Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Fatmawati Laboratory

Gambaran Jumlah Eosinofil Pada Pasien Asma Di Rsud Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Stiffany, Silfina; Baruara, Guntur
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 1 No 1 (2021): Bacteriology dll
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v1i1.170

Abstract

Latar Belakan: Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran pernapasan yang menyebabkan keterbatasan masuknya aliran udara ke paru-paru, dengan gejala pernapasan yang bersifat berulang. Penyakit asma bersifat fluktuatif (hilang timbul) artinya dapat tenang tanpa gejala, tidak mengganggu aktifitas tetapi dapat membuat keadaan menjadi memburuk dengan hanya gejala ringan sampai berat bahkan dapat menimbulkan kematian. Tujuan: Untuk diketahui gambaran jumlah eosinofil pada pasien asma, berdasarkan umur, jenis kelamin, dan lama sakit di RSUD Harapan Dan Doa Kota bengkulu. Metode: Penelitian ini menunakan metode deskriptif, sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah pasien asma di RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu dengan total populasi pasien asma sebanyak 85 pasyen sampel yang di ambil sebanyak 22 pasien dengan menggunakan metode random sampling. Pemeriksaan eosinofil pada penelitian ini menunakan apusan darah tepi dan diwarnai menggunakan giemsa dengan perbandinan 1:9. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan jumlah sel eosinofil pasien normal sebanyak 7 pasien (31,8%)atau sebagian kecil dari total sampel, dan tidak tidak normal (>3%) sebanyak 15 pasien (68,2%) atau setengah dari total sampel penelitian. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu menunjukkan gambaran jumlah eosinofil hampir seluruhnya menalami peninkatan jumlah eosinofil pada pasien asma. Peneliti berharap bahwa penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi untuk penelitian selanjutnya agar dilakukan analisa lebih spesifik lagi dari tiap sel yang mengalami peningkatan dan memahami pentingnya mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kenaikan jumlah eosinofil dalam tubuh.
GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA IBU RUMAH TANGGA USIA 40 TAHUN KEATAS SETELAH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TAHUN 2021 Widelia, Putri; Baruara, Guntur; Purwanti, Eny
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 2 No 1 (2022): Kimia Klinik dll
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v2i1.210

Abstract

Latar belakang : Asam urat merupakan asam yang berbentuk Kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, dimana purin merupakan salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel tubuh.Penyakit asam urat timbul karena untuk mengetahui tentang Gambaran Kadar Asam Urat Pada Ibu Rumah Tangga Usia 40 Tahun Keatas Setelah Pemberian Jus Semangka Tahun 2021. Metode : Desain penelitian ini yaitu action research. Sampel pada penelitian sebanyak 20 orang. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode POCT. Hasil : menunjukkan bahwa 15 ibu rumah tangga dengan presenta sesebagian besar responden (75%) mengalami penurunan kadar asam urat setelah dilakukan perlakuan pemberian jus semangka dan ibu rumah tangga dengan presentase sebagian kecil responden (25%) mengalami peningkatan setelah pemberian jus semangka. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar (75%) responden yang mengalami penurunan kadar asam urat setelah pemberian jus semangka, dan sebagai kecil (25%) mengalami peningkatan kadar asam urat Setelah Pemberian Jus Semangka. Sehingga disarankan pada masyarakat khususnya penderita asam urat agar meminum jus semangka hendaknya diminum 1 kali sehari sehingga dapat membantu penderita asam urat dalam menurunkan dan mengontrol kadar asam urat darah. proses penuaan khususnya pada perempuan yang sudah memasuki masa menopaus yaitu usia 40-60 tahun.Semangka yang memiliki sifat diuretik alami (meningkatkan aliran urin) akan merontokan asam urat.
GAMBARAN KADAR ALBUMIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS PASAR IKAN KOTA BENGKULU TAHUN 2024 Febriyanto, Tedy; Baruara, Guntur; Mirza Hanum, Dilah
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 4 No 2 (2024): Pentingnya pemeriksaan diri
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v4i2.909

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik mena-hun yang diakibatkan oleh pankreas tidak dapat memproduksi cukupnya insulin, penderita diabetes melitus ini terjadi karena penurunan kadar albumin serum atau hipoalbuminemia. Efek Albumin yang rendah akan berhubungan dengan fungsi mempertahankan sel dalam sirkulasi darah dan jika kondisinya ekstrem akan ber-pengaruh pada fungsi pengantaran zat gizi ke dalam jaringan dan akan menyebab-kan (Edema) penumpukan cairan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gam-baran kadar albumin serum pada penderita Diabetes Melitus di Pukesmas Pasar Ikan di Kota Bengkulu tahun 2024. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran kadar Albumin Normal Abnormal Pada penderita Diabetes Melitus Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan analisis univariat. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 33 responden Diabetes Meli-tus. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode spektrofotometri dengan sampel serum darah yang dilakukan pengambilan pada bagian median cubiti. Hasil : hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan dari 33 responden didapatkan 17 orang responden dengan kadar albumin normal, dan 16 orang dengan kadar albumin abnormal. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar memiliki kadar albumin normal sebanyak (51,5%) dan hampir sebagian memiliki kadar albumin abnormal sebanyak (48,5).
Gambaran Kadar Asam Urat Dengan Kebiasaan Meminum Wedang Jahe Pada Lansia Di Kelurahan Pagar Dewa Rw 05 Kota Bengkulu Ananda Putri, Meizi; Laksono, Heru; Baruara, Guntur
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 5 No 1 (2025): Otomatisasi Laboratorium
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v5i1.1012

Abstract

Asam urat disebut juga penyakit gout adalah penyakit yang terjadi karena adanya penumpukan purin berlebih, baik akibat produksi yang meningkat, pembuangan melalui ginjal yang menurun atau akibat paningkatan asupan makan tinggi purin. Lansia merupakan orang dengan usia lebih dari 60 tahun. Masalah yang sering terjadi pada lansia yaitu : Perilaku, Perubahan Psikososial, Pengurangan Aktifitas Fisik dan Kesehatan Mental. Jahe merupakan rempah – rempah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Jahe mengandung zat aktif shogaol dan gingerol yang berfungsi untuk anti inflamasi, antikanker, dan antitumor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan total 34 sampel responden diperiksa menggunakan metode Spektofotometer. Berdasarkan Penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki kadar asam urat normal sebesar (85,30%), kadar asam urat rendah sebesar (11,76%), dan kadar asam urat tinggi sebesar (2,94%).