p-Index From 2021 - 2026
2.339
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Arthur H. Thambas
Universitas Sam Ratulangi

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sistem Pengaman Pantai Pada Daerah Pantai Boulevard Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Oktorando Simbar; Arthur H. Thambas; M. Ihsan Jasin
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56489

Abstract

Pantai Boulevard Amurang terletak di bagian Teluk Amurang. Teluk Amurang adalah sebuah teluk di semenanjung Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Lebih tepatnya berada di wilayah Kota Amurang yang merupakan Ibukota Kabupaten Minahasa Selatan. Pantai Boulevard Amurang merupakan salah satu Kawasan wisata yang ada di Kota Amurang karena mempunyai kondisi pemandangan pantai yang indah. Namun, pada tengah Bulan Juni Tahun 2022, tepatnya pada tanggal 15 Juni 2022 sekitar pukul 14.00 WITA, telah terjadi bencana abrasi yang menerjang di daerah pantai kelurahan uwuran satu dan bitung, Pantai Boulevard Amurang merupakan salah satu daerah pesisir pantai mengalami kerusakan di karenakan terjadi bencana abrasi. Terkait masalah yang terjadi, maka diperlukan penanganan khusus, yaitu karena sudah pernah ada bangunan pengaman pantai di lokasi tersebut sebelum terjadi bencana abrasi, butuhnya sistem pengaman pantai permanen yang cocok di lokasi abrasi. Dengan menggunakan metode AHP untuk mendapatkan tipe bangunan yang sesuai untuk lokasi penelitian. Dari hasil AHP didapatkan skor tertinggi pada revetment. Skor dai pengaman pantai breakwater adalah 32,40%, groin sebesar 20%, dan reventment sebesar 47.60%. Berdasarkan skor ini maka akan digunakan Bangunan Pengaman Pantai jenis reventment. Revetment dipilih untuk pengaman pantai Boulevard Amurang karena dapat menahan erosi di bagian belakang bangunan, lebih efektif apabila dibandingkan dengan groin di sepanjang pantai karena longshore transport sedimen yang terjadi tidak besar, melindungi pantai dari limpasan gelombang tinggi yang terjadi sehingga pemukiman di belakangnya dapat dilindungi, dan pelaksanaan lebih mudah. Kata kunci: Pantai Boulevard Amurang, pengaman pantai, Metode AHP
Studi Bangunan Pengaman Pantai Pada Reklamasi Di Pesisir Pantai Malalayang Satu Kecamatan Malalayang Kota Manado Michelle T. Rumansi; Jeffry D. Mamoto; Arthur H. Thambas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56603

Abstract

Pesisir pantai Malalayang yang telah menjadi salah satu dari sekian banyak lokasi yang berpotensi menjadi kawasan Pariwisata. Hal ini menjadi suatu alasan untuk mereklamasi daerah pantai untuk meningkatkan dan memanfaatkan lahan menjadi lahan produktif. Pada lokasi penelitian terdapat lahan hasil reklamasi seluas ± 53Ha dan untuk menunjang reklamasi tersebut terdapat bangunan pengaman pantai yang dibangun untuk menunjang reklamasi Pantai. Sehubungan dengan kondisi tersebut, dilakukan studi bangunan pengaman pantai serta reklamasi. Yang bertujuan untuk mengetahui apakah bangunan pengaman pantai dan reklamasi telah memenuhi atau tidak memenuhi berdasarkan penerapan ilmu teknik pantai. Dari hasil analisis Pasang Surut, transformasi gelombang, Transport Sedimen dan tinjauan Reklamasi maka Reklamasi yang direncanakan dengan kedalaman ± 10.72 m dan elevasi ± 6.00 memerlukan volume pasir urug sebesar 574.259,68 m³ dan batu boulder dengan volume sebesar 158.974 m³ dan untuk bangunan pengaman pantai menggunakan tanggul yang dibuat sejajar pantai. Berdasarkan hasil analisis tersebut bangunan pengaman pantai dan reklamasi yang sudah ada dilokasi penelitian dinilai telah memenuhi berdasarkan penerapan ilmu Teknik Pantai. Reklamasi dikategorikan sebagai reklamasi kecil berdasarkan luasan, namun dalam lingkup pemanfaatan ruang, reklamasi dikategorikan sebagai reklamasi sedang. Kata kunci: Pantai Malalayang, gelombang, pengaman pantai, reklamasi
Analisis Rekomendasi Isian Maksimal Bahan Peledak Terhadap Kestabilan Lereng (East Wall Section) Pada Pit Toka Renaldy K. Kapoyos; Pradila G. S. Hulalata; Arthur H. Thambas; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56613

Abstract

Mengetahui dan menganalisis tingkat getaran tanah yang dihasilkan dari peledakan yang diterapkan Mengetahui nilai konstanta (k) dan eksponen (b) kondisi batuan lokasi penelitian dari hasil regresi hubungan variable scaled distance dan nilai PPV Mengetahui nilai konstanta untuk prediksi Peak Particle Accelaration Mengetahui nilai percepatan kritis sebagai factor seismic yang mempengaruhi kestabilan lereng Mengetahui rekomendasi maksimum isian bahan peledak meledak bersamaan Analisis nilai konstanta untuk prediksi PPA Analisis nilai PPV untuk mendapatkan nilai peak particle displacement dan nilai amaks. Analisis Faktor Keamanan menggunakan nilai PPA hasil pengukuran alat sebagai nilai g, dan nilai amaks hasil diferensiasi PPV sebagai nilai g. Analisis regresi untuk mendapatkan hubungan (PPA) dan Percepatan Horizontal (a) Analisis FK maksimum dan rekomendasi isian maksimum dengan suatu jarak tertentu jumlah bahan peledak yang meledak bersamaan dalam rentang waktu/time windows 8 ms. t. Dari hasil simulasi yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Viewshot didapatkan jumlah lubang yang meledak bersamaan berkisar antara 2-6 lubang ledak. Jumlah minimum bahan peledak per waktu tunda adalah 83 kg, sedangkan jumlah maksimum muatan bahan peledak per waktu tunda adalah 443 kg.Nilai Konstanta yang didapatkan untuk memprediksi nilai PPV adalah sebagai berikut, nilai konstanta dengan confidence limits 50% sebesar 248.1 untuk nilai k dan -1.72 untuk nilai m. Nilai konstanta dengan confidence limit 95% sebesar 516 untuk nilai k dan -1.72 untuk nilai m. Sebaiknya dalam penggunaan rekomendasi isian tersebut digunakan factor error sebesar 20% dari rekomendasi isian tersebut. Kata kunci: Peak Particle Velocity, Variable Scaled Distance, getaran tanah, peledakan, prediksi
Analisis Pasang Surut Di Kawasan Pantai Budo Desa Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Indry S. Sepang; Jeffry D. Mamoto; Arthur H. Thambas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56954

Abstract

Pantai Budo yang berada di kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu pantai yang dipergunakan sebagai sektor parawisata. Pada saat-saat tertentu faktor alam berupa tinggi gelombang cukup besar pada daerah pantai ini. Sementara itu, seiiring dengan perkembangan aktivitas wilayah pantai di pantai Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara sudah banyak di lakukan kegiatan, jika dibiarkan dapat menyebabkan gelombang laut terus menerus sehingga mengakibatkan erosi atau abrasi pada pantai tersebut. Setiap wilayah pantai pada kenyataannya memiliki kondisi pasang surut yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen, tipe pasang surut, serta elevasi muka air laut yang terjadi di Pantai Budo Desa Budo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara dengan Metode Admiralty dan least square dimana data pasang surut yang digunakan ialah data pengukuran yang dilakukakan selama 15 hari, dan data pasang surut di dapat dari navigasi BMKG STAMAR BITUNG, lalu di lanjutkan perhitungan dengan menggunakan metode admiralty dan Least Square kemudian didapatkan nilai dari bilangan formzahl yang dilanjutkan dengan perhitungan menggunakan bantuan perangkat lunak microsoft excel sehingga diperoleh tipe pasang surut serta elevasi muka air laut. Kata kunci: pantai Budo, pasang surut, Metode Admiralty, Metode Least Square, bilangan Formzahl
Kajian Teknis Efisiensi Pengangkutan Dengan (Articulated Dump Truck) ADT VOLVO A40F Terhadap Produksi Excavator Volvo EC-750DL Pada Penambangan Emas Pit Toka PT. Meares Soputan Mining Khairunnisa; Arthur H. Thambas
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.57928

Abstract

Meares Soputan Mining (PT. MSM) merupakan perusahaan tambang emas di Indonesia. PT. Meares Soputan Mining (PT. MSM) bersama PT. Tambang Tondano Nusajaya (PT. TTN). PT. MSM menggunakan metode tambang terbuka (Surface Mining).Umtuk daerah yang sudah termasuk dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. MSM area Northen Pit yaitu Pit Toka dan area Southern Pit, yaitu Pit Araren.Kegiatan pemuatan dan pengangkutan termasuk dalam operasi produksi yang mana bertujuan untuk memindahkan material mineral dari daerah tambang. Dalam kegiatan pemuatan dan pengangkutanya di Pit Toka, PT. Meares Soputan Mining menggunakan kombinasi alat muat utama yaitu Excavator Volvo EC-750DL dan alat angkut (Articulated Dump Truck) ADT Volvo A40F. Ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pemuatan dan pengangkutan seperti loading point, geometri jalan, jenis materil yang memepengaruhi swell faktor, lebar jalan lurus, lebar jalan pada saat tikungan, kemiringan dan lebar jalan,faktor isian bucket, waktu edar alat angkut dan alat muat karena hal ini mempengaruhi keserasian alat. Oleh karena itu pengoptimal waktu edar alat angkut dan faktor isian bucket excavator mempengaruhi efisiensi kegiatan pengangkutan. Kata kunci: alat muat, alat angkut, waktu edar alat angkut, waktu edar alat muat, kondisi material, faktor isian bucket, kondisi dan lebar jalan
Analisis Perbandingan Pengaruh Kedalaman Terhadap Transformasi Gelombang Di Pantai Parentek Dan Pantai Malalayang Jonathan A. Christian; M. Ihsan Jasin; Arthur H. Thambas
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58188

Abstract

Pantai Parentek, Kec. Lembean Timur, Kab. Minahasa dan Pantai Malalayang, Kec. Malalayang, Kota Manado, merupakan area wisata, namun juga Pada saat-saat tertentu terjadi faktor alam berupa tinggi gelombang yang cukup besar pada daerah pantai ini. Kondisi pantai diperparah oleh Abrasi, sehingga membuat garis pantai berkurang setiap tahunnya dan menyebabkan kerusakan di area pesisir. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian terdahulu untuk mengkaji lebih dalam tentang perbandingan transformasi gelombang berdasarkan pengaruh kedalaman laut. Data yang diperoleh dianalisis untuk memahami bagaimana perubahan kedalaman mempengaruhi proses refraksi, shoaling dan gelombang pecah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan refraksi, shoaling dan gelombang pecah akibat variasi kedalaman di kedua pantai. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kedalaman memiliki pengaruh terhadap transformasi gelombang. Kata kunci: Pantai Parentek, Pantai Malalayang, transformasi gelombang