Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agroteksos

SERAPAN P DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA JENIS DAN KOMBINASI BAHAN ORGANIK PADA SISTEM IRIGASI TETES Lorinanggarani, Ray Harmida; Arifin, Zaenal; Bustan, Bustan; Kusnarta, I Gusti Made; Suriadi, Ahmad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.1038

Abstract

The objective of this research ia to know the uptake of P and growth of maize (Zea mays L.) as a result of the application of several types and combinations of organic materials using a drip irrigation system. This research used a randomized block design with 6 treatments and 3 replications: B0 (No Organic Material), B1 (10 tons/ha Manure), B2 (10 tons/ha Biochar), B3 (10 tons/ha Vermicompost), B4 (4.5 tons/ha Biochar + 4.5 tons/ha Vermicompost), B5 (4.5 tons/ha Biochar + 4.5 tons/ha Manure). The research results showed that the combination of organic materials and their combinations had a significant effect on P-Available soil, P-Total soil, Plant Height, Number of Leaves and Leaf Width. The application of organic material had no significant effect on soil pH and P uptake. The best treatment in this study was B1 treatment (10 tons/ha of Manure. The best combination in this study was B5, namely B5 (4.5 tons/ha Biochar + 4.5 tons/ha Manure).
POPULASI BAKTERI PENAMBAT N, N TOTAL, DAN SERAPAN N TANAMAN JAGUNG DI BAWAH PERLAKUAN VARIASI IRIGASI DAN JENIS BAHAN ORGANIK Apriani, Nita; Susilowati, Lolita Endang; Jaya, Dori Kusuma; Suriadi, Ahmad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1141

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui populasi bakteri N, N total tanah, dan serapan N pada tanaman jagung akibat pemberian volume persentase irigasi berbeda dengan menggunakan sistem irigasi tetes dan beberapa jenis bahan organik. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot dengan petak utama adalah persentase pemberian air irgasi berdasarkan kebutuhan air tanaman dan anak petak adalah jenis bahan organik. Pada petak utama terdapat faktor perlakuan I1 (irigasi 100%), I2 (irigasi 80%), dan I3 (irigasi 60%). Sedangkan pada anak petak terdapat faktor perlakuan B0 (tanpa bahan organik), B1 (10 ton/ha pupuk kandang ), B2 (10 ton/ha biochar), B3 (5 ton/ha biochar + 5 ton/ha vermikompos). Berdasarkan faktor-faktor tersebut, diperoleh petak percobaan dari kombinasi antara petak utama dan anak petak yang menghasilkan 12 unit dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara variasi irigasi dan jenis bahan organik hanya mempengaruhi populasi bakteri penambat N dengan populasi tertinggi sebanyak 124,3 x 105 CFU/g pada perlakuan I1B1 (irigasi 100% dengan 10 ton/ha pupuk kandang). Sedangkan secara mandiri, variasi irigasi dan jenis bahan organik masing-masing mempengaruhi populasi bakteri penambat N, N total tanah, dan serapan N tanaman.
STUDI KUALITAS VERMIKOMPOS DARI CACING AFRICAN NIGHT CRAWLER (EUDRILLUS EUGENIAE) PADA MEDIA CAMPURAN BAGLOG JAMUR TIRAM DAN KOTORAN SAPI YANG DITAMBAHKAN BERBAGAI JENIS BAHAN ORGANIK Nirmala, Tiara Dwi; Susilowati, Lolita Endang; Dewi, Rika Andriati Sukma; Suriadi, Ahmad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1260

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas vermikompos dari cacing African Night Crawler (Eudrillus eugeniae) pada media campuran baglog jamur tiram dan kotoran sapi yang ditambahkan berbagai jenis bahan organik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan: V0 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi 1:1), V1 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Bayam 1:1:1), V2 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Kangkung 1:1:1), V3 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Rumput Teki 1:1:1), V4 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Rumput Gajah 1:1:1), V5 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Eceng Gondok 1:1:1), dan V6 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Biomassa Jagung 1:1:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan organik pada media vermikompos berpengaruh nyata terhadap C-Organik, N-Total, C/N Rasio, Fe-Total dan Zn-Total dan tidak berpengaruh nyata terhadap pH vermikompos. Rata-rata semua perlakuan telah memenuhi spesifikasi layak berdasarkan SNI No. 19-7030-2004 sehingga sudah dapat digunakan sebagai pupuk organik.