
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i3.25189

Abstract

Abstrak: Pelatihan dramatisasi puisi ini dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensi sastra dan budaya di tengah benturan budaya asing yang secara perlahan menggerus nilai lokalitas suatu budaya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SMP Nurul Ittihad Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dengan metode praktik, yakni melakukan dramatisasi puisi dengan teori serta langkah-langkah yang telah dipaparkan dan dilakukan dalam lima kali pertemuan. Pertemuan 1, dijelaskan tentang definisi, genre serta fungsi puisi dan dramatisasi puisi; pertemuan 2, dijelaskan tentang parafrase, apresiasi dan ekranisasi puisi dan mulai latihan; pertemuan 3, bedah naskah dan pemilihan pemain, kemudian dilanjutkan dengan latihan; pertemuan 4, dilanjutkan kembali ke latihan dengan materi pendalam karakter; dan pertemuan 5 dilakukan pementasan. Tim pengabdian kepada masyarakat dapat memaparkan, bahwa sebelum tim terjun untuk lelakukan kegiatan ini, sekolah mitra mengalami kesulitan dalam proses apresiasi puisi dan ekranisasi. Setelah dilakukan pelatihan maka siswa-siswi dapat melakukan tahap yang ditargetkan dengan mudah hingga pada proses pementasan berakhir.Abstract: This poetry dramatization training was carried out with the aim of maintaining the existence of literature and culture amidst the clash of foreign cultures which slowly erodes the local value of a culture. This service activity was carried out at Nurul Ittihad Jonggat Middle School, Central Lombok Regency using a practical method, namely dramatizing poetry with theory and steps that had been explained and carried out in five meetings. Meeting 1, explained the definition, genre and function of poetry and poetry dramatization; meeting 2, explained about paraphrasing, appreciation and ecranization of poetry and started practicing; meeting 3, script review and cast selection, then continued with rehearsals; meeting 4, continued back to training with in-depth character material; and at meeting 5 there was a performance. The community service team was able to explain that before the team took part in carrying out this activity, the partner school experienced difficulties in the poetry appreciation and ecranization process. After training, students can carry out the targeted stages easily until the performance process ends.
Peningkatan Kompetensi dalam Menyusun dan Mengembangkan Buku Teks bagi Guru-guru di MAN 1 Lombok Barat Ihsani, Baiq Yuliatin; Lamusiah, Siti; Darmurtika, Linda Ayu; Akhmad, Akhmad
Al-DYAS Vol 2 No 2 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v2i2.1378

Abstract

This community service activity was carried out with the aim that teachers are able to compile and develop textbooks. This PKM program was held at MAN 1 West Lombok. This PKM program was carried out for 3 (three) days. The method of implementing activities used in the community service program is training (coaching) accompanied by mentoring. This PKM program was carried out by 3 lecturers and assisted by 3 students. Based on the results of the implementation of activities, it can be described that after the service is carried out, the ability of teachers to compile and develop textbooks has increased. This can be seen from the teacher's test results before and after the activity. Before the training, out of 30 training participants, 15 people were able to answer correctly and the rest answered incorrectly or in other words before the activity was carried out the percentage of teacher ability was only 50%, after the PKM activity, the teacher's ability increased to 100%. In addition, the ability of teachers to develop textbooks has been seen from the results of the teacher's work through the assistance of lecturers implementing activities.
APPLICATION OF CTL MACI (MOTIVATE, OBSERVE, CONCLUDE, IMPLEMENT) LEARNING MODEL TO IMPROVE LITERACY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN MATARAM CITY Lamusiah, Siti; Aryanti, Ribut
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i2.27904

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan strategi MACI (Motivasi, Amati, Conclude, Implementasi) terhadap kemampuan literasi siswa di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan uji coba terbatas melalui desain one group pretest-posttest dan pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan di dua sekolah dasar di Kota Mataram, yaitu SDN 26 Kota Mataram dan SDN 1 Cakranegara, dengan fokus pada peningkatan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test, dan reliabilitas instrumen diukur menggunakan Cronbach's Alpha. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh keterampilan literasi siswa setelah penerapan model CTL MACI. Peningkatan skor posttest lebih tinggi dibandingkan pretest di kedua sekolah, dengan korelasi yang kuat antara pretest dan posttest untuk semua keterampilan (ranging from 0.530 to 0.997). Reliabilitas instrumen pengukuran juga menunjukkan nilai yang sangat baik (Cronbach’s Alpha > 0.90). Meskipun keterampilan menyimak di SDN 1 Cakranegara menunjukkan korelasi yang lebih rendah (0,530), penelitian ini menyimpulkan bahwa model CTL MACI efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa, dan instrumen pengukuran yang digunakan dapat dipercaya. Temuan ini mendukung penggunaan model CTL MACI sebagai pendekatan yang kontekstual dan berbasis siswa untuk meningkatkan keterampilan literasi di sekolah dasar.Abstract:  This study aims to evaluate the effect of implementing Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model with MACI strategy (Motivation, Observe, Conclude, Implement) on students' literacy skills in elementary school. The method used was research and development (R&D) with a descriptive quantitative approach, involving a limited trial through a one group pretest-posttest design and a pretest-posttest control group design. The research was conducted in two elementary schools in Mataram City, namely SDN 26 Mataram City and SD Aisyiyah 2 Mataram, with a focus on improving listening, speaking, reading, and writing skills. Data were analyzed using paired sample t-test, and instrument reliability was measured using Cronbach's Alpha. The results showed a significant increase in all students' literacy skills after the application of the CTL MACI model. At SD Aisyiyah, the average ability of language skills (listening, speaking, writing and reading) average score between 65-73 is moderate, because it has not used the CTL MACI learning syntax. Meanwhile, SD 26 Mataram has a high ability of the 4 language skills with an average score of 84-85, because it has implemented the CTL MACI learning syntax.  Although the skills at SD Aisyiyah 2 showed a lower correlation, the study concluded that the CTL MACI model was effective in improving students' literacy skills, and the measurement instruments used were reliable. The findings support the use of the CTL MACI model as a contextualized and student-driven approach to improving literacy skills in primary schools.
Teori Cinta Sigmund Freud dalam Kumpulan Cerpen Sebuah Pertanyaan untuk Cinta Darmurtika, Linda Ayu; Mus, Akhmad H; Lamusiah, Siti; Bilal, Arpan Islami; Muhardini, Sintayana; Rezkillah, Inang Irma; Niswariyana, Ahyati Kurniamala
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.391

Abstract

Kumpulan cerpen Sebuah Pertanyaan untuk Cinta karya Seno Gumira Ajidarma merupakan  objek kajian dalam penelitian ini. Latar belakang dianalisisnya kumpulan cerpen ini, karena tersirat pesan moral melalui perilaku tokoh wanita yang ingin bebas melakukan perselingkuhan. Dalam kumpulan cerpen terdapat empat belas cerpen yang menceritakan tokoh wanita dalam petualangan hidupnya. Namun, dalam penelitian ini akan dikaji empat cerpen yang penokohan tokoh wanitanya mengalami konflik kejiwaan yang disebabkan oleh permasalahan cinta. Teori yang digunakan yakni teori cinta eros Sigmund Freud yang merupakan bagian dari teori psikologi. Cinta eros yang berobjek seksual dengan mengidentifikasi tiga unsur, yakni cinta dari asalnya bersifat seksual, kasih yang eksklusif dan penafsiran yang berlebihan, dan cinta narsistik dan egoistik. Ketiga sifat cinta tersebut memengaruhi tingkah laku, pola pikir, dan kejiwaan tokoh wanita yang hanya menginginkan kenikmatan seksual dan selalu mempertanyakan makna cinta.
PENGARUH PENGGUNAAN TELEPON SELULER TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK PADA MATERI TEKS HIKAYAT Sakdullah, Sakdullah; Lamusiah, Siti; Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v8i2.2324

Abstract

Interest in reading is very necessary to support the knowledge that students must master. Reading is certainly a habit that all students in Indonesia must have. Interest in reading grows in every student, so to increase interest in reading each individual needs awareness. This research aims to determine the effect of using cellular telephone communication tools on students' reading interest in class X saga text material at SMK Negeri 3 Bangkalan. This research uses qualitative research by conducting interviews with 2 teachers as informants. Cell phone communication tools influence students' reading interest in saga text material in class.
Bahasa Anak sebagai Jejak Psikologis dalam Lingkungan Keluarga: Perspektif Psikolinguistik Forensik Niswariyana, Ahyati Kurniamala; Hardi, Rahmat Sulhan; Lamusiah, Siti; Supratman, Supratman; Akhmad, Akhmad
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa anak sebagai jejak psikologis dalam lingkungan keluarga melalui perspektif psikolinguistik forensik. Penelitian berangkat dari fenomena perbedaan respons kebahasaan dua anak perempuan dalam merespons tuturan orang tua pada konteks domestik yang sama. Anak sulung cenderung merespons dengan nada tinggi dan ekspresi kemarahan, sedangkan anak bungsu menunjukkan respons yang lebih lembut, afektif, serta sering disertai tangisan atau perajukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus keluarga. Data diperoleh melalui observasi alami dan pencatatan tuturan anak dalam interaksi sehari-hari dengan orang tua. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pilihan leksikal, struktur sintaksis, intonasi, serta muatan emosional dalam tuturan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahasa anak merefleksikan strategi regulasi emosi yang berbeda dan berkaitan dengan posisi psikologis anak dalam relasi keluarga. Bahasa anak dapat dipahami sebagai jejak psikologis yang memberikan informasi penting mengenai kondisi emosional dan dinamika relasi dalam keluarga.
Analysis of the Results of Students' Difficulties in Writing News Texts in Grade XI at SMAN 1 Tanjung, North Lombok Regency Lamusiah, Siti; Almalik, Eza; Aulia, Al-vina; Jannah, Miftahul; Nufus, Hayatun; Sarideti, Desfika; Azhari, Dodi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v12i1.10077

Abstract

This study aims to analyze the difficulties experienced by eleventh-grade students of SMAN 1 Tanjung in writing news texts, identify the contributing factors, and describe the quality of writing based on 27 student works. The study used qualitative methods with observation, interview, and documentation techniques. The results showed that most students experienced difficulties in formulating leads, arranging 5W + 1H elements coherently, and applying language rules according to PUEBI. As many as 74% of students were able to write news by fulfilling some criteria, but only 33% fulfilled the criteria well. Factors causing difficulties included minimal experience in writing news, low interest in reading, weak ability to construct effective sentences, and poor spelling mastery. The news topics written by students were divided into two main themes, namely Covid 19 and Technology. The findings of this study underscore the importance of continuous practice, structured learning strategies, and habituation to reading journalistic texts to improve news writing skills.